BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Berdasarkan penelitian ini bertujuan “untuk menguji Biaya Produksi (X1), Biaya Operasional (X2), terhadap Laba Bersih (Y) pada perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Maka pembahasan tentang hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:”
1. Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih”
Berdasarkan hasil analisis dapat dinyatakan bahwa biaya produksi tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap laba bersih. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengujian yang menunjukkan bahwa nilai signifikan variabel biaya produksi lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,493.” Maka artinya “biaya produksi tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap laba bersih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin meningkat biaya produksi maka semakin berkurang laba bersih perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021.
Pengaruh kinerja keuangan suatu perusahaan dapat dilihat dari naik dan turunnya laba suatu perusahaan, sesuai dengan teori sinyal yang menjelaskan bahwa jika laba yang diperoleh perusahaan meningkat maka di peroleh sebuah informasi atau sinyal yang menandakan kondisi
43
perusahaan baik begitupun sebaliknya jika laba perusahaan menurn maka sinyal atau informasi tentang kondisi perusahaan.”
Jika tingginya biaya produksi akan berdampak “pada tingkat penjualan secara kuantitas, perusahaan sudah membatasi hasil produksinya dengan menyesuaikan pada biaya produksi yang harus dikeluarkan. Ketika hasil produk secara kuantitas berkurang tentunya juga berdampak pada laba perusahaan yang diperoleh. Semakin baik perusahaan menggunakan dananya untuk menghemat biaya produksi maka semakin meningkat kemampuan perusahaan mendapatkan laba bersih.”
Biaya Produksi adalah “biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan dalam mengelola bahan baku menjadi produk jadi. Biaya produksi tersebut menjadi penentu besarnya harga jual dari suatu produk atau jasa yang nantinya akan mempengaruhi besarnya laba yang diperoleh. Untuk itu perusahaan menekan pengeluaran biaya, yang khususnya dengan kegiatan proses produksi, baik mengenai biaya pendapatan bahan baku, biaya yang dikeluarkan untuk bahan penolong, biaya tenang kerja, dan penyusutan peralatan (Agustin, 2016).
Hal ini sejalan dengan penelitian (Rupaida & Deden, 2016), dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh biaya produksi dan biaya promosi terhadap penjualan PT.UltraJaya Milk Industry Tbk tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penjualan, artinya jika biaya promosi meningkat maka penjualan tidak langsung ikut meningkat, penjualan bisa saja tetap ataupun bisa menurun. Penelitian ini sekaligus menolak hasil penelitian (Sembiring, 2018), dimana hasil penelitian
menunjukkan bahwa biaya produksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih pada perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Namun dalam penelitian Felicia (2018) dimana hasil penelitian menunjukkan secara simultan biaya produksi, biaya kualitas dan biaya promosi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
2. Pengaruh Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih”
Berdasarkan hasil analisis yang dinyatakan bahwa biaya opersional berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengujian yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi variabel biaya operasional lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,00. Maka artinya biaya operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin meningkat biaya operasional maka semakin meningkat laba bersih perusahaan logam yang terdaftar di Bursa efek Indonesia tahun 2017-2021.” Sesuai dengan yang dijelaskan dalam teori sinyal, laba yang dilaporkan oleh perusahaan meningkat maka informasi dapat dikategorikan sebagai suatu sinyal karna kondisi perusahaan yang baik.
Untuk menghasilkan “laba perusahaan atau pendapatan tentunya perusahaan harus mengeluarkan biaya yang berhubungan dengan kegiatan operasi perusahaan tersebut, dimana pendapatan dan beban tidak dapat dipisahkan, di mana pendapatan adalah hasil yang diperoleh dari kegiatan operasi yang dilakukan pada perusahaan sedangkan beban adalah biaya yang dikeluarkan atau digunakan untuk memperoleh pendapatan yang diharapkan oleh perusahaan.”
45
Biaya Operasional “yang terkait dengan penjualan atau pemasaran barang atau jas dan pelaksanaan fungsi administrasi umum dan fungsional dari bisnis terkait. Biaya operasional adalah biaya yang berhubungan langsung dengan pembentukan modal kerja. Biaya operasional itu sendiri adalah semua biaya yang mendukung penyediaan suatu jasa atau semua biaya yang dapat didefinisikan memiliki hubungan langsung dengan penyediaan suatu jasa (Jumingan, 2017).”
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Rawita, 2019), dimana hasil penelitian menunjukkan “bahwa biaya operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, dimana biaya operasional merupakan biaya yang dipengaruhi oleh aktivitas perusahaan, oleh sebab itu jika semakin meningkat tingkat aktivitasnya maka semakin meningkat biaya operasional sehinggan akan berdampak terhadap laba perusahaan tersebut. Namun dalam penelitian (Adelia, 2016) dimana hasil penelitian menunjukkan secara simultan memperlihatkan bahwa semua variabel independen yaitu biaya produksi dan biaya operasional secara bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap laba bersih.
Penelitian ini sekaligus menolak hasil penelitian dari (Rosy, 2016), dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional tidak berpengaruh terhadap profitabilitas.
BAB V
“PENUTUP”
A. Kesimpulan”
Berdasarkan “hasil penelitian dan pembahasan pada perushaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 yang telah diuraikan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:”
1. Biaya Produksi “tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap laba bersih pada perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021.”
2. Biaya Operasional “berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih pada perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021.”
B. Saran”
Berdasarkan “hasil penelitian pada perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 di atas maka penulis menyarankan hal-hal sebagai berikut:”
1. Bagi Perusahaan, “sebaiknya mengeluarkan biaya produksi seminimal mungkin agar mendapatkan laba yang lebih maksimal.
Perusahaan juga diharapkan memperhatikan biaya-biaya yang dikeluarkan supaya dapat meningkatkan nilai biaya produksi yang meningkat secara signifikan.”
2. Bagi Peneliti selanjutnya “diharapkan dapat menambah variabel-variabel penelitian yang berbeda yang diharapkan lebih berpengaruh terhadap laba bersih. Karena masih banyak faktor internal dan eksternal lainnya yang dapat memperngaruhi laba bersih.”
47
DAFTAR PUSTAKA
Adelia. (2020). pengaruh biaya produksi dan biaya opersional terhadap laba bersih pada perusahaan logam dan sejenisnya yang terdaftar di bei tahun 2016 - 2020.
Amelia Rawita. (2019). pengaruh biaya operasional terhadap profitabilitas pada pt.pelabuhan indonesia 1 (persero) medan. 1.
Desy Mariani, S. (2018). Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Sosial dan Kinerja Lingkungan sebagai Variabel Moderator. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 7(1), 59–78.
Diana Maryana, A. S. F. (2021). Jurnal akuntansi. Pengaruh Biaya Produksi Dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih Pada PT.
Unilever Indonesia TBK. Periode 2013-2020, 14(54), 42–56.
Felicia, R. G. (2018). Pengaruh biaya produksi, biaya kualitas dan biaya promosi terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2013 - 2015. 1, 1–12.
Gusganda Suria Manda. (2018). Pengaruh Pendapatan dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih (studi kasus pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di BEI periode 2012-2016). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 19–34.
Handayani, F. (2017). Operasional Terhadap Laba Bersih Pada Pt . Alam Sutera Realty Tbk Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri ( Iain ) Padangsidimpuan.
Rohmat, R. (2021). Pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih. 18(2), 247–254.
Rostati, H. F. (2019). pengaruh biaya produksi, biaya operasional, dan penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2012-2016. 4.
Rupaida, S. A. (2016). Pengaruh biaya produksi dan biaya promosi terhadap penjualan PT. Ultra Jaya milk industry Tbk. 8(2), 261–275.
Samryn, L.M. (2012). Akuntansi Manajemen: Informasi Biaya untuk Mengendalikan Aktivitas Operasi dan Informasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sembiring, M. (2018). Jurnal Studi Akuntansi & Keuangan. Jurnal Studi
Akuntansi & Keuangan, 2(3), 135–140.
Suhaemi, U. (2021). Pengaruh Pendapatan Usaha Dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih. COMPETITIVE Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 5(2), 35. https://doi.org/10.31000/competitive.v5i2.4166 Syaifullah, Hamli. (2014). Buku Praktis Akuntansi Biaya dan Keuangan.
Cipayung: Laskar Aksara.
Syukriadi. (2016). pengaruh biaya produksi, biaya promosi, dan biaya distribusi terhadap laba perusahaan dengan volume penjualan sebagai variabel moderasi.
http://www.idx.co.id./
49
L A M P
I
R
A
N
Lampiran 4.1 Surat Penelitian
51
Lampiran 4.2
Jawaban Permohonan Penelitian
Lampiran 4.3
Data Biaya Produksi dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih pada perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
tahun 2017-2021
2017 113.831.472.000 26.240.045.000 15.406.256.000 2018 91.685.689.000 32.698.467.000 22.943.498.000 2019 43.057.950.000 41.195.111.000 7.354.721.000 2020 1.763.571.000.000 33.152.628.000 6.684.414.000 2021 2.842.353.000.000 25.721.044.000 17.445.033.000
2 ALMI
(Alumindo Light Metal Industry
Tbk)
2017 3.422.470.904.644 54.381.043.759 24.823.789.672 2018 4.242.651.264.568 62.792.991.852 51.669.856.459 2019 156.597.436.000 5.615.974.000 22.437.621.000 2020 61.222.150.000 1.616.821.000 18.917.908.000 2021 84.561.239.000 2.540.784.000 36.470.000.00
3 BAJA
(Saranacentral Bajatama Tbk)
2017 1.245.840.512.635 17.013.104.075 22.984.761.751 2018 1.234.301.015.808 16.199.753.660 96.695.781.573 2019 912.613.794.766 23.124.926.842 1.112.983.748 2020 831.923.073.640 20.634.902.104 55.118.520.227 2021 1.135.077.080.200 14.260.342.240 88.527.078.771
4 BTON
(Beton Jaya Manunggal Tbk)
2017 51.810.375.391 7.488.473.620 11.370.927.212 2018 70.488.473.620 8.729.378.019 27.812.712.161 2019 72.129.534.237 10.140.895.004 1.367.612.129.
2020 68.723.685.974 10.165.930.253 4.486.083.939 2021 65.121.692.944 10.725.993.061 9.635.958.498
5 INAI
(Indal Aluminium Industry Tbk)
2017 792.648.200.176 97.704.008.650 38.651.704.520 2018 935.533.733.633 90.094.045.153 40.463.141.352 2019 1.019.611.940.560 95.863.561.076 33.558.115.185 2020 936.019.359.110 90.638.830.740 3.991.581.552 2021 1.341.526.470.903 77.174.034.345 4.319.665.242
6 ISSP
(Steel Pipe Industry Of Indonesia)
2017 3.062.355.000.000 188.505.000.000 8.634.000.000 2018 4.082.712.000.000 149.591.000.000 48.741.000.000 2019 4.120.827.000.000 297.598.000.000 185.694.000.000 2020 3.138.806.000.000 241.782.000.000 175.835.000.000 2021 4.589.308.000.000 387.028.000.000 48.606.100.000
7 KRAS
(Krakatau Steel Tbk)
2017 9.902.200.000.000 185.997.000.000 507.440.000.000 2018 113.732.200.000 16.171.500.000 367.160.000 2019 90.574.200.000 21.570.700.000 5.053.900.000
53
2020 91.993.600.000 11.592.100.000 2.263.500.000 2021 224.673.190.472 113.564.293.500 2.202.149.749
8 LION
(Lion Metal Works Tbk)
2017 238.387.031.305 109.909.582.337 9.282.943.009 2018 258.072.602.728 141.485.987.870 14.679.673.993 2019 249.779.491.298 129.485.349.102 8.926.463.199 2020 191.189.886.399 111.620.279.971 9.571.328.569 2021 224.673.190.472 113.564.293.500 2.202.149.749 (Sumber : www.idx.co.id)
Lampiran 4.4
Tabulasi Data Setelah Transformasi
NO PERUSAHAAN TAHUN
55
8 LION
(Lion Metal Works Tbk)
2017 25,42 26,2 22,95
2018 25,68 26,28 23,41
2019 25,59 26,24 22,91
2020 22,44 25,98 22,98
2021 25,46 26,14 21,51
HASIL PENGOLAHAN SPSS VERSI 25 1) Uji Regresi Linier Berganda
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 3.511 2.269 1.548 .130
X1 .098 .142 .093 .692 .493
X2 .632 .111 .759 5.679 .000
a. Dependent Variable: Y
2) Uji Statistik Deskriptif
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
X1 40 17.06 27.53 22.7297 2.84131
X2 40 14.38 29.08 24.6151 3.61609
Y 40 15.72 25.29 21.2990 3.01074
Valid N (listwise) 40
57
3) Uji Normalitas
“One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test”
Unstandardized Residual
N 40
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 1.68479424
Most Extreme Differences Absolute .111
Positive .069
Negative -.111
Test Statistic .111
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
a. Test distribution is Normal.” b. Calculated from data. ”
c. Lilliefors Significance Correction. ”
d. This is a lower bound of the true significance. ”
4) Uji Multikoleniaritas
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) 3.511 2.269 1.548 .130
X1 .098 .142 .093 .692 .493 .474 2.111
X2 .632 .111 .759 5.679 .000 .474 2.111
a. Dependent Variable: Y
59
5) Uji Heterokesdastisitas
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 1.894 1.412 1.341 .188
X1 -.060 .088 -.161 -.679 .501
X2 .031 .069 .106 .448 .657
a. Dependent Variable: ABS_RES
6) Uji Autokorelasi
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate Durbin-Watson
1 .829a .687 .670 1.72973 1.961
a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y
7) Uji Secara Parsial (Uji t)
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 3.511 2.269 1.548 .130
X1 .098 .142 .093 .692 .493
X2 .632 .111 .759 5.679 .000
a. Dependent Variable: Y
61
Titik Persentase Distribusi t (df = 1 - 40)
Pr 0.25 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 0.001
df 0.50 0.20 0.10 0.050 0.02 0.010 0.002
1 1.00000 3.07768 6.31375 12.70620 31.82052 63.65674 318.30884 2 0.81650 1.88562 2.91999 4.30265 6.96456 9.92484 22.32712
Catatan : Probabilitas yang lebih kecil yang ditunjukkan pada judul tiap kolom adalah luas daerah dalam satu ujung, sedangkan probabilitas yang lebih besar adalah luas daerah dalam kedua ujung.
63
65
67
BIOGRAFI PENULIS
BATARI panggilan Jiji lahir di Bulukumba pada tanggal 05 Mei 2000 dari pasangan Muh. Agus P dan Satihang. Peneliti adalah anak ke 3 dari 3 bersaudara. Peneliti sekarang bertempat tinggal di Jl Dato Tiro, Kel. Ela Ela, Kec. Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Penulis pertama kali menempuh pendidikan di TK Al-Amanah tahun 2005, kemudian melanjutkan tahun 2006 di SD Negeri 10 Ela Ela. Pada tahun 2012 melanjutkan pendidikan di
SMP Negeri 1 Bulukumba kemudian pada tahun 2015 melanjutkan pendidikan di SMAN 8 Bulukumba dan tamat pada tahun 2018. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi Program Strata 1 (S1).