BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Pembahasan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber belajar akuntansi dan interaksi pembelajaran secara bersama-sama positif terhadap prestasi belajar akuntansi dasar kelas X Akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2019/2020. Pembahasan hasil penelitian sebagai berikut:
1. Hasil uji hipotesis pertama yaitu pengaruh sumber belajar akuntansi terhadap prestasi belajar akuntansi dasar kelas X Akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2019/2020. Hasil tersebut dapat dilihat dari analisis regresi linier berganda dengan taraf signifikansi sebesar 5%, hasil tersebut diketahui bahwa koefisien variabel sumber belajar akuntansi (X1) sebesar 0,558 atau positif. Diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,461 > 0,67742 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu sebesar 0,001 dengan sumbangan relatif sebesar 56,8% dan sumbangan efektif sebesar 27,1%. Kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa semakin baik sumber belajar akuntansi yang digunakan akan semakin tinggi prestasi belajar akuntansi dasar siswa. Sebaliknya semakin rendah sumber belajar akuntansi yang digunakan siswa, maka semakin rendah prestasi belajar akuntansi dasar siswa tersebut.
Hasil penelitian sesuai dengan kajian teori dan penelitian yang relevan. Menurut Pranatha (2013: 8) sumber belajar merupakan segala sesuatu yang baik didesain maupun menurut sifatnya dapat dipakai atau dimanfaatkan dalam
66
kegiatan pembelajaran untuk mempermudah belajar siswa. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pratiwi (2017) yang berjudul ”Analisis Sumber Belajar dan Kebiasaan Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Di SMK Muhammadiyah 2 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017”. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif sumber belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran kewirausahaan.
Berdasarkan hasil perhitungan yang diperkuat oleh teori dan hasil penelitian dari jurnal maka tinggi rendahnya prestasi belajar akuntansi dasar siswa dipengaruhi oleh sumber belajar akuntansi yang dimiliki. Sumber belajar akuntansi yang digunakan dapat memberikan kemudahan kepada peserta didik dalam memperoleh sejumlah informasi, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan, dalam proses belajar mengajar. Pemanfaatan sumber belajar akuntansi yang tepat akan lebih memudahkan siswa dalam memahami materi dari guru, sehingga akan lebih mudah meraih prestasi belajar.
2. Hasil uji hipotesis kedua yaitu pengaruh interaksi pembelajaran terhadap prestasi belajar akuntansi dasar kelas X Akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2019/2020. Hasil tersebut dapat dilihat dari analisis regresi linier berganda dengan taraf signifikansi sebesar 5%, hasil tersebut diketahui bahwa koefisien variabel interaksi pembelajaran (X2) sebesar 0,414 atau positif. Diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,735 > 0,67742 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu sebesar 0,008 dengan sumbangan relatif sebesar 43,2% dan sumbangan efektif sebesar 20,6%. Kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa semakin baik interaksi pembelajaran yang dilaksanakan akan semakin tinggi prestasi belajar akuntansi dasar siswa. Sebaliknya semakin rendah interaksi pembelajaran yang dilaksanakan, maka semakin rendah prestasi belajar akuntansi dasar siswa tersebut.
Hasil penelitian sesuai dengan kajian teori dan penelitian yang relevan. Razak (2014: 123) mengemukakan bahwa interaksi belajar mengajar mengandung arti adanya kegiatan interaksi dari guru yang melaksanakan tugas mengajar disatu pihak, dengan warga belajar (siswa) yang sedang melaksanakan kegiatan belajar dipihak lain. Hasil penelitian ini sejalan dengan
67
penelitian yang dilakukan oleh Lorenza (2018) dengan judul penelitian ”Pengaruh Interaksi Pembelajaran, Konsep Diri dan Pendapatan Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA PGRI 3 Padang”. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif interaksi pembelajaran terhadap prestasi belajar sisiwa pada mata pelajaran ekonomi.
Berdasarkan hasil perhitungan yang diperkuat oleh teori dan hasil penelitian dari jurnal maka penelitian ini mendukung hasil uji hipotesis ke dua karena ada pengaruh interaksi pembelajaran yang positif terhadap prestasi belajar akuntansi dasar siswa.
3. Hasil uji hipotesis ketiga yaitu adanya pengaruh sumber belajar akuntansi dan interaksi pembelajaran terhadap prestasi belajar akuntansi dasar kelas X Akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2019/2020. Berdasarkan uji keberartian regresi linier ganda atau uji F diketahui bahwa nilai Fhitung > Ftabel, yaitu 37,887 > 3,11 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. Hal ini berarti sumber belajar akuntansi dan interaksi pembelajaran secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar akuntansi dasar. Berdasarkan kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa kecenderungan peningkatan kombinasi variabel sumber belajar akuntansi dan interaksi pembelajaran akan diikuti peningkatan prestasi belajar akuntansi dasar, sebaliknya kecenderungan penurunan kombinasi variabel sumber belajar akuntansi dan interaksi pembelajaran akan diikuti penurunan prestasi belajar akuntansi dasar.
Hasil penerimaan hipotesis ketiga tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Naim (2019: 129) prestasi belajar akuntansi dasar merupakan hasil yang dicapai oleh peserta didik yang memperlihatkan tingkat keberhasilan dalam pencapaian tujuan dari proses pembelajaran akuntansi dasar. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Arzita (2017) dengan judul penelitian “Pengaruh Motivasi Belajar, Sumber Belajar, dan Interaksi Guru Dan Siswa terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Perusahaan Jasa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Tempel Tahun Ajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif motivasi belajar,
68
sumber belajar dan interaksi guru dan siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar akuntansi perusahaan jasa.
Sedangkan koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,477, arti dari koefisien ini adalah bahwa pengaruh yang diberikan oleh kombinasi variabel sumber belajar akuntansi dan interaksi pembelajaran terhadap prestasi belajar akuntansi dasar adalah sebesar 47,7%, sedangkan sisanya 52,3% dipengaruhi oleh variabel lain.
Dari hasil perhitungan diketahui bahwa variabel sumber belajar akuntansi memberikan sumbangan relatif sebesar 56,8% dan sumbangan efektif sebesar 27,1%. Variabel interaksi pembelajaran memberikan sumbangan relatif sebesar 43,2% dan sumbangan efektif sebesar 20,6%. Dengan membandingkan nilai sumbangan relatif dan sumbangan efektif nampak bahwa variabel sumber belajar akuntansi memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap prestasi belajar akuntansi dasar dibandingkan variabel interaksi pembelajaran.