Produk 2010 2011 Product
Kertas 1.003 961 Paper
Stationery 212 205 Stationery
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussions and Analysis
Prospek Usaha
Kinerja Perseroan sensitif terhadap fluktuasi harga pulp dan kertas di pasaran dunia yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran di tingkat regional dan internasional. Saat ini konsumsi pulp dan kertas di Asia masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan Eropa maupun Amerika. Dengan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia yang cukup baik ditambah laju pertumbuhan populasi yang tinggi, Perseroan memperkirakan permintaan dan harga produk Perseroan dapat terus meningkat.
Dengan adanya globalisasi perekonomian dunia, Perseroan dituntut untuk meningkatkan daya saing produk-produknya melalui peningkatan efisiensi dan profesionalisme perusahaan. Tidak dapat dihindarkan pula bahwa pasar industri kertas, kertas kemasan, dan stationery yang dikelola Perseroan juga menghadapi persaingan yang semakin tajam baik dari dalam maupun luar negeri. Hal-hal yang sangat berpengaruh dalam pasar domestik dan internasional adalah merek dagang, kualitas produk, distribusi serta harga. Untuk itu, Perseroan harus melakukan upaya dalam berbagai bidang guna meningkatkan kemampuan Perseroan agar dapat menghadapi persaingan dan mempertahankan posisi Perseroan sebagai salah satu produsen kertas terpadu terbesar di dunia. Salah satu upaya tersebut antara lain dengan mengembangkan produk-produk yang mempunyai nilai tambah tinggi dan ramah lingkungan. Strategi Pemasaran dan Pangsa Pasar
Dengan permintaan di pasar Asia yang masih besar, Perseroan akan lebih fokus untuk memasarkan produknya di kawasan Asia termasuk pasar domestik untuk menangkap peluang yang ada dan meningkatkan penjualannya.
Pendapatan Perseroan diperoleh dari penjualan produk kertas dan stationery baik domestik (35,3%) maupun ekspor (64,7%). Saat ini, produk-produk Perseroan sudah dikenal luas di pasaran dunia terutama negara-negara di Asia, Timur Tengah, Amerika, Eropa dan Australia.
Tinjauan Keuangan
Berikut adalah tinjauan singkat hasil-hasil operasional konsolidasian dan kondisi keuangan Perseroan pada tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010:
Business Prospect
The Company’s performance is highly affected by the fluctuations in the price of pulp and paper in the world market which are influenced by demand and supply in regional and international levels. Today, consumption of pulp and paper in Asia region is still much lower than consumption in Europe and America. With a better economic growth and rapid population growth in the Asia region, the Company predicts that demand and price of Company’s products will continue to increase.
The world economic globalization has forced the Company to enhance the competitiveness of its products by increasing the Company’s efficiency and professionalism. Inevitable that the market area of business paper, packaging and stationery industry which is managed by the Company also faces harsh competition from local as well as overseas market. Things that play a great influence in domestic and international market are trade mark, product quality, distirbution and price. Therefore, the Company has to make some efforts in all aspects to enhance the Company’s ability in order to be able to confront the competition and maintain the Company’s position as one of the largest integrated paper producers in the world. One of the efforts is to develop products that has a high added value and environmentally friendly.
Marketing Strategy and Market Share
With still on a high demand in Asia market, the Company will be more focus on its efforts to market its products in Asia including domestic market to capture opportunities and increase sales.
The Revenue of the Company is mainly generated from the local (35.3%) and exports (64.7%) sales of paper and stationery. Currently, the Company’s products are well-known in the world market especially countries in Asia, Middle East, USA, Europe and Australia.
Financial Review
The following are the Company’s consolidated operational review and financial condition in 2011 compared to 2010:
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussions and Analysis
Laporan Laba Rugi
• Penjualan Bersih Konsolidasian
Penjualan terdiri dari penjualan kertas, stationery dan kertas kemasan. Penjualan bersih konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 adalah sebesar US$ 1.378,7 juta, naik sebesar 3,0% dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar US$ 1.338,8 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh naiknya harga jual produk-produk Perseroan, di sisi lain untuk volume penjualan mengalami sedikit penurunan. Penjualan bersih konsolidasian per segmen terdiri dari produk kertas sebesar US$ 1.269,1 juta serta produk pengemas dan lainnya sebesar US$ 109,6 juta pada tahun 2011 (masing-masing sebesar US$ 1.246,8 juta dan US$ 92,0 juta pada tahun 2010).
• Beban Pokok Penjualan
Beban pokok penjualan terdiri dari biaya bahan baku, bahan penolong, biaya tenaga kerja dan biaya tidak langsung lainnya. Bahan baku utama dari produk Perseroan adalah bubur kertas (pulp) dan chemical. Biaya tidak langsung lainnya terutama terdiri dari biaya kemasan, biaya reparasi dan pemeliharaan, depresiasi aset tetap dan biaya energi. Beban pokok penjualan naik sebesar 2,6% dibandingkan dengan tahun lalu. Beban pokok penjualan bersih konsolidasian per segmen terdiri dari beban pokok produk kertas sebesar US$ 1.058,9 juta serta produk pengemas dan lainnya sebesar US$ 86,9 juta pada tahun 2011 (masing-masing sebesar US$ 1.039,0 juta dan US$ 78,3 juta pada tahun 2010).
• Laba Bruto Konsolidasian
Laba bruto konsolidasian Perseroan meningkat dari US$ 221,5 juta pada tahun 2010 menjadi US$ 232,9 juta pada tahun 2011 atau naik sebesar 5,1%. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan penjualan bersih yang lebih besar dibandingkan dengan kenaikan beban pokok penjualan Perseroan. Margin laba bruto konsolidasian meningkat dari 16,5% menjadi 16,9% pada tahun 2011. Laba bruto produk kertas sebesar US$ 210,2 juta serta produk pengemas dan lainnya sebesar US$ 22,7 juta pada tahun 2011 (masing-masing sebesar US$ 207,8 juta dan US$ 13,7 juta pada tahun 2010).
Income Statement
• Consolidated Net Sales
Company’s sales are derived from sales of paper, stationery and packaging. The consolidated net sales of the Company for the year ended December 31, 2011, was US$ 1,378.7 million; an increase of 3.0% compared to the consolidated net sales of US$ 1,338.8 million in 2010. This increase was mainly due to an increase in selling price of Company’s products; on the other hand, sales volume decreased slightly. Consolidated net sales per segment consists of paper products amounted to US$ 1,269.1 million, as well as packaging products and others amounted to US$ 109.6 million in 2011 (respectively amounted to US$ 1,246.8 million and US$ 92.0 million in 2010).
• Cost of Goods Sold
Cost of goods sold consists of raw material cost, indirect material costs, labor cost and other overhead costs. Raw material costs consist of pulp and chemical. Other overhead costs mainly consist of packaging expenses, repairs and maintenance expenses, depreciation of fixed assets, energy expenses, electricity expenses and water expenses. Cost of goods sold increased by 2.6% compared to the previous year. Consolidated cost of goods sold per segment consists of paper products amounted to US$ 1,058.9 million and packaging products and others amounted to US$ 86.9 million in 2011 (respectively amounted to US$ 1,039.0 million and US$ 78.3 million in 2010).
• Consolidated Gross Profit
The consolidated gross profit of the Company increased from US$ 221.5 million in 2010 to US$ 232.9 million in 2011 or an increase of 5.1%. This was due to the increase of net sales was higher than the increase of cost of goods sold of the Company. The consolidated gross profit margin also increased from 16.5% to 16.9% in 2011. Gross profit of paper products amounted to US$ 210.2 million and packaging products and others amounted to US$ 22.7 million in 2011 (respectively amounted to US$ 207.8 million and US$ 13.7 million in 2010).
• Beban Usaha
Beban usaha terdiri dari beban penjualan dan beban administrasi dan umum. Beban penjualan terutama terdiri dari beban pengangkutan, komisi, biaya promosi, gaji, dan upah, beban kantor dan biaya bank. Beban administrasi dan umum terutama terdiri dari beban gaji dan upah, jasa manajemen dan profesional, beban kantor, dan asuransi. Beban usaha tahun 2011 menurun sebesar 10,5% dibanding tahun 2010.
• Laba Usaha Konsolidasian
Laba usaha konsolidasian Perseroan meningkat dari US$ 79.0 juta pada tahun 2010 menjadi US$ 105,4 juta pada tahun 2011 atau naik sebesar 33,4%. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya margin laba bruto serta berkurangnya beban usaha Perseroan di tahun 2011. Laba usaha konsolidasian per segmen terdiri dari laba usaha produk kertas US$ 92,9 juta serta produk pengemas dan lainnya sebesar US$ 12,5 juta pada tahun 2011 (masing-masing sebesar US$ 75,1 juta dan US$ 3,9 juta pada tahun 2010).
• Penghasilan (Beban) Lain-lain
Pada tahun 2011, beban lain-lain mengalami penurunan dari sebesar US$ 17,0 juta pada tahun 2010 menjadi sebesar US$ 14,9 juta pada tahun 2010 atau turun sebesar 12,1%. • Laba Bersih Konsolidasian
Laba bersih konsolidasian Perseroan naik sebesar 51,2% dari US$ 46,6 juta pada tahun 2010 menjadi US$ 70,4 juta pada tahun 2011. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan laba bruto dan laba usaha Perseroan.
Laporan Posisi Keuangan • Aset Pada tanggal 31 Desember 2011, jumlah aset konsolidasian Perseroan tercatat sebesar US$ 2.568,9 juta, naik sebesar 10,3% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 2.329,8 juta. Hal ini terutama disebabkan adanya peningkatan pada aset lancar perusahaan. Aset lancar sebesar US$ 1.151,0 juta pada tanggal 31 Desember 2011, meningkat sebesar
• Operating Expenses
Operating expenses consist of selling expenses and general and administrative expenses. Selling expenses mainly consist of freight expense, commission, salaries, promotion, bank charges and office expenses. General and administrative expenses mainly consist of management fee, salaries, professional fees, office expenses, and insurance expenses. Operating expenses decreased by 10.5% in 2011 compared to 2010.
• Consolidated Operating Income
The consolidated operating income of the Company increased from US$ 79.0 million in 2010 to US$ 105.4 million in 2011, or an increase of 33.4%. This was mainly due to an increase in gross profit margin as well as a decrease in operating expenses in 2011. Consolidated operating income per segment consists of paper products amounted to US$ 92.9 million and packaging products and others amounted to US$ 12.5 million in 2011 (respectively amounted to US$ 75.1 million and US$ 3.9 million in 2010).
• Other Income (Expenses)
Other expenses decreased by 12.1% from US$ 17.0 million in 2010 to US$ 14.9 million in 2011.
• Consolidated Net Income
The consolidated net income of the Company increased from US$ 46.6 million in 2010 to US$ 70.4 million in 2011, or an increased of 51.2%. This was in line with the increase of gross profit and operating income of the Company.
Statement of Financial Position • Assets
As of December 31, 2011, the consolidated total assets of the Company stood at US$ 2,568.9 million, an increase of 10.3% compared to previous year amounted to US$ 2,329.8 million. This was mainly due to an increase in current assets of the Company. On December 31, 2011, current assets amounted to US$ 1,151.0 million, an increase of
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussions and Analysis
25,4% dibandingkan 31 Desember 2010 sebesar US$ 917,7 juta, hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan kas dan setara kas, uang muka dan biaya dibayar di muka, aset lancar lainnya dan persediaan. Aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2011 sebesar US$ 1.417,9 juta, meningkat sebesar 0,4% dibandingkan 31 Desember 2010 sebesar US$1.412,1 juta.
• Liabilitas
Pada tanggal 31 Desember 2011, jumlah liabilitas konsolidasian Perseroan tercatat sebesar US$ 1.826,8 juta, naik sebesar 10,4% dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar US$ 1.654,4 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada pinjaman bank jangka pendek, liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun, uang muka pelanggan dan beban masih harus dibayar. Liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2011 sebesar US$ 598,3 juta, naik sebesar 43,0% dibandingkan 31 Desember 2010 sebesar US$ 418,4 juta. Liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2011 sebesar US$ 1.228,5 juta turun sebesar 0,6% dibandingkan 31 Desember 2010 sebesar US$ 1.236,0 juta.
• Ekuitas
Jumlah Ekuitas pada tanggal 31 Desember 2011 adalah US$ 742,1 juta, naik sebesar 9,9% dibandingkan tahun sebelumnya US$ 675,4 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya saldo laba ditahan sebesar US$ 68,1 juta yang sejalan dengan perolehan laba bersih pada tahun 2011 sebesar US$ 70,4 juta setelah memperhitungkan pembagian dividen sebesar US$ 2,3 juta.
Rentabilitas
• Imbal Hasil Investasi
Imbal Hasil Investasi adalah kemampuan aset produktif perusahaan untuk menghasilkan laba bersih, yang dihitung dari laba bersih dibagi dengan jumlah aset perusahaan. Imbal Hasil Investasi Perseroan pada tahun 2011 sebesar 2,7%, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 2,0%. Kenaikan Imbal Hasil Investasi pada tahun 2011 disebabkan oleh naiknya perolehan laba bersih pada tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010, sedangkan jumlah aset tidak mengalami perubahan yang signifikan.
25.4% compared to December 31, 2010 amounted to US$ 917.7 million; this was mainly due to an increase in cash and cash equivalents, advances and prepaid expenses, other current assets as well as inventories. On December 31, 2011, non-current assets amounted to US$ 1,417.9 million; an increase of 0.4% compared to December 31, 2010 amounted to US$ 1,412.1 million.
• Liabilities
As of December 31, 2011, the Company’s consolidated total liabilities stood at US$ 1,826.8 million, an increase of 10.4% compared to 2010 amounted to US$ 1,654.4 million. This was mainly due to an increase in short-term bank loans, current maturities of long-term liabilities, advances from customers and accrued expenses. On December 31, 2011, short-term liabilities amounted to US$ 598.3 million, an increase of 43.0% compared to December 31, 2010 amounted to US$ 418.4 million. On December 31, 2011, long-term liabilities amounted to US$ 1,228.5 million; a decrease of 0.6% compared to December 31, 2010 amounted to US$ 1,236.0 million.
• Equity
As of December 31, 2011, total equity amounted to US$ 742.1 million; an increase of 9.9% compared to previous year amounted to US$ 675.4 million. This was mainly due to an increase in retained earning of US$ 68.1 million in line with net income achievement in 2011 amounted to US$ 70.4 million after deducted by distribution of dividend amounted to US$ 2.3 million.
Rentability
• Return on Investment
Return on Investment is the Company’s ability to produce assets to generate net income, which is measured by dividing the net income to total assets of the company. The Company’s Return on Investment was 2.7% in 2011 and 2.0% in 2010. The increase in Return on Investment was due to the increase of net income in 2011 compared to 2010, whereas there was no significant increase in total assets.
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussions and Analysis
• Imbal Hasil Ekuitas
Imbal Hasil Ekuitas adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih, yang dihitung dari laba bersih dibagi dengan ekuitas. Imbal Hasil Ekuitas Perseroan pada tahun 2011 sebesar 9,5%, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 6,9%. Kenaikan Imbal Hasil Ekuitas sebanding dengan perolehan laba bersih pada tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010. Tidak terdapat perubahan komponen ekuitas lainnya kecuali perubahan pada saldo laba ditahan. Analisis tentang Kemampuan Membayar Hutang
• Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek yang tercermin dalam rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek Perseroan. Tingkat likuiditas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 masing-masing sebesar 192,4% dan 219,3%. Menurunnya tingkat likuiditas terutama disebabkan karena adanya kenaikan pada pinjaman bank jangka pendek, liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun, uang muka pelanggan dan biaya yang masih harus dibayar.
• Solvabilitas
Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya yang dihitung dari rasio jumlah seluruh kewajiban perusahaan, masing-masing terhadap jumlah aset dan terhadap ekuitas. Rasio seluruh liabilitas terhadap jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 masing-masing sebesar 71,1% dan 71,0%, sedangkan rasio seluruh liabilitas terhadap ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal tersebut masing-masing sebesar 246,2% dan 244,9%. Tidak terdapat perubahan yang signifikan pada tingkat solvabilitas tahun 2011 dibandingkan tahun 2010.
Kolektibilitas Piutang Usaha
Saldo piutang usaha Perseroan pada tanggal 31 Desember 2011 adalah sebesar US$ 243,2 juta, turun sebesar US$ 4,7 juta dibanding tahun 2010 sebesar US$ 247,9 juta. Rata-rata umur piutang tersebut adalah 65,0 hari pada tahun 2011 dan 76,7 hari pada tahun 2010.
• Return on Equity
Return on Equity is the Company’s ability to generate a net income, calculated from net income to total equity. The Company’s Return on Equity was 9.5% in 2011 and 6.9% in 2010. The increase in Return on Equity was comparable to the increase of net income in 2011 compared to 2010. There were no changes found in other equity component except the changes in retained earning.
Analysis of the Ability to Pay Debt • Liquidity
Liquidity is the Company’s ability to fulfill its short-term liabilities, as reflected in the ratio of current assets to short-term liabilities. The Company’s level of liquidity as of December 31, 2011 and 2010 was 192.4% and 219.3%, respectively. The decrease level of liquidity was mainly due to an increase in short-term bank loans, current maturity of long-term liabilities, advances from customers as well as accrued expenses.
• Solvability
Solvability is the Company’s ability to accomplish all of its liabilities, which is measure by the debt to assets ratio and debt to equity ratio. The debt to assets ratio of the Company as of December 31, 2011 and 2010 was 71.1% and 71.0%, respectively. The debt to equity ratio in 2011 and 2010 was 246.2% and 244.9%, respectively. There were no significant changes on solvability level in 2011 compared to 2010.
Collectibility of Trade Receivables
On December 31, 2011, trade receivables of the Company was US$ 243.2 million, or a decrease of US$ 4.7 million compared to 2010 amounted to US$ 247.9 million. The average age of receivables was 65,0 days in 2011 and 76.7 days in 2010.