• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

3. Respon Mahasiswa Tentang Kemampuan soft skill

Berikut ini merupakan data angket yang dianalisis secara deskriptif yang merupakan respon mahasiswa tentang kemampuan soft skill melalui efektifitas kegiatan praktikum laboratorium pada mahasiswa prodi pendidikan biologi semester VI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

a. Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Hasil penelitian untuk angket no. 1 respon mahasiswa terhadap kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 7 Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 19 65,51 % 76

2 Sering 10 34,48 % 30

3 Kadang-kadang 0 0 % 0

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 106

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 19 orang yang menjawab selalu dengan persentase 65,51%, 10 orang yang menjawab sering dengan persentase 34,48%, dan tidak ada responden yang menjawab kadang-kadang serta tidak pernah.

Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 1 adalah 3, 65 yang berada pada kategori selalu. Hal tersebut menandakan bahwa kegiatan praktikum merupakan salah satu kegiatan yang selalu dilakukan oleh mahasiswa setiap semester.

b. Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan dalam Berkomunikasi Tulis Dengan Intens Kepada Asisten Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 2 respon mahasiswa terhadap kemampuan dalam berkomunikasi tulis dengan intens kepada asisten selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 8 Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan dalam Berkomunikasi Tulis Dengan Intens Kepada Asisten Selama Kegiatan Praktikum

Laboratorium No. Jawaban

Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 7 24,14 % 28

2 Sering 6 20,69 % 18

3 Kadang-kadang 15 51,72 % 30

4 Tidak pernah 1 3,45 % 1

Jumlah 29 100 % 77

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 7 orang yang menjawab selalu dengan persentase 24,14%, 6 orang yang menjawab sering dengan persentase 20,69%, 15 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 51,72 %

dan 1 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 3,45 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 2 adalah 2,65 yang berada pada kategori kadang-kadang. Hal tersebut menandakan bahwa mahasiswa dalam hal ini adalah praktikan hanya kadang-kadang melakukan komunikasi tulisan dengan intens kepada asisten pembimbing ini dikarenakan bahwa posisi senioritas dapat menjadi kendala bagi praktikan untuk dapat melakukan komunikasi tulisan yang intens dan juga hal ini disebabkan kurangnya antusias dari praktikan untuk selalu berkomunikasi dengan asisten pembimbing selama kegiatan praktikum laboratorium berlangsung.

c. Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan dalam Berkomunikasi Lisan Dengan Intens Kepada Asisten Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 3 respon mahasiswa terhadap kemampuan dalam berkomunikasi lisan dengan intens kepada asisten selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 9 Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan dalam Berkomunikasi Lisan Dengan Intens Kepada Asisten Selama

Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 8 27,59 % 32

2 Sering 10 34,48 % 30

4 Tidak pernah 1 3,45 % 1

Jumlah 29 100 % 93

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 8 orang yang menjawab selalu dengan persentase 27,59 %, 10 orang yang menjawab sering dengan persentase 34,48 %, 10 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 34,48 % dan 1 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 3,45 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 3 adalah 3,21 yang berada pada kategori selalu. Hal tersebut ini menandakan bahwa kemampuan untuk berkomunikasi secara lisan selalu digunakan oleh praktikan untuk berkomunikasi dengan asisten pembimbing dan terkadang berkomunikasi secara lisan sangat mudah dipahami oleh praktikan, ini juga disebabkan tingginya antusias dari praktikan dalam berkomunkasi secara lisan dibandingkan dengan tulisan.

d. Respon Mahasiswa Terhadap Kendala Dalam Berkomunikasi Lisan Dengan Asisten Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 4 respon mahasiswa terhadap kendala dalam kemampuan dalam berkomunikasi lisan dengan asisten selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 10 Respon Mahasiswa Terhadap Kendala Dalam Berkomunikasi Lisan Dengan Asisten Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 0 0 % 0

2 Sering 3 10,34 % 9

3 Kadang-kadang 18 62,07 % 36

4 Tidak pernah 8 27,59 % 8

Jumlah 29 100 % 53

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden tidak ada responden yang menjawab selalu dengan persentase 0 %, 3 orang yang menjawab sering dengan persentase 10,34 %, 18 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 62,07 % dan 8 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 27,59 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 4 adalah 1,83 yang berada pada kategori kadang-kadang. Hal ini menandakan bahwa walaupun senantiasa berkomunikasi secara lisan dengan asisten pembimbing terkadang praktikan mengalami kendala untuk memahami semua penjelasan yang diberikan oleh asisten pembimbing, sebab berapapun waktu yang digunakan untuk menjelaskan kemampuan setiap individu berbeda-beda dalam memahami penjelasan.

e. Respon Mahasiswa Terhadap Kendala Dalam Berkomunikasi Tulis Dengan Asisten Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 5 respon mahasiswa terhadap kendala dalam kemampuan dalam berkomunikasi tulis dengan asisten selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut: Tabel 11 Respon Mahasiswa Terhadap Kendala Dalam Berkomunikasi

Tulis Dengan Asisten Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium No. Jawaban

Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 0 0 % 0

2 Sering 2 6,89 % 6

3 Kadang-kadang 22 75,86 % 44

4 Tidak pernah 5 17,24 % 5

Jumlah 29 100 % 55

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden tidak ada responden yang menjawab selalu dengan persentase 0 %, 2 orang yang menjawab sering dengan persentase 6,89 %, 22 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 75,86 % dan 5 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 17,24 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 5 adalah 1,89 yang berada pada kategori kadang-kadang. Hal ini menandakan bahwa walaupun senantiasa berkomunikasi secara tulisan

dengan asisten pembimbing terkadang praktikan mengalami kendala untuk memahami semua penjelasan yang diberikan oleh asisten pembimbing secara tulisan karena terkadang individu sangat kurang dalam memahami tulisan-tulisan dalam setiap penjelasan yang diberikan oleh orang lain.

f. Respon Mahasiswa Terhadap Penjelasan yang Diberikan Oleh Asisten Baik Secara Lisan Atau Tulisan Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no.6 respon mahasiswa terhadap penjelasan yang diberikan oleh asisten baik secara lisan atau tulisan selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 12 Respon Mahasiswa Terhadap Penjelasan yang Diberikan Oleh Asisten Baik Secara Lisan Atau Tulisan Selama Kegiatan Praktikum

Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 4 13,79 % 16

2 Sering 12 41,38 % 36

3 Kadang-kadang 13 44,83 % 26

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 78

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 4 responden yang menjawab selalu dengan persentase 13,79 %, 12 orang yang menjawab sering dengan persentase 41,38 %, 13 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 44,83 % dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 6 adalah 2,69 yang berada pada kategori sering. Hal ini menunjukkan bahwa praktikan sering paham dengan penjelasan yang diberikan oleh asisten pembimbing selama kegiatan praktikum laboratorium.

g. Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Berinteraksi Dengan Baik Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 7 respon mahasiswa terhadap berinteraksi dengan baik selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 13 Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Berinteraksi Dengan Baik Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 12 41,38 % 48

2 Sering 9 31,03 % 27

4 Tidak pernah 1 3,35 % 1

Jumlah 29 100 % 90

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 12 responden yang menjawab selalu dengan persentase 41,38 %, 9 orang yang menjawab sering dengan persentase 31,03 %, 7 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 24,14 % dan 1 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 3,45 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 7 adalah 3,10 yang berada pada kategori selalu. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk berinteraksi dapat terasah melalui praktikum laboratorium ini ditandai dengan tingginya jumlah kategorisasi selalu pada item ini, kemampuan berinteraksi dalam hal ini dimaksudkan yaitu kemampuan bersosialisasi dengan sesama praktikan maupun kepada asisten pembimbing.

h. Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Bekerja Sama Dengan Teman Sesama Praktikan Dalam Satu Tim Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 8 respon mahasiswa terhadap kemampuan bekerja sama dengan teman sesama praktikan dalam satu tim selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 14 Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kemampuan Bekerja Sama Dengan Teman Sesama Praktikan Dalam Satu Tim Selama Kegiatan

Praktikum Laboratorium No. Jawaban

Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 18 62,07 % 72

2 Sering 9 31,03 % 27

3 Kadang-kadang 2 6,89 % 4

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 90

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 18 responden yang menjawab selalu dengan persentase 62,07 %, 9 orang yang menjawab sering dengan persentase 31,03 %, 2 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 6,89 % dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 8 adalah 3,10 yang berada pada kategori selalu. Hal ini menunjukkan bahwa melalui kegiatan praktikum laboratorium dapat mengasah kemampuan bekerja sama praktikan ini dapat dilihat dengan tingginya kategorisasi selalu.

i. Respon Mahasiswa Terhadap Kepuasan Hasil Kerja Teman Sesama Praktikan Dalam Satu Tim Selama Kegiatan Praktikum

Hasil penelitian untuk angket no. 9 respon mahasiswa terhadap kepuasan hasil kerja teman sesama praktikan dalam satu tim selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 15 Respon Mahasiswa Terhadap Kepuasan Hasil Kerja Teman Sesama Praktikan Dalam Satu Tim Selama Kegiatan Praktikum

Laboratorium

No.

Jawaban Mahasiswa Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 6 20,69 % 24

2 Sering 11 37,93 % 33

3 Kadang-kadang 12 41,38 % 24

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 81

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 6 responden yang menjawab selalu dengan persentase20,69 %, 11 orang yang menjawab sering dengan persentase 37,93 %, 12 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 41,38 % dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang

menanggapi angket no. 9 adalah 2,79 yang berada pada kategori sering. Hal ini menunjukkan bahwa melalui kegiatan praktikum laboratorium selain mengasah kemampuan bekerja sama praktikan dengan sesama praktikan.

j. Respon Mahasiswa Terhadap Ketidakmampuan Bekerja Dengan Baik Dalam Satu Tim Selama Kegiatan Praktikum

Hasil penelitian untuk angket no. 10 respon mahasiswa terhadap ketidakmampuan bekerja dengan baik selama kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 16 Respon Mahasiswa Terhadap Ketidakmampuan Bekerja Dengan Baik Dalam Satu Tim Selama Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 0 0 % 0

2 Sering 3 10,34 % 9

3 Kadang-kadang 9 31,03 % 18

4 Tidak pernah 17 58,62 % 17

Jumlah 29 100 % 44

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden tidak ada responden yang menjawab selalu dengan

persentase 0 %, 3 orang yang menjawab sering dengan persentase 10,34 %, 9 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 31,03 % dan 17 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 58,62 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 10 adalah 1,52 yang berada pada kategori kadang-kadang. Hal ini menunjukkan bahwa terkadang praktikan tidak dapat bekerja sama dengan baik ini dapat disebabkan dengan adanya perbedaan karakter dari setiap individu dalam satu tim.

k. Respon Mahasiswa Terhadap Perasaan Tertekan Dengan Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 11 respon mahasiswa terhadap perasaan tertekan dengan kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 17 Respon Mahasiswa Terhadap Perasaan Tertekan Dengan Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 1 3,45 % 4

2 Sering 2 6,89 % 6

4 Tidak pernah 11 37,93 % 11

Jumlah 29 100 % 81

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 1 responden yang menjawab selalu dengan persentase 3,45 %, 2 orang yang menjawab sering dengan persentase 6,89 %, 15 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 51,72 % dan 11 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 37,93 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 11 adalah 2,79 yang berada pada kategori kadang-kadang. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum dalam laboratorium terkadang membuat perasaan praktikan tertekan ini dapat dilihat dengan tingginya kategorisasi kadang-kadang dibandingkan dengan kategorisasi yang lain, perasaan tertekan ini bisa saja ditimbulkan dari adanya perasaan jenuh terhadap kegiatan praktikum laboratorium yang selalu dilaksanakan di dalam laboratorium(indoor) serta adanya desakan dari praktikum-praktikum laboratorium yang lain.

l. Respon Mahasiswa Terhadap Perasaan Senang Dengan Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 12 respon mahasiswa terhadap perasaan senang dengan kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 18 Respon Mahasiswa Terhadap Perasaan Senang Dengan Kegiatan Praktikum Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 10 34,48 % 40

2 Sering 11 37,93 % 33

3 Kadang-kadang 8 27,59 % 16

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 89

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 10 responden yang menjawab selalu dengan persentase 34,48 %, 11 orang yang menjawab sering dengan persentase 37,93 %, 8 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 27,59 % dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 12 adalah 3,07 yang berada pada kategori selalu. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum dalam laboratorium dapat membuat perasaan senang praktikan ini dapat dilihat dengan tingginya kategorisasi selalu jika dibandingkan dengan kategorisasi yang lain, perasaan senang ini dapat ditimbulkan dari suasana kegiatan

praktikum laboratorium yang digunakan oleh praktikan untuk dapat bereksperimen dengan sendiri untuk membuktikan suatu teori.

m. Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Menjadikan Tekanan Sebagai Tantangan Yang Menarik Dalam Kegiatan Praktikum

Hasil penelitian untuk angket no. 13 respon mahasiswa terhadap kemampuan menjadikan tekanan sebagai tantangan yang menarik dalam kegiatan praktikum dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 19 Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Menjadikan Tekanan Sebagai Tantangan Yang Menarik Dalam Kegiatan Praktikum

Laboratorium

No. Jawaban

Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 9 31,03 % 36

2 Sering 10 34,48 % 33

3 Kadang-kadang 8 27,59 % 16

4 Tidak pernah 2 6,89 % 2

Jumlah 29 100 % 87

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 9 responden yang menjawab selalu dengan persentase 31,03 %, 10 orang yang menjawab sering dengan persentase 34,48 %, 8 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan

persentase 27,59 % dan 2 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 6,89 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 13 adalah 3 yang berada pada kategori selalu. Hal ini menunjukkan bahwa perasaan tertekan dapat dijadikan sebagai tantangan yang menarik oleh praktikan untuk menghadapi kondisi yang sangat sempit sekalipun ini dapat dilihat dengan tingginya kategorisasi selalu dibandingkan dengan kategorisasi yang lain karena perasaan tertekan sering kali membuat individu untuk dapat menghadapi tekanan dalam situasi dan kondisi apapun.

n. Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Bekerja Sesuai Dengan Prosedur Ilmiah Dalam Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 14 respon mahasiswa terhadap kemampuan bekerja sesuai dengan prosedur ilmiah dalam laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 20 Respon Mahasiswa Terhadap Kemampuan Bekerja Sesuai Dengan Prosedur Ilmiah Dalam Laboratorium

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 5 17,24 % 20

2 Sering 17 58,62 % 51

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 85

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 5 responden yang menjawab selalu dengan persentase 17,24 %, 17 orang yang menjawab sering dengan persentase 58,62 %, 7 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 24,14 % dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 14 adalah 2,93 yang berada pada kategori sering. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum dalam laboratorium dapat meningkatkan kemampuan praktikan untuk dapat bekerja sesuai dengan prosedur ilmiah yang telah ditetapkan oleh sebuah laboratorium dengan tingginya kategorisasi sering dibandingkan dengan kategorisasi yang lain, kemampuan ini dapat menjadi sebuah nilai tambah seorang praktikan ini dapat diartikan bahwa praktikan tersebut dapat bekerja sesuai dengan langkah-langkah kerja dalam sebuah laboratorium.

o. Respon Mahasiswa Terhadap Kata Soft Skill

Hasil penelitian untuk angket no. 15 respon mahasiswa terhadap kata soft skill dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 21 Respon Mahasiswa Terhadap Kata Soft Skill No.

Jawaban Mahasiswa Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 1 3,45 % 4

2 Sering 7 24,14 % 21

3 Kadang-kadang 10 34,48 % 20

4 Tidak pernah 11 37,93 % 11

Jumlah 29 100 % 85

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 1 responden yang menjawab selalu dengan persentase 3,45 %, 7 orang yang menjawab sering dengan persentase 24,14 %, 10 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 34,48 % dan 11 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 37,93 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 15 adalah 2,93 yang berada pada kategori sering. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan soft skill bukan merupakan sesuatu yang baru dalam kalangan mahasiswa ini dapat dilihat dengan tingginya kategorisasi sering dibandingkan dengan kategorisasi yang lain.

p. Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Dapat Meningkatkan Soft Skill

Hasil penelitian untuk angket no. 16 respon mahasiswa terhadap kegiatan praktikum laboratorium soft skill dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 22 Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Dapat Meningkatkan Soft Skill

No. Jawaban

Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 7 24,14% 28

2 Sering 13 44,83 % 26

3 Kadang-kadang 4 13,79 % 8

4 Tidak pernah 5 17,24 % 5

Jumlah 29 100 % 67

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 7 responden yang menjawab selalu dengan persentase 24,14 %, 13 orang yang menjawab sering dengan persentase 44,83 %, 4 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 13,79 % dan 5 orang responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 17,24 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 16 adalah 2,31 yang berada pada kategori selalu.

Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum dalam laboratorium dapat meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa dilihat dengan tingginya kategorisasi sering jika dibandingkan dengan kategorisasi yang lain, dimana kemampuan ini merupakan suatu kemampuan yang sangat diperlukan dalam bersosialisai dengan masyarakat serta dalam dunia kerja.

q. Respon Mahasiswa Terhadap Perasaan Terbantu Dengan Kegiatan Praktikum Laboratorium

Hasil penelitian untuk angket no. 17 respon mahasiswa terhadap perasaan terbantu dengan kegiatan praktikum laboratorium dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 23 Respon Mahasiswa Terhadap Perasaan Terbantu Dengan Kegiatan Praktikum Laboratorium

No.

Jawaban Mahasiswa Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 12 41,38% 48

2 Sering 11 37,93 % 33

3 Kadang-kadang 6 20,69 % 12

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 93

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 12 responden yang menjawab selalu dengan persentase 41,38 %, 11 orang yang menjawab sering dengan persentase 37,93 %, 6 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 20,69 % dan tidak ada yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 17 adalah 3,21 yang berada pada kategori selalu. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum dalam laboratorium dapat membantu mahasiswa dalam memperluas pengetahuan ini dapat dilihat dengan tingginya kategorisasi selalu dibandingkan dengan kategorisasi yang lain.

r. Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Dapat Mengasah Kemampuan Berkomunikasi Secara Lisan Atau tulisan

Hasil penelitian untuk angket no. 18 respon mahasiswa terhadap kegiatan praktikum laboratorium dapat mengasah kemampuan berkomunikasi secara lisan atau tulisan dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 24 Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Dapat Mengasah Kemampuan Berkomunikasi Secara Lisan Atau Tulisan

No. Jawaban Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

2 Sering 12 41,38 % 24

3 Kadang-kadang 7 24,14 % 21

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Jumlah 29 100 % 85

Sumber data : Hasil olah data angket

Berdasarkan table di atas maka dapat diketahui bahwa dari 29 orang responden terdapat 10 responden yang menjawab selalu dengan persentase 34,48 %, 12 orang yang menjawab sering dengan persentase 41,38 %, 7 orang responden yang menjawab kadang-kadang dengan persentase 24,14 % dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah dengan persentase 0 %. Sehingga rata-rata responden yang menanggapi angket no. 18 adalah 2,93 yang berada pada kategori selalu. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktikum laboratorium dapat menjadi satu sarana bagi mahasiswa untuk dapat meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi baik secara tulis maupun lisan ini dapat dilihat dari tingginya kategorisasi dari selalu bila dibandingkan dengan kategorisasi yang lainnya, karena kemampuan berkomunikasi baik tulis maupun lisan merupakan salah satu kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh setiap individu bila terjun dalam bermasyarakat dan dunia kerja, dimana berdasarkan Sumber : Survey National Association Of Colleges and

bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan kemampuan yang paling utama dalam dunia kerja.

s. Respon Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Dapat Mengasah Kemampuan Berinteraksi Dengan Orang Lain

Hasil penelitian untuk angket no. 19 respon mahasiswa terhadap kegiatan praktikum laboratorium dapat mengasah kemampuan berinteraksi dengan orang lain dapat dilihat pada table berikut

Tabel 25 Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Laboratorium Dapat Mengasah Kemampuan Berinteraksi Dengan Orang

Lain

No. Jawaban

Mahasiswa

Frekuensi Persentase Skor

1 Selalu 10 34,48 % 40

2 Sering 15 51,72 % 45

3 Kadang-kadang 4 13,79 % 8

4 Tidak pernah 0 0 % 0

Dokumen terkait