BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
1. Tahap define (pendefenisian)
Beradsarkan tahap pendefenisian yang telah dilakukan, diperoleh informasi dari SEMA Inatitut yaitu:
1. Panduan pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar berupa file
Panduan berupa file yang digunakan kemudian bagikan dan diprint out apabila dibutuhkan, ini bisa saja akan mudah hilang dan tercecer. Sehingga, dengan adanya buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami yang sudah sangat valid, dapat menjadi panduan yang digunakan pada pelaksanaan pelatihan kepemimpinan, dan menjadi pegangan setelah terlaksanya pelatihan.
2. Pemberian materi secara satu arah
Dalam pelatihan kepemimpinan selama proses pelaksanaan pelatihan tersebut masih berlangsung pemberian materi secara satu arah, tidak adanya feed back dari peserta pelatihan, sehingga pelatihan menoton yang berdampak pada peserta mengantuk, kurang besemangat, bosan bahkan jenuh. Sehingga, dalam buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami yang sudah divalidasi dengan metode pemberian materi, dan tanya jawab sehingga adanya feedback antara pemateri dengan peserta agar lebih efektif dalam pelatihan kepemimpinan.
2. Mendominasi materi kepemimpinan secara umum
Dalam pemberian materi kepemimpinan mendominasi kepemimpinan secara umum, sementara dalam AD/ART LK IAIN Batusangkar Bab II Asas dan Landasan pasal 2 LK IAIN Batusangkar berasaskan Islam dan pancasila, Bab III
Tujuan pasal 6 terbinanya mahasiswa IAIN Batusangkar yang berkepribadian muslim, cendikia, profesional dan bertanggung jawab atas terwujudnya tri dharma perguruan tinggi. Karena panduan atau pedoman yang dimiliki untuk pelatihan kepemimpinan dasar mahasiswa LK IAIN Batusangkar masih berupa AD/ART.
Selain itu, panduan tersebut masih memiliki kekurangan pada materi kepemimpinan dasar bernuansa islami, metode yang digunakan hanya satu arah, dan belum adanya games atau simulasi. Oleh karena itu, agar sesuai asas dan landasan serta terwujudnya kepribadian islam muslim, diperlukan materi kepemimpinan dasar bernuansa Islami yang lebih mendominasi didalam pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar (PKMD) berupa sebuah buku pedoman yang memuat pembahasan mengenai bagaimana kelancaran pengelolaan suatu organisasi terutama dalam hal penanaman jiwa kepemimpinan dasar bernuansa Islami. Kepemimpinan bernuansa Islami yaitu kepemimpinan yang memiliki akhlak islami. Dimana buku pedoman adalah suatu buku yang digunakan sebagai acuan dalam membentuk jiwa kepemimpinan dasar bernuansa Islami khususnya kepemimpinan rasulullah Saw.
3. Jarangnya diberikan penyegeran berupa permainan
Pelatihan kepemimpinan juga jarang diberikan games selama pelatihan sebagai ice beraking atau penyegaran untuk mengembalikan fokus dan semangat peserta. Sehingg peserta merasakan bosan, jenuh dan mengantuk karena hampir seharian berada didalam ruangan. Peserta membutuhkan suasana berbeda. Akan tetapi peserta belum mendapatkan ice breaking disela-sela materi ataupun sesudah pemberian materi. Untuk mengatasi permsalahan diatas maka buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami diberikan latihan individu dan kelompok serta permainan yang mengembalikan semangat peserta.
4. Pemberian materi juga kurang menarik
Dengan materi yang kurang menarik, sehingga peserta juga kurang bersemangat untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar, sehingga peminat PKMD dua tahun belakangan ini menurun. Oleh karena itu buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami diselangi dengan
berbagai latihan, permainan, pemberian materi dengan tanya jawab, dilakukan nya evaluasi diakhir pelatihan, dan buku didesain dengan semenarik mungkin dengan warna, gambar dan penulisan yang jelas.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan tersebut, maka materi yang disajikan dalam buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami mengacu pada tujuan LK IAIN Batusangkar Bab II Asas dan Landasan pasal 2 LK IAIN Batusangkar berasaskan islam dan pancasila, Bab III Tujuan pasal 6 Terbinanya Mahasiswa IAIN Batusangkar yang berkepribadian muslim, cendikia, profesional dan bertanggung jawab atas terwujudnya Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, agar sesuai asas dan landasan serta terwujudnya kepribadian islam muslim, diperlukan materi kepemimpinan islami yang lebih mendominasi didalam pelatihan kepemimpinan.
Dalam pengembangan buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami, diberikan latihan dan games yang terdapat pada bab empat untuk merangsang peserta pelatihan untuk lebih fokus, menghilangkan jenuh, bosan dan rasa kantuk. Sehingga lebih efektif untuk melaksanakan pelatihan kepemimpinan yang berkesan. Kemudian peserta langsung dievalusi untuk mengetahui seberapa pemahaman, apa yang didapat selama pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami yang telah dilaksanakan.
2. Tahap design (perancangan)
Tahap design dilaksanakan setelah tahap define selesai dilakukan. Pada tahap ini perancangan ini buku pedoman pelatihan kepeimpinan bernuansa islami dirancang berdasarkan panduan PKMD LK IAIN Batusangkar dan petunjuk pelaksanaan pelatihan kepemimpinan yang diberikan oleh ketua SEMA IAIN Batusangkar. Dalam merancang buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami ini, penulis terlebih dahulu berdiskusi dengan pembimbing.
Penulis menjelaskan dan mendeskripsikan tentang buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami yang akan dirancang sesuai kebutuhan dan tujuan panduan pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar, kemudian pembimbing memberikan masukan, saran, mengarahkan, dalam perancangan buku pedoman
pelatihan kepemimpinan bernuansa islami. Setelah itu baru penulis merancang secara keseluruhan.
Meunurt Effendy (2014). Buku pedoman ini salah satu acuan yang berperan sebagai pendukung pelaksanaan dalam organisasi, yang berguna untuk membantu proses pencapaian tujuan dan peningkatan kualitas organisasi.
Penggunaan buku pedoman dapat mengarahkan organisasi yang terfokus pada kegiatan yang akan dilakukan, mempermudah komunikasi antar anggota organisasi.
Setelah buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami selesai dibuat, selanjutnya penulis menyerahkan pada validator untuk divalidasi yang disertai dengan lembar validasi buku pedoman. Validator yang penulis minta untuk memvalidasi berjumlah 3 orang, yaitu bapak Dr. Himyar Pasrizal, S.E,M.M, selaku dosen program studi ekonomi syariah, bapak Dr.Abhanda Amra, M.Ag dan Arismen,S.E, MM, selaku dosen manajemen pendidikan islam IAIN Batusangkar.
Meurut Anasti dan Urbina (Lufri,2005:116) validasi adalah suatu ukuran yang menunjukan sejauhmana suatu alat ukur itu dapat mengukur apa yang hendak diukur.
Memvalidasi dengan validator dengan menggunakan lembar validasi yang dinilai dari format, isi dan bahasa dalam buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami, lembar validasi berguna untuk sebagai memberikan penilaian, saran, masukan, dan arahan demi kebenaran, keberhasilan dan valid nya buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami, setelah divalidasi maka akan dilakukan revisi sesuai dengan masukan yang diberikan oleh para validator.
Adapun arahan, masukan ataupun saran yang diberikan oleh validator pada buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami yaitu:
a. Teknik pada penulisan dalil atau ayat al-qur’an diseragamkan karena penulisan ayat al-qur,an tidak sama sehingga perlu diseragamkan agar lebih rapi dan tersusun dengan baik
b. Penulisan kata-kata Islam atau Islami dan seterusnya dimulai dengan huruf besar atau kapital
c. Istilah asing agar dapat dimiringkan agar dapat membedakan istilah asing dengan kalimat lainya
d. Kelengkapan penjelasan kesimpulan yang masih sederhana
e. Lengkapi dengan referensi tokoh-tokoh atau pemimpin Islam agar dapat memperkuat dan melengkapi materi kepemimpinan bernuansa Islami
f. Metode yang digunakan dalam penulisan buku pedoman pelatihan
g. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik sehingga lebih memberikan kenyamaan dalam membaca buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa Islami
3. Tahap develop (pengembangan)
Produk pengembangan berupa buku pedoman ini dapat dikatakan valid jika dikembangkan dengan teori yang relevan, disebut dengan validitas isi. Pada pengujian ini digunakan pendapat dari ahli. Dalam hal ini setelah instrumen dikontruksi tentang aspek-aspek yang akan diukur dengan berlandaskan teori tertentu, maka selanjutnya dikonsultasikan dengan ahli/pakar disebut vailiditas konstruk. Buku pedoman yang dikembangkan validitas isi dan validitas konstruk (Havis, 2013:6).
Bersadarkan hasil validasi dari 3 orang validtor, adapun rumusan masalah penelitian, yaitu: “Bagaimanakah validitas buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami untuk organisasi HMJ IAIN Batusangkar”
telah terjawab. Deskripsi hasil validasi diatas menunjukan bahwa buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami yang peneliti rancang sudah sangat valid pada format, isi dan bahasa dengan persentase penilaian sebesar 83,95%.
Tujuan Buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami dikembangkan berdasarkan panduan pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar, agar terwujudnya dengan tujuan LK IAIN Batusangkar terbinanya mahasiswa IAIN Batusangkar yang berkepribadian muslim, cendikia, profesional dan bertanggung jawab atas terwujudnya Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga
buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami dapat menjadi salah satu acuan pencapain tujuan LK IAIN Batusangkar secara efektif dan efisien.
Buku pedoman ini memenuhi kriteria sangat valid dan dapat digunakan dalam kegiatan pelatihan, berdasarkan penilaian validator sebagai berikut:
a. Isi buku pedoman dirancang sesuai dengan panduan PKMD LK IAIN Batusangkar yang digunakan, memiliki kedalaman materi, kesesuain tujuan pelatihan dan materi yang disajikan terkhusus pada kepemimpinan rasulullah Saw, beserta dalil ataupun ayat-ayat al-qur;an sebagai penguat materi kepemimpinan islami, sehingga menunjang peserta pelatihan dalam memahami, menanamkan jiwa kepemimpinan bernuansa islami. Selain itu warna dan tampilan buku pedoman juga menarik yang dapat meningkatkan fokus peserta pelatihan.
b. Penyajian isi buku pedoman dilengkapi dengan cover, kata pengantar, daftar isi, uturan materi yang sesuai dengan tahapan, pendahuluan, juknis pelasksanaan, materi, latihan dan evalusi. Desain cover dan buku dirancang dengan menarik dapat menimbulkan daya tarik pembaca baik dari segi warna, tulisan.
c. Penggunaan jenis huruf mudah dipahami oleh pembaca atau peserta pelatihan, tulisan yang jelas dan mudah dibaca.
d. Tujuan yang diharapkan dari buku pedoman ini telah tercapai karena telah divalidasi oleh validator yang memperoleh kriteria sangat valid dengan persentase 83,95%. Dan buku pedoman kepemimpinan dasar bernuansa islami ini dapat digunakan dalam pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan melalui empat tahap pengembangan, diantaranya defenisi (define), rancangan (design), pengembangan (develop), maka hasil pengembangan buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami adalah valid. Kesimpulan ini diperoleh melalui hasil uji validasi menggunakan lembar validasi.
Uji validasi buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami untuk mengetahui validnya suatu produk yang telah dikembangakn. Uji validas yang dikembangkan dilakukan oleh tiga orang validator. Masing-masing
validator mengisi lembar validasi yang telah disediakan. Lembar validasi memuat beberapa aspek yang akan dinilai, meliputi aspek format, isi dan bahasa.
Kategori skor minimal yang harus dicapai 61% dan maxsimal 100%.
Buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami yang dikembangkan telah memenuhi syarat-syarat pengembangan yaitu format, isi dan bahasa dengan skor yang dicapai sebesar 83,95%. Berdasarkan hasil penilaian dari tiga orang validator, diperoleh dari hasil format buku pedoman 83.33%, dari segi isi diperoleh 83.33% dan dari segi bahasa 86,12%. Dari hasil tersebut, jelas terlihat bahwa persentase produk yang dirancang melebihi batas skor minimal yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori Riduwan (2007:98). Sehingga produk yang dirancang bisa dikategorikan sangat valid yang sesuai dengan aspek dan teori pengembangan.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa islami untuk HMJ IAIN Batusangkar yang dikembangkan dengan teori 4D, define, design , develop dan tahap disseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Peneliti membahas tentang pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami telah memenuhi kriteria sangat valid baik yang dapat digunakan untuk HMJ IAIN Batusagkar sebagai acuan ataupun pedoman pelaksanaan pelatihan kepemimpinan bernuansa islami. Berdasarkan penelitian dan data diperoleh dapat disimpulkan, hasil validasi buku pedoman pelatihan kepemimpinan bernuansa islami memenuhi kriteria sangat valid baik dari segi kelayakan materi, penyajian, dan bahasa dengan persentase 83,95%. Dengan demikian buku pedoman pelatihan kepemimpinan dasar bernuansa Islami dapat menjadi acuan ataupun panduan pelatihan kepemimpinan mahasiswa dasar.
B. Saran
Berdasarkan penjelasan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut:
1. Penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap validasi. Bagi peneliti selanjutnya yang berminat melanjutkan penelitian ini dapat melanjutkan pada tahap praktikalitas, sehingga dapat diketahui bahwa penelitian pengembangan ini praktis untuk digunakan.
2. Buku pedoman pelatihan bernuansa islami yang telah valid ini, dapat dijadikan sebagai pedoman PKMD yang islami dalam mengembangkan buku pedoman PKMD yang lainya. Perbaikan dan modifikasi terus dilakukan asal tetap memperhatikan hakikat pelatihan kepemimpinan bernuasa islami.
3. Penelitian ini masih banyak kekurangan, sehingga diharapkan bagi pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang membangun, untuk kemajuan penelitian berikutnya.
80
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Agama RI.2010. Alqur’an Tajwid dan terjemahanya. Bandung: CV Penerbit Diponogoro
Resekiani, Mas Bakar dan Muhammad Jufri. 2017. Analisis Kebutuhan dan Rancangan Pelatihan. Yogyakarta: Ombak.
Donni Juni, Priansa. 2014. Manajemen Supervisi dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Alfabeta,Cv.
Hasan, Basri dan Tatang. 2015. Kepemimpinan Pendidikan. Bandung: Cv Pustaka Setia.
Mujamil, Qomar. 2007. Manajemen Pendidikan Islam. Malang: PT Gelora Aksara Pratama.
Irfan, Fahmi. 2013. Manajemen Pengambilan Keptusan. Bandung: CV. Alfabeta Encep Safiruddin, Muhyi. 2011. Kepemimpinan Pendidikan Trasnformasional.
Jakarta: Diadit Media Press.
Tim Dosen Adninistrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. 2014.
Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitiatif dan R & D. Bandung:
CV. Alfabeta
Mulyadi. 2010. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Mutu. Malang: Uin Maliki Press.
Karim, Muhammad. 2010. Pemimpin Transformational. Malang: Uin Maliki Press.
Suprayogo, Imam. 2007. Kepemimpinan Pengembangan Organisasi Team Builiding dan Perilaku Inovatif. Malang: Uin Malang Press.
Veithzal, Rivai. 2004. Kiat Memimpin Dalam Abad Ke-21. Ed.1. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.
Kayo, Khatib Pahlawan. 2005. Kepemimpinan Islam dan Dakwah.Ed.1. Jakarta:
Amzah.
Nawawi, Hadari dan M. Martini Hadari. 2006. Kepemimpinan yang Efektif.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Riduwan. 2007. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.
Effendy, Mochtar. 1986. Manajemen Suatu Pendekatan Berdasarkan Ajaran Islam. Jakarta: Bhrtara Karya Aksara.
Hafidhuddin, Didin dan Hendri Tanjung.2003. Manajemen Syari’ah dalam Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Syamsudin. Penerapan Kepemimpinan Islami dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Pengelola KSP Syariah di Kabupaten Wejo dan Kabupaten Enrekang (Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 12 no 4, 2014).
Marzuki. 2008. Meneledani Nabi Muhammad Saw. (Jurnal Humanika Vol.8 No.1, Maret 2008).
Edi, Suresman. 2008. Meneladani Kepemimpinan Rasulullah Saw. (khutbah jumat dimasjid Al-furqon UPI, 4 april 2008).
Abdul, Fariz Azizi. Nilai-nilai Kepemimpinan Islam dalam Al-qur’an dan Relevansinya dengan Kompetensi Kepemimpinan Guru Pendidikan Agam Islam. (Ditulis dalam bentuk Skripsi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
2018).
Maulidiyah, Amalina Rizqi. Analisis Model Kepemimpinan Islami pada CV Dharma Utama Batu. (Ditulis dalam bentuk Skripsi UIN Maulana Malik Ibrahim. 2010).
Raka Fatra Wijaya. Evaluasi Program Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Program Studi Teknologi di Himpunan Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. (Ditulis dalam bentuk Skripsi Universitas Negeri Jakarta. 2019)
Dimas Ruktri Wardhani. Penerapan Metode Ceramah Bervariasi dalam Pelatihan Kepemimpinan di Lembaga Pelatihan Trustco Pondok Melati Bekasi. (Ditulis dalam bentuk Skripsi Universitas Negeri Jakarta. 2010)
Awalludin Yamin. Hubungan Antara Hasil Pelatihan Dasar Kepemimpinan PII dengan Sikap Kepemimpinan Siswa di SMA Fatahillah. (Ditulis dalam bentuk Skripsi Universitas Negeri Jakarta. 2010)
M.Havis. Research dan Development; Penelitian dibidang Kependidikan yang Inovatif, Produktif, dan Bermakna. Diterbitkan (Ta’dib Vol.XVI No.1 Juni 2013).
Lufri. 2005. Buku Ajar Metodolgi Penelitian (Padang:Universitas Negeri Padang).