HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
2) Pemahaman Anak terhadap Konsep Pendidikan Karakter
Dalam aspek pemahaman anak terhadap konsep pendidikan karakter penulis menyertakan dua indikator, yaitu (1) standar penerapan pendidikan karakter pada diri, (2) standar penerapan pendidikan karakter pada orang lain Berikut gambaran mengenai ketiga indikator tersebut.
(1) Standar Penerapan Pendidikan Karakter Pada Diri Siswa
Dalam indikator ini, penulis menyertakan empat belas pernyataan/soal yang harus dijawab siswa. Siswa menjawab soal tersebut dengan memberikan pendapat apakah mereka sangat setuju, setuju, kurang setuju, atau tidak setuju atas pernyataan tersebut. Gambaran lengkap mengenai indikator standar keunggulan tugas dapat dilihat pada tabel 4.35 di bawah ini.
Tabel 4.35 Standar Penerapan Pendidikan Karakter Pada Diri Siswa Soal/Pernyataan 4 (sangat setuju) 3 (setuju) 2 (kurang setuju) 1 (tidak setuju) Kategori Terpilih Saya selalu berpakaian rapi
jika berangkat di sekolah 96 16 5 0
sangat setuju Saya selalu datang terlambat
ke sekolah. 6 7 11 93
tidak setuju Saya selalu memberi uang
pengemis. 62 44 8 3
sangat setuju
Saya hafal pancasila. 87 26 4 0 setuju
Saat guru memberikan tugas yang sulit. Saya bertanya kepada guru.
56 46 9 6 sangat
setuju Saya pernah membolos
upacara bendera di sekolah. 10 8 19 80
tidak setuju Saya selalu membersihkan
kelas jika kelas kotor. 70 38 9 0
sangat setuju Saya selalu mengerjakan
sendiri tugas yang diberikan guru.
61 38 14 4 sangat
setuju Saya berusaha mengerjakan
tugas tanpa bantuan guru. 58 38 16 5
sangat setuju Saya melihat sampah kaleng
bekas minuman. Saya akan membuangnya ke tempat sampah
90 19 4 4 sangat setuju
Jika saya menemukan uang,
uang itu dilaporkan ke guru 96 17 2 2
sangat setuju Ada PR matematika yang
harus dikumpulkan besok pagi-pagi. Padahal sore ini ada latihan silat di sekolah. Sepulang latihan kamu capek, lelah dan kesulitan mengejarkan PR. Saya akan tetap mengerjakan PR matematika sebisanya
72 23 15 7 sangat
setuju
Saya selalu berbicara dengan
teman jika upacara bendera 5 10 21 81
tidak setuju
Kelasmu akan mengadakan pemilihan ketua kelas. Kamu dicalonkan menjadi salah satu kandidat ketua kelas. Pemilihan dilakukan melalui voting kelas. Ternyata kamu kalah dalam pemilihan. Saya menerima kekalahan voting.
68 49 6 3 sangat
setuju
Berdasarkan tabel 4.35 di atas, dapat dideskripsikan bahwa siswa menunjukkan standar penenrapan pendidikan karakter pada diri sendiri dengan baik. Kebanyakan siswa memilih dan mengetahui yang seharusnya dilakukan. Mereka dapat membedakan yang baik dan buru untuk diri sendiri. Kebanyakan siswa juga menyatakan kurang setuju dan tidak setuju ketika diberi pernyataan “Saya selalu berbicara dengan teman jika upacara bendera”. Jika diberi pertanyaan “Ada PR matematika yang harus dikumpulkan besok pagi-pagi. Padahal sore ini ada latihan silat di sekolah. Sepulang latihan kamu capek, lelah dan kesulitan mengejarkan PR. Saya akan tetap mengerjakan PR matematika sebisanya”, mayoritas 72 siswa memilih mengerjakan sebisanya. Ketika diberi pertanyaan “Saya berusaha mengerjakan tugas tanpa bantuan guru”, sebanyak 58 siswa memilih sangat setuju. Ketika siswa diberi pertanyaan “Saat guru memberikan tugas yang sulit. Saya bertanya kepada guru.” 56 Siswa memilih sangat setuju. Dari ketiga pertanyaan tersebut dapat diindikasikan pemikiran siswa selalu berubah. Padahal pertanyaan-pertanyaan tersebut saling berhubungan. Jadi, dapat disimpulkan belum terbentuknya karakter yang kuat pada anak karena pendapat-pendapat mereka selalu berubah-ubah.
(2) Standar Penerapan Pendidikan Karakter Pada Orang Lain
Penulis memberikan tujuh pernyataan/soal dalam indikator ini. Seperti halnya indikator yang pertama, siswa menjawab soal tersebut dengan memberikan pendapat apakah mereka sangat setuju, setuju, kurang setuju, atau tidak setuju atas pernyataan tersebut. Gambaran lengkap mengenai indikator standar keunggulan diri dapat dilihat pada tabel 4.36.
Tabel 4.36 Standar Penerapan Pendidikan Karakter Pada Orang Lain Soal/Pernyataan 4 (sangat setuju) 3 (setuju) 2 (kurang setuju) 1 (tidak setuju) Kategori Terpilih Saya mengormati teman yang
berbeda agama, keyakinan dan suku bangsa.
91 24 0 2 Sangat
setuju kelasmu ada murid baru
berasal dari Papua bernama Bonie. Teman-temanmu sering mengejek dengan julukan si hitam karena kulitnya yang hitam legam dan badannya tinggi besar. Saya tidak mau berteman dengan dia.
4 4 11 98 Tidak
setuju
Hari ini pelajaran PKN. Ibu guru menyuruh diskusi mengenai toleransi agama. Satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Kamu ditunjuk sebagai ketua kelompok untuk mempimpin diskusi. Rudi, salah satu anggota kelompokmu asyik bermain mobil-mobilan. Saya akan menegur Rudi.
69 34 7 7 Sangat
Soal/Pernyataan 4 (sangat setuju) 3 (setuju) 2 (kurang setuju) 1 (tidak setuju) Kategori Terpilih Saya menghargai perbedaan
pendapat teman. 70 38 5 4
Sangat setuju Saya mau mengerjakan tugas
dengan kelompok yang ditentukan guru.
76 33 4 4 Sangat
setuju Izzam teman sekelasmu sudah
seminggu tidak masuk sekolah. Teryata dia sedang dirawat di rumah sakit tapi sore hari ada les matematika. Saya tidak ikut menengok Izzam karena ada les.
15 32 41 28 Kurang
setuju
Perjalanan pulang sekolah, kamu melihat nenek-nenek kebingungan menyebrang jalan raya. Padahal kamu sudah janji dengan temanmu untuk bermain layang-layang. Saya akan menolong nenek menyebrang.
92 19 1 4 Sangat
setuju
Saya selalu berpamitan dan mengucapkan salam jika
pulang sekolah pada guru. 87 21 7 2
Sangat setuju Saat guru memberikan tugas
yang sulit. Saya bertanya kepada guru.
56 46 9 6 sangat
setuju Hari upacara dalam rangka
memperingati proklamasi kemerdekaan. Kamu diajak Anton tidak ikut upacara dan bersembunyi di gudang. Saya ikut Anton bersembunyi karena malas dan lelah mengikuti upacara.
7 4 4 101 Tidak
setuju
Berbeda dengan aspek pertama, berdasarkan tabel 4.32 di atas, siswa kurang menunjukkan standar penerapan pendidikan karakter pada orang lain yang
kuat. Ketika siswa diberi pernyataan “Izzam teman sekelasmu sudah seminggu tidak masuk sekolah. Teryata dia sedang dirawat di rumah sakit tapi sore hari ada les matematika. Saya tidak ikut menengok Izzam karena ada les”, sebanyak 15 dan 32 siswa menyatakan sangat setuju dan setuju, sedangkan yang menyatakan kurang setuju dan tidak setuju ada 41 dan 28 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kurang memiliki kepedulian yang tinggi pada orang lain. Pendapat siswa mengenai pertanyaan tersebut mengarah pada jawaban kurang setuju. Ego dalam diri siswa masih kuat. Mereka lebih memilih kepentingan pribadi daripada menengok temannya yang dirawat di rumah sakit. Dari pertanyaan tersebut siswa perli dilatih kepedulian terhadap orang lain. Pertanyaan-pertanyaan yang lain juga mengarah pada indikasi siswa kurang peduli dengan orang lain.
4.1.2.2 Deskripsi Persepsi Guru terhadap Konsep Pendidikan Karakter Deskripsi mengenai persepsi guru terhadap konsep pendidikan karakter meliputi dua aspek, yaitu 1) pemahaman guru terhadap konsep pendidikan karakter dan 2) konsep pendidikan karakter dalam pembelajaran. Berikut pemaparan dari kedua aspek tersebut.