• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

E. Pembahasan Hasil Penelitian

1. Pengaruh Likuiditas terhadap Profitabilitas

Hasil pengujian path coefficient dan p value menunjukkan ada pengaruh negatif dan signifikan likuiditas terhadap profitabilitas. Hal ini ditunjukkan dari nilai path coefficients sebesar -0,578 dan nilai p value likuiditas sebesar 0,001. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat likuiditas maka semakin rendah profitabilitas, begitupun sebaliknya jika likuiditas turun maka profitabilitas naik.

Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi, atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya tepat waktu.

Likuiditas dalam penelitian ini diproksikan dengan LDR, diamana LDR menunjukkan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis Ha1 yaitu ada pengaruh negatif dan signifikan likuiditas terhadap profitabilitas tidak diterima. Artinya, kenaikan likuiditas tidak berpengaruh terhadap penurunan profitabilitas.

Begitu juga sebaliknya, jika terjadi penurunan likuiditas, maka profitabilitas mengalami kenaikan. Pergerakan likuiditas tidak mempengaruhi pergerakan profitabilitas. Artinya, likuiditas bukan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi profitabilitas.

Tinggi tingkat likuiditas yang ditunjukkan dengan nilai mean CAR sebesar 81,44% menunjukkan besarnya aset yang dimiliki perusahaan.

Besarnya aset yang likuid jika tidak diimbangi dengan pengelolaan oleh manajemen dalam kegiatan operasi perusahaan secara efesien, maka profitabilitas yang dihasilakan tidak mengalami perubahan. Artinya, banyak aset yang menganggur. Aset yang tersedia seharusnya bisa digunakan untuk melunasi hutang jangka pendek perusahaan atau mengelola aset lancar dengan efisien sehingga modal kerja yang mendukung aktivitas operasi perusahaan sehingga target profit yang ditetapkan perusahaan dapat tercapai.

Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Fadhilah (2017), Pitasari (2018), Harianja dan Tampubulon (2020), menunjukkan bahwa ada pengaruh negatif yang signifikan likuiditas terhadap profitabilitas. Artinya, kenaikan tingkat likuiditas yang semakin tinggi mengakibatkan penurunan profitabilitas, dan begitu sebaliknya likuiditas yang rendah mengakibatkan kenaikan profitabilitas semakin tinggi.

2. Pengaruh Solvabilitas terhadap Profitabilitas

Hasil pengujian path coefficient dan p value menunjukkan ada pengaruh negatif dan signifikan likuiditas terhadap profitabilitas. Hal ini ditunjukkan dari nilai path coefficients sebesar -0,314 dan nilai p value likuiditas sebesar 0,018. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat solvabilitas maka semakin rendah profitabilitas, begitupun sebaliknya jika solvabilitas turun maka profitabilitas naik.

Solvabilitas dalam penelitian ini diproksikan dengan CAR. CAR merupakan kecukupan modal yang berguna untuk menampung risiko kerugian yang kemungkinan dihadapi bank. Peningkatan jumlah hutang perusahaan yang terlalu tinggi memiliki resiko bisnis yang semakin besar.

Jika terlalu banyak aset perusahaan yang didanai oleh hutang dari pendanaan menggunakan modal sendiri, maka akan menyebabkan peningkatan beban bunga atas hutang tersebut. Beban bunga yang semakin tinggi menyebabkan penurunan profitabilitas. Hutang yang besar jika dikelola dengan baik dapat meningkatkan profitabilitas, tetapi jika tidak

dikelola dengan baik dapat mengakibatkan pembengkakan beban bunga yang merugikan profitabilitas.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ha2 yaitu ada pengaruh negatif dan signifikan solvabilitas terhadap profitabilitas tidak diterima. Artinya, semakin tinggi solvabilitas maka semakin menurunya profitabilitas dan sebaliknya semakin menurun solvabilitas maka semakin tinggi profitabilitas.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa solvabilitas perusahaan cukup tinggi terlihat dari mean CAR sebesar 28,05%. Artinya, aset yang dimiliki perusahaan dibiayai dengan hutang. Hutang yang tinggi memang meningkatkan kekayaan perusahaan dan dapat mendukung kegiatan operasi perusahaan dalam mencapai profit yang ditargetkan perusahaan.

Peningkatan solvabilitas juga menunjukkan semakin tinggi risiko keuangan perusahaan. Apabila manajemen tidak mengelola hutang yang tinggi secara efisien, maka pendanaan yang dikeluarkan untuk membiayai beban bunga (hutang) semakin besar yang mengakibatkan menurunya profitabilitas yang ditetapkan. Apabila solvabilitas menurun maka pendanaan yang dikeluarkan untuk membayar bunga juga semakin rendah. Sehingga manajemen dapat mengelola hutang secara efisien untuk mendukung operasi perusahaan sehingga dapat memperoleh profitabilitas yang tinggi.

Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Wage, Toni, dan Rahmat (2018); Alexandre dan Wiksuana (2020) menunjukkan bahwa solvabilitas memiliki berpengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas. Artinya, semakin tinggi solvabilitas maka semakin menurunya

profitabilitas dan sebaliknya semakin menurun solvabilitas maka semakin tinggi profitabilitas.

3. Pengaruh Likuiditas dan Solvabilitas secara Bersamaan terhadap Profitabilitas

Hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa likuiditas dan solvabilitas berssama-sama mempengaruhi profitabilitas tidak dapat dianalisis dengan PLS. Dalam PLS pengaruh dua variabel atau lebih terhadap variabel dependen dapat dilakukan jika dua atau lebih variabel independen diinteraksikan dalam bentuk moderating atau hubungan berurutan (hubungan intervening). Dengan demikian, analisis terhadap hipotesis Ha3

yaitu bahwa likuiditas dan solvabilitas berpengaruh terhadap profitabilitas secara bersamaan tidak dapat dilakukan. Penelitian ini tidak dapat membuktikan hipotesis Ha3 yaitu likuiditas dan solvabilitas berpengaruh terhadap profitabilitas secara bersamaan dengan regresi linier berganda. Ini dikarenakan data penelitian tidak normal, sehingga tidak memenuhi syarat uji asumsi.

59 BAB V

KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN

Di dalam bab V ini akan membahas mengenai 1) kesimpulan dari keseluruhan penelitian, 2) keterbatasan yang terjadi dalam penelitian, dan 3) saran.

A. Kesimpulan

Penelitian ini menguji apakah likuiditas dan solvabilitas berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan 36 perusahaan perbankan pada tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Likuiditas perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2020.

2. Solvabilitas perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2020.

3. Likuiditas dan solvabilitas secara simultan tidak dapat dibuktikan dalam penelitian ini.

B. Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini mempunyai keterbatasan-keterbatasan yang mempengaruhi hasil penelitian, yaitu:

1. Variabel yang mempengaruhi profitabilitas hanya dua yaitu likuiditas dan

solvabilitas.

2. Populasi penelitian terbatas pada perusahaan perbankan, sehingga data yang dianalisis terbatas pula.

3. Periode penelitian hanya dilakukan pada tahun 2020, sehingga tidak dapat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

C. Saran

Berdasarkan hasil dalam penelitian ini, adapun saran yang dapat diberikan peneliti adalah sebagai berikut:

1. Bagi perusahaan perbankan memperhatikan keseimbangan tingkat likuiditas dan solvabilitas yang dapat menghasilkan keuntungan.

2. Bagi penelitian selanjutnya, dapat menambahkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas agar hasil penelitian lebih menyeluruh.

3. Bagi peneliti selanjutnya, menggunakan populasi yang tidak hanya pada perusahaan perbankan, melainkan pada keseluruhan sektor yang terdaftar di BEI.

Pradya Paramitya

Ajija. (2011). Cara cerdas menguasi eviews. Jakarta: Salemba Empat.

Alexandre. S., & Wiksuana T. (2020). Pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan pertambangan subsektor batubara yang terdaftar di BEI. Jurnal Systems, 11(2), 227-243.

Tersedia dihttp://doi.org/10.23887/jap.v11i2.29248

Amelia, E. (2015). Fianancial ratio and its influence to profitability in islamic banks. Jurnal Manajemen, 95(4), 229-240. Tersedia di https://media.neliti.com/media/publications/194927-EN-financial-ratio-and-its-influence-to-pro.pdf

Bambang, R. (2010). Dasar-dasar pembelajaran perusahaan. Yogyakarta: BPFE, ed. 4.

Budiyanto. (2015). Pengaruh rasio likuiditas dan rasio solvabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan. Jurnal Manajemen, 6(4),

470-482. Tersedia di

http://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jirm/article/view/3376/3 376

Fadhilah. (2017). Pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas perusahaan pada sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2013-2016. Jurnal Manajemen, 85(2), 301-321. Tersedia dihttp://jurnal.ibmt.ac.id/index.php/jeksekutif/article/view/27/239 Ghozali, I. (2001). Aplikasi analisis multivariate dengan menggunakan program.

Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 21 update PLS regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25

update PLS regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 22 update PLS regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gill, J. (2004). Memahami laporan keuangan. Jakarta: PPM.

Giri. (2017). Teori akuntansi pendekatan konsep dan analisis. Jakarta: PT Grasindo.

Harianja. H., & Tampubulon. (2020). Pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas dan ukuran perusahaan sebagai variabel moderating pada perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di bursa efek indonesia. Jurnal Neraca Agung, 5(2), 172-183. Tersedia di https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/neraca/article/view/594 Hasen, E. (2014). Pengaruh size perusahaan, keputusan pendanaan, profitabilitas

dan kepatuhan investasi terhadap nilai perusahaan. Jurnal Akuntansi, 3(2), 84-100. Tersedia dihttp://doi.org/10.30656/jak.v3i2.211

Hery. (2015). Analisis laporan keuangan. Yogyakarta: CAPS.

Home, C. & Machowicz, J. (2012). Prinsip-prinsip manajemen keuangan. Jakarta:

Salemba Erpat. Buku 1 Edisi 13.

Juliadi. (2018). Metode penelitian PLS. Jakarta: Raja Wali.

Kasmir. (2008). Analisis laporan keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. Cetakan ke 9, 2016.

Kasmir. (2012). Manajemen perbankan. Jakarta: Edisi revisi. PT Raja Grafindo Persada.

Kasmir. (2014). Bank dan lembaga keuangan. Jakarta: Edisi Revisi. PT RajaGrafindo Persada.

Kasmir. (2017). Analisis laporan keuangan. Jakarta: Cetakan ke 10. PT Raja Grafindo Persada.

Krisna, W. (2017). Lembaga pengembangan perbankan Indonesia. Tersedia di https://keuangan.kontan.co.id/news/lppi-ungkap-persoalan-di-perbanka n-indonesia

Langkun & Rusgowanto. (2022). Analisis pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan retail trade yang terdaftar pada BEI tahun 2017-2019. Jurnal Manajemen, 4(2), 175-180. Tersedia di http://dpi.org/10.47491/landjournal.v3il.1752

Makkar. A, & Singh S. (2013). Analysis of the financial performance of india commercial banks: acomparative study. Indian journal of financial.

9(3), 345-344. Tersedia di

https://www.scirp.org/journal/paperinformation.aspx?paperid=76986 Mansur, M.K. (2015). Pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas

(studi kasus pada perusahaan subsektor telekomunikasi yang terdaftar di jakarta islamic index (JII) Periode 2010-2014). Skripsi. Tersedia di https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4361/1/112411114.pdf

Mulyadi. (1993). Akuntansi biaya. 5thed. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Ojk.gp.id. Tersedia di

https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/pages/Bank-Umum.aspx Ongore, V., & Kusa G. (2013) Determinants of financial perfomance of

comercial banks in kenya. International journal of economics and

financial, 3(2), 237-252. Tersedia di

https://www.econjournals.com/index.php/ijefi/article/view/334/pdf Pitasari. (2018). Analisis pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap

profitabilitas perusahaan perbankan umum yang terdaftar di BEI tahun 2012-2017. Jurnal poltekpos. 5(3), 257-261. Tersedia di http://repositorty.unim.ac.id/313/2/JURNAL%20PENELITIAN%2052 8Diana%20Pitasari%29.pdf

Priyanto, D. (2013). Analisis korelasi regresi dan multivariate dengan SPSS.

Yogyakarta: Gaya Media.

Riyanto. (2008). Perananan analisis laporan keuangan dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan. Jurnal EMBA. 1(2), 476-781. Tersedia di https://media.neliti.com/media/publications/1681-ID-analisis-laporan-k eungan-dalam-mengukur-kinerja-keuangan-pada-pt-hanjaya-mandal.pd f

Santoso, S. (2015). SPSS 20 pengolahan data statistik di era informasi. Jakarta:

PT Gramedia.

Saputra & Budiman. (2016). Pengaruh kecukupan modal (CAR), risiko kredit (NPL) dan biaya operasional pendapatan operasional (BOPO) pada profitabilitas bank (ROA) yang terdaftar di BEI. Jurnal Manajemen

dan Bisnis, 4(2), 575-591. Tersedia di

http://doi.otg/10.32500/jematech.v3il.1082

Sekaran, U. (2009). Metode penelitian untuk bisnis. Jakarta: Salemba Empat.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, dan kualitatif. Bandung: Jl.

Gegerkalong Hilir No.84. Cetakan ke 23 Alfabeta CV.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, dan Kualitatif). Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, dan Kualitatif). Bandung : Alfabeta.

Supatmin. (2021). Pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di bursa efek indonesia. Center of ekonomic students journal, 7(5), 723-741. Tersedia di https://jurnal.fe.umi.ac.id/index.php/CSEJ/article/view/228

Tamba, R. (2021). Pengaruh likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas perusahaan terhadap harga saham (Studi kasus pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2017-2019. Skripsi tesis. Tersedia di http://repository.stei.ac.id/4735/

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998, Tentang Perbankan, Bank Indonesia, Jakarta.

Wage. S., Toni. H., & Rahmat. Pengaruh likuiditas, solvabilitas, aktiva, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas perusahaan di BEI. Jurnal

akuntansi, 6(1), 831-845. Tersedia di

https://jurnal.kdi.or.id/index.php/eb/article/view/276

Weston. J. f., & Brigham. E.F. (2004). Dasar-dasar menajemen keuangan. Jakrta:Erlangga.

Edisi kesembilan.

Weston, J. (2016). Manajemen keuangan. Tanggerang: Binapura Aksara Publisher. Jilid 2 Edisi Revisi.

Wiagustini. (2014). Dasar-dasar manajemen keuangan. Jurnal Manajemen,

8(2),651-672. Tersedia di

https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2019.v8.i2.p7

Wild. & John, J. (2005). Analisis laporan keuangan. Yogyakarta: Salemba Empat.

Buku dua.

Wild, Subramanyam, & Halsey. (2015). Effect of solvency, profitability and liquidity on company value (Study of property and real estate companies listed on the indonesia stock exchange for the period 2015-2018). Jurnal ilmu manajemen, 7(4), 876-893. Tersedia di http://journal.unismus.ac.id/index.php/profitability/article/view/4859 http://www.idx.co.id,diakses tanggal 20 November 2021

http://kontan.co.id.Jakrta, diakses tanggal 5 Agustus 2021

LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN I

DATA PERUSAHAAN PERBANKAN

1. Tabel Data Perusahaan Perbankan

No Kode Perusahaan Kode Perusahaan

1 Bank Rakyat Indonesia Agro Niaga Tbk AGRO

2 Bank Amar Indonesia, Tbk. AMAR

3 Bank Artos Indonesia, Tbk. ARTO

4 Bank ICB Bumiputera Indonesia Tbk BABP

5 Bank Capital Indonesia Tbk BACA

6 Bank Harda Internasional Tbk BBHI

7 Bank Mestika Dharma Tbk BBMD

8 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk BBNI 9 Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk BBRI 10 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk BBTN

11 Bank Yudha Bhakti Tbk BBYB

12 Bank Century Intervest Corp Tbk BCIC

13 Bank Eksekutif International Tbk BEKS

14 Bank Ganesa Tbk BGTG

15 Bank Ina Perdana Tbk BINA

16 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk BJBR 17 Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk BJTM

18 Bank Kesawaan Tbk BKSW

19 Bank Maspion Indonesia Tbk BMAS

20 Bank Mandiri (Persero) Tbk BMRI

21 Bank Bumi Arta Tbk BNBA

22 Bank Internasional Indonesia Tbk BNII

No Kode Perusahaan Kode Perusahaan

23 Bank Bali Tbk BNLI

24 Bank Sinar Mas Tbk BSIM

25 Bank Swadesi Tbk BSWD

26 Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk BTPN

27 Bank Victoria Intenational Tbk BVIC

28 Bank Dinar Indonesia Tbk DNAR

29 Bank Interpacific Tbk INCP

30 Bank Mayapanda International Tbk MAYA

31 Bank Multicor International Tbk MCOR

32 Bank Mega Tbk MEGA

33 Bank Alfindo Sejahtra Tbk NISP

34 Bank National Nobu Tbk NOBU

35 Bank Pan Indonesia Tbk PNBN

36 Bank Panin Syariah Tbk PNBS

Sumber: Laporan Tahunan Perusahaan Perbankan di BEI

2. Hasil Perhitungan Variabel Likuditas, Solvabilitas dan Profitabilitas Tahun 2020

PerusahaanKode Likuditas (LDR)

(%) Solvabilitas (CAR) (%)

Profitabilitas (ROE) (%)

AGRO 84,76 24,33 0,75

AMAR 74,32 45,34 0,81

ARTO 111,07 91,38 -18,03

BABP 77,32 15,75 0,88

BACA 39,33 18,11 4,60

BBHI 86,89 19,61 13,72

BBMD 72,72 46,49 9,35

BBNI 87,30 16,80 2,90

BBRI 83,66 20,61 11,05

BBTN 93,19 19,34 10,02

BBYB 92,95 32,78 1,62

BCIC 56,26 11,59 -34,01

BEKS 146,77 34,75 -47,96

BGTG 64,00 35,70 0,29

BINA 41,26 23,89 1,69

BJBR 86,32 17,31 16,95

BJTM 60,58 21,64 18,77

BKSW 97,02 24,53 -13,54

BMAS 84,18 16,53 5,52

BMRI 80,84 19,90 9,36

BNBA 76,57 25,80 2,40

BNII 79,25 24,31 5,13

BNLI 78,70 35,70 3,10

BSIM 56,97 17,10 2,25

BSWD 79,89 45,49 -6,84

BTPN 134,20 25,60 6,10

BVIC 74,05 24,60 1,51

DNAR 120,98 53,98 0,39

INCP 49,60 16,37 0,81

MAYA 77,80 15,45 0,58

MCOR 79,82 35,28 1,27

MEGA 60,04 31,04 19,42

PerusahaanKode Likuditas (LDR)

(%) Solvabilitas (CAR) (%)

Profitabilitas (ROE) (%)

NISP 72,03 22,04 7,47

NOBU 76,31 22,02 3,94

PNBN 83,26 27,04 7,66

PNBS 111,71 31,43 0,01

Sumber: Laporan Tahunan Perusahaan Perbankan di BEI

LAMPIRAN II

HASIL UJI DISTRIBUSI STATISTIK

1. Uji Analisis Statistik Deskriptif Tahun 2020

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

Likuiditas 36 39,33 146,77 81,4422 22,82638

Solvabilitas 36 11,59 91,38 28,0453 14,79171

Profitabilitas 36 -47,96 19,42 1,3872 12,90834

Valid N (listwise) 36

Statistics

Likuiditas Solvabilitas Profitabilitas

N Valid 36 36 36

Missing 0 0 0

Mean 81,4422 28,0453 1,3872

Median 79,5350 24,3200 2,3250

LAMPIRAN III

HASIL UJI CROSSTABULATION

1. Uji Likuiditas * Profitabilitas Crosstabulation

Tabel Symmetric Measures Likuiditas * Profitabilitas Crosstabulation

2. Uji Solvabilitas * Profitabilitas Crosstabulation

Solvabilitas * Profitabilitas Crosstabulation Count

Profitabilitas

Total

Rendah Tinggi

Solvabilitas Rendah 6 12 18

Tinggi 12 6 18

Total 18 18 36

Tabel Symmetric Measures Solvabilitas * Profitabilitas Crosstabulation

Symmetric Measures

Value Approximate

Significance

Nominal by Nominal Contingency Coefficient 0,316 0,046

N of Valid Cases 36

3. Tabel Likuiditas * Solvabilitas Crosstabulation

Likuiditas * Solvabilitas Crosstabulation Count

Solvabilitas

Total

Rendah Tinggi

Likuiditas Rendah 11 7 18

Tinggi 7 11 18

Total 18 18 36

Likuiditas * Profitabilitas Crosstabulation Count

Profitabilitas

Total

Rendah Tinggi

Likuiditas Rendah 9 9 18

Tinggi 9 9 18

Total 18 18 36

Symmetric Measures

Value Approximate

Significance

Nominal by Nominal Contingency Coefficient 0,000 1,000

N of Valid Cases 36

Tabel Symmetric Measures Likuiditas * Solvabilitas Crosstabulation

Symmetric Measures

Value Approximate

Significance

Nominal by Nominal Contingency Coefficient 0,217 0,182

N of Valid Cases 36

LAMPIRAN IV

HASIL UJI ASUMSI KLASIK

1. Uji Normalitas Residual

Normal Parametersa,b Mean .0000000

Std. Deviation 11.94515982

Most Extreme Differences Absolute .182

Positive .102

Negative -.182

Test Statistic .182

Asymp. Sig. (2-tailed) .004c

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

Coefficientsa

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 18.842 7.796 2.417 .021

Likuiditas -.174 .098 -.308 -1.772 .086 .858 1.165

Solvabilitas -.116 .152 -.133 -.767 .449 .858 1.165

a. Dependent Variable: Profitabilitas

Coefficientsa

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 2.806 2.071 1.355 .185

Likuiditas -.003 .026 -.020 -.109 .914 .858 1.165

Solvabilitas .046 .040 .211 1.148 .259 .858 1.165

a. Dependent Variable: ABS_RES

LAMPIRAN V

HASIL UJI PLS VERSI 7.0

1. Hasil Uji General Result

2. Hasil Uji Path coefficient and P values

3. Hasil Uji Combined Loading and Cross-loading

4. Hasil Uji Inderect and Total Effects

5. Hasil Gambar PLS

Dokumen terkait