METODE PENELITIAN
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan analisis data dan tinjauan langsung ke lapangan maka pada kajian ini maka dapat dikemukakan mengenai pembahasan hasil penelitian. Sebagai berikut:
1. Pembahasan data hasil observasi
Berdasarkan hasil deskriftif pada instrument observasi terdapat keterkaitan yang sangat besar dari efektifitas kegiatan praktikum laboratorium dalam meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa, hal ini dapat dilihat dari jumlah persentase mahasiswa yang memiliki kemampuan soft skill berdsarkan dari pengamatan langsung yang dilakukan oleh peneliti, dimana pada kemampuan yang pertama yaitu kemampuan mahasiswa untuk dapat berkomunikasi secara lisan dan tulisan sebesar 72 %, kemampuan yang kedua yaitu kemampuan berorganisasi dalam hal ini dimaksudkan dengan berinteraksi dengan praktikan dan asisten 52 5 dan 42 %, kemampuan yang ketiga yaitu kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tekanan serta menganggap biasa tekanan tersebut adalah 52 % dan 48 %, kemampuan yang keempat yaitu kemampuan bekerja sama dalam kegiatan praktikum laboratorium sebesar 52 %, mahasiswa yang dapat bekerja sama dalam satu tim sebesar 14 %, mahasiswa yang senang dan terbantu sebesar 10 %, mahasiswa yang
1
Riduwan, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Muda, (Bandung: Alfabeta, 2005), h. 95.
percaya dengan hasil kerja satu tim sebesar 17 % dan mahasiswa yang puas bekerja sama sebesar7 %, kemampuan yang kelima yaitu kemampuan mengikuti etika dalam bekerja dalam kegiatan laboratorium, untuk mahasiswa yang mampu bekerja sesuai dengan prosedur sebesar 38 % dan mahasiswa yang senantiasa memperhatikan aturan-aturan dalam laboratorium sebesar 62 %. Kemudian kemampuan soft skill mahasiswa meningkat pada kemampuan kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tulisan, kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tekanan, kemampuan bekerja sama dalam satu tim dalam kegiatan praktikum laboratorium dan kemampuan mengikuti sebuah etika dalam bekerja pada kegiatan praktikum laboratorium.
2. Pembahasan data hasil angket(kuesioner)
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tanggapan mahasiswa terhadap efektifitas kegiatan praktikum laboratorium dalam meningkatkan
soft skill bersifat positif, dimana kemampuan soft skill ini merupakan suatu
kemampuan yang sangat berbanding terbalik dengan hard skill. Untuk kemampuan soft skill sendiri suatu kemampuan yang tidak dapat dilihat dari perolehan angka tetapi dapat dilihat dari kegiatan / pekerjaan yang dilakukan. Kemampuan soft skill juga menjadi suatu kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam bersosialisai dengan masyarakat serta bila berada dalam dunia kerja seperti yang telah disumberkan oleh Survey National
Association Of Colleges and Employee (NACE, 2002) dalam Sukacipta
teryata kemampuan soft skill memiliki jumlah yang sangat banyak bila dibandingkan dengan kemampuan hard skil
Berdasarkan dari hasil rata-rata per item pada instrument angket dapat dinyatakan bahwa melalui kegiatan praktikum laboratorium efektif dalam meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa, dimana kemampuan yang dimkasud disini adalah keterampilan komunikasi lisan dan tulisan (communication skills) yaitu suatu keterampilan yang dimiliki seseorang untuk dapat membuat dan mengerti apa yang disampaikan oleh orang lain baik secara tertulis maupun lisan, keterampilan berogranisasi (organizational skills)yaitu keterampilan dalam berinteraksi dengan orang lain, ketahanan menghadapi tekanan (effort) yaitu merupakan salah satu kemampuan untuk menghadapi tekanan dalam kondisi apapun dan dapat menghadapi tekanan tersebut dengan melihat sisi positif dari tekanan tersebut, kerja sama tim dan interpersonal (group skills) merupakan salah satu keterampilan yang dimiliki untuk bekerja dalam sebuah tim kerja dan etika kerja (ethics) yaitu keterampilan dalam mengikuti berbagai macam prosedur-prosedur dalam sebuah kerja ilmiah, dimana semua keterampilan di atas merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam bermasyarakat dan dunia kerja.
101 BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas maka disimpulkan bahwa sebagai berikut:
Kegiatan praktikum laboratorium merupakan salah satu kegiatan yang sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan soft skill ini dapat dilihat dari tanggapan positif yang diberikan oleh mahasiswa, dimana kemampuan ini merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebelum berada pada lingkungan bermasyarakat dan dunia kerja, dimana semua kemampuan yang terdapat dalam kemampuan-kemampuan yang telah ditetapkan menjadi penilaian bagi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan praktikum laboratorium.
Kemampuan/ keterampilan komunikasi lisan dan tulisan (communication skills) yaitu suatu keterampilan yang dimiliki seseorang untuk dapat membuat dan mengerti apa yang disampaikan oleh orang lain baik secara tertulis maupun lisan, keterampilan berogranisasi (organizational skills)yaitu keterampilan dalam berinteraksi dengan orang lain, ketahanan menghadapi tekanan (effort) yaitu merupakan salah satu kemampuan untuk menghadapi tekanan dalam kondisi apapun dan dapat menghadapi tekanan tersebut dengan melihat sisi positif dari tekanan tersebut, kerja sama tim dan interpersonal (group skills) merupakan salah
satu keterampilan yang dimiliki untuk bekerja dalam sebuah tim kerja dan etika kerja (ethics) yaitu keterampilan dalam mengikuti berbagai macam prosedur-prosedur dalam sebuah kerja ilmiah.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat dinyatakan bahwa kegiatan praktikum laboratorium dapat meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa pada kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tulisan, kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tekanan, kemampuan bekerja sama dalam satu tim dalam kegiatan praktikum laboratorium dan kemampuan mengikuti sebuah etika dalam bekerja pada kegiatan praktikum laboratorium.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti mengajukan beberapa saran sebagai berikut:
1. Perguruan tinggi dapat lebih memberikan pemahaman yang sangat baik kepada seluruh mahasiswa sebelum berada dalam masyarakat dan dunia kerja dan menambah mata kuliah umum mengenai pemahaman tentang
soft skill.
2. Peningkatan kegiatan seperti kegiatan laboratorium dan kegiatan semacamnya agar senantiasa dilakukan untuk lebih meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa
3. Disarankan kepada peneliti untuk dapat melanjutkan dan mengembangkan penelitian yang sejenis, agar dapat meneliti lebih mendalam lagi mengenai
efektifitas kegiatan praktikum dalam meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa.