BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Adapun saran yang dapat diberikan adalah :
Wajib Pajak lebih meperhatikan dokumen –dokumen yang berkaitan dengan pengurusan restitusi nantinya, seperti Faktur Pajak Masukan & Keluaran, Kwitansi, dan Invoice agar lebih memudahkan saat pengajuan Restitusi, dan Pegawai yang menangani masalah perpajakan perusahaan hendaknya lebih teliti dalam proses pembuatan SPT Masa PPN dan juga harus aktif berkoordinasi dengan bagian terkait seperti Bagian Keuangan dan Bagian Akunting, hal ini sangat penting guna memperoleh data dan informasi dengan jelas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan transaksi pembayaran, pembelian dan penjualan yang dapat digunakan dalam membuat perencanaan pajak sehingga dapat menghindari terjadinya Pembetulan SPT Masa PPN yang dapat berisiko menimbulkan sanksi administrasi pajak. Dan yang terakhir Pegawai Bagian Pajak Perusahaan harus selalu mengupdate peraturan perpajakan agar dapat terhindar dari adanya kesalahan dalam mengurus masalah perpajakan perusahaan
32
DAFTAR PUSTAKA Sumber Buku dan Artikel
Djuanda & Lubis. 2011. Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai & Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Edisi Revisi 2011. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Mardiasmo. 2018. Perpajakan Edisi Terbaru. Penerbit: Andi. Jakarta.
Miles, M. B. & Huberman, M. Analisis Data Kualitatif. ...
Purwono. 2010. Dasar-dasar Perpajakan & Akuntansi Pajak. Jakarta. Erlangga.
Resmi, Siti. 2012. Perpajakan Teori dan Kasus. Salemba Empat, Jakarta.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan RD. Bandung : Alfabeta Sumarsan, Thomas 2017, Perpajakan Indonesia, Edisi Kelima, Indeks, Jakarta Barat.
Surianto,Firda Mawarni, A, Sumarni S. 2020. Analisis Proses Restitusi Pajak Pertambahan Nilai Pada Perusahaan Jasa Kontruksi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar, Makassar.
Sutomo, Hadi 2019 Analisi Penerapan Pajak Pertambahan Nilai Pada PT. Sarana Aspal Nusantara. Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan, Bogor Indonesia
Sumber Undang-undang
Republik Indonesia. Undang – Undang Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan Pasal 1 Ayat 1 . Jakarta.
Republik Indonesia. Undang – Undang Nomor 42 Tahun 2009 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penjualan Barang Mewah .
Republik Indonesia. Republik Indonesia Undang – Undang Ketentuan Umum Perpajakan Pasal 17 b
Republik Indonesia. Undang - Undang Ketentuan Umum Perpajakan Pasal 17 Ayat 1 Republik Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72/PMK.03 2010 Tentang Tata
Cara Pengembalian Kelebihan Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penjualan Republik Indonesia. Undang – Undang Pajak Pertambahan Nilai Pasal 9 Ayat 4c Republik Indonesia. Undang – Undang Ketentuan Umum Perpajakan Pasal 17c Republik Indonesia. Undang – Undang Ketentuan Umum Perpajakan Pasal 17 D
33 Sumber Internet
https://konsultanku.co.id/blog/apa-itu-restitusi-pajak. diakses 20 Februari 2022
https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/inilah-hak-hak-wajib-pajak-menurut-uu-ketentuan-umum-dan-tata-cara-perpajakan/. diakses 20 februari 2022
https://www.online-pajak.com/tentang-ppn-efaktur/pemungut-ppn. diakses 20 februari 2022
https://www.online-pajak.com/tentang-ppn-efaktur/ppn-atas-jasa-konstruksi. diakses 13 Juni 2022
https://mucglobal.com/id/news/2032/menyoal-restitusi-dan-hak-wajib-pajak. diakses 13 juni 2022
34
LAMPIRAN
35
LAMPIRAN 1
Surat Izin Penelitian
36 Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian
37 Surat Keterangan Bebas Plagiat
38
39
40
41
42 LAMPIRAN 2
DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA Wawancara Kepada Ibu Nursulastiani Sultan, S.E., BKP (Direktur Kantor Konsultan Pajak Karya Artha Bhakti Group)
No Pertanyaan Wawancara
1.
Bagaimana Mekanisme/Alur permohonan Restitusi mulai dari persiapan sampai dengan pengabulan permohonan restitusi
Secara teknis,pertama kita harus audit terlebih dahulu diperusahaan,kata lain apakah layak untuk direstui atau tidak, keitika perusahaan tersebut sudah cocok atau layak direstui kita ajukan dipengajuan di spt di masa ppn,terus kesempatan yang diberikan itu hanya 1 bulan tanpa pemeriksaan,jika melalui mekanisme biasa, terlebih dahulu diperiksa selama setahun
2.
Butuh waktu berapa lama bagi Wp untuk mendapatkan haknya yaitu restitusi mulai dari persiapan sampai dengan pencairan dana ke Rek WP
kesempatan yang diberikan itu hanya 1 bulan tanpa pemeriksaan,jika melalui mekanisme biasa, terlebih dahulu diperiksa selama setahun
3.
Apa saja yang harus dilengkapi pengusaha kena pajak (PKP) dalam mengajukan Restitusi PPN
Itukan restitusi ppn saja,tetapi kalau konsultan pajak kita minta semua all test,mulai dari pencatatan,bukti bukti, pelaporan pelaporan yang pernah dia lapor, setelah itu semua sudah ada baru kita mengajukan restitusi
4.
Menurut Ibu, Apakah Restitusi diindonesia sudah berjalan dengan baik
Iya sdh berjalan dengan baik,dan sudah memenuhi standar hak wajib pajak
5.
Apakah sejauh ini ada kendala / kesulitan yang ibu alami dalam proses Restitusi
Iya,banyak kendala, kebanyakan diperusahakan kita kontraktor, konstruksi dan perusahaan konstruksi itu jarang memiliki pencatatan sendiri, misal buku kasnya tidak ada , pencatatan pengeluaran biayanya juga tidak ada dan itu menjadi kendala kita sebagai konsultan pajak
6.
Seperti apa upaya yang kemudian Ibu lakukan dalam mengatasi kendala/kesulitan tersebut
Upaya dalam mencegah kendala kendala tersubut dengan cara kita minta terus pencatatan nya,dan diarahkan kepada klien untuk kedepannya melengkapi berkas2nya agar proses restitusi lancer
43
7.
Apabila Wajib Pajak Badan (PKP) yang Ibu tangani berpotensi dikenakan sanksi administrasi dalam tahap pemeriksaan nantinnya, upaya apa saja yang telah maupun akan dilakukan oleh Kantor Konsultan Pajak dalam upaya menghindari sanksi administrasi perpajakan pada saat permohonan Restitusi
Sebelum kita mengajukan permohonan restitusi,kita melakukan proses audit terlebih dahulu,disitulah auditnya mengkroscek apakah ada potensi kerugian Sanki sanki dimasa yang akan datang yang akan muncul,dan jika ada, kita tidak akan melanjutkan, dan jika sanki lebih besar dari restitusi kita akan menanyakan kepada klien apakah dia mau membayar sanksi tersebut,jika memang mau kita akan lanjutkan,makanya upayanya kita harus audit baik baik terlebih dahulu
8.
Apakah ada batas kewenangan kantor Konsultan Pajak sebagai instansi yang menyediakan bantuan bagi Wajib Pajak dalam pemenuhan hak dan kewajiban Wajib Pajak dalam menangani Restitusi Wajib Pajak badan ?
Iya, memiliki banyak batas, bukti bukti harus disediakan langsung oleh wajib pajaknya dan kita hanya meminta data data setelah audit,dan kita kemana mana misalnya ke djp harus memiliki surat hak kuasa dan disurat kuasa dijelaskan kuasa nya untuk apa, kalau batasnya hanya dalam hal bertemu dengan pemeriksa, itu Cuma batas kita, selebihnya kuasanya direkturnya
44 Wawancara Kepada Bapak Muhammad Sabir, S.E
(Staff Ahli Kantor Konsultan Pajak Karya Artha Bhakti Group)
No Pertanyaan Wawancara
1.
Bagaimana Mekanisme/Alur permohonan Restitusi mulai dari persiapan sampai dengan pengabulan permohonan restitusi
Mekanismenya adalah pertama, Memastikan hak dan kewajiban wajib pajak terpenuhi terutama SPT PPN nya, terus ada SPT & SKP nya kita pelajari, kalau sudah dipenuhi baru kita ajukan permohonan restitusi
2.
Butuh waktu berapa lama bagi Wp untuk mendapatkan haknya yaitu restitusi mulai dari persiapan sampai dengan pencairan dana ke Rek WP
Aturannya itu paling lama 1 tahun sudah disetujui, tapi pada prakteknya 2 bulan itu sudah disetujui kalau memenuhi syarat, kalau tidak memenuhi syarat juga atau dengan kata lain ditolak kita penuhi alasannya juga kenapa ditolak
3.
Apa saja yang harus dilengkapi pengusaha kena pajak (PKP) dalam mengajukan Restitusi PPN
Karena yang direstitusi itu adalah pajak masukan maka dipastikan itu bahwa transaksi ppn masukan itu benar dibuktikan dengan Invoice, kwitansi dan faktur pajak masukan, 3 poin ini harus ada
4.
Menurut Ibu, Apakah Restitusi diindonesia sudah berjalan dengan baik
Ya Restitusi pajak di Indonesia sudah berjalan dengan baik sepanjang kita memenuhi syarat sesuai dengan aturan yang berlaku
5.
Apakah sejauh ini ada kendala / kesulitan yang ibu alami dalam proses Restitusi
Kendala kami adalah kekurangan data dari wajib pajaknya, misalkan dia sudah transaksi jual beli tapi tidak memiliki kwitansi, faktur pajak atau invoice, jadi itu harus kami adakan dengan menghubungi lawan transaksinya untuk mendapatkan dokumen tadi karena kalau tidak ada dokumen ini tidak dapat diproses lebih lanjut
6.
Seperti apa upaya yang kemudian Ibu lakukan dalam mengatasi kendala/kesulitan tersebut
jadi itu harus kami adakan dengan menghubungi lawan transaksinya untuk mendapatkan dokumen tadi karena kalau tidak ada dokumen ini tidak dapat diproses lebih lanjut
45
7.
Apabila Wajib Pajak Badan (PKP) yang Ibu tangani berpotensi dikenakan sanksi administrasi dalam tahap pemeriksaan nantinnya, upaya apa saja yang telah maupun akan dilakukan oleh Kantor Konsultan Pajak dalam upaya menghindari sanksi administrasi perpajakan pada saat permohonan Restitusi
Sebenarnya kalau potensi dikenakan sanksi tanpa juga restitusi, kalau ada kesalahan kita diperiksa jadi bukan karena restitusi sehingga dia diperiksa, kenapa diperiksa karena ada kewajiban yang tidak dipenuhi, ada pelanggaran yang dia langgar, makan dikenakan sanksi, misalkan tidak melapor SPT PPN kemudian dimintai keterangan tidak memberi keterangan nah itu semua akan menjadi sanksi dikemudian hari
8.
Apakah ada batas kewenangan kantor Konsultan Pajak sebagai instansi yang menyediakan bantuan bagi Wajib Pajak dalam pemenuhan hak dan kewajiban Wajib Pajak dalam menangani Restitusi Wajib Pajak badan ?
Kalau mengenai kewenangan kantor konsultan pajak, sama sekali tidak kami hanya berhubungan dengan proses mulai dari pengajuan sampai dengan disetujui atau ditolaknya atau dilengkapinya syarat restitusi