Aidil Halim Lubis1), Indra Edy Syahputra2), Tomoyud Sintosaro Waruwu3)
Program Studi Magister (S2) Teknik Informatika, Universitas Sumatera Utara Jalan Dr.Mansyur No.9, Padang Bulan Medan, 20155, Sumatera Utara
e-mail :
ABSTRAK
Di era sekarang ini, memasuki masa perubahan disegala aspek baik sosial maupun pendidikan. Banyak terjadi perubahan dalam metode pembelajaran, yang dahulunya secara tradisional sekarang berubah menjadi era digital. Semua perubahan tersebut memang sangat penting bagi kemajuan baik individu maupun dalam kelompok dalam sebuah kemajuan. Era pembelajaran tradisional harusnya sudah dapat diarahkan menjadi era digital dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan visi dan misi pembelajaran, sehingga tidak ketinggalan oleh Negara – Negara lain. Jaringan komputer adalah era digital pada saat ini, dimana semua informasi tidak bisa lepas oleh sebuah jaringan. Semua dapat terhubung oleh jaringan komputer untuk mendapatkan informasi. Pendidikan dengan memanfaatkan jaringan komputer pada proses penyampaian sangat efisien untuk kemajuan pendidikan di indonesia.
Kata Kunci : Era digital, Jaringan Komputer, Pembelajaran, Teknologi Informasi
1. PENDAHULUAN
Memasuki era pendidikan sekarang ini, pendidikan di indonesia dihadapkan dengan penerapan kurikulum terbaru di tingkat pendidikan dasar sampai menengah. Pembatasan dan penghapusan beberapa bidang pelajaran yang ada di satuan pendidikan membuat banyak pertanyaan yang berbeda. Seperti penghapusan mata pelajaran TIK Teknologi Infomasi Komputer sehingga memberi anggapan pendidikan kedepan yang ada akan menjadi Gaptek (Gagap teknologi). Seperti yang diketahui dan dirasakan sekarang bahwa peran Teknologi Informasi sangat penting mengingat persaingan global yang akan datang sangat ketat. Apalagi sekarang semua aktivitas tidak lepas dari hal teknologi informasi.
Teknologi informasi sangat penting baik itu untuk mendapat informasi sehari – hari atau untuk komunikasi. Teknologi informasi harus didukung oleh beberapa unsur yaitu jaringan. Disini jaringan yang akan di akan dipaparkan adalah jaringan komputer pendukung teknologi informasi dalam pendidikan. Didunia ini setiap negera memiliki jaringan komputer yang tersendiri dan terhubung ke semua Negara dengan berbagai media penghubung baik itu kabel, satelit dan wireless. Media tersebut memiliki fungsi yang sama yaitu untuk menghubungkan titik satu ke titik yang lain. Dari sini dapat diketahui peran jaringan komputer yang akan dibahas lebih lanjut.
Jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi (Dharma Oetomo (1), 2003, hal 7) sehingga dapat berbagi data, informasi, program aplikasi dan perangkat keras seperti printer, scanner, CD-drive ataupun harddisk
serta memungkinkan untuk berkomunikasi secara elektronik.
2. Tinjauan Pustaka 2.1.Jaringan Komputer
Pada permulaan perkembangan komputer pada tahun 1950an, komputer masih berfungsi sendiri – sendiri tanpa dapat berhubungan satu dengan lain. Baru pada akhir tahun 1960an, Departement of Defence (DoD) pemerintah Amerika Serikat tertarik dengan hasil riset mengenai jaringan komputer yang menggunakan metode mirip dengan hubungan telopon, yaitu komputer dapat berhubungan satu dengan lain bahkan ke tempat – tempat atau Negara yang berjauhan. Melihat potensi dari jaringan komputer ini DoD menggunakan sebagai alat pertahanan Negara yaitu informasi yang dibutuhkan dapat diteruskan dengan cepat.
Ada sejumlah potensi jaringan komputer, antara lain :
1. Mengintegrasikan dan berbagi pakai peralatan, jaringan komputer memungkinkan penggunaan bersamaan peralatan komputer untuk berbagai merek.
2. Komunikasi
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pemakai komputer. 3. Mengintegrasikan Data
Jaringan komputer diperlukan untuk mengintegrasikan data antar komputer – komputer client sehingga dapat diperoleh suatu data yang relevan.
4. Perlindungan data dan informasi
Jaringan komputer memudahkan upaya perlindungan data yang terpusat pada server, melalui pengaturan hak akses dari para pemakai serta penerapan sistem password.
5. Sistem terdistribusi
Jaringan komputer dimanfaatkan untuk mendistribusikan proses dan aplikasi sehingga dapat mengurangi terjadinya bottleneck atau tumpukan pekerjaan pada suatu jaringan.
6. Keteraturan aliran informasi
Jaringan komputer mampu mengalirkan data – data komputer client dengan cepat untuk diintegrasikan dalam komputer server. Jaringan komputer juga mampu untuk mendistribusikan informasi secara kontinu kepada pihak – pihak terkait yang membutuhkannya.
2.2. Jenis Jaringan
Dalam jaringan komputer dapat dikelompokan berdasarkan luas area yang dapat dijangkau atau dilayani. Jenis jaringan tersebut dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. Local Area Network (LAN)
Lan adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah kantor pada sebuah gedung atau ruanga laboratorium komputer pada sebuah sekolah.
Gambar 1
2. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN menghubungkan beberapa buah jaringan – jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar.
Gambar 2
3. Wide Area Network (WAN)
WAN adalah jaringan yang ruang lingkupnya sudah menggunakan sarana satelit, wireless, ataupun kabel fiber optic. WAN memiliki jangkauan yang lebih luas hingga wilayah otoritas Negara lain.
Menurut arsitekturnya jaringan komputer bisa diklasifikasikan menurut fungsi – fungsi yang ada
diantara elemen – elemen jaringan. Klasifikasi tersebut yaitu :
1. Active Networking
Active networking merupakan pola komunikasi yang memungkinkan paket – paket yang mengalir melalui jaringan telekomunikasi untuk memodifikasi operasi yang ada di jaringan.
Arsitektur model ini terdiri dari lingkungan yang bisa menerima eksekusi perintah seperti shell UNIX yang dapat mengeksekusi paket aktif. Jaringan ini berbeda dengan arsitektur network tradisional yang berupaya menghilangkan kompleksitas dan kemampuan untuk mengubah operasinya agar handal dan stabil.
2. Client Server
Client-server merupakan arsitektur jaringan komputer yang memisahkan client dengan server, jaringan ini merupakan jaringan yang termasuk sering ditemui dijaringan komputer. Tiap client atau server yang terhubung ke jaringan bisa disebut simpu/node. Tipe ini memungkinkan komputer untuk saling berbagi file dan resource. Sebuah client di jaringan memiliki ciri – ciri :
• Pihak yang mengirim permintaan layanan
(request sender)
• Memulai permintaan data
• Menunggu dan menerima jawaban server
Karakteristik dari Server :
• Pihak yang menerima permintaan yang
dikirim oleh client.
• Pasif (sebagai slave)
• Menunggu permintaan client
• Ketika ada permintaan client maka akan
memproses permintaan dan kemudian mengembalikan hasil ke client
• Dapat menerima koneksi dari satu atau
lebih client 3. Peer to Peer
Jaringan peer to peer atau P2P merupakan jaringan komputer yang menggabungkan perbedaan konektivitas antara partisipan di jaringan dan menjadikan semua bandwidth sebagai bandwidth bersama.
2.3.Komponen Jaringan
1. Kabel
Kabel mempunyai kemampuan dan spesifikikasi yang berbeda, beberapa jenis kabel yang menjadi standar dalam penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer adalah :
1. Coaxial kabel
2. Twisted Pair Cable
3. Fiber Optic Cable
2. Ethernet Card
Ethernet atau lancard berfungsi sebagai media penghubung antara komputer dengan
jaringan. Ethernet card memiliki beberapa jenis port koneksi yang dapat digunakan seperti BNC (Barrel Nut Connector) untuk kabel coaxial dan RJ-45 untuk kabel jenis twisted pair.
3. Hub dan Switch (Konsentrator)
Konsentrator adalah perangkat untuk menyatukan kabel – kabel jaringan dari tiap workstation, server atau perangkat lainnya. Konsentrator biasa dipakai pada topologi star. Hub dan switch umumnya mempunyai port RJ- 45 sebagai port tempat menghubungkan komputer.
4. Perangkat lunak
Perangkat lunak atau software adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah.
2.4. Topologi Jaringan
Topologi atau arsitektur jaringan merupakan pola hubungan antar terminal dalam suatu sistem jaringan komputer. Topologi akan mempengaruhi tingkat efektifitas kinerja jaringan. Ada beberapa jenis topologi jaringan yang dapat diimplementaskan dalam jaringan, namun bentuk topologi utama adalah topologi bus, topologi ring, dan topologi star.
1. Topologi Bus
Merupakan topologi yang menghubungkan semua terminal ke satu jalur komunikasi yang kedua ujungnya ditutup dengan terminator. Terminator adalah perangkat yang menyediakan resistansi listrik untuk menyerap sinyal pada akhir transmisi sambungan agar sinyal tidak terlontar kembali dan diterima lagi oleh stasiun jaringan.
2. Topologi Ring
Topologi ring hampir sama dengan topologi bus, tetapi kedua terminal yang berada diujung saling berhubungan sehingga hubungan antar terminal berlangsung dalam suatu lingkaran tertutup.
3. Topologi Star
Star memiliki perbedaan tersendiri dalam penggunaannya karena disini terdapat sebuah terminal pusat yaitu hub/switch yang mengatur dan mengendalikan semua kegiatan komunikasi data. Trafik data mengalir dari node ke terminal pusat dan diteruskan ke node (station) tujuan.
2.5.IP Address
IP address merupakan pengenal yang digunakan untuk memberi alamat pada tiap – tiap perangkat yang terhubung pada jaringan baik berupa komputer atau perangkat mobile lainnya. Alamat IP merupakan representasi dari 32 bit bilangan biner yang ditampilkan dalam bentuk decimal dengan dipisah tanda titik. IP address terdiri atas network ID dan host ID. Network ID (NetID) menunjukkan nomor
jaringan sedangkan host ID mengidentifikasi host dalam satu jaringan. IP address mempunyai tiga fungsi utama, yaitu :
1. Servis yang tidak bergaransi (connectionless
oriented)
2. Pemecahan (fragmentation) dan penyatuan paket
– paket
3. Fungsi meneruskan paket (routing)
Gambar 3
Dalam IP address pemberian alamat terbagi menjadi tiga kelas.
Kelas Network ID Host ID
A xxx.0.0.1 xxx.255.255.255
B xxx.xxx.0.1 xxx.xxx.255.255
C xxx.xxx.xxx.1 xxx.xxx.xxx.255
Tabel 1
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP
1.xxx.xxx.xxx, - 126.xxx.xxx.xxx, terdapat
16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. untuk kelas B dapat menampung 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx. sedangkan kelas C bisa dibentuk 2 juta network dengan masing – masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
3. Pembahasan
Belajar adalah suatu kegiatan yang membawa
perubahan individu yang belajar. Perubahan itu tidak hanya mengenai jumlah pengetahuan melainkan juga dalam bentuk kecakapan, kebiasaan, sikap, pengertian, penghargaan, minat, penyesuaian diri, pendeknya mengenai segala aspek atau pribadi seseorang (Nasution, 1995:35). Menurut pengertian secara psikologis, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkat laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya (Slameto, 2003:2). Winkel (1989:15) mengemukakan bahwa belajar pada manusia merupakan suatu proses siklus yang berlangsung dalam interaksi aktif subyek dengan lingkunganya yang menghasilkan perubahan – perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan yang bersifat menetap/konstan. Dalam urian tersebut dapat diartikan bahwa belajar yaitu suatu proses untuk mencapai suatu tujuan yaitu perubahan kearah yang lebih baik. Perubahan tersebut adalah perubahan pengetahuan, pemahaman, keterampilan, sikap dan tingkah laku yang bersifat menetap.
Sedangkan mengajar dapat didefinisikan sebagai salah satu kegiatan membimbing dan mengorganisasi lingkungan sekitar peserta didik, agar tercipta lingkungan belajar yang kondusif yang memungkinkan terjadinya proses belajar optimal dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
Pembelajaran yang diterapkan dengan metode pemanfaatan jaringan komputer memudahkan untuk para peserta didik dan juga bagi pendidik. Sehingga optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dapat terus berkembang dan terupdate. Pendidik dituntut untuk dapat terus menguasai software – software berbasis e-learning. Software – software berbasis e- learning yang memanfaatkan jaringan komputer tersebut seperti moodle atau potato, dimana perangkat lunak tersebut diinstall pada server dengan sistem operasi window. Untuk server sendiri menggunakan aplikasi server berupa Xampp. Kemudian server dihubungkan ke perangkat jaringan melalui hub/switch yang akan terhubung ke user.
4.Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, ada beberapa kesimpulan yang bisa didapat yaitu :
1. Jaringan komputer sudah sangat mengakar
dalam kebutuhannya pada segala aspek termasuk bidang pembelajaran.
2. Jaringan komputer dapat diterapkan pada system yang tidak membutuhkan resource yang berbiaya mahal.
3. Segala bentuk pembelajaran dalam penyampaian
materi pembelajaran dapat memanfaatkan jaringan komputer sebagai perantaranya.
4. Pembuatan materi pembelajaran dapat
memanfaatkan perangkat lunak yang mudah untuk digunakan.
5. Penerapan pemanfaatan jaringan komputer
sangat efisien untuk mengupdate pengetahuan tentang teknologi informasi.
Daftar Pustaka
Hardjito (2002), Internet untuk pembelajaran, Jurnal Teknodik
Linto herlambang, Moch (2008), Panduan lengkap menguasai router masa depan, Penerbit Andi Yogyakarta
Race, WH., & Nash S.S (2010),Moodle 1.9 teaching techniques : Creative ways to build powerful and affective online course. Birmingham : PACKT Publishing
Wijaya, Hendra (2004),Cisco Router, Penerbit PT. Elex Media Komputindo, Jakarta
Wahana komputer, Administrasi Jaringan menggunakan Linux Ubuntu, Penerbit Andi. Yogyakarta,2009