Jumlah Item
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan Hasil Penelitian
Peneliti akan membahas hasil penelitian, angket penyesuaian diri tersebut terdiri atas lima aspek. Dimana kelima aspek tersebut meliputi aspek peraturan akademik, aspek peraturan administratif, aspek pemeliharaan dan perawatan diri siswa, aspek kegiatan sekolah, aspek peraturan lingkungan sekolah secara umum. Dari hasil penelitian tersebut dapat menjawab semua hipotesis yang dibuat oleh peneliti. Dari hasil kelima aspek tersebut diatas peneliti dapat menyimpulkan bahwa tidak adanya perbedaan penyesuaian diri terhadap tata tertib sekolah pada siswa-siswi SMP BOPKRI 2 Yogyakarta tahun ajaran 2007/2008. Hal tersebut tidak sejalan dengan hipotesis peneliti selama ini.
Tidak adanya perbedaan penyesuaian diri terhadap tata tertib pada siswa-siswi disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama, letak lokasi sekolah dimana tempat peneliti mengadakan penelitian. Letaknya yaitu berada di tengah kota Yogyakarta. Dimana cara berpikir masyarakatnya sudah mulai terbuka. Seiring dengan modernisasi dan banyaknya informasi di masyarakat, maka hal tersebut dapat membuka wacana dan pemikiran masyarakat selama ini. Sehingga peran gender antara laki- laki dan perempuan yang berlaku selama ini semakin hari semakin berkurang. Dahulu dimasyarakat anak laki- laki selalu identik dengan berperan aktif, berani, tangguh menghadapi kesulitan, membangun segala sesuatu, maskulin, dan lain- lain. Dan harapan- harapan orangtua terhadap anak laki- laki adalah supaya kelak anaknya menjadi figure ayah dan dapat mengayomi seluruh keluarganya (Atkinson 1996:129).
Sedangkan anak perempuan dimasyarakat pada umumnya anak perempuan mempunyai tubuh yang lebih kecil, otot yang lebih kecil, kurang bertenaga. Anak perempuan menggunakan perasaan sehingga anak perempuan lebih sensitif daripada anak laki- laki. Sedangkan Byrne (2003:193) mengatakan bahwa laki- laki seharusnya kuat, dominan, asertif, sementara perempuan seharusnya perhatian, sensitif, dan apresif secara emosional. Tuntutan-tuntutan orangtua terhadap anak perempuan seperti anak perempuan tidak boleh agresif, feminim, menghindari sesuatu yang berbahaya.
Kedua, Berkembangnya media seperti film dan iklan yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat akhir-akhir ini. Byrne (2003:201) mengatakan bahwa saat ini anak-anak dapat membaca cerita tentang pahlawan perempuan yang berani dan cerdas berperang, kalau perlu menyelamatkan laki- laki yang berada dalam bahaya. Selain itu juga didalam film- film dan program-program TV, perempuan semakin ditemui dalam peran yang aktif, asertif, dan terkadang agresif. Dari pernyataan tersebut dapat membuat masyarakat menjadi sadar bahwa perempuan mempunyai hak yang sama seperti laki- laki dan perempuan pun dapat berperan didalam masyarakat.
Ketiga, Memperoleh pendidikan yang sama antara laki- laki dan perempuan. Menurut Hurlock (1999: 162) mengatakan bahwa sejak pendidikan yang sama telah menggantikan ”pendidikan anak laki- laki” dan ”pendidikan anak perempuan” sejak taman kanak-kanak sampai universitas, nampak bahwa bilamana perempuan diberikan kesempatan pendidikan yang sama, mereka dapat mencapai hasil akademik yang sama dengan laki- laki.
Pada kelima aspek dalam kehidupan sekolah menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang terlalu menonjol antara siswa putra dan siswa putri
dalam hal penyesuaian diri terhadap tata tertib sekolah. Siswa putra penyesuaian diri baik lebih sedikit daripada siswa putra ya ng penyesuaian dirinya kurang baik. Begitu pula sebaliknya siswi putri penyesuaian dirinya baik lebih banyak daripada siswi putri peyesuaian dirinya kurang baik. Dengan demikian jelas sudah bahwa perempuan mempunyai kesempatan yang sama seperti laki- laki, hal ini dapat kita lihat dari banyaknya perempuan yang memperoleh pendidikan dan kesempatan yang sama sehingga hal tersebut berdampak pada banyaknya jenis pekerjaan yang dapat dimasuki oleh perempuan dan mereka dapat menunjukkan prestasi ditempat kerja mereka dan disegala bidang.
Dari beberapa pendapat diatas maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa seiring dengan perkembangan jaman, orangtua mulai sadar bahwa tidak ada lagi perbedaan antara anak laki- laki dan anak perempuan dalam segala hal. Sehingga anak perempuan mendapatkan hak yang sama seperti anak laki- laki.
44
PENUTUP
Pada bab ini akan disajikan kesimpulan dan saran. Bagian kesimpulan memuat hasil penelitian sedangkan pada bagian saran memuat saran-saran untuk SMP BOPKRI 2 Yogyakarta.
A. Kesimpulan
Hasil penelitian adalah
1. Penyesuaian diri ini berdasarkan jenis kelamin yaitu putra dan putri secara keseluruhan, pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan penyesuaian diri terhadap tata tertib sekolah antara siswa putra dan siswa putri.
2. Uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan penyesuaian diri terhadap tata tertib sekolah antara siswa putra dan siswi putri.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian mengenai penyesuaian diri terhadap tata tertib sekolah, maka peneliti akan menyampaikan beberapa saran-saran yaitu :
1. Kepala sekolah agar tetap meningkatkan pelayanan bimbingan di sekolah yaitu dengan mengadakan program khusus bimbingan klasikal bagi siswa kelas tujuh mengenai sosialisasi tata tertib sekolah yang berlaku. Sehingga siswa diharapkan agar siswa mematuhi dan mentaati tata tertib yang
berlaku di sekolah tersebut. Dan siswa dapat mengurangi melakukan kesalahan di sekolah tersebut.
2. Program Konseling akademik perlu ditingkatkan dalam rangka membantu para siswa yang bermasalah dalam penyesuaian dirinya terhadap tata tertib sekolah. Dengan cara pemberian konseling individual maupun kelompok bagi siswa yang bermasalah.
3. Para pendidik dan guru pembimbing dapat mempergunakan angket penelitian ini untuk membantu mengetahui sejauhmana siswa memahami tata tertib yang sudah berlaku di sekolah tersebut Sehingga sekolah dapat terus meningkatkan mutu dan kualitas sekolah.
46
Akinson, Rita L & Richard C. 1996. Pengantar Psikologi 1. Jakarta : Erlangga. Ali & Asrori, Mohammad. 2005. Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta Didik).
Jakarta : PT Bumi Aksara.
Azwar, Saifuddin. 1999. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Bahar, Drs. H. Aswandi. 1989. Dasar-dasar Pendidikan. Jakarta : Depdikbud
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
Bernadus, D. 2002. Perilaku Menyimpang Para Siswa Di Lingkungan Sekolah SMU Sanjaya XIV Naggulan Kulon Progo Tahun Ajaran 2001/2002. Yogyakarta: Skripsi.
Djiwandono, Sri Esti Wuryani. 2002. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Fudyartanta, Ki RBS. 2002. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : Global Pustaka Utama.
Furchan, Arief. 1982. Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan. Surabaya : Usaha Nasional.
Hadi, S. (1981). Statistik jilid II. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas UGM. Hartono. (2004). Statistika untuk penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Mahmud. Drs. M. Dimyati. 1990. Pikologi Pendidikan. Yogyakarta : BPFE-
Yogyakarta.
Masijo, I. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta : Kanisius.
Mu’tadin, Zainun. 2002. Mengembangkan Ketrampilan Sosial Pada Remaja. Jakarta : www.e-psikologi.com
Nasution, Dr.S. 1983. Sosiologi Pendidikan. Bandung : Jemmars Bandung. Hurlock, Elizabeth B. 1994. Psikologi Perkembangan. (Terjemahan). Jakarta :
Erlangga.
Hurlock, Elizabeth B. 1997. Perkembangan Anak (Jilid 1). (Terjemahan). Jakarta : Erlangga.
Hurlock, Elizabeth B. 1999. Perkembangan Anak (Jilid 2). (Terjemahan). Jakarta : Erlangga.
Prayitno, Yohanes. 2004. Deskripsi Penyesuaian Diri Siswa Kelas Satu SMU Sanjaya Tahun Ajaran 2003/2004 Pada Kehidupan Sekolah Ditinjau dari Jenis
Kelamin dan Status Ekonomi Keluarga. Yogyakarta : Skripsi.
Santrock, John W. 2002. Life-span development (Perkembangan Masa Hidup Jilid 1). Jakarta : Erlangga.
Santrock, John W. 2002. Life-span development (Perkembangan Masa Hidup Jilid 2). Jakarta : Erlangga.
Sarmento, Rosa Bruno. 2000. Deskripsi Penyesuaian Siswa Terhadap Kehidupan Di Sekolah Studi Pada Siswa I SMU Tiga Maret (GAMA). Yogyakarta : Skripsi. Vembriarto, St. 1993. Sosiologi Pendidikan. Jakarta : PT Grasindo.
Warga, Richard G. 1983. Personal Awarness A. Psichology of Adjustment. (Terjemahan). Buston : Houghton Mifflin Company.
Winarti, Ratna. 2005. Perbedaan Penyesuaian Diri Dalam Kehidupan Sekolah Pada Siswa Dan Siswi Kelas 1 SMU Negri 1 Gamping Tahun Ajaran 2005/2006 Ditinjau Dari Jenis Kelamin Dan Status Ekonomi. Yogyakarta : Skripsi.