• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3. Pembahasan Hasil Penelitian

terhadap Pemahaman Akuntansi Tentang Aset Tetap (Y), sehingga hipotesis penelitian ini “Perubahan PSAK No. 16 mempengaruhi pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiswa akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur” teruji kebenarannya.

4.3. Pembahasan Hasil Penelitian 4.3.1. Implikasi Penelitian

PSAK 16 (1994) tentang aktiva tetap dan aktiva lain-lain menyatakan bahwa aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun terlebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun. Sedangkan PSAK 16 (Revisi 2007) yang dimaksud aset tetap adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk direntalkan pada pihak lain, atau untuk tujuan administratif dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode.

Pengukuran variabel perubahan PSAK No. 16 dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala 7, yang hasilnya adalah sebagian besar mahasiswa akuntansi mengerti dan paham tentang perubahan PSAK No. 16 yaitu sebesar 53,98% hal ini terlihat dari jawaban responden pada skor 5 – 7 berjumlah 53,98%. Sedangkan sisanya 18,76% responden kurang mengerti dan paham tentang perubahan PSAK No. 16 hal ini terlihat dari

 

jawaban responden pada skor 1 – 3 berjumlah 18,76% serta 26,49% responden menjawab skor 4.

Dengan perubahan yang terjadi pada PSAK 16, diharapkan mahasiswa

dapat menguasai dan memahami ketentuan-ketentuan pada aset tetap dengan mempelajari kembali perubahan-perubahan tersebut.

Perubahan PSAK No. 16 ternyata mempengaruhi pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiswa akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur, terbukti dari jawaban responden yaitu sebagian besar mahasiswa akuntansi paham tentang asset tetap yaitu sebesar 64,73% hal ini terlihat dari jawaban responden pada skor 5 – 7 berjumlah 64,73%. Sedangkan sisanya 14,53% responden kurang paham tentang asset tetap hal ini terlihat dari jawaban responden pada skor 1 – 3 berjumlah 14,53% serta 20,68% responden menjawab skor 4

Selain itu, hasil uji t pada regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Perubahan PSAK No. 16 mempengaruhi pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiswa akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur, dilihat dari nilai thitung sebesar 10,381 dan tingkat signifikan sebesar 0,000.

4.3.2. Perbedaan Penelitian Sekarang Dengan Penelitian Terdahulu

Perbedaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu terletak

pada variabel, obyek, metode dan hasil penelitian itu sendiri. Berikut ini rangkuman perbedaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu :

 

Tabel 4.16 : Rangkuman Perbedaan Penelitian Sekarang Dengan

Penelitian Terdahulu

No Nama

Peneliti Judul Penelitian Kesimpulan

1 Mega Anjasmoro (2010) Adopsi International Financial Report Standard : “Kebutuhan atau Paksaan?” Studi Kasus Pada PT. Garuda Airlines Indonesia

GA melakukan adopsi IFRS bukan atas paksaan dari pemerintah namun atas inisiatif dari

manajemen perusahaan tersebut karena kebutuhan atas standar yang mengatur tentang perlakuan akuntansi untuk jasa penerbangan serta kebutuhan untuk memenuhi tuntutan dari para lease GA untuk mengadopsi IFRS agar memberikan kemudahan kepada pihak tersebut untuk menginterpretasikan laporan keuangan GA

2 Vanesa Agustin (2004)

Revaluasi Terhadap Aktiva Tetap Pada PT “ X”

Dalam perhitungan aspek PPh yang, menurut ketentuan yang berlaku, atas selisih lebih penilaian kembali aktiva tetap akan dikenakan PPh final. Besarnya PPh final yang ditetapkan diperoleh dari selisih lebih dari revaluasi aktiva tetap yang digunakan sebagai dasar perhitungan pajaknya kemudian dikalikan dengan tariff PPh final sebesar 10% yang sebelumnya terlebih dahulu dikurangi dengan kompensasi kerugian pada tahun berjalan dan tahun-tahun sebelumnya

3 Ricky Yulianto (2008)

Perbedaan Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Revaluasi Aktiva Tetap di PT X

tidak adanya perbedaan kinerja laporan keuangan perusahaan antara sebelum dan sesudah revaluasi aktiva tetap jika dilihat dari debt to equity ratio, fixed assets to net worth, return on investment 4 Sahnidar dan

Narumondang Bulan Siregar (2009)

Penerapan PSAK No. 16 Terhadap Aktiva Tetap Tanaman Menghasilkan

Bududaya Coklat Pada PT. Perkebunan Nusantara II (Persero) Tanjung Morawan Kebun Maryke

Tanaman menghasilkan PTPN II (Persero) kebun Maryke telah sesuai dengan PSAK No. 16 dan BAPEPAM No. SE-02/PM/2002

5 Eva Herdianti Kurnia (2011)

Perubahan PSAK No. 16 Terhadap

Pemahaman Akuntansi Tentang Aset Tetap Pada Mahasiswa Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur

Perubahan PSAK No. 16 mempengaruhi pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiswa akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur

Sumber : Penelitian (BAB II)

4.3.3. Konfirmasi Penelitian dengan Tujuan dan Manfaat Penelitian

Dari tujuan penelitian yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya

 

empiris pengaruh perubahan PSAK No. 16 terhadap pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiawa akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur. Tujuan tersebut telah tercapai karena perubahan PSAK No. 16 mempengaruhi pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiswa akuntansi UPN “veteran” Jawa Timur.

Selanjutnya penelitian ini bisa dijadikan referensi akademik maupun

bahan masukan bagi mahasiswa akuntansi yang menjadi obyek penelitian berupa tambahan pengetahuan mengenai perubahan PSAK No. 16 terhadap pemahaman akuntansi tentang aset tetap. Jadi tujuan dan manfaat penelitian ini telah tercapai.

 

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan pada analisis data menyimpulkan bahwa perubahan PSAK No. 16 mempengaruhi pemahaman akuntansi tentang aset tetap pada mahasiswa akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur. Hal ini menjadi peluang bagi mahasiswa akuntansi untuk lebih menguasai dan memahami ketentuan-ketentuan pada aset tetap dengan mempelajari kembali perubahan-perubahan tersebut, sehingga mahasiswa dapat bersaing dalam dunia kerja yang nantinya Indonesia akan mengadopsi IFRS sebagai standar akuntansi keuangannya.

5.2. Saran

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, saran yang diajukan

untuk pihak-pihak yang terkait adalah :

1. Bagi universitas, hendaknya mempersiapkan mahasiswa akuntansi dalam bidang akademisi, sehingga mahasiswa dapat bersaing dalam dunia kerja yang nantinya Indonesia akan mengadopsi IFRS sebagai standar akuntansi keuangannya.

2. Bagi penelitian selanjutnya, hendaknya memperluas obyek penelitian tidak hanya pada mahasiswa akuntansi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

Dokumen terkait