BAB V PENUTUP
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai. Maka peneliti memberikan sumbangan pemikiran berupa saran-saran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran fikih. Di antara saran-saran tersebut adalah:
1. Guru bisa menggunakan metode lain agar siswa tidak bosan, salah satunya metode Reading Guide untuk meningkatkan hasil belajat siswa dan juga untuk membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran.
60
2. Guru dapat menggunakan media-media pembelajaran yang lebih menarik. 3. Siswa bisa dilibatkan dalam belajar yang aktif didalam kelas.
4. Perlu adanya penelitian lanjutan untuk peningkatan prestasi belajar siswa. 5. Dan juga perlu adanya perbaikan-perbaikan untuk penelitian selanjutnya
61
DAFTAR PUSTAKA
Aini, Badrul. Pengaruh Strategi Reading Guide terhadap Kemampuan Membaca Cerpen Kelas X SMA Al-Hidayah Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014
Al Aziz S, Saifulloh. 2005. Fikih Islam Lengkap. Surabaya : Terbit Terang
Arikunto, Suharsimi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara Azwandi, Yosfan dan Luqmanul Hakim Muttaqin dan Ganda Sumekar. Jurnal.
Pengembangan Strategi Reading Guide Dalam Mengoperasikan Software Coreldraw Bagi Siswa Dengan Hambatan Pendengaran
Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta
Djamarah, Saiful Bahri. 1994. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional
Fathurrohman, Muhammad. dan Sulistyorini. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Teras
Gazalba, Sidi. 1987 Asas Kebudayaan Islam. Bulan Bintang
Hasbullah. 2009. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. 2009. Jakarta: Rajawali Pers
Hasibuan,Dip,. Ed. dan Moedjiono. 1993.Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Bandung
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2007. Jakarta: Balai Pustaka
Koto, Alaiddin. 2009. Ilmu Fiqh Dan Ushul Fiqih. Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada
Miftahurroziq. Artikel Jurnal. 2014. Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Metode Reading Guide Pada Sd Negeri 01Tambakrejo Pemalang Jawa Tengah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta
Sabaryanto,Dirgo. 1996. Mengapa Disebut Baku dan Tidak Baku?. Yogyakarta: Mitra Gama Widya
Suhatman, Atna. Artikel Jurnal. 2015. Teknik Pelaksanaan Metode Reading Guide Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Madrasah Tsanawiyah
62
Sumadayo, Samsu. 2013. Penelitian Tindakan kelas. Yogyakarta: Graha Ilmu
Supardi. 2008. Classroom Action Research Beserta Sistematika Proposal dan Laporannya. Jakarta: Bumi Aksara
Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Pendidikan, Bandung
Syaodih, Nana. 2003., Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Cet. Ke- 1, Bandung: Remaja Rosdakarya
Wijaya, Atma. Teknik Pelaksanaan Metode Reading Guide Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Madrasah Tsanawiyah. Jurnal.
Winkel, W.S. 1983. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia
Winkel, W.S. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo
Zaini, Hisyam dan Bermawy Munthe dan Sekar Ayu Aryani. 2008. Strategi pembelajaran aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) METODE READING GUIDE (Siklus I)
Nama Madrasah : MTs Ma`arif 2 Blora Mata Pelajaran : Fiqih
Kelas/Semester : VIII
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A.Standar Kompetensi
1. Mengenal pengertian hibah
2. Mengetahui hukum-hukum tentang hibah 3. Mengetahui syarat-syarat melakukan Hibah B.Kompetensi Dasar
1. Menjelaskan pengertian hibah
2. Menjelaskan hukum-hukum tentang hibah 3. Mengetahui syarat-syarat melakukan hibah C.Indikator Pembelajaran
1. Siswa dapat mengetahui pengertian hibah dengan tepat 2. Siswa dapat mengetahui hukum-hukum tentang hibah
3. Siswa dapat mengetahui syarat melakukan hibah dengan benar D.Tujuan Pembelajaran.
Setelah mengikuti pembelajaran ini siswa diharapkan mampu menjelaskan pengertian hibah, hukum dan syarat tentang hibah.
E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian hibah dan Hukum-hukum hibah 2. Syarat melakukan hibah
3. Hal-hal yang berkaitan dengan Hibah.
F. Metode Pembelajaran: Reading Guide dan Tanya jawab G.Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit )
- Memulai dengan salam, menyapa siswa dan berdo‟a ;
- Motivasi, membangkitkan minat dan menumbuhkan kesadaran siswa untuk menguasai materi tentang hibah ;
- Menyiapkan siswa untuk menyiapkan materi fiqih dari guru. 2. Kegiatan Inti ( 60 menit )
- Eksplorasi : guru meminta masing-masing siswa membaca materi tentang hibah ;
- Konfirmasi : Guru meminta beberapa siswa untuk mengemukakan hasil temuan tentang hibah;
- Elaborasi : Guru melakukan tanya jawab tentang hibah dengan pertanyaan yang ada sebelum materi hibah dibagikan.
3. Kegiatan Penutup ( 10 menit )
- Guru memberikan penguatan atas temuan siswa dan menyimpulkan materi tentang hibah ;
- Tindak lanjut H.Alat dan Sumber Belajar
Materi fikih tentang hibah I. Penilaian
a. Teknik : Tes
b. Bentuk : Cek point dan Eassay c. Instrument : Terlampir
Blora, Mei 2017 Mengetahui,
Kepala Madrasah dan Guru pengampu
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) METODE READING GUIDE (Siklus II)
Nama Madrasah : MTs Ma`arif 2 Blora Mata Pelajaran : Fiqih
Kelas/Semester : VIII
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A.Standar Kompetensi
1. Mengenal pengertian hibah dan ketentuannya 2. Mengetahui rukun-rukun hibah
3. Mengetahui hikmah melakukan Hibah B.Kompetensi Dasar
1. Menjelaskan pengertian hibah dan ketentuannya 2. Menjelaskan rukun-rukun tentang hibah
3. Mengetahui hikmah melakukan hibah C.Indikator Pembelajaran
1. Siswa dapat mengetahui pengertian hibah dan ketentuannya dengan tepat 2. Siswa dapat mengetahui rukun-rukun tentang hibah
3. Siswa dapat mengetahui hikmah melakukan hibah dengan benar D.Tujuan Pembelajaran.
Setelah mengikuti pembelajaran ini siswa diharapkan mampu menjelaskan pengertian hibah, rukun dan hikmah tentang hibah.
E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian hibah dan rukun-rukun hibah 2. Syarat dan ketentuan melakukan hibah 3. Hikmah melakukan Hibah.
F. Metode Pembelajaran: Reading Guide dan Tanya jawab G.Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit )
- Memulai dengan salam, menyapa siswa dan berdo‟a ;
- Motivasi, membangkitkan minat dan menumbuhkan kesadaran siswa untuk menguasai materi tentang hibah ;
- Menyiapkan siswa untuk menyiapkan materi fiqih dari guru. 2. Kegiatan Inti ( 60 menit )
- Eksplorasi : guru meminta masing-masing siswa membaca materi tentang hibah ;
- Konfirmasi : Guru meminta beberapa siswa untuk mengemukakan hasil temuan tentang hibah;
- Elaborasi : Guru melakukan tanya jawab tentang hibah dengan pertanyaan yang ada sebelum materi hibah dibagikan.
3. Kegiatan Penutup ( 10 menit )
- Guru memberikan penguatan atas temuan siswa dan menyimpulkan materi tentang hibah ;
- Tindak lanjut H.Alat dan Sumber Belajar
Materi fikih tentang hibah I. Penilaian
Teknik : Tes
Bentuk : Cek point dan Eassay Instrument : Terlampir
Blora, Mei 2017 Mengetahui,
Kepala Madrasah dan Guru pengampu
PERTANYAAN MATERI HIBAH I Metode Reading Guide
1. Jelaskan tentang pengertian hibah!
2. Sebutkan dan jelaskan hukum-hukum tentang Hibah 3. Sebutkan dan jelaskan syarat-syarat melakukan Hibah
MATERI SIKLUS I
A.Pengertian Hibah
Menurut bahasa hibah artinya pemberian. Sedangkan menurut istilah hibah ialah pemberian sesuatu kepada seseorang secara cuma-cuma, tanpa mengharapkan apa-apa
Pengertian Hibah adalah pemberian yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak lain yang dilakukan ketika masih hidup dan pelaksanaan pembagiannya biasanya dilakukan pada waktu penghibah masih hidup. Biasanya pemberian-pemberian tersebut tidak akan pernah dicela oleh sanak keluarga yang tidak menerima pemberian itu, oleh karena pada dasarnya seseorang pemilik harta kekayaan berhak dan leluasa untuk memberikan harta bendanya kepada siapapun.
Salah satu syarat dalam hukum waris untuk adanya proses pewarisan ialah adanya seseorang yang meninggal dunia dengan meninggalkan sejumlah harta kekayaan. Sedangkan dalam hibah itu sendiri, seseorang pemberi hibah itu harus masih hidup pada waktu pelaksanaan pemberian.
Di dalam Hukum Islam dipebolehkan untuk seseorang memberikan atau menghadiahkan sebagian atau seluruhnya harta kekayaan ketika masih hidup kepada orang lain disebut “intervivos“. Pemberian semasa hidup itu sering disebut sebagai „hibah”. Di dalam hukum islam Jumlah Harta seseorang yang dapat dihibahkan itu tidak dibatasi. Berbeda halnya dengan pemberian seseorang melalui surat wasiat yang terbatas pada sepertiga dari harta peninggalan yang bersih.
Berkaitan dengan Hibah ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu : 1. Hibah merupakan perjanjian sepihak yang dilakukan oleh penghibah ketika
hidupnya untuk memberikan sesuatu barang dengan cuma-cuma kepada penerima hibah.;
2. Hibah harus dilakukan antara dua orang yang masih hidup;
3. Hibah harus dilakukan dengan akta notaris, apabila tidak menggunakan akta notaris, maka hibah dinyatakan batal;
4. Hibah antara suami dan isteri selama dalam perkawinan dilarang, kecuali jika yang dihibahkan itu benda-benda bergerak yang harganya tidak terlampau mahal.
B.Hukum Hibah
Hukum asal hibah adalah mubah (boleh). Tetapi berdasarkan kondisi dan peran si pemberi dan si penerima hibah bisa menjadi wajib, haram dan makruh. 1. Wajib
Hibah suami kepada kepada istri dan anak hukumnya adalah wajib sesuai kemampuannya.
2. Haram
Hibah menjadi haram manakala harta yang diberikan berupa barang haram, misal minuman keras dan lain sebagainya. Hibah juga haram apabila diminta kembali, kecuali hibah yang diberikan orangtua kepada anaknya (bukan sebaliknya).
3. Makruh
Menghibahkan sesuatu dengan maksud mendapat imbalan sesuatu baik berimbang maupun lebih hukumnya adalah makruh.
C. Syarat-syarat melakukan Hibah
Terdapat tiga syarat yang harus dipenuhi dalam hal melakukan Hibah Menurut Hukum Islam, yaitu :
1. Ijab, adalah pernyataan tentang pemberian tersebut dari pihak yang memberikan;
2. Qabul, ialah pernyataan dari pihak yang menerima pemberian hibah itu; 3. Qabdlah, merupakan penyerahan milik itu sendiri, baik penyerahan dalam
PERTANYAAN MATERI HIBAH II Metode Reading Guide
4. Jelaskan pengertian hibah dan ketentuannya! 5. Sebut dan jelaskan rukun-rukun hibah! 6. Sebutkan hikmah melakukan Hibah!
MATERI SIKLUS II
A.Hibah Menurut Hukum Islam
Dapat dilakukan baik secara tertulis maupun lisan, bahkan telah ditetapkan dalam Hukum Islam, pemberian yang berupa harta tidak bergerak dapat dilakukan dengan lisan tanpa mempergunakan suatu dokumen tertulis. Namun jika ditemukan bukti-bukti yang cukup tentang terjadinya peralihan hak milik, maka pemberian tersebut dapat dinyatakan secara tertulis. Jika pemberian tersebut dilakukan dalam bentuk tertulis, bentuk tersebut terdapat dua macam yaitu :
1. Bentuk tertulis yang tidak perlu didaftarkan, jika isinya hanya menyatakan bahwa telah terjadinya pemberian;
2. Bentuk tertulis yang perlu didaftarkan, jika surat tersebut merupakan suatu alat dari penyerahan pemberian itu sendiri. Artinya, apabila penyerahan dan pernyataan terhadap benda yang bersangkutan kemudian disusul oleh dokumen resmi tentang pemberian, maka yang demikian itulah yang harus didaftarkan.
Seseorang yang hendak menghibahkan sebagian atau seluruh harta kekayaannya semasa hidupnya, menurut Hukum Islam harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut :
1. Orang tersebut harus sudah dewasa. 2. Harus waras akan pikirannya.
3. Orang tersebut haruslah sadar dan mengerti tentang apa yang diperbuatnya.
4. Baik Laki-laki maupun perempuan diperbolehkan melakukan hibah. 5. Perkawinan bukan merupakan suatu penghalang untuk melakukan hibah.
Tidaklah terdapat persyaratan tertentu bagi pihak yang akan menerima hibah, sehingga hibah dapat saja diberikan kepada siapapun dengan beberapa pengecualian sebagai berikut :
1. Bila hibah terhadap anak di bawah umur atau orang yang tidak waras akal pikirannya, maka harus diserahkan kepada wali atau pengampu yang sah dari anak di bawah umur atau orang yang tidak waras itu;
2. Bila hibah dilakukan terhadap anak di bawah umur yang diwakili oleh saudaranya yang laki-laki atau oleh ibunya, hibah menjadi batal;
3. Hibah kepada seseorang yang belum lahir juga batal. B.Rukun Hibah
Rukun hibah ada empat, yaitu : a. Pemberi hibah (Wahib)
b. Penerima hibah (Mauhub Lahu) c. Barang yang dihibahkan. d. Penyerahan (Ijab Qabul) C. Syarat-syarat Hibah
a. Diberikan atas kemauan sendiri
b. Pemberinya bukan orang yang hilang akal (mabuk atau gila) c. Barang yang diberikan dapat dilihat (wujud)
d. Dapat dimiliki oleh penerima hibah D.Ketentuan Hibah
a. Hibah dapat dianggap syah apabila pemberian itu sudah mengalami proses serah terima. Jika hibah itu baru diucapkan dan belum terjadi serah terima maka yang demikian itu belum termasuk hibah.
b. Jika barang yang dihibahkan itu telah diterima maka yang menghibahkan tidak boleh meminta kembali kecuali orang yang memberi itu orang tuanya sendiri (ayah/ibu) kepada anaknya
E. Hikmah Hibah
a. akan terhindar dari sifat kikir atau bakhil
b. akan terbentuk sifat dermawan bagi pemberi hibah c. akan dilapangkan rejekinya dan dimudahkan urusannya.
OBSERVASI PRA SIKLUS Pengamatan Guru Pra Siklus
Kegiatan Hasil Hal yang mendukung Hal yang menghambat Rencana perbaikan B C K Mengucapkan salam Apersepsi Menjelaskan materi pelajaran Menguasai materi pelajaran Membimbing siswa untuk mengikuti pelajaran Memberikan kesempatan siswa bertanya jawab Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi Pelaksanaan evaluasi pembelajaran (pre tes) Mengucapkan salam penutup Pengelolaan kelas Pengelolaan waktu
Pengamatan Siswa Pra Siklus
Kegiatan Hasil Hal yang mendukung Hal yang menghambat Rencana perbaikan B C K Siswa menjawab salam Siswa memperhatika n penjelasan guru Keaktifan siswa dalam pembelajaran Siswa ikut menyimpulkan materi Siswa mengerjakan tes evalusai Siswa menjawab salam
OBSERVASI SIKLUS I Pengamatan Guru Siklus I
Kegiatan Hasil Hal yang mendukung Hal yang menghambat Rencana perbaikan B C K Mengucapkan salam Menyajikan materi pelajaran Menguasai materi pelajaran Menjelaskan metode Reading Guide Penerapan Metode pembelajaran Memberikan Soal yang berhubungan dengan materi yang akan dibaca siswa Guru memberikan perintah kepada siswa untuk membaaca materi pelajaran Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Guru memberikan soal latihan untuk mengetahui
hasil belajar siswa Mengucapkan salam penutup Pengelolaan waktu
Pengamatan Siswa Siklus I
Kegiatan Hasil Hal yang mendukung Hal yang menghambat Rencana perbaikan B C K Siswa menjawab salam Siswa memperhatika n penjelasan guru tentang materi yang dipelajari dan metode yang digunakan Siswa bertanya Siswa melaksanakan perintah belajar pelajaran dengan metode Reading Guide Siswa menjawab pertanyaan dari guru Siswa ikut menyimpulkan materi Siswa mengerjakan tes evalusai Siswa menjawab salam
OBSERVASI SIKLUS II Pengamatan Guru Siklus II
Kegiatan Hasil Hal yang mendukung Hal yang menghambat Rencana perbaikan B C K Mengucapkan salam Menyajikan materi pelajaran Menguasai materi pelajaran Menjelaskan metode Reading Guide Penerapan Metode pembelajaran Memberikan Soal yang berhubungan dengan materi Guru memberikan perintah untuk membaaca materi Guru merumuskan kesimpulan materi Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Guru memberikan soal tes hasil belajar Mengucapkan salam penutup dan pengelolaan waktu
Pengamatan Siswa Siklus II
Kegiatan Hasil Hal yang mendukung Hal yang menghambat Rencana perbaikan B C K Siswa menjawab salam Siswa memperhatika n penjelasan guru tentang materi yang akan dipelajari Dan metode yang digunakan Siswa bertanya Siswa melaksanakan perintah untuk mempelajari pelajaran dengan metode Reading Guide Siswa menjawab soal yang ada di papan tulis dengan materi yang sudah ada Siswa ikut menyimpulkan materi Siswa mengerjakan tes evalusai Siswa menjawab salam
Kegiatan pembelajaran saat lembat ulangan dibagikan
Para siswa belajar dengan menggunakan metode Reading Guide
Daftar Riwayat Hidup
MUHAMMAD MISBAH DATA PRIBADI
Tempat, tanggal lahir : Blora, 26 September 1994 Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Belum Menikah Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat
: Ds. Ngadipurwo, Kec. Blora, Kab Blora Telepon : 085641196602
PENDIDIKAN
SDN Ngadipurwo Kec. Blora, Kab. Blora lulus tahun 2006 MTs Ma`arif 2 Blora Kec. Blora, Kab.Blora lulus tahun 2009 MA Raudlatul ulum Kec. Trangkil Kab. Pati lulus tahun 2012