BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.3 Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian, maka dilakukan pembahasanyaitu:
1. Pengaruh Deskripsi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT East West Seed Indonesia
Berdasarkan analisis deskriptif jawaban responden diketahui bahwa PT East West Seed Indonesia sudah cukup baik dalam membuat dan menjelaskan deskripsi kerja karyawannya. Hal ini dibuktikan dengan distribusi jawaban responden terhadap variabel deskripsi kerja pada Tabel 4.4 yang dominan berada pada kutub positif. Hal ini menunjukkan bahwa PT East West Seed Indonesia sudah cukup baik dalam membuat deskripsi kerja karyawan. Sebagian besar karyawan memahami uraian tugasnya, mampu melaksanakan tugas pokoknya,
karyawan ditempatkan pada posisi yang tetap, dan mengerti atas wewenangnya. Akan tetapi, ada sebagian responden memberikan pendapat yang mengarah pada kutub negatif atas butir-butir pernyataan variabel deskripsi kerja tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa ada sebagian kecil karyawan yang belum memahami uraian tugasnya, belum mampu melaksanakan tugas pokoknya, karyawan tidak ditempatkan pada posisi yang tetap,wewenang karyawan belum dimengerti dengan jelas.
Berdasarkan analisis regresi linier berganda dan pengujian hipotesis diketahui bahwa variabel deskripsi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, jika penyusunan deskripsi kerja diperbaiki maka kinerja karyawan akan meningkat. Perbaikan atas penyusunan deskripsi kerja dapat dilakukan dengan cara membentuk suatu deskripsi pekerjaan yang berisi tentang informasi nama pekerjaan, ringkasan pekerjaan, peralatan yang menunjang pekerjaan, lingkungan kerja, dan aktivitas yang harus dilakukan karyawan. Aktivitas ini adalah upaya untuk menciptakan kualitas dari pekerjaan dan kualitas dari kinerja total perusahaan. Perusahaan akan baik jika sumber daya manusia didalamnya telah mampu melaksanakan pekerjaan masing-masing dengan jelas, spesifik, serta tidak memiliki peran ganda yang dapat menghambat proses pencapaian kinerja. Dengan adanya perbaikan atas penyusunan deskripsi kerja maka karyawan akan mengerti apa yang menjadi tugas, tanggung jawab, dan kewenangannya. Dengan demikian, karyawan akan mampu melaksanakan tugas pokoknyadengan efektif dan efisien sehingga target kerja yang telah ditentukan yang menjadi standar kinerja mampu tercapai dengan baik.Semakin baik
karyawan mengerti atas tugas pokoknya maka kinerja karyawan PT East West Seed Indonesia secara signifikan juga akan semakin meningkat.
Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa ada pengaruh antara deskripsi kerja terhadap kinerja karyawan.Menurut Hasibuan (2007:33) ada pengaruh deskripsi kerja dengan pekerjaan, yakni apabila deskripsi kerja kurang jelas maka karyawan akan kurang mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, sehingga mengakibatkan pekerjaan tidak tercapai dengan baik. Artinya, jika deskripsi kerja tidak tersusun dengan baik maka pekerjaan tidak akan berjalan dengan baik dan itu artinya kinerja karyawan tidak baik.
Yahya (2009:151) menyatakan “to perform on par or beyond of what is
prescribed in job descriptions requires effective organizational structure and job
characteristics. These are essentials in supporting such behaviors that
mayenhance employee task and contextual performance”. Artinya, untuk
mendapatkan hasil dari apa yang ditentukan dalam deskripsi pekerjaan, dibutuhkan struktur yang efektif dan karakteristik pekerjaan. Hal ini dibutuhkan untuk meningkatkan tugas karyawan dan kinerja kontekstual. Selain itu, Alexander (2000:7) menyatakan bahwa “An importantfirst step in improving
performance is clearly identifying with all employees their roles and what is
expected of them. A job description will facilitate role clarification”. Artinya,
langkah utama yang penting dalam meningkatkan kinerja adalah mengidentifikasi semua peran karyawan dan apa yang mereka harapkan.
Hal ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Junialdi (2013) tentang pengaruh deskripsi pekerjaandan lingkungan kerjaterhadap kinerja
karyawan di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Bandung yang menyimpulkan bahwa deskripsi pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
2. Pengaruh Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT East
West Seed Indonesia
Berdasarkan analisis deskriptif jawaban responden diketahui bahwapenempatan karyawan yang dilakukan oleh PT East West Seed Indonesia sudah cukup baik.Hal ini dibuktikan dengan distribusi jawaban responden terhadap variabel penempatan kerja pada Tabel 4.5 yang dominan berada pada kutub positif. Jawaban responden menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan menempati jabatan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan, karyawan ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan keterampilan, dan karyawan paham dengan bidang pekerjaannya.
Akan tetapi, ada sebagian responden memberikan pendapat yang mengarah pada kutub negatif atas butir-butir pernyataan variabel penempatan kerja tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa ada sebagian kecil karyawan yang ditempatkan pada posisi yang tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan keterampilannya, sebagian kecil karyawan tidak paham dengan bidang pekerjaannya saat ini, posisi karyawan tidak sesuai dengan pengalaman kerja yang dimiliki, dan sebagian kecil karyawan tidak memiliki kekuatan fisik dan mental pada bidang pekerjaannya.
Berdasarkan analisis regresi linier berganda dan pengujian hipotesis diketahui bahwa variabel penempatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, jika penempatan kerja diperbaiki maka kinerja
karyawan akan semakin meningkat. Penempatan kerja dapat diperbaiki dengan cara menyesuaikan posisi karyawan dengan kualifikasi pendidikan, keterampilan, pengalaman, dan sesuai dengan kekuatan fisik dan mental karyawan. Ketika seorang karyawan ditempatkan sesuai dengan kualifikasi pendidikannya maka karyawan akan semakin menghargai pekerjaannya dan akan melaksanakan pekerjaan dengan baik dan maksimal. Ketika karyawan ditempatkan sesuai dengan keterampilan dan pengalaman kerjanya maka karyawan akan membutuhkan waktu yang relatif singkat untuk mempelajari tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya dan biaya pelatihan dapat lebih efisien. Ketika karyawan ditempatkan sesuai dengan kesehatan fisik dan mentalnya maka penyelesaian pekerjaan akan lebih cepat karena mental dan fisiknya mampu menerima beban kerja yang diberikan perusahaan. Dengan adanya penyesuaian antara unsur-unsurpenempatan kerja tersebut maka kinerja karyawan PT East West Seed Indonesiasecara signifikan akan semakin meningkat.
Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang menyatakan ada pengaruh antara penempatan kerja terhadap kinerja karyawan.Mathis dan Jackson (2006:262) menyatakan bahwa seberapa baik seorang karyawan cocok dengan pekerjaanya akan mempengaruhi jumlah dan kualitas pekerjaan. Artinya, jika penempatan karyawan tidak sesuai dengan bidangnya maka kinerja karyawan tersebut tidak akan maksimal. Linge dan Kiruri (2013:213) menyatakan bahwa “Employee placement is important in an organization because it affects the
employee’s performance”. Artinya, penempatan karyawan adalah penting dalam
Hal ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Fadilah
et al (2013) tentang pengaruh penempatan pegawai terhadap kinerja (studi kasus
pada pegawai sekretariat daerah kabupaten Gresik) yang menyimpulkan bahwa penempatan pegawai berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sekretariat daerah Kabupaten Gresik.
3. Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT East West Seed Indonesia
Berdasarkan analisis deskriptif jawaban responden diketahui bahwadisiplin karyawan PT East West Seed Indonesia sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan distribusi jawaban responden terhadap variabel disiplin kerja pada Tabel 4.6 yang dominan berada pada kutub positif. Akan tetapi, ada sebagian responden memberikan pendapat yang mengarah pada kutub negatif atas butir-butir pernyataan variabel disiplin kerja tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa ada sebagian kecil karyawan yang tidak disiplin karena pekerjaannya tidak memiliki target yang jelas, pekerjaan kurang menantang, pimpinan kurang mengawasi karyawan, pimpinan belum memiliki disiplin yang baik, gaji yang diterima karyawan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, pimpinan belum memperlakukan karyawan secara adil, pimpinan kurang tegas kepada karyawan, dan hubungan pimpinan dengan karyawan belum terjalin dengan baik.
Berdasarkan analisis regresi linier berganda dan pengujian hipotesis diketahui bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, jika disiplin kerja karyawan ditingkatkan dengan cara memberikan pekerjaan dengan target yang jelas kepada karyawan, meningkatkan
pengawasan dari pimpinan, meningkatkan disiplin pimpinan, menyesuaikan gaji dengan ketentuan yang berlaku, memberikan insentif atas pekerjaan karyawan, pimpinanmemperlakukan karyawan secara adil, pimpinantegas kepada karyawan, dan pimpinan membina hubungan pimpinan yang baik dengan karyawan maka karyawan akan semangat dalam melasanakan pekerjaan dan termotivasi untuk bekerja sehingga kinerja karyawan PT East West Seed Indonesia secara signifikan akan semakin meningkat.
Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa ada pengaruh antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.Menurut Sinungan (2007:148) disiplin mendorong kinerja atau disiplin merupakan sarana penting untuk mencapai kinerja. Kinerja karyawan dapat dilihat dari disiplin kerja yang dilakukan sehari-hari. Selain itu, dengan disiplin kerja yang tinggi dari karyawan, maka akan dapat merasakan hasil kerja yang selama ini ditekuni, dan akan mampu mencapai kinerja yang diharapkan oleh perusahaan.
Chelliah (2010:94) menyatakan bahwa program disiplin yang maju akan berkontribusi signifikan kepada moral karyawan yang tinggi dalam bekerja dan kompetensi karyawan. Tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan kinerja yang baik.
Hal ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan olehSarwanto (2007) tentang pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di kantor Departemen Agama Kabupaten Karanganyar yang menyimpulkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di kantor Departemen Agama Kabupaten Karanganyar.