• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Pembahasan

1. Pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham

Interprestasi pada hipotesis pertama diperoleh nilai t hitung sebesar 3,840 dengan tingkat signifikan 0,000 yang berati Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Hal ini menjelaskan bahwa Earning Per Share (EPS) mempengaruhi harga saham, tentunya para pemegang saham perlu memperhitungkan besar kecilnya Earning Per Share (EPS) karena EPS yang tinggi akan menarik bagi investor karena EPS menunjukkan seberapa besarnya hasil yang akan diterima investor dari setiap lembar saham yang dimilikinya dalam suatu perusahaan. Apabila Earning Per Share (EPS) meningkat secara terus menerus akan terjadi peningkatan kepercayaan investor terhadap perkembangan perusahaan ke depan. Dengan demikian jika Earning Per Share (EPS) meningkat maka investor tertarik untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Hal ini akan mendorong tingginya permintaan saham dipasar modal sehingga harga saham perusahaan ikut naik. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Achmad Nizar Hidayat danYuyun Isnabah (2018).

2. Pengaruh Dividen Per Share (DPS) terhadap Harga Saham

Interprestasi pada hipotesis kedua diperoleh nilai t hitung sebesar 1,634 dengan tingkat signifikan 0,110 yang berati Dividen Per Share (DPS) tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Tidak berpengaruhnya Dividen Per Share (DPS) terhadap harga saham karena perusahaan membayarkan dividen dalam jumlah kecil kepada pemegang saham. Apabila DPS yang diterima naik tentu saja hal ini akan menarik minat investor untuk membeli saham perusahaan tersebut. Sedangkan dari pengujian yang peneliti lakukan Penelitian ini sejalan dengan Edhi Asmirantho dan Elif Yuliawati (2017).

Bedasarkan hipotesis mengatakan bahwa Dividen Per Share (DPS)

mempunyai pengaruh positif terhadap harga saham, bedasarkan hasil pengujian Dividen Per Share (DPS) tidak berpengaruh positif terhadap harga saham.

3. Pengaruh Dividen Payout Ratio (DPR) terhadap Harga Saham

Interprestasi pada hipotesis ketiga diperoleh nilai t hitung sebesar 1,621 dengan tingkat signifikan 0,113 yang berati Dividen Payout Ratio (DPR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham.

Tidak berpengaruhnya Dividen Payout Ratio (DPR) terhadap harga saham karena sebagian investor berfikir lebih mengharapkan pertumbuhan dalam harga pasar. Persepsi investor yang mengganggap bahwasanya perusahaan akan lebih lebih baik menerbitkan Dividen Payout Ratio kecil atau tidak sama sekali karena para investor lebih melihat kepada capital gain. Artinya apabila Dividen Payout Ratio (DPR) mengalami kenaikan ataupun penurunan maka harga saham akan cendrung tetap. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lidia Desiana (2017).

4. Pengaruh Dividen Yield Ratio (DYR) terhadap Harga Saham

Interprestasi pada hipotesis pertama diperoleh nilai t hitung sebesar -2,817 dengan tingkat signifikan 0,008 yang berati Dividen Yield Ratio (DYR) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham.

Berpengaruhnya Dividen Yield Ratio (DYR) terhadap harga saham disebabkan karena deviden yang dibayarkan oleh emiten kepada pemegang saham tidak menyebabkan naiknya nilai perusahaan. Dari segi investor, rasio ini cukup berati karena dividen yield merupakan sebagian dari total return yang akan diperoleh investor. Bagian return yang lain adalah capital gain, yang diperoleh dari selisih positif antara harga jual dengan harga beli.

Apabila selisih negatif yang terjadi, maka terjadi capital loss.

Biasanya perusahaan yang mempunyai prospek pertumbuhan yang

81

tinggi akan mempunyai dividen yield yang rendah, karena dividen sebagian besar akan diinvestasikan kembali. Kemudian, karena perusahaan dengan prospek yang tinggi akan mempunyai harga saham yang tinggi, yang berati pembaginya tinggi, maka dividen yield untuk perusahaan semacam itu akan cendrung lebih rendah (Hanafi, 2017:

43). Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Lidia Desiana (2017).

5. Pengaruh Earning Per Share (EPS), Dividen Per Share (DPS), Dividen Payout Ratio (DPR) dan Dividen Yield Ratio (DYR) terhadap Harga Saham

Bedasarkan hasil pengujian yang dilakukan Earning Per Share (EPS), Dividen Per Share (DPS), Dividen Payout Ratio (DPR), dan Dividen Yield Ratio (DYR) berpengaruh secara simultan terhadap Harga Saham. Hasil tersebut terlihat pada nilai signifikan sebesar 0,000 yang lebih kecil dari α = 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan adanya pengaruh signifikan antara Earning Per Share (EPS), Dividen Per Share (DPS), Dividen Payout Ratio (DPR) dan Dividen Yield Ratio (DYR) secara simultan berpengaruh terhadap Harga Saham pada perusahaan pertanian di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dipengaruhi oleh rasio pasar dimana tinggi rendahnya rasio ini berpengaruh terhadap harga saham. Sehingga membantu para investor untuk berivestasi.

82 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Bedasarkan penelitian ini, penulis bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh Earning Per Share (EPS), Dividen Per Share (DPS), Dividen Payout Ratio (DPR), Dividen Yield Ratio (DYR) terhadap Harga Saham yang terdaftar di Perusahaan Pertanian. Baik itu secara individual (parsial) ataupun secara bersama-sama (simultan). Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak sembilan (9) perusahaan dengan periode penelitian selama lima tahun yaitu mulai 2014 hingga tahun 2018.

Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut:

1. Pengujian yang dilakukan seluruh sampel menyimpulkan bahwa variabel Earning Per Share (X1) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.

2. Pengujian kedua menyimpulkan bahwa variabel Dividen Per Share (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.

3. Pengujian ketiga menyimpulkan bahwa variabel Dividen Payout Ratio (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.

4. Pengujian keempat menyimpulkan bahwa variabel Dividen Yield Ratio (X4) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.

5. Pengujian ke lima yang dilakukan secara simultan menyimpulkan bahwa variabel Earning Per Share (X1), Dividen Per Share (X2), Dividen Payout Ratio (X3), dan Dividen Yield Ratio (X4) mempunyai

83

pengaruh signifikan terhadap variabel Harga Saham sehingga hipotesis kelima Earning Per Share, Dividen Per Share, Dividen Payout Ratio, dan Dividen Yield Ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham (H0 ditolak H5 diterima).

B. Saran

Bedasarkan kesimpulan dan keterbatasan pada penelitian ini, maka dapat disampaikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Bagi Investor

Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan harga saham.

2. Bagi Peneliti Selanjutnya

a. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel lain terkait harga saham serta tahun pengamatan untuk mendapatkan hasil yang menyeluruh.

b. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan faktor lain yang mempengaruhi Harga Saham diluar penelitian ini.

84

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, M. 2015. Pengaruh Dividen Per Share (DPS), Net Profit Margin (NPM), dan Return On Equity (ROE) Terhadap Harga Saham (Perusahaan Industri Manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2015). E-Jurnal Riset Manajemen Universitas Islam Malang.

Ambarwati, Sri Dwi Ari.2010. Manajemen Keuangan Lanjut. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Aziz, M., Minarti, S., & Nadir, M. 2015. Manajemen Investasi. Yogyakarta:

Deepublish.

Brigham, Eugene F dan Joel F Houston. 2012. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Kesepuluh. Jakarta:Salemba Empat.

Bursa Efek Indonesia. Tersedia di: www.idx.co.id diakses pada tanggal 31 Maret 2019

Desiana, Lidia. 2017. Pengaruh Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), Dividen Yield Ratio (DYR), Dividen Payout Ratio (DPR), Book Value Per Share (BVS) dan Price Book Value (PBV) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index (JII). I-Finance Vol. 3. No. 2.

Fahmi, I. 2013. Pengantar Pasar Modal. Bandung: ALFABETA.

Ghozali, I. 2016. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPPS.

Semarang: Unoversitas Diponegoro.

Hadi, Nor. 2015. Pasar Modal Indonesia. Yogyakarta : Graha Ilmu

Hanafi, M. 2017. Manajemen Keuangan Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA

Hery,2009. Pengantar Akuntansi II. Jakarta: Bumi Aksara.

Idawati, Wiwi, Wahyudi, Aditio. 2015. EPS dan ROA again Share Price on Coal Mining Company Listed in indonesia Stock Exchange. Journal of Resources Development and Management. ISSN 2422-8397 An Internasional Peer reviewed Journal. Vol.7,2015.

Keown, Athur J.dkk, 2010. Manajemen Keuangan. Jakarta Barat: Indeks.

Mahfudz, A. S. 2010. Metedologi Riset Manajemen Sumber Daya Manusia.

Malang: UIN-Maliki Press.

85

Muhamad.2014.Manajemen Keuangan Syariah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Muiz, A. M. 2016. Pengaruh Earning Per Share (EPS), Return On Asset (ROA), dan Dividen Payout Ratio (DPR) Terhadap Harga Saham (Studi Empiris Pada Industri Otomotif dan Komponen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2014), Jom Fekon Vol. 3 No. 2.

Neolaka, A. 2014. Metode Penelitian dan Statistik. Bandung : PT Remaja Rodaskarya.

Nofrivul. 2008. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Batusangkar :STAIN Batusangkar Press.

Rahardjo, Budi. 2013. Keuangan dan Akuntansi (Untuk Manajer Non Keuangan).Yogyakarta : Ghara Ilmu.

Rodoni, Ali. 2010. Manajemen Keuangan. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Salim, J.2012. Jangan coba Main-main Saham Sebelum Baca Buku Ini.

Jakarta:Visimedia

Setyorini. Minarsih, M Maria Haryono, Tri Andi. 2016. Pengaruh ROA,ROE, dan EPS Terhadap Harga Saham Perusahaan Real Estate Di Bursa Efek Indonesia (Studi Kasus pada 20 perusahaan periode 2011-2015. Journal of Management, Volume 2 No.2 Maret 2016.

Sudirman. 2015. Pasar Modal dan Manajemen Portofolio. Gorontalo : Sultan Amai Press IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Bandung : ALFABET.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Tandelilin, Eduardus. 2010. Porfotofolio Dan Investasi Teori dan Aplikasi.

Yogyakarta : kanisius.

Umam, K. 2013. Pasar Modal Syariah & Praktik Pasar Modal. Bandung: CV Pustaka Setia.

Wahyunigrum, Reni. 2015. Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Harga Saham pada perusahaan Farmasi di BEI. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen. Vol 4 No 11

Widoatmodjo, S.2012. Cara Cepat Memulai Investasi Saham Panduan Bagi Pemula.Jakarta:PT.Alex Media Komputindo.

Yuliana, Indah. 2010. Investasi Produk Keuangan Syariah. Malang : UIN-MALIKI PRESS.

Yusri. 2016. Ilmu Pragmatik Dalam Perspektif Kesopanan Berbahasa.

Yogyakarta:Deepublish

Yusuf, M. 2014. Metode Penelitian. Jakarta: Prenada Media Group.

Zamzany, R. F, Setiawan, E., & Azizah, E. N. 2018. Reaksi Sinyal Keuangan Terhadap Harga Saham Sektor Pertanian di Indonesia. Jurnal Bisnis dan Manajemen, Volume 8 (2).

Dokumen terkait