• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

E. Pembahasan

1. Analisis Non Performing Loan (NPL)

Dari hasil perhitungan Non Performing Loan (NPL) pada tabel 2 jumlah kredit macet pada PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar pada tahun 2017 sampai dengan 2019 mengalami penurunan, namun pada tahun 2019 ke tahun 2020 tidak mengalami peningkatan maupun penurunan Non Performing Loan (NPL).

Faktor yang mengakibatkan menurunnya kredit macet PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar yaitu menerapkan prosedur kredit yang sesuai Standar dan integritas dari pemilik, manajer, atau karyawan bank, kuatnya sistem pengawasan dari manajeman kredit dan sistem informasi kredit macet, suku bunga kredit rendah dan keuangan debitur stabil sehingga mampu membayar kredit pada waktu yang ditentukan.

Adapun faktor lain yang menyebabkan terjadinya penurunan kredit macet pada Bank Sulselbar Cabang Makassar adalah dimana bank mampu melakukan analisis yang baik terhadap calon debitur, tingkat kewaspadaan bank juga harus baik walapun pihak kreditur harus mencapai target tetapi tidak terlalu ekspansif, tidak hanya mengawasi jaminan debitur namun pihak kreditur memperhatikan faktor analisis dan menyesuaikan jumlah kredit yang sesuai dengan kebutuhan debitur agar mencukupi kewajibannya.

2. Pihak Bank

a. Hambatan Dalam Penyelesaikan Kredit Macet

Hasil wawancara dari beberapa informan pada PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar, terdapat beberapa kendala yang dialami dalam menyelesaikan kredit macet :

1) Pihak debitur tidak berperilaku baik, sesuai dengan hasil penelitian dan penilaian yang telah dilakukan oleh pihak kreditur, menjelaskan bahwa pihak debitur dapat melakukan pembayaran kreditnya kepada bank namun secara sengaja tidak ingin menyelesaikan masalah kreditnya, debitur bersikap geram (marah) ketika ditagih dan berpindah tempat (melarikan diri).

2) Pihak debitur menghadapi permasalahan ekonomi, dimana pihak debitur tidak mampu menjalankan usahanya sehingga menyebabkan pihak debitur mengalami kerugian yang menyebabkan debitur sulit menyelesaikan kreditnya. Hal ini disebabkan terjadinya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan menurunnya pendapatan usaha-usaha pada debitur.

3) Pihak debitur melakukan wanprestasi, dimana pihak debitur tidak memenuhi janjinya, melakukan tetapi tidak tepat waktu (terlambat) sehingga terjadinya gagal bayar (kredit macet).

b. Strategi Penyelesaian Kredit Macet

Dari hasil wawancara yang dilakukan kepada informan PT.Bank Sulselbar Cabang Makassar, sehingga dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pemulihan kredit dan penyelesaian kredit.

Penyelesaian kredit merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan kredit melalui pendekatan persuasif (kekeluargaan) antara pihak debitur (peminjam) dengan pihak kreditur (bank).

Penyelamatan kredit dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1) Penagihan Kembali

Penagihan merupakan sebuah penginformasian dan pengingat kepada pihak yang tertagih bahwa pihak yang bersangkutan mempunyai kewajiban untuk membayar atau melunasi hutangnya kepihak kreditur.

2) Pendekatan Persuasif (kekeluargaan)

Pendekatan persuasif adalah proses yang dilakukan yang bertujuan untuk meyakinkan kreditur agar pembicaraan sependapat. Proses ini sifatnya membujuk dan mengajak kreditur agar sesuai dengan keinginan debitur tanpa adanya paksaan.

3) Restructuring (penataan kembali)

Restructuring merupakan mengubah struktur pembiayaan.

Dilakukan dengan cara yaitu dengan menambah jumlah kredit

serta menambah equity, menyetor uang tunai tambahan modal dari pemilik modal serta tambahan modal dari pemilik.

4) Penyitaan Jaminan

Penyitaan jaminan merupakan alternatif terakhir yang mampu dilakukan oleh bank ketika debitur tidak mampu membayar keseluruhan hutangnya. Adapun syarat atau prosedur yang dilakukan bank :

a) Memberi surat pemberitahuan keterlambatan pembayaran b) Mengirimkan surat peringatan (SP)

Surat ini akan dikirim 3 kali berturut-turut selama 3 minggu mulai dari SP-1 kemudian SP-2 sampai dengan SP-3.

c) Penyitaan jaminan (eksekusi) c. Pihak yang Terdampak Kredit Macet

Dari hasil wawancara yang dilakukan kepada para informan PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar, pihak yang terdampak kredit macet yaitu :

1) Bank

Adapun dampak yang dialami oleh bank akibat adanya kredit macet yaitu bank mengalami penurunan laba (keuntungan) yang akan mempengaruhi kinerja keuangan bank.

2) Debitur

Pihak debitur akan sulit mengajukan pinjaman kepada seluruh bank dikarenakan nama debitur sudah cacat (Blacklist) dikarenakan tidak membayar kewajibannya.

d. Dampak yang Diakibatkan dari kredit macet terhadap kinerja keuangan

Dari hasil wawancara yang dilakukan kepada para informan PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar, dampak yang akan diakibatkan dari kredit macet terhadap kinerja keuangan adalah kredit macet dapat mempengaruhi kondisi keuangan bank. Adapun akibat yang ditimbulkan dari terjadinya kredit macet yaitu adanya ketidaklancaran perputaran kas pada bank, jika terjadi secara terus menerus maka bank tidak dapat lagi menyalurkan kredit kepada masyarakat dalam jumlah yang besar.

Sehingga Bank tidak lagi mampu membayar utang jangka pendek atau likuiditas dan tidak likuid. Dampak yang ditimbulkan juga akan berpengaruh pada Non Performing Loan (NPL), pada saat suku bunga kredit tinggi akan secara tidak langsung menimbulkan kredit macet serta berpengaruh terhadap keuangan atau kas Bank. Apabila kredit macet meningkat maka akan berpengaruh terhadap kinerja keuangan yaitu menurunnya keuntungan (laba).

57 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada informan yang terpilih yaitu karyawan pada PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar bagian kredit. Adapun strategi penyelesaian kredit macet pada PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar yang dilakukan yaitu dengan cara melakukan penagihan kembali, pendekatan persuasif (kekeluargaan), restructuring (penataan kembali), dan penyitaan jaminan. Dengan dilakukannya strategi tersebut sehingga dapat menyelesaikan kredit macet yang akan berpengaruh pada menurunnya tingkat NPL (Non Performing Loan) pada perusahaan (bank).

2. Dampak yang akan diakibatkan apabila terjadinya kredit macet terhadap kinerja keuangan adalah kredit macet dapat mempengaruhi kondisi keuangan bank yaitu, adanya ketidak lancaran perputaran kas pada bank dan juga akan berpengaruh pada Non Performing Loan (NPL), pada saat suku bunga kredit tinggi akan secara tidak langsung menimbulkan kredit macet serta berpengaruh terhadap keuangan atau kas Bank. Apabila kredit macet meningkat maka akan berpengaruh terhadap kinerja keuangan yaitu menurunnya keuntungan (laba).

B. Saran

Dari hasil pembahasan diatas tentang strategi penyelesaian kredit macet dan dampak terhadap kinerja keuangan pada PT Bank Sulselbar cabang Makassar, sehinga peneliti dapat memberi saran/masukan kepada pihak bank, yaitu :

1. Kepada Komisaris PT. Bank Sulselbar Makassar untuk menghindari terjadinya kredit macet sebaiknya pihak bank melakukan peningkatan pengawasan dan kontrol terhadap penyaluran kredit yang akan diberikan baik dari keadaan manajemen itu sendiri maupun dari pihak debitur.

2. Untuk direksi sebaiknya ketika melakukan penyaluran kredit untuk lebih ketat dan jelih terhadap analisa kemampuan debitur dan lebih menekankan prinsip kehati-hatian agar terhindar dalam kesalahan ketika memberi kredit yang akan mengakibatkan kredit macet, dan pihak bank turun langsung ke tempat usaha debitur yang mengalami masalah dalam usahanya.

3. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel lagi agar dapat mengembangakan pada penelitian ini, serta memperhatikan kondisi sehingga dapat berinteraksi dengan baik.

59

DAFTAR PUSTAKA

Alberton Tampubolon, M. S. (2017). Prosedur Penyelesaian Kredit Bermasalah Pada Pt Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Cabang Pembantu Timika Hasanuddin. Jurnal Ulet.

Andrika Putra, A. (2019). Analisis Penyelesaian Kredit Bermasalah pada PT bank Perkreditan Rakyat Prima Mulia Anugrah Cabang Padang. Preprints.

Budiartha, I. N., Mahendrawati, N. L., Astra, I. w., Suendra, D. L., Mulyawati, K.

R., & Putra, I. M. (2019). Pembinaan dan Penyelesaian Kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Kopwan Mertasari, Amlapura, Kabupaten Karangasem. Community Service Journal (CSJ).

Eng, T. s. (2013). Pengaruh NIM, BOPO, LDR, & CAR Terhadap ROA Bank Internasional dan Bank Nasional Go Public Periode 2007-2011. Dinamika Manajemen, 158.

Fahmi, I. (2015). Pengantar Manajemen Keuangan Teori dan Soal Jawab.

Bandung: Alfabeta.

Haeruddin, B. (2020). Strategi Penyelesaian Kredit Macet dan dampak terhadap kinerja keuangan. Nasional, 179.

IBI, I. B. (2015). Bisnis Kredit Perbankan (1 ed.). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Ismail. (2010). Manajemen Perbankan: Dari Teori Menuju Aplikasi. Jakarta:

Kencana.

Kadek Nina Kristina, P. e. (2020). Analisis Manajemen Kredit Guna Meminimalisir Kredit Bermasalah Pada KUD Tirtha Luhur. Artha Satya Dharma.

Kasiram, M. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif. Malang: UIN-Maliki Press.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Thamrin, A. (2012). Bank dan Lembaga Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Undang-Undang Republik Indonesia. (1998). Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan. Jakarta.

Widyati, R., & Herman, U. (2019). Penyelesaian Kredit Bermasalah pada PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Nagari Kasang. Preprints.

L A M P I R A N

Lampiran 1

PERSURATAN IZIN PENELITIAN

Lampiran 2

PEDOMAN WAWANCARA PENELITIAN

Dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara kepada karyawan PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar bagian Kredit.

No. Pertanyaan Coding

1. Kendala apa saja yang dialami dalam menyelesaikan kredit macet?

FZ, SC, BL, AA

2. Strategi apa yang dilakukan dalam menyelesaikan kredit macet?

FZ, SC, BL, AA

3. Pihak mana saja yang terkena dampak dari kredit macet?

FZ, SC, BL, AA

4. Apa dampak yang dialami dari kredit macet terhadap kinerja keuangan?

FZ, SC, BL, AA

Lampiran 3

TRANSKRIP WAWANCARA

No Coding Transkrip

1.

FZ Kendala yang biasa dihadapi dalam membayar kewajiban kredit pada perusahaan kontruksi ketika proyek yang dikerjakan tidak terselesaikan dengan tepat waktu sehingga pemerintah tidak memberikan bayaran kepada perusahaan tersebut, sehingga perusahaan tersebut tidak mampu melakukan pembayaran kreditnya.

SC Pihak debitur tidak bersikap baik, dimana ketika pihak bank menagih kepada debitur terkadang pihak debitur emosi (marah). Hal ini dikarenakan usaha dijalankan oleh pihak debitur mengalami penurunan atau kerugian yang diakibatkan oleh situasi pandemi covid-19 saat ini.

BL Adapun masalah yang dihadapi yaitu pihak debitur tidak mampu mengelola usahanya sehingga gagal atau sudah tidak berjalan (bangkrut) yang berakibat pihak debitur kesulitan membayarkan kreditnya.

AA Kendala yang biasa terjadi yaitu ketika debitur sudah tidak berada lagi ditempat atau sudah pindah domisili, namun orangnya tidak mengkonfirmasi sebelumnya dan memberitahu lakosinya saat ini sehingga pihak bank terhambat dalam menyelesaikan kredit macetnya.

2.

FZ Melakukan penangihan dengan cara mendatangi langsung pihak debitur. Apabila dengan cara melakukan penagihan secara langsung belum berhasil maka pihak bank melakukan restrukturisasi (perbaikan) atau dengan perpanjangan kredit sesuai dengan aturan pemerintah yang baru.

SC Yang pertama dilakukan yaitu dengan melakukan pendekatan persuasif atau pendekatan secara kekeluargaan, apabila dengan persuasif tidak berhasil dengan alasan usaha yang dijalankan tidak berhasil atau kurangnya pemasukan, maka dilakukan kembali yang namanya restrukturisasi atau perpanjangan kredit.

BL Apabila debitur pindah lokasi maka dilakukan update data atau pembaharuan data baik kredit lancar maupun kredit macet, adapun penyelesaian ketika pihak bank tidak mampu menghubungi debitur tersebut maka dibayarkan oleh asuransi.

AA Ketika seorang aparatur sipil negara (asn) yang mengajukan kredit usaha kemudian usahanya mengalami penurunan yang mengakibatkan terjadinya kredit macet maka solusi yang dilakukan oleh pihak bank yaitu dengan cara melihat jumlah gaji debitur apabila jumlah gaji asn tersebut mampu menutupi kredit macet maka gaji asn tersebut yang di debitkan untuk melunasi kredit macet tersebut.

FZ Yang terkena dampaknya yaitu nasabah itu sendiri, jika

3.

terdapat catatan kredit macet pada salah satu bank otomatis tidak dapat mengajukan kembali kredit di bank lain dikarenakan nama debitur telah cacat dimata seluruh bank dan telah tercatat di otoritas jasa keuangan (OJK), dan dampaknya juga dialami oleh bank dikarenakan target penghasilan atau laba yang telah ditentukan tidak memenuhi kriteria perusahaan.

SC Adapun dampak negatif yang diterima oleh pihak bank akibat adanya kredit macet yaitu tidak tersalurkannya modal untuk kredit usaha ataupun kredit lainnya serta tidak terjadinya perputaran arus kas sehingga tidak tercapainya target penyaluran kredit. Sedangkan dampak yang dialami oleh debitur yaitu tidak dapat lagi melakukan pengajuan kredit di bank manapun karena adanya catatan hitamnya di bank indonesia (BI).

BL Pihak yang terkena dampak adalah pihak debitur itu sendiri karena telah menjadi asas dari pihak bank dan apabila terjadi peminjaman yang di lakukan oleh pihak debitur,kemudian tidak melakukan slip checking secara berkala, pihak tersebut akan di cap telah melakukan tindakan kurang baik dari bank dan apabila hal tersebut terjadi,maka pihak debitur tidak dapat melakukan proses pinjaman kepada bank lain. Pihak yang terkena dampak dari kredit macet bukan hanya debitur itu sendiri melainkan dampak yang akan di peroleh juga

dipastikan merambat pada pihak keluarga yang merupakan anggota rumah tangga, karna data yang wajib di input tak lain adalah KK (kartu keluarga).

AA Dampak yang di timbulkan kredit macet otomatis akan mempengaruhi statistik penghasilan perusahaan. Apabila kredit macet tinggi maka hal tersebut akan mengurangi laba perusahaan dan jika kredit macet menurun maka terjadi sebaliknya yaitu peningkatan laba.

4.

FZ Dampak dari kredit macet terhadap kinerja keuangan yaitu berpengaruh terhadap penyaluran kredit apabila tingkat npl meningkat yang disebabkan dari kredit macet maka bank tidak dapat melakukan penyaluran kredit sehingga bank tidak mendapatkan laba, sedangkan laba terbentuk dari bunga yang dibayarkan oleh para kreditur.

SC Sangat berpengaruh karena sumber pendapatan utama bank itu adalah bunga, jadi ketika modal yang diberikan kepada debitur tidak kembali maka pendapatan atau laba bank menurun sehingga berpengaruh pada komisi yang seharusnya diterima oleh karyawan lebih besar menjadi berkurang diakibatkan adanya kredit macet tersebut.

BL Adapun dampak yang ditimbulkan yaitu tidak tercapainya target penyaluran kredit sehingga mengalami penurunan laba atau pendapatan yang diikuti dengan menurunnya kinerja

keuangan perusahaan.

AA Akan mengakibatkan keuangan perusahaan mengalami gagal investasi dana karena banyak dana yang tidak tersalurkan yang disebabkan adanya kredit macet.

Lampiran 4

LAPORAN KEUANGAN PT. BANK SULSELBAR CABANG MAKASSAR

D

O

K

U

M

E

N

T

A

S

I

59 Lampiran 5

DOKUMENTASI WAWANCARA LAPANGAN

Wawancara oleh Ibu Fauziah (04 November 2021)

Wawancara oleh Ibu Suci (04 November 2021)

Wawancara oleh bapak Bilal (09 November 2021)

Wawancara oleh bapak Andi Arham (04 November 2021)

Kepala Seksi Umum dan Personalia bapak Ahmad (04 November 2021)

Kepala Seksi Kredit Bapak H. Suaib (18 November 2021)

Lampiran 6

HASIL PLAGIASI

BAB I

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

RIWAYAT HIDUP

Rena Reskiyani Said, Lahir pada tanggal 01 September 1999 di Maros Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara dari pasangan suami istri Bapak Peltu (Purn) H. Muh. Said dan Ibu Hj.

Samsiah, S.E. peneliti sekarang bertempat tinggal di Perumnas Sudiang Blok H No. 8A Jl. Luwu Raya.

Pendidikan yang ditempuh oleh peneliti yaitu dari PAUD Raudhatul Athfal Rabiatul Adhawiyah Makassar lulus pada tahun 2005, pada tahun yang sama peneliti melanjutkan pendidikan di SD Inpres Pajjaiang II Makassar lulus pada tahun 2011, pada tahun yang sama juga peneliti melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 25 Makassar dan tamat pada tahun 2014 kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 22 Makassar selesai pada tahun 2017. Pada tahun 2017 peneliti melanjutkan pendidikan di Perguruan tinggi swasta, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) Fakultas Ekonomimdan Bisnis pada Prgram Studi Manajemen Peneliti menyelesaikan kuliah strata satu (S1) pada tahun 2022.

Dokumen terkait