• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

Adapun pembahasan dalam penelitian ini penulis jabarkan sebagai berikut : 1. Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap upah minimum di Provinsi

Sulawesi Barat

Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap upah minimum regional di Provinsi Sulawesi Barat, ini dibuktikan

56

dari hasil uji t dimana nilai t hitung (6,711) lebih besar daripada t tabel (2,160) dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05) dan koefisien variabelnya sebesar 0,402 maka dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap upah minimum di Provinsi Sulawesi Barat. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan penelitian yang dilakukan oleh Ninda Noviani Charysa (2013) dimana pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah. Sulistiawati (2012) menyatakan bahwa kesejahteraan masyarakat diharapkan akan terwujud apabila pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat akan meningkatkan lapangan kerja sehingga dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak dengan tingkat upah yang layak.

2. Pengaruh inflasi (X2) terhadap upah minimum di Provinsi Sulawesi Barat (Y)

Hasil analisis data regresi variabel inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap upah minimum di Provinsi Sulawesi Barat.

Berdasarkan tabel koefisien di atas, dapat dilihat besarnya nilai t hitung sebesar -1,864 sedangkan nilai t tabel sebesar 2,160. Karena nilai t hitung (-1,664) lebih kecil daripada nilai t tabel (2,160) dengan nilai signifikansi sebesar 0,085 lebih besar dari 0,05 (0,085>0,05) dan koefisien sebesar -0,012 maka dapat disimpulkan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap upah minimum di Provinsi Sulawesi Barat. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh M. Zahari MS (2014) dimana variabel berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap upah minimum Provinsi Jambi. Hasil penelitian ini

sesuai dengan teori cost push inflation (Sholeh, 2005) yang menyatakan bahwa kenaikan upah minimum oleh perusahaan diartikan sebagai kenaikan biaya produksi. Perusahaan berusaha menutup kenaikan biaya tersebut dengan menaikkan harga output produk dan proses selanjutnya adalah kenaikan harga-harga di pasar yang diakibatkan oleh kenaikan biaya produksi tadi.

58 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh pertumbuhan ekonomi dan inflasi terhadap upah minimum di Provinsi Sulawesi Barat maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Pertumbuhan ekonomi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap upah minimum di Provinsi Sulawesi Barat, ini dibuktikan dari hasil uji t dimana nilai t hitung lebih besar dari t tabel (6,711 > 2,160) dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000 > 0,05).

2. Inflasi (X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap upah minimum regional di Provinsi Sulawesi Barat, hal ini dibuktikan dari hasil uji t dimana nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-1,864 < 2,160) dengan nilai signifikansi sebesar 0,085 lebih besar dari 0,05 (0,085 >

0,05).

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian maka penulis memberikan beberapa saran dan masukan kepada pihak yang terkait sebagai berikut :

1. Disarankan agar penetapan upah minimum regional mempertimbangkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi serta hasil survei yang akurat.

2. Kenaikan upah minimum akan memberikan harapan besar bagi para pekerja yang datang bekerja pada suatu perusahaan atau organisasi

tertentu untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sedangkan bagi perusahaan, peningkatan UMR tidak boleh dilihat sebagai beban tetapi sebagai tambahan motivasi bagi karyawan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas.

3. Untuk mengatasi inflasi perlu dikoordinasikan kebijakan yang tepat antara pemerintah sebagai regulator kebijakan fiskal dan Bank Indonesia sebagai regulator moneter dan pengusaha dengan sebagai pemasok suatu produk atau jasa serta sebagai penentu harga.

60

DAFTAR PUSTAKA

Adisasmita, Rahardjo. 2011. Pembiayaan Pembangunan Daerah.

Yogyakarta:Graha Ilmu.

________. 2013. Teori-Teori Pembangunan Ekonomi. Yogyakarta:Graha Ilmu.

Ardana, I Komang, dkk. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia.

Yogyakarta:Graha Ilmu.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta:Rineka Cipta.

Askenazy, Philippe. 2003. Minimum Wage, Export, and Growth. European Economic Review 47 (2003), pp 114-167.

Boediono. 1999. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta.

Case, K.L. dan Fair, R.C. 2005. Prinsip-Prinsip Ekonomi Mikro. Edisi ketujuh.

Jakarta: Indeks Kelompok Gramedia.

Defi Wulansari, dkk. 2017. Analisis Upah, Disiplin Kerja dan Insentif Terhadap Produktivitas Karyawan PT. Ares Kusuma Raya di Gresik. Jurnal Manajemen Branchmark Vol 3 Issue 3.

Ghozali, I. 2005. Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

_______. 2011. Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 19.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gianie. 2009. Pengaruh Upah Minimum Terhadap Kerja Berpendidikan Rendah Di Sektor Industri dan Perdagangan. Tesis. Jakarta:Universitas Indonesia.

Gujarati, Damodar. 2012. Dasar-Dasar Ekonometrika, Edisi 5. Jakarta:Salemba Barat.

Hidayat, Rahmat. 2017. Analisis Pengaruh Pemberian Upah dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja PT. Duta Trans Jaya Jakarta.

Imam, G. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kwik, K. G., Utomo, Y. P., & Purnomo, J. D. H. (1999). Ekonomi Indonesia Dalam Krisis dan Transisi Politik. Gramedia Pustaka Utama.

Nanga, M. (2001). Makro Ekonomi Teori, Masalah dan Kebijakan Edisi Pertama.

Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Simanjuntak, P. J. (1996). Teori dan sistem pengupahan. Himpunan Pembina Sumberdaya Manusia Indonesia (HIPSMI).Prasetyo, P.Eko. 2009.

Fundamental Makro Ekonomi. Yogyakarta:Beta Offset.

________. 2011. Manajemen Hubungan Industrial. Jakarta:Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Sugiyono, P. D. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.

Sukirno, S. (2002). Pengantar Teori Makro Ekonomi Edisi Kedua. Jakarta: PT.

Raja Grafindo Persada

Sukirno, Sadono. 2008. Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Edisi ketiga.

Jakarta:Raja Grafindo Persada.

Sulaeman, Ardika. 2014. Analisis Upah dan Pengalaman Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Kerajinan Ukiran Kabupaten Subang. Jurna STIE Miftahul Huda Subang Vol. 13, No. 1, Juni 2014, hal 91-100.

Sulistiawati, Rini. 2012. Pengaruh Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi di Indonesia. Jurnal EKSOS Volume 8, Nomor 3, Oktober 2012:195-211

Sumarsono, S. (2003). Ekonomi Manajemen Sumberdaya Manusia dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta:Graha Ilmu

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi edisi kesembilan.

Jakarta: Erlangga.

62

LAMPIRAN

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics

B

Std.

Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) ,881 ,804 1,096 ,293

PERTUMBUHAN EKONOMI (X1)

,402 ,060 ,792 6,711 ,000 ,644 1,552

INFLASI (X2) -,012 ,007 -,220 -1,864 ,085 ,644 1,552 a. Dependent Variable: UPAH MINIMUM REGIONAL (Y)

64

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 ,940a ,883 ,865 ,08282 1,049

a. Predictors: (Constant), INFLASI (X2), PERTUMBUHAN EKONOMI (X1) b. Dependent Variable: UPAH MINIMUM REGIONAL (Y)

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression ,675 2 ,338 49,222 ,000b

Residual ,089 13 ,007

Total ,765 15

a. Dependent Variable: UPAH MINIMUM REGIONAL (Y)

b. Predictors: (Constant), INFLASI (X2), PERTUMBUHAN EKONOMI (X1)

RIWAYAT HIDUP PENULIS

Fahrul Agussalim lahir di Polewali pada tanggal 6 Juli 1997 sebagai anak bungsu dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Agussalim dan Ibu Salehati. Penulis sekarang bertempat tinggal di Jl. Batua Raya 9 Kota Makassar. Penulis telah menempuh pendidikan sebagai berikut, pertama di SD 066 Pekkabata dan lulus tahun 2009, kemudian melanjutkan di SMP 3 Polewali dan lulus pada tahun 2012, setelah itu kemudian melanjutkan di SMA 3 Polewali dan lulus pada tahun 2015. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan pada Universitas Muhammadiyah Makassar dengan program studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sampai sekarang. Sebagai tugas akhir, maka penulis membuat sebuah skripsi yang berjudul “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Terhadap Upah Minimum di Provinsi Sulawesi Barat”.

Dokumen terkait