• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

1. Strategi Humas dalam penerimaan peserta didik baru di MAN 1 Solok Kabupaten Solok

Menurut sondang P Siagian (1998), didalam (pdf M. Janki Dausat,2017:6) manajemen strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajerial dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut. Pada mulanya, tidak banyak strategi yang diterapkan sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan siswa baru. Tugas humas pada waktu itu lebih cenderung pada menjalin hubungan yang harmonis antar warga intern madrasah dan menjalin hubungan yang harmonis kepada masyarakat umum, sedangkan untuk meningkatkan penerimaan siswa baru belum terdapat strategi khusus.

Menurut Ibnoe Syamsi (1967) didalam buku Asmendri.

(2012:93) Humas merupakan suatu kegiatan organisasi untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat agar mereka mendukungnya dengan sadar dan sukarela. Hubungan Masyarakat (humas) merupakan bentuk kegiatan dan sekaligus suatu proses komunikasi. Proses komunikasi dalam kegiatan humas merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Sebab tanpa adanya komunikasi tidak mungkin akan terjadi interaksi. Pada umumnya humas merupakan suatu alat atau saluran untuk memperlancar jalannya interaksi dan penyebarluasan informasi mengenai publikasi, melalui kerjasama antar pimpinan dengan pegawainya secara internal dan melakukan kerjasama dengan masyarakat ataupun khalayak ramai secara eksternal. Strategi

humas yang berupaya untuk meningkatkan penerimaan siswa baru pada waktu itu masih sangat sederhana.

Di MAN 1 Solok ini seluruh kegiatan madrasah langsung di liput kemudian di beritakan yang mana tujuan supaya seluruh kegiatan yang berlangsung di MAN 1 Solok tersampaikan. Strategi intern, pertama-tama yaitu dibuatkan suatu team yang bertugas di dalam struktur humas yang mana nantinya seluruh kegiatan yang trealisasi itu tercapai target dan tujuannya. Kata Waka Humas Man 1 Solok Bapak Ibenzani, M.Pd beliau mengatakan bahwa: Strategi Intern yaitu menjalin hubungan baik dengan seluruh warga madrasah dan selalu ikut andil di setiap kegiatan madrasah, Dan mungkin dilibatkan dari OSIM ikut andil dalam penerimaan peserta didik baru, karena kegiatan yang menarik itu kegiatan kesiswaannya.

Melalui media sosial dan online yang selalu di upload kegiatan sekolah, yang mana nantinya juga di share ke web kanwil dan kemenag kabupaten solok, maupun kegiatan itu berupa intra dan ekskul sekolah setiap kegiatan itu dibuat berita oleh siswa diberikan ke humas dn kanwil, dan jika kegiatan itu levelnya kabupaten solok bisa kita melalui media massa online dan bisa melalui media massa lokal seperti singgalang dan haluan.

Berdasarkan pendapat Kepala Madrasah MAN 1 Solok melakukan Strategi penerimaan di Madarasah hanya dengan menggunakan Strategi intern yaitu MAN 1 Solok menyampaikan informasi dan menjalin hubungan baik di dalam madrasah, seperti menciptakan suasana madrasah yang kondusif melibatkan seluruh warga madrasah untuk ikut andil dalam persiapan dan penerimaan peserta didik baru.

Adapun salah satu keunggulan yang dapat menarik minat masyarakat pada promosi untuk PPDB yang dilakukan madrasah adalah dengan mengadakan ekstrakurikuler yang belum dimiliki oleh sekolah manapun di Kab. Solok pada waktu itu, yaitu storan tahfiz, marching

band, pramuka, PMR, PKS. Serta membuat program jangka pendek : memantapkan PBM di madrasah, agar pembelajaran makin kondusif dan efektif. juga memaksimalkan penerimaan peserta didik yang lebih baik dari sebelumnya, serta melakukan promosi dengan semua media yang ada. Sedangkan jangka panjang : menjadikan MAN 1 Solok menjadi madrasah yang terampil dan keagamaan, supaya menjadi madrasah MAK (Madrasah Aliyah Keagamaan), menambah kuota PPDB, mewujudkan dan meningkatkan lulusan yang terbaik untuk mencapai madrasah adiwiyata dan unggul di Kabupaten Solok bahkan di Nasional.

MAN 1 Solok dalam program jangka pendek dan jangka panjangnya juga dibantu oleh program-program oleh humas dan para guru agar tujuan dari kepala sekolah untuk mewujudkan PBM yang efektif dan menciptakan madrasah yang terampil dan keagamaan tercapai kedepannya. Strategi lainnya dari MAN 1 Solok ialah selalu melakukan terobosan terbaru dari tahun ke tahunnya.

Terobosan terbaru yang dibuat dari madrasah ialah menciptakan lulusan terbaik pertahunnya yang mana lulusannya para-para siswa hafiz qur’an. Dari promosi di spanduk dibuat semacam promosi jalur khusus mendaftar yaitu hafal al-quran 5 juz gratis SPP sampai tamat dan itu nanti akan lebih ditingkatkan bahkan selama disekolah nanti meraka di beri mata pelajaran tahfiz dan dstorkan nantinya sebagai syarat tamat dari MAN 1 Solok tersebut.

Dapat diketahui bahwa MAN 1 Solok memiliki kemampuan untuk dapat mewujudkan lulusan terbaik dari madrasah, yaitu meningkatkan lulusan terbaik tahfiz qur’an dari itu madrasah membuka jalur tahfiz untuk menarik siswa-siswi tahfiz agar bersekolah di MAN 1 Solok juga nanti para siswi itu akan di asramakan, dan supaya mereka terfokus dengan program tahfizh di MAN 1 Solok tersebut.

Strategi yang dahulu sederhana dan belum berkembang seperti sekarang ini disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Kepala Madrasah

Kepala madrasah memegang peranan penting dalam menentukan perkembangan madrasah. Semua program dari madrasah sangat bergantung pada kebijakan yang ditetapkan kepala madrasah. Berbagai strategi humas yang dilancarkan MAN 1 Solok sekarang muncul setelah terjadi pergantian kepala madrasah yang menjabat dari tahun 2017 – sekarang, yaitu Bapak Yulfentri, S.Pd,MM.

Sebelum itu, Bapak Drs. H. Syamsul Bahri. selaku kepala MAN 1 Solok lebih bersikap sederhana dalam penerapan strategi manajemen humas, beliau hanya menerapkan strategi humas secara tradisi dari sebelum-sebelumnya dalam meningkatkan penerimaan siswa baru. Hal ini karena kepala madrasah melihat kondisi yang ada pada saat itu tidak terlalu membutuhkan berbagai strategi untuk menarik minat masyarakat agar mendaftarkan putra-putrinya ke madrasah tersebut, karena kondisi pada waktu itu belum terdapat persaingan yang ketat dari sekolah-sekolah sederajat dalam perekrutan calon siswa baru, MAN 1 Solok telah mendapat kerja sama yang bagus dari Mts dan SMP sekitar serta mengingat MAN adalah sekolah yang sudah berumur, sehingga memungkinkan madrasah ini sudah dikenal oleh masyarakat.

Oleh karena itu, maka tugas humas yang lebih penting adalah menjalin hubungan yang erat dan harmonis dengan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar (baik orang tua siswa, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan lain maupun pejabat pemerintahan).

b. Persaingan dengan Sekolah Lain

Faktor lain yang menyebabkan pihak Madrasah kurang begitu gencar melancarkan promosinya adalah belum terjadi persaingan yang ketat dari sekolah-sekolah lainnya. Persaingan yang dimaksud adalah masih sedikit sekolah umum yang dianggap

bermutu dan unggul, belum ada sekolah sederajat yang mendapat predikat adiwiyata tingkat Nasional dan percontohan, apalagi MAN 1 Solok juga memilki keunggulan lainnya dari program tahfiz dan beasiswa tahfiznya yang belum dimiliki oleh sekolah-sekolah lainnya, sehingga tanpa promosi berlebih pun keinginan masyarakat memilih MAN 1 Solok masih tinggi.

c. Keberadaan MAN 1 Solok

MAN 1 Solok merupakan sekolah yang sudah berumur, berdiri sejak tahun 1990 dan berubah nama menjadi MAN 1 Solok pada tahun 2017 yang awal mula MAN 1 Solok bernama MAN 2 Koto Baru Solok, dari itu MAN 1 Solok sudah mendapatkan nama yang baik di pandangan masyarakat karena kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekiolah melibatkan warga masyarakat sekitar sekolah dan juga setiap pembanguanan baru juga melibatkan orang tua murid untuk mencari kesepakatan guna mencapai kemajuan MAN 1 Solok kedepannya. MAN 1 Solok berada di daerah masyarakat yang harmonis dan perlintasan jalan raya yang memungkinkan MAN 1 Solok dapat di ketahui oleh seluruh masyarakat Kabupaten Solok. Dalam hal ini menjadikan madrasah ini kemungkinkan besar sudah dikenal oleh masyarakat luas.

Oleh karena itu, kepala madrasah berpendapat bahwa dengan promosi yang sederhana pun MAN sudah diketahui keberadaannya oleh masyarakat.

Strategi humas dalam MAN 1 Solok dengan menerapkan strategi publik intern (warga madrasah sendiri) dan strategi humas dengan publik ekstern (masyarakat luas):

a. Strategi manajemen humas dengan publik intern (warga madrasah) kegiatan humas merupakan punlisitas ke dalam sasarannya tidak lain adalah warga sekolah yang bersangkutan, yakni kegiatan humas bertujuan memelihara hubungan yang harmonis dan terciptanya kerjasama antara warga sekolah sendiri (Asmendri

2012:104). Menjalin hubungan dengan sesama publik internal, MAN 1 Solok menyusun program untuk meningkatkan hubungan yang harmonis antara kepala madrasah, guru, pegawai dan karyawan MAN 1 Solok.

Strategi intern dari MAN 1 Solok melakukan komunikasi dengan warga madrasah. Strategi Intern yaitu menjalin hubungan baik dengan seluruh warga madrasah dan selalu ikut andil di setiap kegiatan madrasah. Strategi manajemen humas dengan publik intern ini dilakukan dengan kegiatan melibatkan OSIM ikut andil dalam penerimaan peserta didik baru, karena kegiatan yang menarik itu kegiatan kesiswaannya.

Strategi intern yang dilakukan madrasah yaitu setiap ada kegiatan dari para siswa nanti akan dipromosikan seperti para siswa yang berprestasi akan di promosikan seperti foto-foto mereka akan dipajang di dinding madrasah, supaya memotivasi teman-teman yang lain dan dia juga akan memotivasi tetangga-tetangganya dan orang yang melihat sekolah.

Berdasarkan jabaran di atas dapat diketahui bahwa MAN 1 Solok, Strategi intern merupakan upaya menjalin hubungan yang lebih baik dengan sesama guru, waka dan seluruh warga madrasah, humas juga membuat program untuk mempermudah kinerja guru, serta melibatkan seluruh warga masyarakat di dalam setiap kegiatan humas, yaitu dengan memfasilitasi segala sesuatu yang diperlukan para guru dalam pekerjaannya di MAN 1 Solok, salah satunya membantu upload kegiatan ke publik serta meliput kegiatan-kegiatan ekskul dan intra, maupun mempromosikan sebagai pencitraan madrasah.

b. Strategi manajemen humas dengan publik ekstern

Kegiatan ekstern ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada publik atau masyarakat di luar warga sekolah (Asmendri 2012:100). Teori ini senada dengan strategi yang dilakukan MAN 1

Solok ialah selalu melakukan komunikasi dengan warga luar seperti promosi madrasah, dapat ketahui dari Waka Humas Bapak Ibenzani, S.Pd. yang menjelaskan strategi ekstern di MAN 1 Solok sebagai berikut: Strategi ekstern menjalin hubungan dan komunikasi dengan warga luar madrasah yang mana hubungan baik madrasah yaitu strategi kerja sama, strategi pencitraan dan strategi promosi, dengan orang tua murid, dengan lembaga pemerintahan, dengan penjabat daerah dan dengan dewan komite madrasah yang membantu pendanaan madrasah.

Berdasarkan jabaran di atas dapat diketahui bahwa MAN 1 Solok, Strategi ekstern merupakan dapat dikelompokkan menjadi tiga strategi, yaitu strategi kerja sama, strategi pencitraan dan strategi promosi. Semua strategi ini bertujuan untuk mendapatkan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, baik kerja sama dalam hal finansial, dukungan moral, peningkatan prestasi akademik hingga untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

1). Strategi pencitraan

Menurut (Hadari, 1998:73) Tugas humas adalah melakukan publisitas tentang kegiatan organisasi kerja yang patut diketahui oleh pihak luar secara luas. Dalam upaya menciptakan citra positif dari masyarakat, MAN 1 Solok memanfaatkan berbagai keunggulan madrasah dan memanfaatkan event-event tertentu serta menyusun program yang dapat menimbulkan kesan yang baik dari masyarakat sekaligus menarik minat masyarakat

Strategi pencitraan dari MAN 1 Solok ialah selalu melakukan interaksi langsung dengan warga masyarakat dapat diketahui dari Waka Humas Bapak Ibenzani, M.Pd. yang menjelaskan strategi pencitraan, seperti sebagai berikut Salah satu pencitraan dari sekolah yaitu: pihak madrasah membersihkan mushalla dan masjid sekitaran madrasah, dan

pada jalan santai HAB Kemenag siswa dan guru melakukan razia semut terhadap sampah-sampah dijalan sekitaran lingkungan sekolah.

Berdasarkan jabaran di atas dapat diketahui bahwa di MAN 1 Solok Strategi pencitraan dilakukan oleh seluruh warga madrasah yang mana disana mereka memanfaatkan momentum HAB kemenag dan juga sering melaksanakan kegiatan-kegiatan serta ikut dalam perlombaan dan program pengabdian masyarakat dari madrasah seperti razia semut untuk memilih sampah di jalanan skitar sekolah, juga membersihkan mushalla dan masjid di sekitaran sekolah.

a). Peserta didik

Sikap, penampilan dan tutur kata peserta didik dapat dijadikan sebagai barometer dari lembaga pendidikan yang mendidiknya. Pemanfaatan peserta didik dari MAN 1 Solok ialah selalu melakukan promosi dan pencitraan untuk penerimaan peserta didik baru dengan warga luar madrasah dapat penulis ketahui dari wawancara dengan salah satu siswa. yang menjelaskan siswa dapat membantu strategi pencitraan di MAN 1 Solok.

Prestasi dibidang akademik dn non-akademik. contoh di bidang non-akademik seperti ikut serta dalam ekskul di sekolah, semacam english club, menjabat sebagai wakil ketua englihs club di MAN 1 Solok, koordinator bidang di kader mubalig, pengurus risalah kabupaten solok. Dan diluar madrasah juga ada, seperti (Firman) sebagai sekretaris 1 didalam forum anak Kabupaten Solok, dan saya sendiri (miko) sebagai ketua di forum anak Kabupaten Solok. Jadi akademik dn non akademik harus seimbang, jadi akademik prestasi yaitu peringkat 5 besar dan bahkan juara 2 d kelas.

Berdasarkan jabaran di atas dapat penulis ketahui siswa Membantu madrasah untuk tahap pencitraan seperti aktif dan berprestasi juga di organisasi luar seperti forum Anak Kabupaten Solok, Kader mubaliq, dan dalam ekskul English Club. Dan dari itu siswa membantu juga promosi madrasah ke masyarakat setiap tahun ajaran baru agar tercapainya suatu pendidikan di madrasah dan siswa menjadi salah satu anggota kepanitiaan PPDB di madrasah, agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik mereka dibimbing Para guru MAN 1 Solok senantiasa mengarahkan dan membimbing siswanya untuk terbiasa bersikap sopan santun kepada siapapun, berpenampilan rapi dan rajin beribadah.

Namun prilaku tersebut bukan berarti diniatkan agar dinilai baik oleh orang lain, melainkan untuk membentuk jiwa yang berakhlaqul karimah sesuai dengan tuntunan agama Islam dan misi madrasah.

b). Meningkatkan Prestasi Madrasah

Salah satu faktor yang paling membuat masyarakat tertarik dengan suatu lembaga adalah pada prestasi hasil keluarannya. Oleh karena itu, MAN 1 Solok selalu berusaha meningkatkan prestasi pendidikannya, baik prestasi akademik maupun non akademik, dengan mengadakan berbagai program. Waka Humas MAN 1 Solok menjelaskan program untuk meningkatkan prestasi madrasah di MAN 1 Solok.

Salah satu program madrasah yaitu SMP dan MTs bersangkutan akan di beri reward salah satunya kalau nilai bagus dan tahfizh bagus maka disekolah ada program jika tahfizh bagus akan dibebaskan biaya komitenya.

Pernyataan di atas di perkuat oleh kepala Man 1 Solok Bapak Yulfentri, S.Pd,MM beliau mengatakan bahwa:

kegiatan-kegiatan seperti; kader mubaligh, penyelenggaraan

jenazah, serta pengabdian msyarakat dalam membersihkan masjid di sekitar.

Berdasarka jabaran di atas dapat diketahui bahwa madrasah meningkatkan prestasi untuk pencitraannya dengan membuatkan program-program reward dan program pengabdian kepada masyarakat di sekitaran madrasah. Dalam bidang lainnya ikut dalam lomba-lomba sekolah sehat, Adiwiyata, Akreditasi, kemudian nanti siswa lomba mata pelajaran dan keagamaan, dan lainnya. Apabila madrasah selalu berprestasi, maka upaya mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dapat semakin mudah.

c). Merenovasi bangunan gedung

Unuk menarik minat masyarakat, kepala madrasah memperbaiki dan membangun bangunan yang menarik di MAN 1 Solok, seperti membangun gapura yang megah, mengecat ulang semua gedung MAN 1 Solok, menata taman dan sarana prasarana yang ada serta menambahkan sarana dan prasarana yang diperlukan. Dengan gedung yang megah dan menarik ini, diharapkan masyarakat dapat tertarik terhadap MAN 1 Solok.

d). Menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap

MAN 1 Solok terkenal dengan sarana dan prasarana belajarnya yang lengkap. Dengan tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap tentu dapat menimbulkan persepsi yang baik, seperti proses belajar mengajar dan kegiatan ekstrakurikulernya yang dapat semakin mudah dan inovatif karena sudah tersedia berbagai sarana pendukung, apalagi juga terdapat beberapa fasilitas madrasah yang dapat digunakan oleh masyarakat seperti untuk pemilu dan pilkada, atau acara di buat oleh kementerian agama.

e). Bekerja sama dengan media massa

Dalam upaya menciptakan kesan yang baik dari masyarakat, pihak MAN 1 Solok juga bekerja sama dengan media massa. Bentuk kerja sama dengan media massa ini biasanya dilakukan pada tiap awal semester dan tahun ajaran baru. Pada kesempatan itu, media massa diminta untuk meliput rangkaian kegitan di madrasah, mulai dari penampilan berbagai ketrampilan dan keahlian yang dimiliki oleh siswa MAN 1 Solok, hingga prosesi wisuda syukuran kelas 12 nya.

f). Memanfaatkan momen HBI dan HBN

Pemanfaatan moment-moment penting dari MAN 1 Solok ialah selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan di madrasah dengan hal tersebut madrasah melakukan promosi Waka Humas Madrasah menjelaskan MAN 1 Solok sering melakukan kegiatan yang dapat membantu promosi di MAN 1 Solok Yaitu dengan cara ikut andil dalam seluruh kegiatan di madrasah seperti dalam kegiatan PHBI/PHBN yang dimana humas didalamnya berperan sebagai jurnalistik kegiatan atau fotografer kegiatan, kegiatan madrasah nantinya di share dan dipost di setiap media sosial madrasah.

Melakukan kolaborasi kegiatan dengan pelaksana kegiatan lainnya seperti program Tata Usaha ASN dan lainnya”.

Berdasarkan jabaran di atas moment Hari Besar Islam dan Hari Besar Nasional dapat pula dijadikan sebagai ajang unjuk gigi MAN 1 Solok untuk menarik simpati masyarakat.

Dalam Peringatan Kemerdekaan Indonesia misalnya, terdapat parade drum band atau marching band yang selalu diikuti oleh MAN 1 Solok, mengikuti jambore nasional pada hari Pramuka, menyelenggarakan pengajian keagamaan dalam peringatan maulud Nabi, isra’ mi’raj,

nuzulul qur’an dan sebagainya yang juga dapat berimbas pada dikenalnya MAN 1 Solok oleh masyarakat. Khusus untuk marching band, ekstrakurikuler ini telah dikenal oleh masyarakat luas karena sering diundang ke berbagai daerah, sehingga MAN ini dikenal juga dengan marching band dan keunggulan dalam madrasah adiwayatanya.

2). Strategi promosi

Menurut (Purwanto, 1993:189-190) menjelaskan secara konkrit, tujuan diselengggarakan hubungan sekolah dan masyarakat adalah: (a) mengenalkan pentingnya sekolah bagi masyarakat; (b) memberikan informasi kepada masyarakat tentang isi dan pelaksanaan program sekolah. Dalam usahanya meningkatkan penerimaan siswa baru, MAN 1 Solok juga menerapkan berbagai promosi sebagai salah satu strategi dari manajemen humas. Jika terjadi kendala dalam penerimaan peserta didik di MAN 1 Solok ialah selalu melakukan evaluasi terhadap kegitan tersebut untuk penerimaan peserta didik baru, dapat penulis ketahui dari Waka Humas MAN 1 Solok. yang menjelaskan sistem strategi promosi di MAN 1 Solok. Melalui media sosial dan online yang selalu di upload kegiatan sekolah, yang mana di share ke web kanwil dan kemenag kabupaten solok, maupun kegiatan itu intra dan ekskul setiap kegiatan itu dibuat berita oleh siswa diberikan ke humas dn kanwil, dan jika kegiatan itu levelnya kabupaten solok bisa kita melalui media massa online dan bisa melalui media massa lokal seperti singgalang dan haluan.

Berdasarkan teori dan pendapat narasumber di atas dapat diketahui strategi promosi ini disusun oleh kepala madrasah, waka humas, panitia penerimaan siswa baru dan seluruh elemen MAN 1 Solok. Yang dimana strategi promosi seperti ini adalah usaha yang sangat mumpuni agar seluruh warga masyarakat

mengetahui apa itu MAN 1 Solok dan masyarakat dapat menilai keunggulan-keunggulan yang ada di MAN 1 Solok.

Strategi promosi dalam meningkatkan penerimaan siswa baru ini dilakukan dengan dua metode, yaitu metode langsung dan metode tidak langsung:

a). Metode langsung

- Kunjungan Panitia Penerimaan Siswa Baru

Pada masa-masa penerimaan siswa baru, ada kepanitian khusus dari panitia penerimaan siswa baru yang mendatangi Mts dan SMP sekitar untuk mempromosikan MAN 1 Solok. dapat diketahui dari wawancara dengan Guru MAN 1 Solok. yang menjelaskan sistem strategi promosi di MAN 1 Solok. Para siswa melakukan promosi pada saat pulang kampung dan akan masuk tahun ajaran baru maka dari itu sekolah memberikan brosur-brosur yang akan dibawa oleh para siswa tersebut, contoh: siswa tamatan SMP 1 surian maka dari itu siswa tersebut mempromosikan sekolah ke sekolah lama mereka tersebut.

Bardasarkan jabaran di atas dapat diketahui bahwa metode langsung dari madrasah untuk promosi MAN 1 Solok adalah dengan mengunjungi langsung sekolah bersangkutan bahkan akan memberikan reward kepada sekolah-sekolah yang berprestasi. Dalam kunjungannya ini, selain memperkenalkan MAN 1 Solok kepada tamatan Mts dan SMP yang hendak mencari sekolah lanjutan, para petugas tersebut juga menyampaikan berbagai keunggulan madrasah, syarat-syarat pendaftaran dan fasilitas yang disediakan bagi para siswa yang nantinya bersekolah di sana.

- Mengundang Mts/SMP terdekat

MAN 1 solok mengundang Mts dan SMP terdekat pada acara rising star atau lomba HAB Kemenag, yang diwakili oleh sebagian siswa Mts/SMP yang dibimbing oleh salah seorang gurunya.

Undangan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan MAN 1 Solok secara langsung kepada siswa-siswa Mts/SMP yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Selain dapat dengan langsung menyampaikan informasi tentang MAN 1 Solok kepada para siswa tersebut, dengan masuk ke lingkungan kampus MAN 1 Solok, diharapkan siswa-siswa MTs/SMP ini tertarik untuk melanjutkan pendidikannya

Undangan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan MAN 1 Solok secara langsung kepada siswa-siswa Mts/SMP yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Selain dapat dengan langsung menyampaikan informasi tentang MAN 1 Solok kepada para siswa tersebut, dengan masuk ke lingkungan kampus MAN 1 Solok, diharapkan siswa-siswa MTs/SMP ini tertarik untuk melanjutkan pendidikannya