• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia sebaiknya diterapkan dalam pembelajaran yang menarik dan tidak membuat siswa menjadi bosan. Bahasa Indonesia SD adalah program untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan berbahasa dan sikap positif terhadap bahasa

Indonesia. Untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring salah satunya adalah dengan memberikan pemecahan masalah terhadap permasalahan yang menghambat siswa. Hal ini dapat dilaksanakan antara lain dengan mengadakan penelitian tindakan kelas. Peneliti bersama guru kelas II mengidentifikasi permasalahan yang menghambat pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan pada pembelajaran pratindakan Bahasa Indonesia, guru belum menggunakan media cerita bergambar. Guru menggunakan metode ceramah dan diskusi untuk mempermudah menyampaikan tujuan pembelajaran. Beberapa siswa belum menguasai materi yang dijadikan bahan diskusi dalam pembelajaran. Siswa cenderung diam bila guru memberikan tugas, bahkan ada pula yang tidak menyetor tugas dalam grup WA atau pada saat pertemuan tatap muka berlangsung. Kemampuan membaca nyaring tidak datang begitu saja, tetapi perlu dilatih secara berkala agar dapat berkembang maksimal. Keterampilan diperoleh dan dikuasai dengan jalan praktik.

Guru sebaiknya memberikan banyak kesempatan siswa untuk berlatih dan praktik secara langsung. Kemampuan membaca nyaring diperoleh melalui jalur sekolah direncanakan secara khusus dan latihan-latihan. Guru sebaiknya merancang pembelajaran yang secara berkala dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa. Setiap siswa diberikan dorongan dan motivasi untuk mengemukakan pandangan dan pendapatnya, sehingga makin lama terbentuk kebiasaan memperhatikan, memahami, dan menanggapi secara kristis pembicaraan orang lain.

Bertitik tolak dari hal ini guru dan peneliti berusaha untuk memperbaiki agar permasalahan yang dihadapi segera dapat dipecahkan. Peneliti berdiskusi dengan guru melakukan penelitian tindakan kelas untuk melaksanakan proses pembelajaran kemampuan membaca nyaring mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas II dengan menggunakan media cerita bergambar. Peneliti menyiapkan sejumlah perangkat yang dibutuhkan, antara lain RPP, lembar pengamatan guru dan lembar pengamatan kegiatan diskusi dan evaluasi media gambar.

Pada tindakan Siklus I terjadi peningkatan, tetapi kurang signifikan karena masih terdapat kendala yang menyebabkan peningkatan kemampuan membaca nyaring melalui penggunaan media cerita bergambar belum maksimal, sehingga diperlukan adanya perbaikan tindakan pada Siklus II yaitu peneliti mengganti media cerit bergambar yang sebelumnya menggunakan gambar buatan sendiri diubah menjadi gambar hasil dari download di internet. Selain itu, peneliti memberikan motivasi berupa pujian

dan semangat supaya kegiatan menjadi lebih kondusif dan siswa lebih semagat mengerjakan tugas yang diberikan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca nyaring. Setelah terjadi perbaikan tindakan, maka persentase peningkatan kemampuan membaca nyaring siswa melalui media cerita bergambar sudah signifikan.

Berdasarkan pembahasan di atas, hasil kegiatan berbicara melalui penggunaan media cerita bergambar terlihat bahwa kemampuan membaca nyaring siswa kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar dapat dikatakan

meningkat dengan baik. Kegiatan yang digunakan untuk menstimulasi kemampuan membaca nyaring siswa kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar adalah melalui penggunaan media cerita bergambar.

Keberhasilan lain yang didapat dicapai selain berdasarkan hasil yang telah didapat yaitu melalui catatan lapangan. Dalam catatan lapangan dapat terlihat bahwa melalui kegiatan membaca nyaring dengan menggunakan media cerita bergambar bisa membawa suasana baru yang menggembirakan sehingga semua siswa menjadi antusias mengikuti kegiatan tanpa paksaan.

Pada penelitian ini, di setiap akhir pembelajaran para siswa selalu ingin mengulangi kegiatan membaca nyaring melalui penggunaan media cerita bergambar. Hal ini menunjukkan bahwa proses kegiatan ini sesuai dengan yang dikehendaki dan direncanakan oleh peneliti.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan peningkatan kemampuan membaca nyaring siswa dari Siklus I dan Siklus II maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui penggunaan media cerita bergambar terbukti dapat :

1. Meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar. Hal ini dapat dilihat dari siklus I yang ketuntasan belajarnya hanya mencapai 50% dengan rata-rata 63,45 kemudian naik menjadi 100% pada siklus II dengan rata-rata 83,35.

2. Relevansi hasil penelitian ini dengan hasil penelitian terdahulu adalah adanya kesamaan hasil akhir berupa keberhasilan penggunaan media cerita bergambar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Perbedaannya, peneliti terdahulu meneliti di jenjang kelas tinggi, sedangkan peneliti sekarang meneliti di jenjang kelas rendah.

B. Saran 1. Sekolah

Dalam upaya peningkatan kemampuan membaca nyaring siswa di semua jenjang pendidikan, salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh setiap sekolah adalah meningkatkan kompetensi guru dalam bidangnya masing-masing.

69

2. Guru

Guru sebaiknya menjadikan media cerita bergambar sebagai suatu alternatif pembelajaran bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa.

3. Siswa

Karena hal ini sangat bermanfaat siswa, maka sebaiknya hal ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dalam pembelajaran bahasa Indonesia ataupun pelajaran lainnya.

4. Peneliti Selanjutnya

Agar dapat merumuskan atau melengkapi penelitian ini, sehingga apa yang kita inginkan bersama dapat mencapai hasil yang lebih akurat dan dapat dipercaya.

DAFTAR PUSTAKA

Alek dan H.Achmad H.P. 2010. Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi.

Jakarta Kencana.

Agustina, Putri. 2011. Psikologi Perkembangan. Surakarta : PGSD UMS.

Arsyad Azhar. 2014. Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Asmani. 2011. Tuntunan Lengkap Metodologi Praktis Penelitian Pendidikan.

Jakarta : Diva Press.

Asyar, Rayandra. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta : Referensi Jakarta.

Ayu Setiani. 2019. Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Menggunakan Media Cerita Bergambar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Murid Kelas III SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.

Beto, Susana. 2016. Peningkatan Kemampuan Membaca Nyaring Mengunakan Media Cerita Bergambar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Murid Kelas III SD Negeri Dukuh 2 Sleman. Skripsi. Yogyakarta: FKIP Universitas Sanata Darma.

Dagun, S. M. 2016. Kamus Besar Ilmu Pengetahuan Edisi Revisi. Jakarta : Lembaga Pengakajian Kebudayaan Nusantara (LPKN).

Daryanto. 2014. Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian Tindakan Sekolah.

Yogyakarta : Gava Media.

Hamalik, Oemar. 2014. Kurikulum dan Pebelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara Hernowo. 2016. Quantum Reading : Cara Cepat Nan Bermanfaat untuk

Merangsang Munculnya Potensi Membaca. Bandung: PT. Mizan Pustaka.

Indriana, Dina. 2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Yogjakarta : DIVA Press.

Munadi, Yudhi. 2013. Media Pembelajaran ( Sebuah Pendekatan Baru). Jakarta : Referensi.

Rahim, Farida. 2008. Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta : PT Bumi Aksara.

71

Rahim, Farida. 2012. Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar (Edisi Keempat), Jakarta : Bumi Aksara.

Sadiman Arief. 2012. Media Pembelajaran : Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya Edisi Revisi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Sugono. 2012. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Tarigan. 2013. Keterampilan Berbahasa. Bandung: CV Angkasa.

Yeni Anindya Sari. 2014. Peningkatan Kemampuan Membaca Nyaring Melalui Media Cerita Bergambar Murid Kelas III.B SD Negeri Panggang Bantul. Skripsi : Universitas Negeri Yogyakarta.

L A M P

I R A

N

LAMPIRAN 1

Data Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar Pada Siklus I Pertemuan 1

No. Nama

LAMPIRAN 2

Data Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar Pada Siklus I Pertemuan 2

No. Nama

LAMPIRAN 3

Data Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar Pada Siklus I Pertemuan 3

No. Nama

LAMPIRAN 4

Data Nilai Akhir Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Melalui Penggunaan Media Cerita Bergambar

Pada Siklus I

No. Nama Siswa Nilai Kemampuan Membaca Nyaring

Jumlah Nilai Akhir

LAMPIRAN 5

Data Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar Pada Siklus II Pertemuan 1

No. Nama

LAMPIRAN 6

Data Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar Pada Siklus II Pertemuan 2

No. Nama

LAMPIRAN 7

Data Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Kabupaten Takalar Pada Siklus II Pertemuan 3

No. Nama

LAMPIRAN 8

Data Nilai Akhir Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II SD No. 165 Inpres Al Qamar Melalui Penggunaan Media Cerita Bergambar Pada

Siklus II

No. Nama Siswa Nilai Kemampuan Membaca Nyaring

Jumlah Nilai Akhir

LAMPIRAN 9

MEDIA CERITA BERGAMBAR “ANGIN PUTING BELIUNG”

SIKLUS I PERTEMUAN 1

LAMPIRAN 10

MEDIA CERITA BERGAMBAR “GUNUNG MELETUS”

SIKLUS I PERTEMUAN 2

LAMPIRAN 11

MEDIA CERITA BERGAMBAR “AKIBAT TIDAK MENCUCI TANGAN”

SIKLUS I PERTEMUAN 3

LAMPIRAN 12

MEDIA CERITA BERGAMBAR “GEMPA BUMI”

SIKLUS II PERTEMUAN 1

LAMPIRAN 13

MEDIA CERITA BERGAMBAR “BANJIR”

SIKLUS II PERTEMUAN 2

LAMPIRAN 14

MEDIA CERITA BERGAMBAR “AKIBAT TIDAK BEKERJA SAMA”

SIKLUS II PERTEMUAN 3

LAMPIRAN 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I PERTEMUAN 1

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia, Matematika, SBdP Alokasi Waktu : 5 x 35 Menit ( 1 Hari Pertemuan ) A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan bimbingan guru, siswa dapat membedakan panjang pendek nada pada lagu anak menggunakan simbol dengan benar.

2. Dengan bimbingan guru, siswa dapat menyanyikan lagu anak dengan memperhatikan panjang dan pendek nada pada lagu dengan benar.

3. Dengan mendengarkan guru membaca media cerita bergambar “Angin Putting Beliung”, siswa dapat membaca nyaring dengan intonasi dan artikulasi yang tepatdengan tepat.

4. Dengan menggunakan media cerita bergambar “Angin Putting Beliung”, siswa dapat menceritakan kembali teks bacaan di atas dengan menggunakatan kata sendiri secara lisan dengan tepat tepat.

5. Dengan mengamati contoh dan bimbingan guru, siswa dapat menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan perkalian dengan benar.

6. Dengan berdiskusi, siswa dapat menyatakan perkalian dua bilangan sebagai penjumlahan berulang dengan benar.

7. Dengan bimbingan guru, siswa dapat menghitung hasil kali dua bilangan dengan hasil bilangan cacah sampai 100 dengan tepat.

B. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pembelajaran Pertama : ( )

Pembuka

 Guru memberikan salam dan mengajak berdo‟a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Mengecek kehadiran peserta didik

 Menyanyikan lagu nasional dan Mars PPK. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.

 Guru menyampaikan tema, subtema, tujuan dan manfaat pembelajaran pada pertemuan tersebut dan ruang lingkup materi.

20 Menit

Inti

Ayo Mengamati :

Pada awal pembelajaran, siswa diarahkan untuk mengamati cerita bergambar “Angin Putting

145 Menit

Beliung”.

Siswa diarahkan oleh guru untuk mengajukan pertanyaan menggunakan kata tanya siapa, mengapa, di mana, bagaimana, dan kapan berdasarkan gambar yang diamati.

Siswa lain diminta menjawab pertanyaan yang diajukan.

Berdasarkan cerita bergambar “Angin Putting Beliung”, siswa diarahkan untuk membaca nyaring bacaan tersebut secara bergantian di depan kelas.

Berdasarkan cerita bergambar “Angin Putting Beliung” , siswa menceritakan kembali cerita tersebut dengan menggunakan kata sendiri secara lisan.

Ayo Bernyanyi “Berdayung” :

 Guru membimbing siswa menyanyikan lagu

“Berdayung”.

 Sebelum menyanyi, terlebih dahulu dijelaskan bahwa dalam bernyanyi harus memperhatikan nada.

 Siswa diminta membaca teks yang berkaitan dengan panjang pendek nada. ketuk pada lagu dengan menggunakan simbol.

 Dalam hal ini guru memberikan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan.

 Hasil diskusi disampaikan di depan kelas dan kepada siswa diarahkan untuk saling memberikan komentarnya.

Ayo Membaca dan Menulis :

 Guru membacakan teks ““Angin Putting Beliung””

dan siswa diarahkan untuk mendengarkan dengan saksama.

 Siswa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan teks bacaan.

Ayo Mengamati :

 Siswa memperhatikan contoh penyelesaian masalah perkalian yang dimulai dengan penjumlahan berulang. Fokus guru: dalam memberikan contoh di awal diharuskan menggunakan benda konkret terlebih dahulu.

 Guru menjelaskan konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.

 Siswa diarahkan untuk menyelesaikan beberapa masalah sederhana yang berkaitan dengan perkalian dengan menggunakan benda konkret.

Ayo Berdiskusi :

 Siswa berdiskusi dengan teman sebangku untuk menyelesaikan sebuah soal yang berkaitan dengan konsep perkalian.

 Siswa diminta menyampaikan hasil diskusinya kepada teman-temannya.

 Siswa saling menanggapi hasil diskusi yang telah disampaikan.

Ayo Berlatih :

Siswa menyelesaikan beberapa soal yang berkaitan dengan perkalian.

Siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal diberikan bimbingan oleh guru.

Penutup

Siswa mampu mengemukan hasil belajar hari ini.

Guru memberikan penguatan dan kesimpulan.

Siswa diberikan kesempatan berbicara/bertanya dan menambahkan informasi dari siswa lainnya.

Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, dan toleransi.

Salam dan do‟a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.

10 Menit

C. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN

1. Penilaian Sikap ( Observasi dan Pencatatan Sikap Siswa Selama Proses

2. Penilaian Pengetahuan

 Tes Tertulis

3. Penilaian Keterampilan

1. Membaca Teks Bacaan Dengan Lafal dan Intonasi Yang Tepat 2. Menyanyikan Lagu Anak

PROGRAM TINDAK LANJUT

 Peserta didik yang memperoleh nilai KD ‹ KKM mengikuti program remedial.

Peserta didik yang memperoleh nilai KD ≥ KKM mengikuti program pengayaan.

Remedial :

Memberikan remedial bagi Peserta Didik yang belum mencapai kompetensi yang diharapkan.

Pengayaan :

Memberikan pengayaan bagi Peserta Didik yang melebihi target pencapaian kompetensi.

Takalar, 06 Oktober 2020 Mengetahui :

Kepala Sekolah Guru Kelas II

HJ. ST. DARNINI, S.Pd Dra. HUSNIATI

Nip. 19631008 198511 2 002 Nip. 19631231 198206 2 084

LAMPIRAN 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) LURING SIKLUS I PERTEMUAN 2

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia, Matematika, SBdP Alokasi Waktu : 5 x 35 Menit ( 1 Hari Pertemuan ) A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan bimbingan guru, siswa dapat menentukan tekanan kuat dan lemah pada lagu anak berbirama dua atau tiga dengan benar.

2. Dengan bimbingan guru, siswa dapat memainkan/menyuarakan tekanan kuat dan lemah pada lagu anak berbirama dua atau tiga dengan benar.

3. Dengan mendengarkan guru membaca media cerita bergambar “Gunung Meletus”, siswa dapat membaca nyaring dengan intonasi dan artikulasi yang tepatdengan tepat.

4. Dengan menggunakan media cerita bergambar “Gunung Meletus”, siswa dapat menceritakan kembali teks bacaan di atas dengan menggunakatan kata sendiri secara lisan dengan tepat tepat.

5. Dengan melakukan pengamatan, siswa dapat menuliskan hasil pengamatan sederhana tentang keragaman benda di lingkungan sekitar dengan ejaan yang tepat.

6. Dengan mengamati contoh dan bimbingan guru, siswa dapat menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan masalah tentang perkalian dengan benar.

7. Dengan mengamati contoh, siswa dapat menyatakan perkalian dua bilangan sebagai penjumlahan berulang dengan benar.

8. Dengan menyatakan perkalian dua bilangan sebagai penjumlahan berulang, siswa dapat menghitung hasil kali dua bilangan dengan hasil bilangan cacah sampai 100 dengan benar.

B. LANGKAH - LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pembelajaran Kedua : ( )

Pembuka

 Guru memberikan salam dan mengajak berdo‟a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Mengecek kehadiran peserta didik

 Menyanyikan lagu nasional dan Mars PPK. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.

 Guru menyampaikan tema, subtema, tujuan dan manfaat

20 Menit

pembelajaran pada pertemuan tersebut dan ruang lingkup materi.

Inti

Ayo Bernyanyi “Berdayung” :

 Pada awal pembelajaran, siswa menyanyikan lagu

“Berdayung” dengan memperhatikan tekanan kuat dan tekanan lemah. Sebelumnya diberikan penjelasan terlebih dahulu oleh guru tentang tekanan kuat dan lemah pada lagu.

 Siswa secara bersama-sama menyanyikan lagu

“Berdayung” berdasarkan arahan guru.

Ayo Mengamati :

 Siswa mengamati sebuah gambar dan membaca balon percakapan yang ada di samping gambar.

 Pada balon percakapan dijelaskan ciri-ciri dan kegunaan gambar, kemudian siswa diminta menebak gambar yang telah dijelaskan pada balon percakapan tesebut.

Ayo Menulis :

 Siswa menjawab pertanyaan tentang gambar berdasarkan teks yang ada pada balon percakapan dengan tulisan tegak bersambung.

 Siswa menukarkan jawaban yang telah ditulis dengan teman sebangkunya, kemudian bersama guru siswa saling memeriksa jawaban.

Ayo Membaca Nyaring :

 Siswa membaca nyaring teks tentang “Gunung Meletus”. Sebelumnya siswa diminta membaca judul teks terlebih dahulu, kemudian berdasarkan judul tersebut siswa memprediksi isi teks yang akan dibaca.

 Masing-masing siswa menyebutkan isi teks yang telah dibaca.

 Siswa diarahkan untuk menyesuaikan prediksi yang dilakukan sebelumnya dengan isi teks yang sebenarnya.

Ayo Bermain “Menyusun Kartu Huruf” :

 Setelah membaca teks “Gunung Meletus”, siswa berdiskusi untuk menemukan kata-kata sulit dan mencari maknanya.

 Untuk menguji pemahaman, siswa mengerjakan latihan dengan menyusun dengan tepat huruf yang masih acak menjadi kata yang bermakna.

Ayo Mencoba :

 Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.

145 Menit

 Siswa melakukan percobaan berdasarkan langkah kerja yang ada pada buku siswa.

 Siswa melakukan pengamatan terhadap percobaan yang dilakukan, kemudian menuliskan hasil pengamatan dan simpulan dari kegiatan tersebut.

 Hasil pengamatan masing-masing kelompok dibacakan di depan kelas secara bergantian.

 Masing-masing kelompok diarahkan untuk saling memberikan tanggapan maupun saran atas hasil pengamatan yang dibacakan.

Ayo Mengamati :

 Siswa kemudian dikenalkan kembali dengan penjumlahan berulang sebagai konsep perkalian.

 Siswa berdiskusi dengan teman sebangku untuk menyelesaikan soal yang berhubungan dengan konsep perkalian.

 Siswa menjelaskan konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.

Ayo Berlatih :

 Siswa menyelesaikan soal-soal latihan tentang perkalian.

 Siswa menukarkan jawaban dengan teman sebangku, kemudian siswa bersama guru saling memeriksa jawaban yang telah ditukarkan.

Penutup

Siswa mampu mengemukan hasil belajar hari ini.

Guru memberikan penguatan dan kesimpulan.

Siswa diberikan kesempatan berbicara/bertanya dan menambahkan informasi dari siswa lainnya.

Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, dan toleransi.

Salam dan do‟a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.

10 Menit

C. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN

1. Penilaian Sikap ( Observasi dan Pencatatan Sikap Siswa Selama Proses

2. Penilaian Pengetahuan

 Tes Tertulis

Contoh Instrumen Tes Tertulis :

3. Penilaian Keterampilan a. Menyanyikan Lagu Anak

b. Menuliskan Hasil Pengamatan Sederhana Tentang Keragaman Benda

PROGRAM TINDAK LANJUT

Peserta didik yang memperoleh nilai KD ‹ KKM mengikuti program remedial.

Peserta didik yang memperoleh nilai KD ≥ KKM mengikuti program pengayaan.

Remedial :

Memberikan remedial bagi Peserta Didik yang belum mencapai kompetensi yang diharapkan.

Pengayaan :

Memberikan pengayaan bagi Peserta Didik yang melebihi target pencapaian kompetensi.

Takalar, 08 Oktober 2020 Mengetahui :

Kepala Sekolah Guru Kelas II

HJ. ST. DARNINI, S.Pd Dra. HUSNIATI

Nip. 19631008 198511 2 002 Nip. 19631231 198206 2 084

LAMPIRAN 17

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I PERTEMUAN 3

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia, PJOK, PPKn Alokasi Waktu : 5 x 35 Menit ( 1 Hari Pertemuan ) A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan melakukan pengamatan tentang sifat-sifat benda, siswa dapat menuliskan hasil pengamatan sederhana dengan benar.

2. Dengan mendengarkan guru membaca media cerita bergambar “Akibat Tidak Mencuci Tangan”, siswa dapat membaca nyaring dengan intonasi dan artikulasi yang tepatdengan tepat.

3. Dengan menggunakan media cerita bergambar “Akibat Tidak Mencuci Tangan”, siswa dapat menceritakan kembali teks bacaan di atas dengan menggunakatan kata sendiri secara lisan dengan tepat tepat.

4. Dengan mengamati guru mendemonstrasikan permainan “Kepala Pundak Lutut Kaki”, siswa dapat menjelaskan prosedur variasi gerakan menekuk tanpa berpindah tempat dengan benar.

5. Dengan bimbingan guru, siswa dapat mempraktikkan variasi gerak menekuk tanpa berpindah tempat benar.

6. Dengan kegiatan tanya jawab, siswa dapat mengelompokkan berbagai hal yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dengan benar.

7. Dengan kegiatan tanya jawab, siswa dapat mengelompokkan berbagai hal yang tidak boleh dilakukan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dengan benar.

B. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pembelajaran Ketiga : ( )

Pembuka

 Guru memberikan salam dan mengajak berdo‟a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Mengecek kehadiran peserta didik

 Menyanyikan lagu nasional dan Mars PPK. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.

 Guru menyampaikan tema, subtema, tujuan dan manfaat pembelajaran pada pertemuan tersebut dan ruang lingkup materi.

20 Menit

Inti

Ayo Mengamati dan Membaca :

 Pada awal pembelajaran, siswa diarahkan mengamati dan membaca nyaring teks percakapan

145 Menit

“Akibat Tidak Mencuci Tangan” dengan teman sebangkunya.

 Kemudian, dua orang siswa diminta membacakan teks “Akibat Tidak Mencuci Tangan” ke depan kelas, sedangkan siswa lain diarahkan untuk mendengarkan.

 Siswa menceritakan isi teks cerita bergambar

“Akibat Tidak Mencuci Tangan”.

 Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang isi teks cerita bergambar “Akibat Tidak Mencuci Tangan”.

Ayo Menulis :

 Siswa menjawab pertanyaan berdasarkan teks percakapan “Balon dan Perahu Kertas”.

 Siswa saling bertukar pikiran dari jawaban yang telah ditulis.

Ayo Mencoba:

 Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.

 Siswa melakukan percobaan berdasarkan langkah kerja yang ada pada buku siswa.

 Siswa melakukan pengamatan terhadap percobaan yang dilakukan, kemudian menuliskan hasil pengamatan dan simpulan dari kegiatan tersebut.

 Hasil pengamatan masing-masing kelompok dibacakan di depan kelas secara bergantian.

 Masing-masing kelompok diarahkan untuk saling memberikan tanggapan maupun saran atas hasil pengamatan yang dibacakan.

Ayo Membaca dan Menulis :

 Siswa mendengarkan guru membaca teks “Meniup Balon”.

 Siswa menyebutkan isi teks bacaan yang telah didengar.

 Beberapa orang siswa menceritakan isi teks tersebut menggunakan bahasa sendiri.

 Siswa menjawab pertanyaan berdasarkan teks bacaan “Meniup Balon”.

 Siswa saling bertukar pikiran dari jawaban yang telah ditulis.

 Siswa menceritakan kembali secara lisan isi teks

“Meniup Balon”.

Ayo Bermain “Kepala Pundak Lutut Kaki” :

 Siswa mengamati gambar Beni dan teman-teman yang sedang bermain “Kepala Pundak Lutut Kaki”.

 Siswa bertanya jawab tentang gambar dan

mendengarkan guru menjelaskan aturan dalam bermain “Kepala Pundak Lutut Kaki”.

 Siswa dibimbing melakukan permainan tersebut.

Cara Bermain Kepala Pundak Lutut Kaki :

 Ajak siswa membuat suatu lingkaran, dengan guru berada di tengah-tengahnya.

 Guru memimpin permainan dengan bernyanyi lagu “Kepala, pundak, lutut, kaki” sambil membuat gerakan sesuai lirik lagunya.

Kemudian, minta siswa untuk mengikuti

Kemudian, minta siswa untuk mengikuti

Dokumen terkait