4.6 Usulan Perbaikan Area Bush Forming dan Pin Cutting
4.6.1 Pembagian Kerja Operatar dan Supporter Area Bush Forming dan Pin Cutting
Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan perbaikan antara operator bush forming terhadap supporter. Peran supporter awalnya hanya merupakan peran pembantu lapangan jika operator membutuhkan bantuan saja.
Tabel 4.6 dan Tabel 4.7 adalah tabel pembagian kerja operator dan pembagian tugas supporter.
Tabel 4.6 List Kegiatan Operator Bush Forming
Tabel 4.6 adalah pembagian kerja untuk operator bush forming. Awalnya operator bush forming melakukan sebanyak 15 instruksi kerja dan ditambahkan 1 instruksi kerja untuk melakukan perbaikan mesin. Gerakan dikurangi menjadi 10 gerakan utama untuk operator dan ditambahkan 2 gerakan usulan yaitu melakukan 5R dan membersihkan mesin. Kegiatan operator untuk perbaikan mesin ternyata membutuhkan waktu yang sangat banyak sehingga membuat waktu kerja operator menjadi over time. Usulanny adalah memindahkan kegiatan perbaikan mesin kepada supporter untuk melakukannya sehingga operator akan bekerja untuk mengoperasikan mesin saja. Pemindahan tugas perbaikan mesin tersebut membuat waktu kerja operator hanya 69% saja sehingga ditambahkan 2 tugas yaitu melakukan 5R dan membersihkan mesin. Tugas tersebut diberikan agar operator dapat menggunakan waktu kerja lebih maksimal lagi. Kegiatan mempersiapkan material kedepannya menjadi kegiatan optional untuk operator maupun supporter
sehingga kegiatan tersebut bisa fleksibel untuk dikerjakan secara begantian oleh operator dan supporter. Keputusan tersebut bertujuan untuk menyetarakan beban kerja operator dan supporter. Tabel 4.7 adalah list kegiatan untuk supporter pada area bush forming.
Tabel 4.7 List Kegiatan Supporter Area Bush Forming
Tabel 4.7 adalah kegiatan yang akan dilakuka oleh supporter untuk area bush forming. Supporter memiliki 1 pekerjaan utama dan prioritas yaitu melakukan perbaikan mesin ketika terjadi permasalahan. Operator kedepannya tidak lagi melakukan perbaikan mesin sendiri melainkan akan diserahkan sepenuhnya kepada supporter. Seorang supporter akan diperbolehkan melakukan tugas lainnya untuk membantu operator seperti mempersiapkan material jika tidak ada tugas perbaikan mesin yang harus dikerjakan. Kolom berwana biru merupakan tugas yang dapat dikerjakan supporter saat tidak melakukan perbaikan mesin karena tugas tersebut bersifat non-priority jobs. Kolom berwana kuning adalah tugas prioritas untuk supporter.
Tabel 4.8 List Kegiatan Opertor Pin Cutting
Tabel 4.8 adalah kegiatan yang dilakukan untuk operator pin cutting.
Awalnya operator pin cutting melakukan 2 tugas sekaligus yaitu melakukan perbaikan mesin dan mengoperasikan mesin sesuai instruksi kerja. Tugas tersebut membutuhkan waktu yang banyak sehingga waktu kerja operator menjadi berlebihan (over time). Usulannya adalah melimpahkan tugas perbaikan mesin kepada supporter untuk melakukannya dan operator akan bekerja sesuai rutinitasnya tanpa melakukan perbaikan mesin lagi. Kegiatan mempersiapkan material adalah tugas yang mampu dikerjakan secara bergantian antara operator dan supporter karena perkerjaan tersebut sangat fleksibel. Operator dapat melakukan pekerjaan mempersiapkan material jika supporter sibuk memperbaiki mesin. Waktu luang operator akan digunakan untuk melakukan 5R.
Tabel 4.9 List Kegiatan Supporter Pin Cutting
Tabel 4.9 adalah kegiatan yang akan dilakukan oleh supporter saat berada pada area pin cutting. Supporter memiliki tugas utama dan prioritas yaitu melakukan perbaikan pada mesin pin cutting saat terjadi masalah. Tugas lain yang juga harus dikerjakan oleh seorang supporter adalah melakukan persiapan material seperti yang tertera pada kolom berwarna biru. Tugas mempersiapkan material adalah tugas yang bersifat non-priority jobs untuk seorang supporter karena tugas tersebut dapat dikerjakan oleh operator ataupun supporter itu sendiri.
Supporter diperbolehkan melakukan pekerjaan seperti yang tercantum pada kolom biru hanya pada saat tidak melakukan perbaikan mesin pin cutting.
Pembagian kerja tersebut antara operator dan supporter dapat mengurangi beban kerja yang dialami oleh operator bush forming dan pin cutting.
Kondisi kedepannya diusulkan untuk melakukan rotasi terhadap kemampuan antara operator dan supporter-nya. Awalnya kemampuan operator adalah orang yang memiliki skill bagus untuk mengendalikan mesin dan supporter tidak memiliki kemampuan bagus untuk mengendalikan mesin. Usulannya adalah mengganti supporter menjadi orang yang memiliki kemampuan tinggi untuk perbaikan sedangkan operator cukup dengan kemampuan sedang saja. Operator hanya untuk menjalankan mesin dan melakukan tugas lain sesuai work instruction sedangkan supporter akan melakukan perbaikan terhadap mesin yang bermasalah.
Perbaikam mesin membutuhkan kemampuan dan ketelitian yang tinggi. Tabel 4.10 dan Tabel 4.11 adalah pemetaan komposisi dan kapasitas kerja operator dan supporter area bush forming dan pin cutting sebelum dan sesudah perbaikan.
Tabel 4.10 Beban Kerja Awal Operator Dan Supporter
Tabel 4.10 adalah kondisi awal beban kerja yang dimiliki oleh operator bush forming dan pin cutting. Operator bush forming membutuhkan waktu kerja sebanyak 128% dari total waktu sedia sedangkan operator pin cutting memerlukan waktu kerja 110% pada shift 1. Beban waktu kerja yang melebihi batas waktu sedia tersebut membuat operator harus menjalani over time untuk menyelesaikan pekerjaannya. Supporter sendiri dapat dikategorikan hampir tidak ada pekerjaan yang berarti sehingga waktu longgar yang dimiliki sangat banyak. Pekerjaan supporter awalnya hanya melakukan bantuan pada operator bush forming dan operator pin cutting. Tabel 4.11 adalah kondisi beban kerja antara operator bush forming, operator pin cutting, dan supporter setelah dilakukan perbaikan pada beban kerja
Tabel 4.11 Beban Kerja Sesudah Perbaikan
Tabel 4.11 adalah beban waktu kerja operator setelah dilakukan pembagian kerja antara operator bush forming, pin cutting, dan supporter.
Operator bush forming memiliki waktu bekerja sebanyak 69% dan operator pin cutting memiliki waktu kerja 78%. Perbaikan mesin sepenuhnya untuk kedua area tersebut akan dialihkan pada tugas supporter yang sudah memiliki kemampuan bagus. Supporter akan memiliki waktu sebanyak 91% untuk melakukan tugasnya.
Sisa waktu yang dimiliki operator akan akan dialokasikan untuk melakukan 5R, membersihkan mesin, dan meningkatkan frekuensi pengecekan komponen.
4.6.2 Perbaikan Alur Kerja Operator Bush Forming dan Pin Cutting