Kontribusi PAD
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan dan Hasil Penelitian 1. Pajak Daerah
Pajak daerah merupakan sumber penerimaan utama bagi suatu daerah sehingga sangat diharapkan penerimaan dari sektor pajak daerah ini dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PAD. Besarnya kontribusi pajak daerah terhadap PAD Kabupaten Mamuju mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya, seperti terlihat pada Tabel 1 berikut ini :
Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 - 2017
Jenis Pajak Daerah
Realiasasi Penerimaan ( Rupiah )
2013 2014 2015 2016 2017
Pajak hotel 760.087.000 879.206.296 610.041.419 1.211.826.194 1.465.654.870
Pajak restoran 397.385.950 352.981.151 263.706.557 720.756.606 823.432.760
Pajak hiburan 131.375.000 216.720.188 145.665.129 114.703.116 256.670.456
Pajak reklame 452.623.500 565.865.000 447.940.000 617.725.000 643.546.780
Pajak penerangan jalan 5.053.867.373 6.886.502.434 8.713.348.808 9.456.045.681 10.230.342.043
Pajak air bawah tanah 19.472.500 22.928.000 24.408.000 27.008.000 28.543.000
Pajak Sarang Burung Walet 4.543.700 4.876.500 5.230.560 5.789.000 7.670.540
Pajak mineral bukan logam dan batuan 2.044.295.068 2.160.221.707 2.277.703.064 1.258.928.324 2.543.043.678 Pajak Bumi, Bangunan Perdesaan dan Perkotaan - 2.123.225.514 2.232.152.873 2.231.574.373 2.564.765.897
BPHTB 1.630.927.235 2.270.111.578 4.052.282.704 3.260.017.150 4.132.768.890
Total 10,490,033,627 15,482,638,368 18,369,333,114 18,904,373,495 22,696,438,914
Sajian tabel di atas menunjukkan bahwa hampir semua komponen penerimaan dari sector pajak daerah mengalami kenaikan secara berkala dalam kurun waktu tahun 2013 - 2017.
Sumber : Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ( di olah kembali 2017 )
Untuk mengetahui persentase kontribusi pajak terhadap PAD sebagai berikut :
2013 760.087.000 31,826,291,857 2.38
2014 879.206.296 42,602,160,831 2.06
2015 610.041.419 56,909,971,654 1.07
2016 1.211.826.194 66,056,632,165 1.83
2017 1.465.654.870 79,617,265,842 1.83
Sumber : Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Diketahui bahwa kontribusi pajak hotel terhadap PAD selama tahun 2013-2015 mengalami penurunan. dimana tingkat kontribusinya hanya mencakup persentase kisaran 2,38% hingga 1,07% dan di tahun 2016 – 2017 memiliki nilai persentase sebesar 1,83%. Berdasarkan tabel di atas, dapat di lihat bahwa penerimaan Pajak Hotel Kabupaten Mamuju cenderung menurun mulai tahun 2013 - 2015, walau sempat meningkat di tahun 2013.
2. Pajak Restoran
2013 397.385.950 31,826,291,857 1.24
2014 352.981.151 42,602,160,831 0.82
2015 263.706.557 56,909,971,654 0.46
2016 720.756.606 66,056,632,165 1.09
2017 823.432.760 79,617,265,842 1.03
Sumber : . Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Penerimaan PAD dari pajak restoran cenderung menurun di tahun 2013 sampai 2015 namun pada tahun 2016 - 2017 kontribusi pajak restoran mengalami peningkatan sebesar 1,09% dan 1,03%. Melihat dari data di atas, dapat diketahui bahwa penerimaan Pajak Restoran dapat dikatakan fluktuatif atau naik-turun.
3. Pajak Hiburan
Tahun
( a )
Realisasi Penerimaan
( b )
( Rupiah )
PAD
( C )
( Rupiah
Kontribusi
2013 131.375.000 31,826,291,857 0.41
2014 216.720.188 42,602,160,831 0.50
2015 145.665.129 56,909,971,654 0.25
2016 114.703.116 66,056,632,165 0.17
2017 256.670.456 79,617,265,842 0.32
Sumber : Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Penerimaan PAD dari pajak hiburan dari data di atas dapat mengindikasikan adanya kontribusi yang fluktuatif. Tingkat kontribusi pajak hiburan terhadap PAD yang paling rendah selama 5 tahun terdapat pada tahun 2016 yaitu sebesar 0,17%. sedangkan kontribusi tertingginya ada pada tahun 2014 yaitu 0,50%. Jenis tempat hiburan dan hiburan di Kabupaten Mamuju yang terkena pungutan pajak adalah karaoke, permainan bilyard, panti pijat/refleksi, pertandingan olah raga, taman wisata dan sejenisnya.
4. Pajak Reklame
2013 452.623.500 31,826,291,857 1.42
2014 565.865.000 42,602,160,831 1.32
2015 447.940.000 56,909,971,654 0.78
2016 617.725.000 66,056,632,165 0.93
2017 643.546.780 79,617,265,842 0.80
Sumber : Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Berdasarkan data di atas, diketahui bahwa penerimaan Pajak Reklame dapat dikatakan fluktuatif atau naik-turun. Di tahun 2013 – 2017 mengalami penurunan sehingga persentase kontribusi penerimaan pajak reklame terhadap PAD juga mengalami penurunan. Meskipun ditahun 2013 persentase penerimaan pajak mengalami peningkatan sebesar 1,42%.
5. Pajak Penerangan Jalan
Tahun
2013 5.053.867.373 31,826,291,857 15.87
2014 6.886.502.434 42,602,160,831 16.16
2015 8.713.348.808 56,909,971,654 15.31
2016 9.456.045.681 66,056,632,165 14.31
2017 10.230.342.043 79,617,265,842 12.84
Sumber : Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Penerimaan PAD dari pajak penerangan jalan untuk 2 tahun pertama mengalami peningkatan yaitu di tahun 2013 sebesar 15,87% dan tahun 2014 sebesar 16,16%.
pada tahun 2015 -2017 mengalami penurunan kontribusi pajak penerangan jalan terhadap PAD sehingga mengalami dampak penurunan penerimaan pajak
penerangan jalan terhadap PAD. Pajak penerangan jalan menjadi penyumbang/berkontribusi paling besar terhadap PAD Kabupaten Mamuju dibanding jenis pajak lainnya. Kontribusi besar ini juga masih berlangsung sampai sekarang. Besarnya penerimaan yang diperoleh di sektor pajak penerangan jalan disebabkan karena dasar pemungutan pajak penerangan jalan sangat jelas dan pasti.
6. Pajak Air Bawah Tanah
Tahun
( a )
Realisasi Penerimaan
( b )
( Rupiah )
PAD
( C )
( Rupiah
Kontribusi
2013 19.472.500 31,826,291,857 0.06
2014 22.928.000 42,602,160,831 0.05
2015 24.408.000 56,909,971,654 0.04
2016 27.008.000 66,056,632,165 0.04
2017 28.543.000 79,617,265,842 0.03
Sumber : Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Dari nilai realisasi penerimaan pajak air bawah tanah mengalami peningkatan setiap tahunnya, meskipun dari segi kontribusi persentase cenderung mengalami penuruan setiap tahunnya.
7. Pajak Sarang Burung Wallet
2013 4.543.700 31,826,291,857 0.01
2014 4.876.500 42,602,160,831 0.01
2015 5.230.560 56,909,971,654 0.01
2016 5.789.000 66,056,632,165 0.01
2017 7.670.540 79,617,265,842 0.01
Sumber :. Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Kontribusi pajak sarang burung terhadap PAD sendiri juga sangat kecil hanya kisaran 0,01% disetiap tahunnya. Pajak sarang burung merupakan penerimaan pajak atas pengusaahaan sarang burung wallet di wilayah Kabupaten Mamuju.
8. Pajak Mineral Bukan Logam Dan Batuan
Tahun
2013 2.044.295.068 31,826,291,857 6.42
2014 2.160.221.707 42,602,160,831 5.07
2015 2.277.703.064 56,909,971,654 4.00
2016 1.258.928.324 66,056,632,165 1.90
2017 2.543.043.678 79,617,265,842 4.01
Sumber :. Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Salah satu persentase kontribusi terbesar dari pajak yang lain yaitu pajak mineral bukan logam dan batuan, meskipun menerimaan persentase kontribusi mengalami penurunan mulai 2013 sampai 2016, pada tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 4,01% daripada tahun 2015 dan 2016. Dari realiasasi penerimaan kontribusi pajak mineral bukan logam batuan tetap memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PAD kabupaten Mamuju.
9. Pajak Bumi, Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan
2014 2.123.225.514 42,602,160,831 4.98
2015 2.232.152.873 56,909,971,654 3.92
2016 2.231.574.373 66,056,632,165 3.37
2017 2.564.765.897 79,617,265,842 3.22
Sumber :. Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Penerimaan PAD dari pajak bumi, bangunan perdesaan dan perkotaan cukup mengalami penurunan mulai dari tahun 2013 yang tidak menerima realisasi pajak tersebut hingga berlanjut tahun 2014 sampai dengan 2017 cenderung menurun 10. Pajak BPTHB
2013 1.630.927.235 31,826,291,857 5.12
2014 2.270.111.578 42,602,160,831 5.32
2015 4.052.282.704 56,909,971,654 7.12
2016 3.260.017.150 66,056,632,165 4.93
2017 4.132.768.890 79,617,265,842 5.19
Sumber : Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2013 – 2017
Penerimaan realisasi pajak bea perolehan hak atas tanah bangunan cenderung mengalami peningkatan yang cukup baik mulai dari tahun 2013 memberikan kontribusi sebesar 5,12%, tahun 2014 mengalami kenaikan sebesar 5,32% dan tahun 2015 memberikan kontribusi yang cukup besar yaitu 7,12%, meskipun tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 4,93%, akan tetapi di tahun 2017 kembali mengalami kenaikan sebesar 5,19% ketimbang dari tahun 2013 yang hanya
menyumbang 5,12%. Artinya bahwa ha katas tanah, termasuk hak pengelolaan, beserta bangunan diatasnya terus bertambah didaerah kabupaten mamuju sehingga berdampak pada penerimaan pajak BPHTB terhadap PAD kabupaten Mamuju itu sendiri dan memberikan kontribusi yang cukup besar di antara pajak-pajak lainnya.
Kontribusi Perjenis Pajak Daerah Terhadap PAD Tahun 2013 - 2017
Jenis Pajak
Persentase ( % )
2013 2014 2015 2016 2017
Pajak hotel 2.38 2.06 1.07 1.83 1.84
Pajak restoran 1.24 0.82 0.46 1.09 1.03
Pajak hiburan 0.41 0.50 0.25 0.17 0.32
Pajak reklame 1.42 1.32 0.78 0.93 0.80
Pajak penerangan jalan 15.87 16.16 15.31 14.31 12.84
Pajak air bawah tanah 0.06 0.05 0.04 0.04 0.03
Pajak Sarang Burung Walet 0.01 0.01 0,01 0,01 0,01
Pajak mineral bukan logam dan
batuan 6.42 5.07 4.00 1.90 4.01
Pajak Bumi, Bangunan Perdesaan
dan Perkotaan - 4.98 3.92 3.37 3.22
BPHTB 5.12 5.32 7.12 4.93 5.19
Sumber : Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ( di olah kembali 2017 )
Kontribusi per jenis pajak daerah terhadap penerimaan PAD dalam kurun waktu tahun anggaran 2013-2017 sangat fluktuatif. Kontribusi pajak terbesar pada penerimaan PAD adalah pajak penerangan jalan yang kemudian diikuti oleh pajak mineral bukan logam dan batuan dan pajak BPHTB, selama 5 tahun dan yang paling terendah adalah rata-rata pajak sarang burung yaitu sebesar 0,01% saja.
Cara menghitung kontribusi penerimaan pajak daerah dan pajak daerah terhadap PAD :
Kontribusi = Realisasi Pajak Daerah x 100 % Realisasi PAD
Kontribusi Pajak Daerah terhadap PAD Tahun 2013 – 2017
Tahun
2013 10,490,033,627 31,826,291,857 32,96
2014 15,482,638,368 42,602,160,831 36,34
2015 18,369,333,114 56,909,971,654 32,27
2016 18,904,373,495 66,056,632,165 28,61
2017 22,696,438,914 79,617,265,842 28,50
Sumber : Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ( di olah kembali 2017 )
Tabel 2 menunjukkan bahwa hasil penerimaan pajak daerah dari tahun 2014 kontribusinya terhadap sumber PAD Kabupaten Mamuju mengalami peningkatan dalam tahunnya, dimana kontribusi terendah pajak daerah terhadap PAD terjadi pada tahun 2017 hanya sebesar 28,50% dan kontribusi tertinggi pajak daerah terhadap PAD terjadi pada tahun 2014 yaitu sebesar 36,34%. Bila dilihat secara
nominalnnya, ada peningkatan realisasi pajak daerah di tahun 2014 sebesar Rp.
15,482,638,368,00 dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp.10,490,033,627,00 namun tingkat kontribusinya terhadap PAD turun menjadi 32,27% lebih rendah di tahun 2015 dibandingkan tahun 2013 yang sebesar 32,96% sementara tahun 2016-217 juga mengalami penurunan sebesar 28,61% dan 28,50%. Penurunan tingkat persentase kontribusi pajak daerah terhadap PAD di tahun 2017 ini disebabkan karena kenaikan nominal pajak daerah tidak sebanding dengan kenaikan nominal PAD di tahun 2017. Berdasarkan pemaparan di atas, terlihat bahwa kontribusi tertinggi pajak daerah terhadap PAD Kabupaten Mamuju terjadi di tahun 2014 dengan nilai kontribusi sebesar 36,34%. Tingginya nilai kontribusi pajak daerah terhadap PAD Kabupaten Mamuju di tahun 2014, disebabkan karena tingginya nilai realisisasi pos-pos (sumber-sumber) penerimaan dari sektor pajak daerah hingga jauh melampaui penerimaan atau nilai persentase penerimaannya di atas 100,00%, dengan rincian pajak daerah mencapai 155,63%, pajak restoran/rumah makan, kantin, kafe mencapai 133,13%, pajak hiburan mencapai 137,50%, pajak reklame papan/bilboard, neon box, kain, stiker mencapai 152,50%, pajak mineral bukan logam mencapai 147,41%, pajak penerangan jalan mencapai 147,52%, dan pajak BPHTB mencapai 141,12%.
2. Retribusi Daerah
Jenis retribusi daerah dapat dibagi menjadi 3 golongan, yaitu:
a. Jenis Retribusi Jasa Umum adalah:
1. Retribusi pelayanan kesehatan
2. Retribusi pelayanan persampahan/kebersihan 3. Retribusi pasar grosir atau pertokoan.
4. Retribusi penggantian biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil.
5. Retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat.
6. Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum.
7. Retribusi pelayanan pasar.
8. Retribusi pengujian kendaraan bermotor.
9. Retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran.
10. Retribusi penggantian biaya cetak peta
11. Retribusi penyediaan dan/atau penyedotan kakus 12. Retribusi pengolahan limbah cair.
13. Retribusi pelayanan tera/tera ulang.
14. Retribusi pelayanan Pendidikan.
15. Retribusi pengendalian menara telekomunikasi.
b. Jenis Retribusi Jasa Usaha adalah:
1. Retribusi pemakaian kekayaan daerah 2. Retribusi pasar grosir dan/atau pertokoan 3. Retribusi tempat pelelangan
4. Retribusi terminal
5. Retribusi tempat khusus parkir
6. Retribusi tempat penginapan/pesanggrahan/villa
7. Retribusi rumah potong hewan 8. Retribusi pelayanan kepelabuhanan 9. Retribusi tempat rekreasi dan olahraga 10. Retribusi penyeberangan di air .
11. Retribusi penjualan produksi usaha daerah.
c. Jenis Retribusi Perizinan Tertentu adalah:
1. Retribusi izin mendirikan bangunan
2. Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol 3. Retribusi izin gangguan
4. Retribusi izin trayek
5. Retribusi izin usaha perikanan.
Retribusi daerah merupakan sumber penerimaan PAD di Kabupaten Mamuju setelah pajak daerah. Adapun sumber penerimaan dari sektor retribusi daerah berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ini yaitu 1.
retribusi jasa umum, 2. retribusi jasa usaha, 3. retribusi jasa tertentu :
Realisasi Penerimaan Retribusi Daerah Tahun 2013 - 2017
Jenis Retribusi Daerah Realiasasi Penerimaan
( Rupiah )
2013 2014 2015 2016 2017
Jenis Retribusi Jasa Umum 3,657,550,080 4,972,636,100 6,007,668,480 6,963,218,040 7,699,046,285
Retribusi pelayanan kesehatan 2,548,657,890 3,560,540,700 4,277,540,500 4,964,780,500
5,498,005,485
Retribusi pelayana persampahan/kebersihan 145,786,890 170,540,000 230,456,780 289,657,650
315,640,000
Retribusi pasar grosir atau pertokoan 201,450,900 260,540,000 300,104,900 323,980,490
361,336,000 sRetribusi penggantian biaya cetak tanda penduduk dan akta catatan sipil 8,560,000 8,980,000 10,150,000 11,450,000 14,432,000
Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum 130,450,500 145,650,000 165,680,000 186,098,000
216,200,000
Retribusi pelayanan pasar 345,659,000 498,060,800 650,650,800 780,540,000
848,630,000
Retribusi pengujian kendaraan motor 77,500,000 91,234,600 98,413,800 100,780,800
101,240,000
Retribusi penggantian biaya cetak peta 8,434,500 9,000,000 9,450,700 9,950,000 10,324,000
Retribusi pelayanan pendidikan 50,540,000 73,590,000 84,500,000 89,560,600
96,970,000
Retribusi pengendalian menara telekomunikasi 120,550,400 134,540,000 160,431,000 185,680,000
215,848,800 Jenis Retribusi Jasa Usaha 692,251,540 789,767,430 913,041,170 1,003,058,400
1,135,747,000
Retribusi pemakaian kekayaan daerah 358,650,890 387,786,890 458,670,000 510,657,800
537,080,000
Retribusi penginapan/persenggarahan/villa 32,550,000 35,560,540 40,450,670 43,650,700
47,911,000
Retribusi pasar grosir atau pertokoan 65,890,000 86,560,000 95,760,000 102,465,500
143,546,000
Retribusi rumah pemotongan hewan 3,550,000 3,850,000 5,550,000 6,506,000
7,250,000
Retribusi pelayanan kepelabuhanan 150,500,000 180,560,000 205,560,500 221,650,700
268,050,000
Retribusi tempat rekrreasi dan olahraga 35,560,650 46,890,000 57,900,000 63,567,700
69,600,000
Retribusi penjualan produksi usaha daerah 45,550,000 48,560,000 49,150,000 54,560,000
62,310,000 Jenis Retribusi Perizinan Tertentu 929,160,560 1,102,235,697 1,391,951,780 1,719,129,300 2,081,497,899
Retribusi izin mendirikan bangunan 396,760,000 435,765,890 511,324,000 655,432,000
857,786,339 Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol 65,980,000 69,950,000 89,000,000 95,500,000 135,000,000
Retribusi izin gangguan 225,876,780 275,089,000 415,750,800 550,547,300 639,170,000
Retribusi izin usaha perikanan 240,543,780 321,430,807 375,876,980 417,650,000 449,541,560
Total 10,557,924,360 13,729,278,454 16,625,322,860 19,370,811,480 21,832,582,368
Sumber : Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ( data di olah 2017 )
Tabel di atas menunjukkan bahwa realisasi penerimaan retribusi daerah mengalami peningkatan secara terus menerus dari tahun ke tahun, Sehingga dapat menjadi gambaran untuk menentukan realisasi penerimaan retribusi secara keselurahan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD ) dan menentukan jumlah kontribusi yang di peroleh dari retribusi untuk pendapatan asli daerah ( PAD ) seperti yang di cantumkan tabel di atas yaitu jenis retribusi umum, jenis retribusi jasa usaha dan jenis retribusi perizinan tertentu yang mampu memperoleh mulai tahun 2013 – 2017.
1. Jenis Retribusi Jasa Umum
Tahun
2013 3,657,550,080 31,826,291,857 11,49
2014 4,972,636,100 42,602,160,831 11,67
2015 6,007,668,480 56,909,971,654 10,55
2016 6,963,218,040 66,056,632,165 10,54
2017 7,699,046,285 79,617,265,842 9,67
Sumber : Realisasi Retribusi Daerah tahun 2013-2017
Peningkatan realisasi dapat dilihat terus meningkat hanya ditahun 2013 sampai ke tahun 2014, seperti disajikan pada perhitungan diatas. Namun pada tahun 2015 mengalami penurunan hingga tahun 2017, kontribusi retribsi jasa umum yang paling tertinggi terdapat di tahun 2014 yaitu 11,67% sedangkan kontribusi terendah ada pada tahun 2017 sebesar 9,67%. Seperti yang diketahui, retribusi jasa umum adalah jasa yang disediakan atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan.
2. Jenis Retribusi Jasa Usaha
Tahun
( a )
Realisasi Penerimaan Jenis Retribusi Jasa
Usaha
( b )
( Rupiah )
PAD
( C )
( Rupiah
Kontribusi
2013 692,251,540 31,826,291,857 2,17
2014 789,767,430 42,602,160,831 1,85
2015 913,041,170 56,909,971,654 1,60
2016 1,003,058,400 66,056,632,165 1,51
2017 1,135,747,000 79,617,265,842 1,42
Sumber :. Realisasi Retribusi Daerah tahun 2013-2017
Penerimaan PAD dari retribusi jasa usaha cenderung fluktuatif, maka bisa di lihat jumlah Persentase kontribusi tertinggi terdapat pada tahun 2013 sebesar 2,17%
kemudian menurun di tahun 2014 sebesar 1,85%, tahun 2015 sebesar 1,60%, tahun 2016 sebesar 1,51% dan tahun 2017 juga menurun sampai 1,42%. Persentase kontribusi tertinggi hanya terdapat ditahun 2013 yaitu sebesar 2,17%. Semakin tinggi penerimaan sektor retribusi jasa usaha. maka semakin berkembang usaha yang ada di Kabupaten Mamuju, baik usaha kecil menengah maupun besar dam begitupun sebaliknya jika mengalami penurunan kontribusi selama 5 tahun.
3. Jenis Retribusi Perizinan Tertentu
2013 929,160,560 31,826,291,857 2,91
2014 1,102,235,697 42,602,160,831 2,58
2015 1,391,951,780 56,909,971,654 2,44
2016 1,719,129,300 66,056,632,165 2,60
2017 2,081,497,899 79,617,265,842 2,61
Sumber :Realisasi Retribusi Daerah tahun 2013-2017
Penerimaan PAD Kabupaten Mamuju dari realisasi retribusi perijinan tertentu cenderung juga mengalami penurunan mulai dari tahun 2013 sampai tahun 2015 yaitu masing-masing nilai persentase sebesar 2,91%, 2,58%, dan 2,44%. Namun di tahun 2016 dan 2017 mengalami peningkatan sebesar 2,60% dan 2,61%. Seperti yang disajikan dalam gambar di atas.
Untuk mengetahui nilai persentase berdasarkan perjenis retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah ( PAD ) tahun 2013 sampai 2017 disajikana dalam tabel 4. di bawa ini sebagai berikut :
Kontribusi Perjenis Retribusi Daerah Terhadap PAD Tahun 2013 - 2017
Jenis Retibusi Persentase ( % )
2013 2014 2015 2016 2017
Jenis Retribusi Jasa Umum 11,49 11,67 10,55 10,54 9,67
Jenis Retribusi Jasa Usaha 2,17 1,85 1,60 1,51 1,42
Jenis Retribusi Perizinan Tertentu 2,91 2,58 2,44 2,60 2,61 Sumber : Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ( diolah kembali 2017 )
Kontribusi tiap jenis retribusi daerah terhadap penerimaan PAD dalam kurun waktu tahun anggaran 2013 hingga 2017 sangat fluktuatif. Kontribusi terbesar terdapat pada jenis retribusi jasa umum yaitu dengan besar persentase kontribusi di tahun 2013 sebesar 11,49%, tahun 2014 sebesar 11,67%, tahun 2015 sebesar
10,55%, tahun 2016 sebesar 10,54%, dan tahun 2017 sebesar 9,67%. Seperti yang diketahui, retribusi jasa umum adalah jasa yang disediakan atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan. sementara disusul oleh jenis retribusi perizinan tertentu di tahun sebesar 2,91%, tahun 2014 sebesar 2,58%, tahun 2015 sebesar 2,44%, tahun 2016 sebesar 2,60% dan tahun 2017 sebesar 2,61% lalu kemudian jenis retribusi jasa usaha ditahun 2013 sebesar 2,17%, tahun 2014 sebesar 1,85%, tahun 2015 sebesar 1,60%, tahun 2016 sebesar 1,51% dan tahun 2017 sebesar 1,42%. Penerimaan PAD dari realisasi jenis retribusi daerah mengalami kecenderungan menurun setiap tahunnya sehingga mengakibatkan dampak penerimaan kontribusi terhadap PAD juga ikut menurun seperti yang di atas tabel. Semakin menurun persentase kontribusi suatu jenis retribusi daerah terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun tersebut, maka semakin turun pula kontribusi jenis retribusi tersebut terhadap penerimaan PAD di daerah Kabupaten Mamuju.
Cara menghitung kontribusi penerimaan retribusi daerah terhadap PAD : Kontribusi= Realisasi Retribusi Daerah x 100 %
Realisasi PAD
a. Kontribusi 2013 = 10,557,924,360x 100 % = 33,17%
31,826,291,857
b. Kontribusi 2014 = 13,729,278,454x 100 % =32,22%
42,602,160,831
c. Kontribusi 2015 = 16,625,322,860x 100 % = 29,21%
56,909,971,654
d. Kontribusi 2016 = 19,370,811,480 x 100 % =29,32%
66,056,632,165
e. Kontribusi 2017= 21,832,582,368 x 100 % =27,42%
79,617,265,842
Kontribusi Retribusi Daerah terhadap PAD Tahun 2013 – 2017
2013 10,557,924,360 31,826,291,857 33,17
2014 13,729,278,454 42,602,160,831 32,22
2015 16,625,322,860 56,909,971,654 29,21
2016 19,370,811,480 66,056,632,165 29,32
2017 21,832,582,368 79,617,265,842 27,42
Sumber : Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju ( diolah kembali 2017 )
menunjukkan bahwa hasil penerimaan retribusi daerah dari tahun 2013 sampai dengan 2017 kontribusinya terhadap sumber PAD Kabupaten Mamuju mengalami berfluktuasinya dalam setiap tahunnya, dimana pada tahun 2013 kontribusi retribusi daerah tertinggi sebesar 33,17% sedangkan pada tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 27,42%. Bila dilihat pertahunnya, untuk tahun 20014 kontribusi retribusi daerah terhadap PAD sebesar 32,22% mengalami penurunan hanya 1,33%
persen dan tidak jauh dari tahun 2013 yaitu 33,17%. Namun demikian, di tahun 2015-2017 kontribusi retribusi daerah terhadap PAD mengalami penurunan setiap tahunnya masing-masing sebesar 29,21%, 29,32% dan 27,42%. Berdasarkan pemaparan di atas, terlihat bahwa kontribusi tertinggi retribusi daerah terhadap PAD Kabupaten Mamuju terjadi di tahun 2013 dengan nilai kontribusi sebesar 33,17%.
Meskipun nilai kontribusi retribusi daerah terhadap PAD Kabupaten Mamuju di tahun 2013 tergolong tinggi, namun demikian proporsi penerimaan dari sektor retribusi daerah di tahun 2013 jumlahnya kecil karena tidak ada satupun pos-pos (sumber-sumber) penerimaan dari sektor retribusi daerah yang melampaui target penerimaan atau memiliki nilai persentase penerimaan di atas 100,00%.
C. Perbandingan Penerimaan Persentase Pajak Daerah dan Retribusi Daerah