BAB IV HASIL KAJIAN
4.2 Pemasaran Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit
Pemasaran Tandan buah segar (TBS) adalah suatu badan usaha atau individu yang menyalurkan jasa penjualan komoditas dari produsen kepada konsumen akhir serta mempunyai hubungan dengan badan usaha atau individu lain. Adapun pihak-pihak yang memasarkan TBS dalam saluran pemasaran TBS kelapa sawit dikabupaten Labuhan Batu adalah:
4.2.1 Tauke Sawit
Seperti yang telah dijelaskan dalam defenisi konsep sebelumnya bahwa tauke adalah orang yang membeli atau mengumpulkan hasil panen kebun kelapa sawit petani untuk selanjutnya dijual ke loading ramp atau Pabrik Kelapa Sawit. tauke dalam hubungannya dengan petani, biasanya berhubungan secara langsung tanpa melalui perantara. Dalam penelitian ini ada dua jenis tauke yang akan peneliti teliti
yaitu tauke besar dan tauke kecil. tauke besar adalah tauke yang membeli sawit milik petani hingga berton-ton jumlahnya biasanya dalam satu mobil truk dapat mengangkut 7 ton sawit sedangkan tauke kecil adalah tauke yang membeli sawit dalam satu mobil biasanya hanya maksimal 3 ton dan tauke kecil biasanya menggunakan mobil pick up untuk mengangkut buah yang akan dijualnya serta menjualnya kepada pihak Loading ramp. Kedua tauke melakukan penimbangan TBS kelapa sawit didekat tanaman perkebunan jugakelapa sawit milik masyarakat.
Gambar 4.1 : Suasana penimbangan kelapa sawit yang dilakukan oleh pekerja tauke.
4.2.2 Loading ramp Sawit
Pada penelitian ini Loading ramp sawit yang diteliti hanya pada satu Loading ramp yang ada di Kabupaten Labuhan Batu, Dimana Loading ramp ini disebut sebagai Loading ramp abang adik. Terletak di Dusun Suka Makmur, Desa Tebing Linggahara Baru, Kecamatan Bilah Barat. Loading ramp ini telah ada sejak tahun 2006 dan telah banyak dikenal oleh para petani dan tauke. Dalam sehari Loading ramp Abang Adik menerima TBS kelapa sawit milik petani sebanyak 40-100 ton
setiap harinya. Apabila harga yang ditawarkan oleh pihak Loading ramp lebih tinggi dari loading ramp lain maka penjualan TBS kelapa sawit akan meningkat, sebaliknya apabila harga TBS yang ditawarkan lebih murah dari Loading ramp lain maka penjualan akan menurun karena petani atau tauke lebih memilih menjual TBS ke loading ramp lain. Meskipun masih ada para petani yang tetap menjual hasil TBS kelapa sawit miliknya kepada Loading ramp abang adik karena telah terbiasa dan tidak ingin untuk pindah tempat dari loading ramp tersebut.
Hal menarik dari loading ramp abang adik adalah loading ramp tersebut bukanlah milik perseorangan atau pribadi melainkan loading ramp cabang dari sebuah Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Kabupaten Asahan. Loading ramp abang adik merupakan anak cabang dari PT. Karya Mitra Andalan yaitu PKS yang terletak di Jl. Jend Sudirman, Pulau Maria, Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21274. PT. Karya Mitra Andalam mempunyai 6 cabang usaha loading ramp yang tersebar diberbagai tempat yaitu:
1. Loading ramp abang adik Dusun Suka Makmur Desa Tebing Linggahara Baru 2. Loading ramp abang adik cabang Jalan Baru, Kecamatan Rantau Utara
Kabupaten Labuhan Batu
3. Loading ramp abang adik cabang Kampung Pajak Kabupaten Labuhan Batu Utara
4. Loading ramp abang adik cabang Tanjung Pasir Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhan Batu Utara
5. Loading ramp abang adik cabang Bandar Pulau Kabupaten Asahan
Harga yang ditawarkan oleh pihak loading ramp adalah harga yang telah ditetapkan terlebih dahulu oleh pihak PKS PT. Karya Mitra Andalan. Karyawan di loading ramp abang adik tidak memiliki kendali untuk menaik turunkan harga TBS sawit. Harga yang ditawarkan oleh pihak loading ramp pada tanggal 30 Maret 2019 adalah 1.140 kg. Hal yang perlu diketahui dari loading ramp abang adik ini adalah bahwa harga yang ditawarkan di loading ramp lebih mahal daripada harga yang ada di PKS PT. Karya Mitra Andalan.
Persyaratan menjual TBS kelapa sawit kepada loading ramp abang adik tidaklah memiliki syarat yang banyak. Syarat utama yang dibutuhkan adalah TBS kelapa sawit haruslah benar-benar masak. Untuk ukuran dan kualitas sawit, pihak mandor dan sortasi tidak memiliki rincian khusus untuk hal tersebut. TBS kelapa sawit terlihat merah maka sortasi dapat meloloskannya untuk dijual ke PKS.
Meskipun terkadang ada juga TBS kelapa sawit yang kualitasnya tidak baik tetapi tetaap diloloskan Sortasi karena pihak loading ramp abang adik yang tidak terlalu khusus menetukan kriteria TBS kelapa sawit yang ada.
Jumlah Karyawan Tetap yang ada di Loading ramp abang adik cabang Suka Makmur:
1. Mandor : 1 orang
2. Operator Timbangan : 1 orang
3. Sortasi : 3 orang
4. Kasir : 1 orang
Jumlah karyawan lepas: Tukang muat TBS kelapa sawit : 16 orang
Karyawan tetap dalam Loading ramp abang adik adalah karyawan yang bekerja utuk loading ramp dan digaji oleh PT. Karya Mitra Andalan. Gaji yang didapatkan oleh karyawan tetap adalah gaji bulanan dengan rata-rata pendapatan gaji diatas Rp 3.000.000, karyawan tetap yang ada di loading ramp abang adik juga mendapatkan fasilitas berupa mess sebagai tempat tinggal, dikarenakan masing-masing dari karyawan tetap bukanlah masyarakat yang berdomisili asli Dusun Suka Makmur melainkan berasal dari luar daerah kabupaten Labuhan Batu.
Sementara untuk karyawan lepas yang ada di loading ramp abang adik bekerja sebagai tukang muat atau orang yang membongkar tandan buah segar kelapa sawit dari truk milik petani atau tauke. Gaji yang didapatkan oleh tukang muat tidak digaji oleh perusahaan, melainkan gaji yang didapat dari para petani atau tauke yang menjual sawit kepada Loading ramp. Dengan kata lain yang membayar para tukang muat TBS kelapa sawit adalah petani dan tauke. Semakin banyak TBS kelapa sawit yang dijual oleh petani dan tauke ke Loading ramp maka semakin banyak pula pendapatan yang diterima oleh tukang muat TBS kelapa sawit Loading ramp.
Cara pembayaran gaji yang diterima oleh tukang muat TBS kelapa sawit adalah setiap 1 kg sawit dibayar dengan Rp 8. Apabila sawit yang dibawa oleh petani atau tauke sebanyak 3 ton, maka pembayarannya adalah 3000 x 8 = Rp 24.000.
Kemudian uang sebanyak Rp 24.000 tersebut akan dipotong oleh pihak loading ramp abang adik dari setiap uang hasil penjualan TBS kelapa sawit milik petani atau tauke.
Selanjutnya Kasir Loading ramp Abang Adik akan membayarkan gaji tersebut kepada masing-masing karyawan.
Hasil TBS kelapa sawit yang telah dibeli oleh pihak Loading ramp Abang Adik tidak langsung dibawa ke PKS yang ada di Asahan melainkan hanya dibawa ke loading ramp Abang Adik cabang Kampung Pajak selanjutnya dibawa ke PKS Pusat.
Harga sawit yang ditawarkan oleh pihak ramp abang adik adalah sebagai berikut:
Terdapat perbandingan harga antara PKS dengan ramp yaitu sebanyak Rp 20, dimana harga di loading ramp sawit abang adik diseluruh cabang memiliki kisaran harga pasaran sebesar Rp 1.140, sedangkan harga beli TBS kelapa sawit pada PKS adalah Rp1.120.
4.2.3 Pabrik Kelapa Sawit
Pabrik kelapa sawit (PKS) dalam penelitian ini adalah PKS bernama PT.
Siringo-ringo yang terletak di Desa Bandar Kumbul, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara 21411. Menurut pengakuan informan dalam penelitian ini, PKS siringo-ringo telah berdiri sejak tahun 2006 dan telah menjalin banyak kerja sama dengan berbagai pihak loading ramp, tauke dan juga petani kelapa sawit. Dalam penjualan kelapa sawit, PKS siringo-ringo menetapkan ketentuan atau syarat-syarat yang harus dilaksanakan oleh para petani, tauke dan pihak loading ramp dalam menjual TBS kelapa sawit.
Persyaratan menjual hasil panen TBS kelapa sawit ke PKS adalah sebagai berikut:
1. Truk angkutan Tandan Buah Segar harus membawa Surat Pengantar Buah (SPB) yang mencakup data :
-Nomor Surat Pengantar - Jumlah janjang kosong
- Asal Kebun - Berat dikirim
- Nama Supir - Nomor Kendaraan
Gambar 4.2 : Surat Pengantar Buah (SPB)
2. Jika pihak kedua sebagai petani perkebunan maka wajib memiliki surat keterangan dari kepala desa setempat untuk menyatakan memang benar memiliki kebun kelapa sawit dengan luas areal dan tahun tanam yang dituangkan dalam surat keterangan tersebut, jika berbentuk koperasi atau badan usaha lainnya maka wajib melampirkan surat izin usaha serta data areal petani pekebun binaan baik luas areal maupun tahun tanamnya dan bila sebagia pedagang pengumpul yang memiliki izin usaha wajib melampirkan surat usaha serta memiliki data asal TBS dan tahun tanam lalu kepada Perusahaan sebagai jaminan legalitas TBS yang diterima dari pihak kedua.
3. Sebagai persyaratan administrasi akan pihak kedua atau pemasok wajib menyerahkan kepada perusahaan berupa: (a) Permohonan kontrak, (b) Copy kartu tanda Penduduk (KTP), (c) Pas foto 3x4 (hitam putih), (d) Surat keterangan dari kepala desa, dan (e) Materai.
4. Setiap pengiriman TBS pemasok harus membuat/menyertakan surat pengantar barang resmi yang mencantumkan No.Kontrak, tanggal panen, jumlah tandan dan asal TBS dan ditanda tangani oleh pemasok.
5. Timbangan dipakai untuk dasar pembayaran adalah timbangan pihak perusahaan.
6. Pada waktu pengiriman kepabrik, semua kendaraan pengangkut harus ditutup jaring, rantai dan disegel.
7. Pembongkaran TBS dari kendaraan angkutan dilaksanakan oleh pihak perusahaan.
8. Minimal tiap kali pengiriman TBS pihak pemasok kepada perusahaan adalah tidak kurang dari 1 ton (1000 kg).
Harga Beli TBS Kelapa Sawit Yang Ditetapkan PKS Siringo-ringo pada bulan Mei adalah :
Terdapat dua cara penetapan harga beli TBS kelapa sawit yang berlaku di PKS siringo-ringo sebagai berikut:
1. Harga beli yang ditetapkan PKS dipasaran pada umumnya berkisaran pada harga Rp 1075, apabila TBS kelapa sawit milik petani atau tauke hanya berjumlah 1-3
ton maka petani akan menerima harga beli yang ditetapkan pada umumnya yaitu Rp 1075.
2. PKS memberikan harga beli yang berlaku dipasaran dengan bonus. Dimana ada ketentuan yang harus dipatuhi oleh petani untuk mendapatkan harga bonus TBS kelapa sawit yang telah ditetapkan yaitu dengan menjual TBS kelapa sawit dengan berat lebih dari 3 ton akan mendapatkan harga bonus senilai Rp 60.
Apabila harga beli pasaran TBS kelapa sawit senilai Rp 1075 maka petani akan mendapatkan bonus tambahan senilai Rp 60. Jadi harga beli yang akan diterima oleh petani atau tauke sebesar Rp 1.135.