BAB IV: HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.5. Pembahasan
Penelitian ini menunjukkan bahwa kuantitas bahan baku dan kualitas produk secara bersama-sama dan parsial memiliki pengaruh terhadap efisiensi biaya produksi, dimana besarnya kedua variabel bebas tersebut secara bersama-sama relatif rendah yaitu 37,29%. Sedangkan pengaruh kualitas bahan baku secara parsial terhadap efisiensi biaya produksi sebesar 36,55% dan pengaruh kualitas produk secara parsial terhadap efisiensi biaya produksi sebesar 36,49%.
Berdasarkan nilai koefisien regresi dan hasil uji t menunjukkan bahwa kualitas bahan baku berpengaruh positif terhadap efisiensi biaya produksi,
berarti peningkatan kualitas bahan baku memberikan sumbangan yang nyata terhadap peningkatan efisiensi biaya produksi, hal ini sesuai dengan data perusahaan bahwa kualitas bahan baku dan efisiensi biaya produksi pada tahun 2008 mengalami peningkatan, sedangkan pada tahun 2009 perusahaan mengalami penurunan kualitas bahan baku tetapi efisiensi biaya produksinya mengalami peningkatan.
Adanya penurunan kualitas bahan baku pada tahun 2009, malah menyebabkan peningkatan efisiensi biaya produksi, disebabkan perusahaan melakukan pengadaan, pengawasan dan pengendalian kualitas bahan baku secara efektif agar kualitas bahan baku sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan perusahaan. Sesuai dengan pendapat Carter Usry (2004:299-300) bahwa pengendalian yang efektif meliputi :
1. Menyediakan pasokan bahan baku yang diperlukan untuk operasi yang efisien dan tidak terganggu.
2. Menyediakan cukup persedian dalam periode di mana pasokan kecil (musiman, siklus, atau pemogokan kerja) dan mengantisipasi perubahan harga.
3. Menyimpan bahan baku dengan waktu penanganan dan biaya minimum dan melindungi bahan baku tersebut dari kehilangan akibat kebakaran, pencurian, cuaca, dan kerusaka karena penanganan.
4. Meminimalkan item-item yang tidak aktif, kelebihan, atau usang dengan melaporkan perubahan produk yang mempengaruhi bahan baku.
5. Memastikan persediaan yang cukup untuk pengiriman segera ke pelanggan.
6. Menjaga agar jumlah modal yang diinvestasikan dalam persediaan berada di tingkat yang konsisten dengan kebutuhan operasi dan rencana manajemen.
Berbeda dengan kualitas bahan baku, kualitas produk berpengaruh negatif terhadap efisiensi biaya produksi, berarti peningkatan kualitas produk memberikan sumbangan yang nyata terhadap penurunan efisiensi biaya produksi, hal ini sesuai dengan data perusahaan bahwa kualitas produk dan efisiensi biaya produksi pada tahun 2008 mengalami peningkatan, sedangkan pada tahun 2009 perusahaan mengalami penurunan kualitas produk tetapi efisiensi biaya produksinya mengalami peningkatan. Adanya penurunan kualitas produk pada tahun 2009, malah
menyebabkan peningkatan efisiensi biaya produksi, disebabkan perusahaan memperhatikan proses produksi, agar menghasilkan produk yang bebas dari kerusakan, sesuai dengan spesifikasi yang distandarkan, baik mengenai ukuran, bentuk, warna, karakteristik pengolahan produk maupun mutunya. Hasil penelitian ini mendukung penelitian-penelitian terdahulu dan
teori-teori yang ada, diantaranya :
1. Yosi Afriana Saraswati (2004) yang menyatakan bahwa kualitas bahan baku dan jam tenaga kerja langsung berpengaruh signifikan terhadap efisiensi biaya produksi.
2. Ahmad Zamzami (2002) menyatakan bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh lebih besar dibanding dengan kualitas bahan baku terhadap efisiensi biaya produksi tidak teruji kebenarannya.
3. Vitria Yuliani (2007) menyatakan bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap efektivitas biaya produksi.
4. Teori Marginal Efficiency of Capital, dikemukakan oleh John. M. Keynes. Keynes mendefinisikan”Marginal Efficiency of Capital sebagai tingkat diskonto yang memberikan nilai konstan kepada hasil-hasil yang akan dicapai pada masa yang akan datang yang sama dengan biaya-biaya produksi benda modal yang bersangkutan” (Keynes dalam Winardi, 1975:81).
5. Teori penawaran oleh Adam Smith (1776) jika harga suatu barang naik maka barang yang ditawarkan juga akan semakin banyak. Seorang produsen berani menawarkan produknya dengan harga yang lebih tinggi daripada harga produk pesaing karena produsen menawarkan produk yang lebih berkualitas. Jadi hasil penelitian ini menunjang hukum penawaran.
4.5.1. Implikasi
Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi PT. Warnatama Cemerlang di Gresik untuk mengendalikan biaya produksi adalah dengan melakukan perbaikan produktivitas melalui efisiensi bahan baku, karena
kualitas bahan baku memiliki pengaruh lebih dominan terhadap efisiensi biaya produksi.
Bagi penelitian terdahulu, diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk menambah variabel lain selain kuantitas bahan baku dan jam tenaga kerja langsung, misalnya : biaya overhead pabrik yang tidak dibahas pada penelitian ini, karena unsur-unsur biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik.
4.5.3. Perbedaan Penelitian Sekarang Dengan Penelitian Terdahulu
Beberapa perbedaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.14: Rangkuman Perbedaan Penelitian Sekarang Dengan Penelitian Terdahulu
No. Nama Peneliti Variabel
Penelitian Hasil Penelitian 1 Yosi Afriana
(2004)
Kualitas bahan baku dan jam tenaga kerja langsung
Terdapat pengaruh antara kualitas bahan baku dan jam tenaga kerja langsung dalam efisiensi biaya produksi
2 Ahmad Zamzami (2002)
Kualitas bahan baku dan kualitas produk
Terdapat hubungan antara kualitas bahan baku dan kualitas produk dalam efisiensi biaya produksi 3 Erni Puspanantasari Putri (2006) Kualitas produk pengerajin kulit dan petumbuhan perusahaan
Terdapat pengaruh kualitas produk pengrajin kulit dalam memperluas jaringan pasar
4 Vitria Yuliani (2007)
Kualitas bahan baku dan kualitas produk
Terdapat hubungan antara kualitas bahan baku dan kualitas produk dalam efektivitas biaya produksi
5 Dini Lies Setyowati (2010)
Kualitas bahan baku dan kualitas produk
Terdapat pengaruh kualitas bahan baku dan kualitas produk terhadap efisiensi biaya produksi
4.5.4. Keterbatasan Penelitian
Adanya keterbatasan waktu dan biaya serta data PT. Warnatama Cemerlang di Gresik, maka periode pengamatan yang dapat dilakukan hanya tiga tahun saja yaitu tahun 2007 sampai dengan 2009, hal ini dapat mempengaruhi generalisasi hasil penelitian.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan :
1. Kualitas bahan baku dan kualitas produk memiliki kontribusi yang nyata terhadap efisiensi biaya produksi. Kualitas bahan baku memiliki kontribusi positif terhadap efisiensi biaya produksi, artinya peningkatan kualitas bahan baku berdampak pada peningkatan efisiensi biaya produksi. Sedangkan kualitas produk memiliki kontribusi negatif terhadap efisiensi biaya produksi, artinya peningkatan kualitas produk berdampak pada peningkatan efisiensi biaya produksi.
2. Kualitas bahan baku memiliki kontribusi lebih besar terhadap efisiensi biaya produksi, dibandingkan kualitas produk.
5.2. Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ada beberapa saran untuk pihak-pihak yang terkait, antara lain :
1. Bagi PT. Warnatama Cemerlang di Gresik untuk mengendalikan biaya produksi adalah dengan melakukan perbaikan produktivitas melalui efisiensi bahan baku, karena kualitas bahan baku memiliki pengaruh lebih dominan terhadap efisiensi biaya produksi.
2. Bagi penelitian yang akan datang, hendaknya menambah variabel lain seperti biaya overhead pabrik, memperpanjang periode pengamatan atau data dalam bentuk bulanan sehingga jumlah observasi relatif lebih banyak dan prosedur statistik regresi linier berganda yang dipakai.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2009, Pedoman Penyusunan Usulan Penelitian Dan Skripsi Jurusan Akuntansi, UPN “Veteran”Jatim.
Akhyar, Muhammad Adnan, 2002, Akuntansi Mutu Terpadu, AMP YKPN, Yogyakarta.
Ahyari, Agus, 1987, Manajemen Produksi I, UT, Penerbit Karunia, Jakarta. ______, 1986, Efisiensi Persediaan Bahan, Edisi Kedua, BPFE UGM,
Yogyakarta.
Assauri, Sofyan, 1993, Manajemen Produksi dan Operasi, Edisi Empat, Penerbit FE UI, Jakarta.
Bhayangkara, 2008, Audit Manajemen Prosedur dan Implementasi, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Djarwanto, 2001, Mengenal Beberapa Uji Statistik Dalam Penelitian, Edisi
kedua, Liberty, Yogyakarta.
Daljono, 2004, Akuntansi Biaya, Edisi Dua, BPFE Universitas Diponegoro, Semarang.
Ghozali, Imam, 2005, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS,
Edisi ketiga, Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Gujarati, Domador, 1995, Ekonometrika Dasar, Terjemahan Sumarno Zain, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Hansen Don R and Mowen Maryanne M., 2005, Akuntansi Manajemen, Buku II,
Edisi Tujuh, Penerbit Salemba Empat, Yogyakarta.
Indriayanto Nur, Supomo Bambang, 1999, Metode Penelitian Bisnis, Edisi
Pertama, BPFE Universitas Diponegoro, Bandung.
Indriyono Gitosudarmo, M Com, 2002, Manajemen Operasi, Edisi Kedua, BPFE Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Maher, Michael W. dan Edward B. Deakin, !996, Akuntansi Biaya, Edisi
Mulyadi, 2001, Akuntansi Manajemen : Konsep, Manfaat dan Rekayasa, Edisi
Tiga, Penerbit Salemba Empat, Yogyakarta.
_______, 2007, Akuntansi Biaya, Edisi kelima, Cetakan Kedelapan, Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN, Yogyakarta.
Munawir, 2002, Akuntansi Keungan Dan Manajemen, Edisi pertama, Cetakan Pertama, Penerbit BPFE, Yogyakarta.
Nazir, Mohammad, !988, Metodologi Penelitian, Edisi pertama, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.
Sumarsono, 2004, Metode Penelitian Akuntansi, edisi revisi, penerbit Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran”, Surabaya.
Supriyono, 1994, Akuntansi Biaya dan Akuntansi Manajemen untuk Tekhnologi Maju dan Globalisasi, Edisi Pertama, Penerbit BPFE, Yogyakarta.
Santoso, Singgih, 2005, Menguasai Stastistik Di Era Informasi Dengan SPSS 12, Penerbit Elex Media Komputindo, Jakarta.
Sudjana, 1996, Teknik Analisis Regresi dan Korelai, Edisi Pertama, Penerbit Tarsito, Bandung.
Usry, Carter, 2002, Akuntansi Biaya, Edisi 13, Buku 1, Salemba Empat, Jakarta.
Jurnal dan Penelitian :
Ahmad Zamzami, 2002, Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Kualitas Produk Terhadap Efisiensi Biaya Produksi pada PT Surya Sakti Utama, Fakultas Ekonomi UPN Jawa Timur, Surabaya.
Erni puspanantasari Putri, 2006, Peningkatan Kualitas Produk Pengerajin Kulit Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Usahanya Dalam Memperluas Jaringan Pasar, Venture, Vol.9 No.1, April 2006, Penerbit Fakultas Ekonomi UGM, Yogyakarta.
Nunik Yuliani, 2007, Pengaruh Kualitas Bhan Baku dan Kualitas Produk Terhadap Efektifitas Biaya Produksi Pada PT Surabaya Mekabox, Fakultas Ekonomi UPN Jawa Timur, Surabaya.
Yosi Afriana, 2004, Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Jam Tenaga Kerja Langsung Terhadap Efisiensi Biaya Produksi Pada PT Sarana Warna Megah, Fakultas Ekonomi UPN Jawa Timur, Surabaya.