BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHSAN
C. Pembahasan
Setelah melakukan analisa data, maka langkah selanjutnya yaitu membahas hasil data yang telah diperoleh tentang pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebagai berikut :
1. Hasil temuan hipotesis pertama atau H1 (Profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Peringkat Obligasi)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama menyatakan bahwa Profitabilitas (X₁) berpengaruh negatif signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar (-3.138) dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa besar kecilnya profitabilitas yang diperoleh akan mempengaruhi peringkat obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan (pefindo). Dimana profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan kesuksesaan perusahaan dan kemampuan aktivanya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu perusahaan dapat diketahui dengan membandingkan antara laba diperoleh dalam suatu periode dengan jumlah aktiva . dengan hal tersebut dapat menunjukkan hubungan yang searah, pengaruh ini menandakan bahwa semakin tinggi profitabilitas perusahaan maka semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Pernyataan ini sesuai dengan teori signal yang menekankan pada informasi untuk menggambarkan mengenai kinerja perusahaan. perusahaan yang profitabilitasnya tinggi memberikan sinyal
positif bagi pemeringkatan obligasi. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurakhiroh (2015) yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi, namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ika Prasetianti,S.E . 2016 yang menyatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap peringkat obligsai.
2. Hasil temuan hipotesis kedua atau H2 (Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Peringkat Obligasi)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis kedua menyatakan bahwa Likuiditas (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y).
Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,299 > 0,05. Hal ini disebebkan karena perusahaan terlalu banyak menyimpan asset lancarnya.
Meskipun nilai CR diperusahaan itu tinggi, belum tentu menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan yang jatuh tempo karena proporsi dari aktiva lancar yang tidak mengguntungkan. Current ratio yang terlalu tinggi kemungkinan menunjukkan kelebihan uang kas atau aktiva lancar lainnya dibandingkan dengan yang dibutuhkan sekarang atau tingkat likuiditas yang rendah daripada aktiva lancar atau sebaliknya. Asset lancar kurang menghasilkan retrun yang tinggi dibandingkan asset tetap. Asset lancar pada perusahaan manufaktur ( sector barang dankonsumsi ) salah satunya berasal dari persediaan. Pada akhir periode pada perusahaan manufaktur biasanya terdapat produk yang belum selesai dikerjakan. Produk yang belum selesai ini dinamakan persediaan barang dalam proses. Persediaan inilah yang membuat aktiva lancar menjadi lebih besar daripada hutang lancar.
Persediaan merupakan asset yang paling tidak likuid. Hal ini berkaitan
dengan semakin panjangnya tahap yang dilalui untuk menjadi kas serta ketidakpastian dari nilai persediaan itu sendiri, jadi meskipun current ratio memiliki nilai normal berkisar 2,hal tersebut tidak bias menjadi patokan apakah perusahaan tersebut dalam kondisi yang sehat dan mampu untuk memenuhi kewajibannya. Sehubungan dengan teori sinyal ini likuiditas akan membuat investor untuk tidak melakukan investasi dikarenakan sinyal atau informasi yang didapatkan dari variabel ini kurang baik. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nur Khusniyah. 2016 yang menyatakan bahwa likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi. Namun hasil penelitian ini tidak sejalan dengan (Hasan dan Dana, 2018:652)) yang menyatakan bahwa Current Ratio atau likuiditas berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi.
3. Hasil temuan hipotesis ketiga atau H3 (Leverage berpengaruh positif signifikan terhadap Peringkat Obligasi)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketiga menyatakan bahwa Leverage (X3) berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar (2,463) dan nilai signifikansi sebesar 0,021 > 0,05. Dengan demikian semakin tinggi leverage maka akan berpengaruh terhadap kemungkinan peringkat obligasi perusahaan. dimana rasio ini mengukur seberapa jauh perusahaan menggunakan hutang.
Beberapa analis menggunakan istilah rasio solvabilitas yang berarti mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya.
Menurut teori sinyal informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat mengetahui prospek perusahaan dimasa yang akan dating. Leverage yang tinggi menggambarkan perusahaan mempunyai beban bunga yang tinggi dan
hal tersebut akan berdampak pada rendahnya pemeringkatan obligasi.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurakhiro (2015) yang menyatakan bahwa leverage berpengaruh terhadap peringkat obligasi, Namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ardian ( 2014) yang menyatakan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap peringkat obligasi.
4. Hasil temuan hipotesis keempat atau H4 ( Arus Kas tidak berpengaruh signifikan terhadap Peringkat Obligasi)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis keempat menyatakan bahwa arus kas (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y).
Hal ini dibuktikan dengan hasil koefisien regresi sebesar (-0,674) dan nilai signifikansi sebesar (0,507) > (0,05). Hasil yang tidak signifikan dalam penelitian ini, kemungkinan disebabkan variabel arus kas bukan merupakan salah satu factor yang mempengaruhi peringkat obligasi. Hal ini karena kemampuan menghasilkan arus kas penting bagi perusahaan yang sehat.
Perusahaan tidak dapat bertahan, dalam jangka panjang tanpa menghasilkan kas operasi (Subrayam, 2010:108). Aliran kas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh kas selama periode berjalan dan estimasi serta asumsi arus kas masa depan (Subrayam, 2010:92). Namun menurut Rahmi Octavia (2014), arus kas operasi yang tinggi pada periode berjalan belum tentu menjamin bahwa perusahaan kas yang lebih tinggi lagi dimasa depan. Selain itu menurut Estiyanti & Yassa (2012), kemungkinan lembaga pemeringkat tidak menggunakan penilaian arus kas perusahaan secra keseluruhan karena hanya memperlihatkan sisi aktivitas operasi belum mencakup aktivitas pendanaan maupun investasi. Sehubungan dengan teori
sinyal ini sangat memberikan informasi kepada investor nahwa variabel arus kas ini karena tidak dapat menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh kas selama periode berjalan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ika Orasetianti,S.E. 2016 yang menyatakan bahwa arus kas tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obliges namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian ( Satoto 2011).
5. Hasil temuan hipotesis keempat atau H5 (Umur obligasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peringkat Obligasi)
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis kelima menyatakan bahwa umur obligasi (X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,000 <
0,05. Berarti panjang pendeknya umur obligasi akan berpengaruh terhadap peringkat obligasi. Obligasi yang memiliki masa jatuh tempo yang lama akan mengakibatkan risiko investasi, sehingga menyebabkan penurunan kinerja perusahaan. Sehubungan dengan teori sinyal variabel ini sangat memberikan informasi kepada para investor bahwa perusahaan yang akan dilakukan investasi itu baik atau aman.
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Widiastuti dan Rahyuda 2016:6976) yang menyatakan bahwa umur obligasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi.
66
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini, maka analisis data yang telah dilakukan dan hasil pembahasan yang telah dikemukakan pada bab empat, maka dapat ditarik kesimpulan, yaitu:
1. Profitabilitas (X₁) berpengaruh negatife dan berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05 serta nilai thitung (-3.138) < ttabel (3.182),
2. Likuiditas (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y).
hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,299 > 0,05 serta nilai thitung (1,061) < ttabel (3.182),
3. Leverage (X3) berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,021 < 0,05 serta nilai thitung
(2.463) < ttabel (3.182),
4. Arus Kas (X4) berpengaruh negatife dan tidak signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan hasil signifikansi sebesar 0,507 > 0,05 serta nilai thitung (-0.674) > ttabel (3.182).
5. Umur Obligasi (X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi (Y). Hal ini dibuktikan dengan hasil signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 serta nilai thitung (60.693)>ttabel (3,182).
B. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian ini adapun saran sebagai berikut :
1. Bagi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia seharusnya meningkatkan kinerja perusahaan. Sehingga dengan meningkatnya kinerja perusahaan dapat berpengaruh terhadap rating obligasinya,
2. Bagi peneliti selanjutnya mungkin dapat mempertimbangkan kembali dalam menggunakan objek penelitian untuk seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia termasuk dari perusahaan keuangan yang menggunakan metode pengukuran yang telah disesuaikan dengan sektor industri dari setiap perusahaan. Sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih valid,
3. Bagi peneliti selanjutnya mungkin dapat mempertimbangkan beberapa variabel lain baik yang berupa data keuangan maupun non-keuangan yang mungkin dapat berpengaruh terhadap peringkat obligasinya.
4. Bagi investor mungkin dapat memperhatikan lebih lanjut sebelum memutuskan untuk mengambil keputusan dalam melakukan investasi obligasi.
68
DAFTAR PUSTAKA
Asih, 2016.Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2013.JOM Fekon. Vol.3
Astuti, R.P. 2017. Pengaruh Likuiditas, Produktivitas, Provitabilitas Terhadap Peringkat Sukuk. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan.Vol.8.
Ariyanti, N. 2017.Pengaruh Pengumuman Upgrade dan Downgrade Peringkat Obligasi Terhadap Return Saham Di Bursa Efek Indonesia.Jurnal Akuntansi Manajemen Madani.Vol.1.
Damayanti, A., Ambarwati, S., & Astuti, T. (2018). Prediksi Peringkat Obligasi Perusahaan dengan Pendekatan Faktor Keuangan dan Non Keuangan.
JABE (Journal of Applied Business and Economic), 4(3), 206.
https://doi.org/10.30998/jabe.v4i3.2479
Hasan, D., & Dana, I. (2018). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Maturity dan Jaminan terhadap Peringkat Obligasi Tertinggi pada Sektor Keuangan di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 7(2), 254597.
Hernando, A., Miranda, E., Aileen, L., & Nurul, A. (2018). Faktor-Faktor Determinan Peringkat Obligasi Perusahaan Go Public Perusahaan Non-Keuangan di Indonesia. Faktor-Faktor Determinan Peringkat Obligasi Perusahaan Go Public Perusahaan Non-Keuangan Di Indonesia, 6(2), 173– 186. https://doi.org/10.17509/jrak.v6i2.11807
Hidayat, W. W. (2018). Pengaruh Leverage Dan Likuiditas Terhadap Peringkat Obligasi. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 3(3), 387–394. https://doi.org/10.36226/jrmb.v3i3.155
Kesaulya, F.A., dan Febriany, N. 2015.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi Di Indonesia.Seminar Nasional Nasional teknik industry SEMNASTI-MUSINDEEP.ISBN 978-602-73549-0-6.
Kustiyaningrum, D., Nuraina, E., & Wijaya, A. L. (2017). Pengaruh Leverage, Likuiditas, Profitabilitas, Dan Umur Obligasi Terhadap Peringkat Obligasi (Studi Pada Perusahaan Terbuka Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia).
Assets: Jurnal Akuntansi Dan Pendidikan, 5(1), 25.
https://doi.org/10.25273/jap.v5i1.1184
Mahfudhoh, R.U., dan Cahyonowati, N. 2014.Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peringkat Obligasi.Diponegoro Journal Of Accounting.Vol.1.
Purwanti, P., & Purwidianti, W. (2017). Jurnal Manajemen dan Bisnis MEDIA EKONOMI Volume XVII, NO. 1 Januari 2017 PENGARUH PERINGKAT OBLIGASI, TINGKAT SUKU BUNGA SERTIFIKAT BANK INDONESIA, RASIO.
XVII(1), 13–24.
Partha, I.M.B,.dan Yasa, G.W. 2016. Kemampuan Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Peringkat Obligasipada Perusahaan Non Keuangan.E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana.Vol.15.
Pinandhita, A.W., dan Suryantini, N.P.S. 2015. Pengaruh Profitabilitas, Rasio Solvabilitas, Ukuran Perusahaan, Dan Reputasi Auditor Terhadap Peringkat Obligasi Pada Sektor Perbankan. E-Journal Manajemen Unud.Vol.5.
Prastiani, S.C. 2018. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Peringkat Obligasi Dengan Manajemen Laba Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI.Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia.Vol.1.
Ramly, & Alamsjah. (2019). Hubungan Sinyal Fundamental dan Informasi Arus Kas Terhadap Return Saham Sebelum dan Setelah Konvergensi IFRS.
Tangible Journal, 3(2), 138–154. https://doi.org/10.47221/tangible.v3i2.20 Suprapto, R. A., & Aini, N. (2019). Prediksi Peringkat Obligasi: Profitabilitas,
Leverage, Likuiditas dan Ukuran Perusahaan pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di Pefindo Tahun 2013-2017. Fakultas Ekonomika Dan Bisnis Universitas Stikubank Semarang, 8(1), 79–89.
Reyssent, D., dan Kurnia, Ratnawati.2016. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Keuangan Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2012-2014.Ultima Accounting.Vol.8.
Sakinah, P., Paminto, A., dan Kadafi, M.A. 2016. Analisis Faktor Keuangan Dan Non Keuangan Yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Penerbit Obligasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014). Jurnal Akuntabel. Vol.14
Saputri, D.P.O.S.,dan Purbawangsa, I.B.A. 2016.Pengaruh Leverage, Profitabilitas, Pertumbuhan Perusahaan Dan Jaminan Terhadap Peringkat Obligasi Sector Jasa Di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud.Vol.5.
Sari, I.K., dan Yasa, G.W. 2016. Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance, Profitabilitas Dan Likuiditas Terhadap Prtingkat Obligasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana.Vol.17.
Sari, N.M.S.K., dan Badjra, I.B. 2016. Pengaruh Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Dan Jaminan Terhadap Peringkat Obligasi Pada Sektor Keuangan. E-Jurnal Unud.Vol.5.
Serfiyani, C.Y., Purnomo, R.S.D., and Hariyani, I. 2017. Capital Market Top Secret Ramuan Sukses Bisnis Pasar Modal Indonesia. Andi:
Yogyakarta.
Veronica, A. 2015.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Manufaktur.Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya.Vol.13.
Vina. 2017. Analisis Pengaruh Reputasi Auditor, Umur Obligasi, Likuiditas, Growth, Dan Produktivitas Perusahaan Terhadap Peringkat Obligasi Pada Pertumbuhan Go Public Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.
Jurnal Akuntansi Bisnis. Vol.15.
Wijaya, R. (2019). Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Karakteristik Obligasi, Reputasi Auditor Terhadap Peringkat Obligasi. Jurnal Akuntansi Bisnis, 17(2), 2019.
Widiastuti, N.P.T., dan Rahyuda, H. 2016. Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Rasio Likuiditas, Maturity, Dan Rasio Aktivitas Terhadap Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Jasa. E-Jurnal Manajemen Unud.Vol.5.
Widiyastuti, T. 2016. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Peringkat Obligasi (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI). Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi. Vol.5.
LAMPIRAN
1. Profitabilitas (X1)
NO
Kode perusahaan
Tahun
2016 2017 2018 2019
1 INDF 8.69 12.58 0.051 0.061
2 MYOR 0.107 0.109 0.100 0.107
3 ROTI 9.58 2.97 1.63 8.8
4 STTP 7.45 9.22 9.69 16.75
5 GGM 10.6 11.62 8.63 9.27
6 KAEF 5.89 5.44 2.62 7.97
7 KLBF 14.47 14.47 13.54 12.37
8 UNVR 38.16 37.05 46.66 40.18
2. Likuiditas (X2)
NO Kode perusahaan
Tahun
2016 2017 2018 2019 1 INDF 150.81 150.27 113.1 180.74
2 MYOR 225.02 238.6 284.4 208.99
3 ROTI 296.23 225.86 271.43 136.64
4 STTP 165.1 261.92 284.85 285.3
5 GGM 193.79 193.55 199.52 162.02 6 KAEF 171.37 154.55 148.46 238.7 7 KLBF 450.94 450.89 465.77 435.47
8 UNVR 60.56 63.37 74.77 71.49
3. Leverage(X3)
NO Kode perusahaan
Tahun
2016 2017 2018 2019
1 INDF 0.47 0.47 0.49 0.52
2 MYOR 0.52 0.51 0.56 0.6
3 ROTI 0.51 0.38 0.34 0.55
4 STTP 50 40.88 37.43 25.46
5 GGM 0.37 0.37 0.36 0.43
6 KAEF 0.51 0.58 0.68 0.39
7 KLBF 1.9 1.9 1.96 4.03
8 UNVR 0.51 0.58 0.68 0.39
4. Umur Obligasi (X4)
NO Kode perusahaan
Tahun
2016 2017 2018 2019
1 INDF 0 1 0 0
2 MYOR 0 1 1 0
3 ROTI 0 0 0 1
4 STTP 0 0 0 1
5 GGM 0 0 0 0
6 KAEF 0 0 1 1
7 KLBF 0 0 0 0
8 UNVR 0 0 0 0
5. Peringkat Obligasi (Y)
NO Kode perusahaan
Tahun
2016 2017 2018 2019
1 INDF 0 17 0 0
2 MYOR 0 16 16 0
3 ROTI 0 0 0 15
4 STTP 0 0 0 13
5 GGM 0 0 0 0
6 KAEF 0 0 16 13
7 KLBF 0 0 0 0
8 UNVR 0 0 0 0
6. Analisis Data Spss
a. Analisis Deskriptif
Descriptive Statistics
peringkat_obligasi 30 .00 16.00 2.9667 6.06564
Valid N (listwise) 30
b. Uji Asumsi Klasik
Uji Normalitas ( data tidak normal dan data normal )
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 32
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation .57597589
Most Extreme Differences Absolute .170
Positive .088
Negativ -.170
Test Statistic .170
Asymp. Sig. (2-tailed) .019c
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 30
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation .45869875
Most Extreme Differences Absolute .145
Positive .119
Negativ -.145
Test Statistic .145
Asymp. Sig. (2-tailed) .106c
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Data Outlayer Profitabilitas
Data Outlayer Arus Kas
Data Outlayer Likuiditas
Data Outlayer Laverage
Data Outlayer Umur Obligasi
Data Outlayer Peringkat Obligasi
Uji Multikoleniaritas
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardize d Coefficients
t Sig.
Collinearity Statistics
B Std. Error Beta
Toleranc
e VIF
1 (Constant) -.339 .444 -.763 .453
profitabilitas -2.185 .696 -.064 -3.138 .004 .581 1.721
likuiditas .151 .142 .029 1.061 .299 .317 3.159
leverage .493 .200 .059 2.463 .021 .422 2.371
arus_kas -.346 .514 -.014 -.674 .507 .528 1.893
umur_obliga
si 14.933 .247 1.002 60.393 .000 .866 1.154
a. Dependent Variable: peringkat_obligasi
Uji Heteroskedasitas
a. Dependent Variable: Peringkat Obligasi
Uji Autokorelasi
Model Summaryb
a. Predictors: (Constant), umur_obligasi, leverage, arus_kas, profitabilitas, likuiditas b. Dependent Variable: peringkat_obligasi
Uji Analisis Regresi Linear Berganda
Coefficientsa
a. Dependent Variable: peringkat_obligasi
Uji t
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -.339 .444 -.763 .453
Profitabilitas -2.185 .696 -.064 -3.138 .004
Likuiditas .151 .142 .029 1.061 .299
Leverage .493 .200 .059 2.463 .021
arus_kas -.346 .514 -.014 -.674 .507
umur_obligasi 14.933 .247 1.002 60.393 .000
a. Dependent Variable: peringkat_obligasi
Uji Koefisien Determinasi ( R )
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate Durbin-Watson
1 .997a .994 .993 .50422 1.793
a. Predictors: (Constant), umur_obligasi, leverage, arus_kas, profitabilitas, likuiditas b. Dependent Variable: peringkat_obligasi
LAMPIRAN SURAT BALASAN PENELITIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR GALERI INVESTASI UNISMUH
Gedung Menara IQRA Lt.2. Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar – 90221 Telp. (0411) 866972, Faxmile (0411)
865588;
Mobile +62852-1112-2153 Email:
[email protected] Nomor : 133/GI-U/IX/2021
Hal : Jawaban Permohonan Penelitian Kepada Yth.,
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar Di Tempat
Assalamu’alaikum Wr Wb
Sehubungan dengan surat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, Nomor: 2031/05/C.4-II/VII/42/2021 Maka bersama ini disampaikan, hal-hal sebagai berikut:
1. Bahwa Galeri Investasi BEI-Unismuh Makassar bersedia untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian:
Nama : Ayu Sapitri
Stambuk : 105731106017 Program Studi : Akuntansi
Judul Penelitian : “Analis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi Perusahaan Manufaktur Barang dan Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016- 2019”
2. Peneliti diwajibkan membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Administrasi di Galeri Investasi BEI-Unismuh Makassar.
Demikian jawaban kami, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Fastabiqul khaerat
Pembina
Galeri Investasi BEI-Unismuh Makassar
Dr. A. Ifayani Haanurat,MM, CBC NBM: 857 606
BIOGRAFI PENULIS
Ayu Sapitri, lahir pada tanggal 23 mei 1999 dari pasangan suami istri Bapak Muh.Saleh S.Pd dan Ibu Rahmatia. Peneliti adalah anak ke dua dari dua bersaudara. Peneliti sekarang tinggal Perumahan Griya Putri Tattakang Permai, Kelurahan Parangbanoa, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Pendidikan yang ditempuh oleh peneliti yaitu SD Negeri No.5 Lembang Cina Bantaeng lulus pada tahun 2011, SMP Negeri 1 Bantaeng lulus tahun 2014, SMA Negeri 2 Bantaeng lulus pada tahun 2017. Dan pada tahun 2017 melanjutkan pendidikan Program S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar sampai dengan penulisan skripsi ini peneliti masi terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.