• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.5. Pembahasan

Berdasarkan hasil pengujian untuk variable CSR (X) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (Y), hal ini disebabkan tingkat kepedulian masyarakat secara umum belum baik. Artinya, sekalipun pengusaha sudah melakukan

sebagai pemakai produk perusahaan tidak memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan, maka usaha tersebut tidak akan mempunyai dampak positif terhadap kinerja keuangan (profitabilitas) perusahaan. Dalam hal ini para konsumen masih berfikir pada taraf yang penting terjangkau kebutuhannya, belum memikirkan apakah produk tersebut ramah lingkungan atau tidak. Menurut Donovan dan Gibson (2000), dari sisi teori legitimasi, profitabilitas berpengaruh negative terhadap pengungkapan tanggung jawab social perusahaan. Hal didukung dengan argumentasi bahwa tingkat laba yang tinggi, perusahaan (manajemen) menganggap tidak perlu melaporkan hal-hal yang dapat menganggu informasi tentang sukses keuangan perusahaan. Sebaliknya, pada saat tingkat profitabilitas rendah, mereka berharap para pengguna laporan akan membaca good news kinerja perusahaan. ini berarti bahwa besar kecilnya profitabilitas tidak akan mempengaruhi tingkat pengungkapan tanggung jawab social perusahaan. (Darwis, 2009:58)

Pengaruh yang tidak signifikan dalam penelitian ini dikarenakan adanya pandangan dari perusahaan bahwa dengan mengeluarkan biaya bina lingkungan akan menambah beban perusahaan karena perusahaan juga harus bertanggung jawab kepada para pemegang saham atas berkurangnya laba yang akan dibagikan karena digunakan untuk biaya sosial. Hal ini bisa dilihat dari laporan keuangan data profitabilitas perusahaan yang ikut menurun dengan adanya program CSR. Dengan demikian perusahaan harus bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan keuntungan efisiensi yang ditimbulkan oleh pengeluaran biaya tersebut (Januarti dan Apriyanti, 2005).

Hasil penelitian ini tidak mendukung penelitian Pagalung (2009) yang menyatakan bahwa Pengungkapan Corporate Social Responsibility memberi pengaruh positif terhadap hubungan antara profitabilitas perusahaan. Ini menunjukkan bahwa semakin baik kinerja keuangan perusahaan semakin tinggi

pengungkapan CSR. Heinze (1976) dalam Gray et.al. (1996) menyatakan

bahwa profitabilitas merupakan faktor yang memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada manajemen untuk mengungkapkan pertanggungjawaban sosial kepada pemegang saham. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat profitabilitas perusahaan maka semakin besar pengungkapan informasi sosial dan Penelitian terdahulu yang dilakukan Bowman dan Haire (1976) serta Presto (1978) dalam Hackston dan Milne (1996) mendukung hubungan profitabilitas dengan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Setelah mengetahui permasalahan, meneliti dan membahas hasil penelitian maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

Corporate Social Responbility tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas

5.2. Saran

Berdasarkan uraian diatas maka dapat dikemukakan beberapa saran yang kiranya dapat dijadikan bahan bagi perusahaan, investor dan peneliti selanjutnya dalam menentukan kebijaksanaan dimasa yang akan datang.

Keterbatasan penelitian ini adalah hanya menggunakan periode penelitian selama empat tahun, sehingga hasil jangka panjang dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dikesampingkan. Hal ini juga masih belum dapat digeneralisasi dan belum dapat mereprensentasikan semua perusahaan yang ada. Penelitian ini juga hanya menggunakan varibel dependen ROA saja. Berdasarkan keterbatasan yang telah disebutkan di atas, sehingga dalam penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel dan memperpanjang waktu pengamatan sehingga penelitian dapat digeneralisasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengganti atau menambah proksi profitabilitas. Menurut Hariyani, (2009 : 53) mismenggunakan variabel lain yang potensial memberikan kontribusi terhadap profitabilitas seperti kebijakan utang dan kebijakan dividend.

DAFTAR PUSTAKA

Anggraini, Fr Reni Retno. 2006. ”Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan Tahunan (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta)”. Makalah Disampaikan dalam Simposium Nasional Akuntansi Ke-9. Padang, 23 – 26 Agustus.

Bassamalah, Anies S., dan Johnny Jermias. 2005. “Social and Environmental Reporting and Auditing in Indonesia: Maintaining Organizational Legitimacy?” Gadjah Mada International Journal of Business. January- April Vol. 7 No. 1.

Darwin, Ali. 2004. Penerapan Sustainability Reporting di Indonesia. Konvensi Nasional Akuntansi V, Program Profesi Lanjutan. Yogyakarta, 13-15 Desember.

Ema. 2004. Penerapan Sustainability Reporting di Indonesia. Konvensi Nasional Akuntansi V, Program Profesi Lanjutan. Yogyakarta, 13-15 Desember.

Faisol, Ahmad, 2007, Analisis Kinerja Keuangan Bank Pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Jurnal Bisnis & Manajemen, Volume 3 No.2, Januari 2007 Fitriany. 2001. Signifikansi Perbedaan Tingkat Kelengkapan Pengungkapan Wajib dan

Sukarela pada Laporan Keuangan Perusahaan Publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Simposium Nasional Akuntansi IV. Bandung. 30-31 Agustus. Hair, Joseph H., Rolph Anderson, Ronald L. Tatham dan William C. Black. 1998.

Multivariate Data Analysis. Edisi 5. New ersey: Prentice Hall.

Kasmir. 2008. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Kiroyan, Noke. 2006. “Good Corporate Governance (GCG) dan Corporate Social Responsibility (CSR) Adakah Kaitan di Antara Keduanya?” Economics Business Accounting Review. Edisi III. September-Desember:

Komar, Seful. 2004. Akuntansi Pertanggungjawaban Sosial (Social Responsibility Accounting) dan Korelasinya dengan Akuntansi Islam. Media Akuntansi. Edisi 42/Tahun XI, hal. 54-58.

Kusumawati, Dwi Novi, dan Bambang Riyanto LS. 2005. ”Corporate Governance Dan Kinerja: Analisis Pengaruh Compliance Reporting Dan Struktur Dewan

Terhadap Kinerja”. Makalah Disampaikan dalam Simposium Nasional

Akuntansi VIII. Solo, 15 – 16 September.

Laksiani, 2008, Implementasi Corporate Social Responbility sebagai Upaya Mengatasi Konflik Saluran Udara Ekstra Tinggi (SUTET) (Studi Kasus pada PLN Kota Malang), Jurnal Penelitian Kependidikan, Tahun 18, Nomor 1, Oktober 2008

Sayekti, Yosefa, dan Ludovicus Sensi Wondabio. 2007. ”Pengaruh CSR Disclosure

terhadap Earning Response Coefficient”. Makalah Disampaikan dalam

Simposium Nasional Akuntansi ke-10. Makasar, 26 – 28 Juli

Ulupui, I. G. K. A. 2007. ”Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Aktivitas, dan Profitabilitas terhadap Return saham (Studi pada Perusahaan Makanan dan Minuman dengan Kategori Industri Barang Konsumsi di Bursa Efek Jakarta)”. Jurnal Akuntansi dan Bisnis. Vol. 2. No. 1, Januari

Yuniasih, Ni Wayan, dan Made Gede Wirakusuma, 2007. “Pengaruh Kinerja Keuangan

terhadap Nilai Perusahaan dengan Pengungkapan Corporate Social

Responsibility dan Good Corporate Governance sebagai Variabel Pemoderasi,” Jurnal Akuntansi. Universitas Udayana

Zuhroh, Diana dan I Putu Pande Heri Sukmawati. 2003. Analisis Pengaruh Luas Pengungkapan Sosial Dalam Laporan Tahunan Perusahaan Terhadap Reaksi Investor (Studi Kasus Pada Perusahaan – Perusahaan High Profile di BEJ). Simposium Nasional Akuntansi VI, Surabaya,

Dokumen terkait