BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Pembahasan
Produk yang didapat dari penelitian ini adalah prototipe modul Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence. Menurut makna istilah asalnya modul adalah alat ukur yang lengkap, merupakan unt yang berfungsi secara mandiri, terpisah, tetapi juga dapat berfungsi sebgai kesatuan dari keseluruhan unit lainnya. Sejalan dengan pengertian modul tersebut, Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2007: 132) mengungkapkan bahwa modul merupakan suatu unit program pengajaran yang disusun dalam bentuk tertentu untuk keperluan belajar, maka modul yang dibuat dapat digunakan untuk belajar mandiri siswa ataupun sebagai pendamping pada proses belajar mengajar. Dari beberapa pengertian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa modul merupakan suatu paket bahan ajar siswa, yang digunakan secara mandiri maupun secara kesatuan dengan unit lain.
Peranan modul sebagai media bantu pembelajaran, memungkinkan siswa untuk dapat lebih memahami materi yang diajarkan dengan bantuan modul tersebut. Sesuai dengan tujuan modul yang dipaparkan Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional (2008: 3) bahwa media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indra, ruang dan waktu, maka modul pembelajaran menjadi salah satu solusi dalam mengatasi keterbatasan indra, ruang dan waktu. Hal ini dikarenakan siswa dapat belajar
secara mandiri tanpa didampingi guru sesuai dengan tingkat kemampuan pemahaman dari masing-masing siswa.
Penilaian kelayakan prototipe modul pembelajaran dalam validasi ahli pada penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen penilaiannya. Skala yang digunakan dalam angket tersebut menggunakan skala Likert yaitu dengan skor penilaian 1 sampai 4. Skor 1 berarti kurang baik, skor 2 berarti cukup, skor 3 berarti baik dan skor 4 berarti sangat baik. Selanjutnya data yang terkumpul diproses dengan cara dijumlahkan, dibandingkan dengan jumlah yang diharapkan dan diperoleh persentase. Kriteria penilaian kelayakan modul mengacu pada skala persentase menurut Suharsimi Arikunto yaitu 0% - 39% berarti kurang baik, 40% - 55% berarti cukup, 56% - 75% berarti baik dan 76% - 100% berarti sangat baik.
Hasil penilaian dari ketiga validator per item pada setiap aspeknya adalah pada aspek sistematika, item kesesuaian materi dengan standar inti, kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran, kelengkapan, kejelasan dan keruntutan materi dan keterkaitan materi satu dengan materi yang lain masing-masing mendapatkan persentase 83,34%; menurut skala persentase pencapaian tersebut, kualitas item modul termasuk sangat baik. Item kesesuaian materi dengan kecerdasan yang dikembangkan, kesesuaian materi dengan tema, kejelasan petunjuk belajar, kelengkapan kunci jawaban soal latihan sebagai umpan balik dari soal latihan, masing-masing mendapatkan persentase 91,67%; berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, kualitas item modul termasuk sangat baik. Item kemudahan dalam memahami materi mendapatkan persentase 75%, berdasarkan skala persentase yang didapat, kualitas item tersebut termasuk baik.
Hasil penilaian dari ketiga validator per item pada setiap aspeknya adalah pada aspek tampilan, item kemenarikan cover dan gambar dalam modul, item kejelasan ukuran dan bentuk atau jenis huruf yang digunakan dan item kemenarikan tampilan halaman yang disajikan, masing-masing mendapatkan persentase 100%, berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, kualitas ketiga item pada aspek tampilan ini termasuk sangat baik. Item kejelasan gambar yang disajikan mendapatkan persentase 66,67%, berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, kualitas satu item ini termasuk baik.
Hasil penilaian dari ketiga validator per item pada setiap aspeknya adalah pada aspek bahasa, item kejelasan penggunaan bahasa, kebenaran kata atau istilah yang digunakan dan item keterbacaan teks atau kalimat dengan benar masing-masing mendapatkan persentase 100%, berdasarkan skala pencapaian tersebut, kualitas ketiga item pada aspek bahasa termasuk sangat baik.
Hasil penilaian ahli modul pembelajaran mendapatkan persentase 91,667%. Berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, maka kualitas modul pembelajaran Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam dalam kategori sangat baik sehingga layak digunakan. Selain data kuantitatif, validator juga memberikan data berupa saran dan kritik, yaitu: penulisan kata dan kalimat ada beberapa kekurangan, ukuran pop-up diperkecil agar semua maksud dapat tersampaikan (berbagai pekerjaan, warna laut diubah menjadi biru). Sehingga revisi yang dilakukan adalah melengkapi kata dan kalimat yang kurang dan memperkecil ukuran pop-up serta mengubah warna laut menjadi biru.
Hasil penilaian ahli desain modul pembelajaran mendapatkan persentase 89,583%. Berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, maka kualitas modul pembelajaran Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam dalam kategori sangat baik sehingga layak digunakan. Selain data kuantitatif, validator juga memberikan data berupa saran dan kritik, yaitu: pemilihan warna huruf sebaiknya disesuaikan/melihat warna backround, apakah bisa terbaca atau tidak, ada bagian halaman yang kosong mungkin baik bila diberi halaman untuk judul atau penjelasan bagian berikutnya. Sehingga revisi yang dilakukan adalah menyesuaikan warna huruf dengan backround yang digunakan sehingga bisa terbaca serta menutup bagian halaman yang kosong dengan judul atau penjelasan berikutnya.
Hasil penilaian ahli bahasa yang mendapatkan persentase 96,875%. Berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, maka kualitas modul pembelajaran Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam dalam kategori sangat baik sehingga layak digunakan. Selain data kuantitatif, validator juga memberikan data berupa saran dan kritik, yaitu: layak digunakan dengan perbaikan. Sehingga revisi yang dilakukan adalah memperbaiki modul pembelajaran tersebut.
Hasil penilaian modul dari ketiga ahli modul pembelajaran pembelajaran ditinjau dari aspek sistematika tersebut mendapatkan persentase 86,458%, ditinjau dari aspek tampilan mendapatkan persentase 91,667% dan aspek bahasa mendapatkan persentase 100%. Berdasarkan skala persentase pencapaian tersebut, maka kualitas modul pembelajaran Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple
Intelligence termasuk dalam dalam kategori sangat baik sehingga layak digunakan.
Setelah dilakukan validasi, didapatkan hasil penilaian dari validtor seperti di atas. Melihat hasil tersebut, maka sesuai kriteria penilaian menurut skala persentase Suharsimi Arikunto (1993: 208), modul pembelajaran Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence dinilai sangat baik sebagai prototipe modul pembelajaran.
KESIMPULAN DAN SARAN