• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

A. Pengujian Instrumen 1.Validitas

1. Pembahasan Analisis Deskriptif Responden

Berdasarkan hasil analisi karakteristik responden diketahui bahwa jumlah responden perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah responden laki-laki yaitu dengan persentase perempuan 54,2% dan untuk laki-

laki dengan persentase 45,8%. Berdasarkan fakultas, responden yang diperoleh peneliti tertinggi berasal dari fakultas ekonomi dengan persentase 18,8% sedangkan terendah berasal dari fakultas sains dan teknologi dengan persentase 11,5%. Sedangkan dilihat berdasarkan uang saku responden peneliti memperoleh responden mayoritass dengan uang saku Rp. 1.001.000 – Rp. 1.500.000 dengan persentase 38,5% dan terendah dengan uang saku < Rp. 500.000 dengan persentase 8,3%.

Berdasarkan hasil analisis deskriptif variable Celebrity Endorser, perusahaan Sabun Mandi Lifebuoy perlu memperhatikan dimensi trustworthiness yang memiliki skor rata-rata terendah 3,93. Sedangkan acttractiveness memiliki skor tertinggi yaitu 4,25. Hal ini menunjukan bahwa faktor pendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian adalah penampilan yang baik dari celebrity endorser untuk mengiklankan produk sabun mandi Lifebuoy.

Berdasarkan hasil analisis deskriptif variable Brand image, perusahaan sabun mandi Lifebuoy perlu memperhatikan kualitas sabun Lifebuoy yang memiliki skor rata-rata terendah 3,99. Sedangkan merek sabun Lifebuoy memiliki skor tertinggi yaitu 4,47. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen lebih mudah mengingat merek sabun mandi Lifebuoy sehingga menarik konsumen untuk melakukan keputusan pembelian.

Berdasarkan analisis deskriptif variable keputusan pembelian, perusahaan sabun mandi Lifebuoy perlu memperhatikan pencarian informasi

melalui iklan yang memiliki skor rata-rata terendah 3,42. Sedangkan dari segi harga sabun mandi Lifebuoy memiliki skor rata-rata tertinggi 4,06. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen melakukan keputusan pembelian sabun mandi Lifebuoy dikarenakan salah satunya adalah harga yang terjangkau dari sabun mandi Lifebuoy.

2. Pengaruh Celebrity Endorser dan Brand Image secara bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian Sabun Mandi Lifebuoy

Hasil pengujian analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa terdapat nilai signifikansi sebesar 0,000 (0,000 < 0,05). Nilai tersebut dapat membuktikan hipotesis diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh Celebrity Endorser dan Brand Image secara bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian Sabun Lifebuoy Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Besarnya kontribusi pengaruh penggunaan celebrity endorser dan brand image terhadap keputusan pembelian sabun Lifebuoy di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta sebesar 50.9% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Seperti yang sudah diketahui bahwa brand image yang kuat dalam suatu produk mampu memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat brand image yang digunakan oleh sabun

Lifebuoy maka akan semakin meningkatkan keputusan pembelian. Pengaruh brand image ini berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

Celebrity Endorser yang digunakan oleh sabun Lifebuoy sebagai strategi pemasaran untuk produknya agar dapat mempengaruhi minat beli konsumen sehingga secara otomatis juga akan berdampak pada keputusan pembelian yang akan dilakukan oleh konsumen. Untuk menambah dampak positif bagi penjualan sabun Lifebuoy, brand image disandingkan dengan celebrity endorser agar menimbulkan dampak yang semakin baik. Perpaduan antara brand image yang bagus dan celebrity endorser menimbulkan dampak yang signifikan untuk menarik keputusan pembelian masyarakat. Keduanya mempunyai dampak sebesar 50,9% dalam menarik hati para konsumen.

Jika dikaitkan dengan deskripsi variabel, celebrity endorser perlu meningkatkan trustworthiness yang memiliki skor rata-rata terendah sebesar 3,93 agar dapat mempengaruhi keputusan pembelian. Meningkatkan trustworthiness dapat dilakukan dengan cara Celebrity Endorser mampu membuat konsumen percaya dengan produk sabun mandi Lifebuoy. Sedangkan dalam deskripsi variable brand image perlunya meningkatkan dan memperkenalkan kualitas produk yang memiliki rata-rata skor terendah sebesar 3,99. Hal yang sama dibuktikan oleh Yuri Ardiyanto (2013) dimana dalam penelitiannya menyatakan bahwa pengaruh celebrity endorser dan brand assosiation terhadap keputusan pembelian shampoo Clear Men secara

memberikan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian shampoo Clear Men. Semakin bagus celebrity endorser yang digunakan dan semakin bagus brand assosiation yang mampu diciptakan oleh Clear Men maka akan mempengaruhi keputusan pembelian yang positif. 3. Pengaruh positif Celebrity Endorser, dan Brand Image secara parsial terhadap

Keputusan Pembelian Sabun Mndi Lifebuoy

Hasil pengujian analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa terdapat nilai signifikansi sebesar 0,009 (0,009 < 0,05). Nilai tersebut dapat membuktikan hiopotesis diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh positif celebrity endorser terhadap keputusan pembelian sabun mandi Lifebuoy pada Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Hasil ini menunjukkan semakin tinggi tingkat celebrity endorser yang digunakan oleh sabun mandi Lifebuoy maka akan semakin meningkatkankan Keputusan Pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa celebrity endorser merupakan strategi pemasaran pada bagian promosi yang digunakan perusahaan dan suatu media yang digunakan oleh sabun mandi Lifebuoy untuk mengenalkan serta mengkomunikasikan produknya guna menarik konsumen untuk membeli produknya.

Hasil pengujian analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa terdapat nilai signifikansi sebesar 0.000 (0.000 < 0,05). Nilai tersebut dapat membuktikan hiopotesis diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh positif brand image terhadap Keputusan Pembelian Sabun Mandi Lifebuoy

Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat brand image yang digunakan oleh Sabun Lifebuoy maka akan semakin meningkatkan Keputusan Pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tidak langsung brand image berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Brand image yang digunakan oleh sabun mandi Lifebuoy sebagai strategi pemasaran untuk produknya dapat mempengaruhi minat beli konsumen sehingga secara otomatis juga akan berdampak pada keputusan pembelian. Hal yang sama dibuktikan juga oleh Yusan Gamaro Pontoh (2016) dimana dalam penelitiannya bahwa uji hipotesis secara menyeluruh celebrity endorser memberikan pengaruh positif terhadap minat beli konsumen, sedangkan menurut uji hipotesis secara parsial variabel trustworthiness pada celebrity endorser merupakan faktor tertinggi yang mempengaruhi minat beli konsumen.

79 BAB VI

Dokumen terkait