• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : ANALISA DAN PEMBAHASAN

4.1.3 Struktur dan Pembagian Tugas

4.1.3.2 Pembagian Tugas

1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

a. RUPS adalah organ perseroan yang memegang kekuasaan tertinggi. RUPS terdiri dari:

- Rapat tahunan yang diadakan selambat-lambatnya pada akhir bulan September setiap tahun kalender.

- Rapat Umum Luar Biasa diadakan setiap saat jika dianggap perlu oleh Direksi dan/atau Pemegang Saham.

b. Hak dan wewenang RUPS antara lain:

- Mengangkat dan memberhentikan Komisaris dan Direksi. - Membatasi kewenangan Komisaris dan Direksi.

2. Komisaris

1) Keanggotaan

a.Komisaris terdiri dari sekurang-kurangnya dua orang anggota, salah seorang diantaranya bertindak sebagai Presiden Komisaris.

b.Para anggota Komisaris dan Presiden Komisaris diangkat oleh RUPS dari calon-calon yang diusulkan oleh para pemegang saham pihak asing dan pemegang saham pihak Indonesia sebanding dengan jumlah saham yang dimiliki oleh masing-masing pihak dengan ketentuan sekurang-kurangnya satu orang anggota Komisaris harus dari calon yang diusulkan oleh pemegang saham pihak Indonesia.

c.Anggota Komisaris dipilih untuk suatu jangka waktu yang berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang kedua setelah mereka terpilih

dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan para anggota sewaktu-waktu dan mereka dapat dipilih kembali oleh Rapat Umum Pemegang Saham.

2) Tugas dan tanggung jawab Komisaris adalah sebagai berikut:

a.Komisaris bertugas mengawasi kebijaksanaan Direksi dalam menjalankan perseroan serta memberikan nasihat kepada Direksi.

b.Komisaris dapat meminta penjelasan tentang segala hal yang dipertanyakan.

c.Komisaris setiap waktu berhak memberhentikan untuk sementara waktu seseorang atau lebih anggota Direksi berdasarkan keputusan yang disetujui oleh lebih dari setengah jumlah anggota Komisaris jikalau mereka bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan/atau Undang-Undang dan peraturan yang berlaku.

3. Direksi

1) Keanggotaan

a.Direksi terdiri dari sekurang-kurangnya enam orang anggota, diantaranya seorang sebagai Presiden Direktur.

b.Para anggota Direksi diangkat dari calon-calon yang diusulkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham.

c.Para anggota Direksi diangkat dari calon-calon yang diusulkan oleh para pemegang saham pihak Indonesia sebanding dengan jumlah saham yang dimiliki oleh masing-masing pihak dengan ketentuan sekurang-kurangnya satu orang anggota Direksi harus dari calon yang diusulkan oleh pemegang saham Indonesia.

d.Tidak kurang dari dua anggota Direksi termasuk seorang anggota yang dicalonkan oleh Pemegang Saham Indonesia harus berkebangsaan Indonesia.

2) Masa Jabatan

a. Para anggota Direksi dipilih untuk suatu jangka waktu yang berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Kedua setelah mereka terpilih dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan para anggota Direksi sewaktu-waktu dan mereka dapat dipilih kembali oleh Rapat Umum Pemegang Saham.

b. Dalam hal terdapat penambahan anggota Direksi, maka masa jabatan anggota Direksi tersebut akan berakhir dengan berakhirnya masa jabatan anggota Direksi lainnya yang telah ada, kecuali Rapat Umum Pemegang Saham menetapkan lain. 3) Tugas dan tanggung jawab Direksi adalah sebagai berikut:

a. Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya.

b. Pembagian tugas dan wewenang setiap anggota Direksi ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan wewenang tersebut oleh Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilimpahkan kepada Komisaris.

c. Direksi untuk perbuatan tertentu atas tanggung jawabnya sendiri, berhak pula mengangkat seseorang atau lebih sebagai wakil atau kuasa yang diatur dalam surat kuasa.

d. Direksi berhak mewakili perseroan di dalam atau di luar pengadilan serta melakukan segala tindakan dan perbuatan baik pengurusan maupun mengenai

pemilikan serta mengikat perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan perseroan, dengan pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham.

4. Presiden Direktur

Presiden Direktur adalah seorang Direksi yang oleh karena jabatannya berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili perseroan.

Adapun tugas dan tanggung jawab dari Presiden Direktur adalah sebagai berikut:

a.Berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili perseroan, dengan ketentuan tindakan Presiden Direktur yang mempengaruhi kondisi keuangan perseroan harus disetujui oleh rapat Direksi. Jika perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka salah seorang Direktur yang ditunjuk oleh Presiden Direktur berwenang bertindak atas nama Direksi.

b.Berhak melakukan pemanggilan Rapat Direksi. Dalam hal Presiden Direktur berhalangan, panggilan dilakukan oleh salah seorang anggota Direksi yang ditunjuk oleh Presiden Direktur.

c.Presiden Direktur memimpin semua Rapat Direksi. Dalam hal Presiden Direktur tidak hadir atau berhalangan, Rapat Direksi dipimpin oleh seorang Direktur yang khusus ditunjuk untuk maksud itu oleh Presiden Direktur.

Direktur adalah anggota Direksi yang oleh jabatannya melaksanakan tugas untuk kepentingan perseroan sesuai dengan ruang lingkup tugas/fungsi masing-masing, yaitu:

a.Umum dan personalia. b.Perencanaan dan keuangan. c.Pembangkit listrik.

d.Produksi. e.Bisnis.

f. Koordinasi keuangan.

6. Divisi

Badan atau orang yang dibentuk atau ditugaskan untuk membantu Direktur dalam menuangkan ketentuan-ketentuan yang akan dilaksanakan berdasarkan ruang lingkup/fungsi Direktur masing-masing. Divisi dikepalai oleh General Manager.

7. Departemen

Badan atau orang yang dibentuk atau ditugaskan untuk melaksanakan setiap kebijaksanaan yang telah ditentukan atau digariskan oleh Divisi masing-masing. Departemen dikepalai oleh Senior Manager.

8. Seksi

Badan atau orang yang dibentuk atau ditugaskan untuk melaksanakan setiap kebijakan yang telah ditentukan atau digariskan oleh Departemen masing-masing. Seksi dikepalai oleh Manager.

9. Auditor Internal

Auditor Internal merupakan unit organisasi yang berdiri sendiri yang bertanggung jawab atas pemeriksaan dan penilaian tersebut kepada Presiden Direktur. Auditor Internal di bawah pengawasan Presiden Direktur membantu anggota organisasi yang bertanggung jawab atas tugas yang mereka emban dengan cara memberikan analisis, penilaian, rekomendasi, pemberian nasihat dan informasi.

10. Wakil Manajemen untuk ISO-9001 dan ISO -14001 (MR)

Wakil Manajemen untuk sistem mutu (ISO-9001) dan sistem lingkungan (ISO-14001) diangkat dan bertanggung jawab kepada Presiden Direktur.

Tugas dan tanggung jawab Wakil Manajemen antara lain:

a.Memberikan arahan dan petunjuk kepada seluruh tingkatan Manajemen mengenai implementasi sistem mutu dan sistem lingkungan perusahaan.

b.Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan Badan Sertifikasi sistem mutu (ISO-9001) dan sistem lingkungan (ISO-14001).

c.Memberikan saran kepada Presiden Direktur untuk melakukan Tinjauan Manajemen mengenai implementasi Sistem Mutu dan Sistem Lingkungan tindakan pencegahan serta koreksi sesuai dengan Prosedur Mutu dan Lingkungan.

d.Bertanggung jawab atas fungsi jaminan mutu dan kualitas lingkungan dengan memberikan masukan-masukan kepada Presiden Direktur dan/atau Direktur terkait.

Dokumen terkait