• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda dengan menggunakan komputer program SPSS pada diperoleh koefisien variabel Watak (X1) adalah -0,632 dan koefisien variabel Kemampuan(X2) adalah 0,006, serta X3 sebesar 0,029, X4 sebesar 0,191, dan X5 sebesar 0,052 . Sedangkan konstanta sebesar

0,672, dengan demikian dapat diperoleh persamaan regresi sebagai berikut Y = 0,672 + 0,632 X1 + 0,006 X2 + 0,029 X3 + 0,191 X4 + 0,052 X5.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dapat diketahui besarnya pengaruh dan sumbangan secara parsial dari masing-masing variabel independen (X1, X2, X3, X4, dan X5) terhadap variabel dependen (Y), sebagai berikut:

1. Pengaruh Watak (X1) terhadap Kelayakan kredit

Berdasarkan hasil perhitungan regresi linear berganda diketahui bahwa besarnya koefisien regresi untuk Watak (X1) sebesar 0,632. Watak yang dimiliki nasabah pada PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar pada umumnya sudah terlihat baik, tetapi perlu memperhatikan dan perhatian yang lebih mengenai Watak ini. Hal ini dilakukan agar nasabah lebih mengerti bahwa dalam prosedur kelayakan kredit itu yang paling diperhatikan adalah watak dari nasabah, sehingga Kelayakan kredit bisa diberikan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui bahwa variabel Watak (X1)diperoleh thitung sebesar 5,775 lebih besar dari ttabel sebesar 1,625 dengan taraf signifikansi 5% yang berarti jika terdapat peningkatan terhadap Watak sebesar 5,775 maka akan meningkatkan Kelayakan kredit sebesar satu satuan skor, ini mengandung makna bahwa setiap ada perubahan atau penambahan nilai Watak akan menambah Kelayakan kredit. Dapat diartikan bahwa variabel X1 Watak adalah variabel yang memiliki pengaruh yang paling signifikan dan paling dominan diantara variabel lainnya. Dengan demikian hipotesis kedua pada penelitian ini “diterima dengan data empiris”

2. Pengaruh Kemampuan (X2) terhadap Kelayakan kredit (Y)

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda diketahui bahwa besarnya koefisien regresi Kemampuan (X2) sebesar 0,006 . Kemampuan yang diberikan oleh nasabah kepada pihak PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar sudah sangat baik, hal ini terlihat dari jawaban responden yang menerangkan bahwa variabel Kemampuan dalam melakukan kredit sangat baik.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kemampuan yang diberikan akan berdampak yang positif terhadap Kelayakan kredit di PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui bahwa variabel Kemampuan (X2) diperoleh thitung sebesar 0,057 lebih kecil dari ttabel sebesar 1,625 dengan taraf signifikansi 5

% yang berarti jika terdapat peningkatan terhadap Kemampuan sebesar 0,057 maka akan meningkatkan Kelayakan kredit sebesar satu satuan skor, ini mengandung makna bahwa setiap ada perubahan atau penambahan nilai Kemampuan akan meningkatkan Kelayakan kredit.

3. Pengaruh Modal (X3) terhadap Kelayakan kredit (Y)

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda diketahui bahwa besarnya koefisien regresi Modal (X3) sebesar 0,029. Modal yang diajukan nasabah kepada pihak PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar pada umumnya sudah baik, hal ini terlihat dari tanggapan responden yang relatif memuaskan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Modal yang diberikan

akan berdampak positif terhadap Kelayakan kredit di PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui bahwa variabel Modal (X3) diperoleh thitung

sebesar 0,256 lebih kecil dari ttabel sebesar 1,625 dengan taraf signifikansi 5 % yang berarti jika terdapat peningkatan terhadap Modal sebesar 0,029 maka akan meningkatkan Kelayakan kredit sebesar satu satuan skor, ini mengandung makna bahwa setiap ada perubahan atau penambahan nilai Modal akan meningkatkan Kelayakan kredit.

4. Pengaruh Jaminan (X4) terhadap Kelayakan kredit (Y)

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda diketahui bahwa besarnya koefisien regresi Jaminan (X4) sebesar 0,191. Jaminan yang diajukan nasabah kepada pihak PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar pada umumnya juga sudah memenuhi prosedur, hal ini terlihat dari tanggapan responden yang relatif baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Jaminan yang diberikan akan berdampak positif terhadap Kelayakan kredit di PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui bahwa variabel Jaminan (X4) diperoleh thitung

sebesar 1,934 lebih besar dari ttabelsebesar 1,625 dengan taraf signifikansi 0,05 % yang berarti jika terdapat peningkatan terhadap Jaminan sebesar 1,934 maka akan meningkatkan Kelayakan kredit sebesar satu satuan skor, ini mengandung makna

bahwa setiap ada perubahan atau penambahan nilai Jaminan akan mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap Kelayakan kredit.

5. Pengaruh Kondisi (X5) terhadap Kelayakan kredit (Y)

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda diketahui bahwa besarnya koefisien regresi Kondisi (X5) sebesar 0,052. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kondisi yang dimiliki nasabah akan berdampak positif terhadap Kelayakan kredit di PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui bahwa variabel Kondisi (X5) diperoleh thitung

sebesar 0,710 lebih kecil dari ttabel sebesar 1,625 dengan taraf signifikansi 5 % yang berarti jika terdapat peningkatan terhadap Kondisi sebesar 0,710 maka akan meningkatkan Kelayakan kredit sebesar satu satuan skor, ini mengandung makna bahwa setiap ada perubahan atau penambahan nilai Kondisi bisnis yang dijalankan nasabah maka akan meningkatkan Kelayakan kredit.

Melalui uji F diperoleh Fhitungsebesar 64.808 pada taraf signifikansi 0,000a dan Ftabel sebesar 2,136 pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, Fhitung

(64.808) > Ftabel (2,136), berarti regresi linear berganda Y atas X1, X2, X3, X4 dan X5 bersifat nyata atau dengan kata lain ada pengaruh semua variabel terhadap Kelayakan kredit PT. Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dapat diketahi besarnya sumbangan yang diberikan oleh kelima variabel terhadap Kelayakan kredit PT.

Bank SULSELBAR Cabang Utama Makassar secara simultan (R2) adalah 0,775

atau 77,5%, hal ini berarti Kelayakan kredit sebesar 77% dipengaruhi oleh kelima variabel dan sisanya sebesar 23% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti atau diluar model penelitian.

70 A. Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari hasil analisis dan pembahasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan kredit, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu sebagai berikut :

1. Berdasarkan hasil analisis regresi, yakni faktor yang berpengaruh positif signifikan terhadap kelayakan kredit adalah watak dengan nilai thitung(5,775) >

ttabel(1,625) dan jaminan dengan nilai thitung(1,934) > ttabel(1,625). Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kelayakan kredit adalah kemampuan dengan nilai thitung(0,057) < ttabel(1,625), modal dengan nilai thitung

(0,256) < ttabel(1,625), dan kondisi dengan nilai thitung(0,710) < ttabel(1,625).

2. Hasil analisis mengenai kelima faktor tersebut maka variabel faktor yang dominan mempengaruhi kelayakan kredit adalah watak, dimana variabel watak memiliki nilai beta 0,691. Hal ini dapat dikatakan bahwa nilai beta yang paling besar diantara variabel lainnya maka makin besar pengaruhnya terhadap kelayakan kredit.

B. Saran-Saran

Dari hasil kesimpulan yang telah dikemukakan, maka dapat diberikan saran-saran yaitu sebagai berikut :

1. Agar pelaksanaan kredit dapat berjalan dengan lancar, diperlukan adanya pembinaan dan pengawasan, maka sebelum kredit diberikan kepada debitur harus dinilai layak atau tidak layak untuk diberikan kredit dengan mempertimbangkan faktor-faktor kelayakan kredit yaitu: watak dan jaminan, terutama faktor watak.

2. Peneliti juga menyarankan kepada peneliti lainnya untuk menindaklanjuti hasil penelitian ini dengan mengembangkannya lebih lanjut baik dari aspek pengembangan variabel maupun dngan analisis lainnya.

Djumhana, Muhamad. 1996. Hukum Perbankan di Indonesia. Bandung : PT.Citra Aditya Bakti

Hadi, Surtisno. 1993. Metodologi penelitian Research I . Yogyakarta: Andi Offset.

H. Rachmat Firdaus dan Maya Ariyanti. 2009. Manajemen Perkreditan Bank Umum, Bandung: Alfabeta.

Indriantoro dan Supomo, Bambang. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE

Ismail. (2010). Manajemen Perbankan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Kasmir. 2000. Manajemen Perbankan. Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada.

______2010. Pengantar manajemen keuangan. Jakarta : Kencana prenada Media Group.

_______2012. Bank dan lembaga keuangan lainnya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kurniasih, Christin H. Analisis 5C Sebagai Penentu Kelayakan Kredit Dengan Keputusan Pemberian Kredit Pada Nasabah PT BPR Ambarawa Hartasarana. STIE AMA Salatiga, 2010.

Manula, rumadong. Hubungan Aspek Kelayakan Kredit Dengan Keputusan Pemberian Kredit Di Bank Rakyat Indonesia Unit Nanggulan Salatiga.

STIE AMA Salatiga, 2009.

Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/3/PBI/2005 Tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum.

Priyatno, Duwi. 2012. Cara Kilat Belajar Analisis Data Dengan SPSS 20.

Yogyakarta: Andi Offset.

Riduan dan Akdon, 2007, Rumus dan Data Dalam Analisis Statistik, cetakan kedua, Penerbit : Alfabeta, Bandung

Suyatno Thomas, Marala, Djuhaepa, T. Abdulah, Azhar Aponno, Johan Thomas, Ananda, C.Tinonyunianti, Chalik. Kelembagaan Perbankan, Penerbit PT.

Gramedia Pustaka Umum, Jakarta, 2003.

Syamsu Iskandar. 2008. “Bank dan Lembaga Keuangan Lain”. Jakarta : PT Semesta Asa Bersama.

http://www.depkop.go.id.index.php?option=com content/pengembangan di akses tanggal 21 februari 2016

http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi/akuntansi/analisa-sistem-pemberian-serta-pengawasan-kredit-pada-pt-bank-perkreditan-ra., diakses tanggal 21 februari 2016

http://konsultasitesisskripsi.blogspot.co.id/2012/01/penggolongan-kualitas-kredit.html. diunduh pada tanggal 23 Februari 2016.

LAMPIRAN

pada lembaran-lembaran berikut, kemudian pilih salah satu jawaban yang menurut anda paling tepat/sesuai dengan yang anda alami, anda ketahui dan anda yakini dengan memberikan tanda ceklis pada salah satu jawaban pilihan anda.

2. Apapun jawaban anda akan dijamin kerahasiaanya.

3. Apabila anda ingin mengubah pilihan yang telah anda tandai, berilah tanda silang (x) pada pilihan semula, dan kemudian berikan lagi tanda ceklis pada pilihan baru.

DATA RESPONDEN:

Bapak/Ibu dimohon menjawab pertanyaan umum berikut ini:

1. Usia Responden :

Rp. 5.000.000 – Rp. 10.000.000 Rp. 10.000.000 – Rp. 15.000.000

> Rp 15.000.000

2 = Kurang Setuju (KS) 3 = Setuju (S)

4 = Sangat Setuju (SS) Watak (character)

No.item Pernyataan TS KS S SS

1. Anda termasuk nasabah yang memiliki tanggung jawab tinggi

2. Anda termasuk nasabah yang memiliki sifat/ gaya hidup yang biasa-biasa saja

3. Anda termasuk nasabah yang komitmen terhadap pembayaran/ mendahulukan pembayaran

Kemampuan (capacity)

No.item Pernyataan TS KS S SS

1. Anda memiliki penghasilan/ pendapatan yang memadai

2. Anda memiliki kemampuan dalam membayar angsuran

3. Anda memiliki kemampuan dalam menyelesaikan kredit tepat waktu

2. Anda memiliki bidang usaha lain sebagai sumber penghasilan

3. Anda memiliki tabungan atau simpanan di bank Jaminan (collateral)

No.item Pernyataan TS KS S SS

1. Nilai jual barang jaminan yang anda agunkan sebanding/ melebihi plafond kredit.

2. Jaminan yang anda miliki bersifat fisik (sertifikat/BPKB/Deposit) atau bersifat non fisik (kartu jamsostek, SK pegawai, referensi juru bayar,dll)

3. Jaminan anda milik sendiri dan dilengkapi dengan dokumen asli

Kondisi (condition)

No.item Pernyataan TS KS S SS

1. Anda memiliki usaha/bisnis/investasi yang sedang berkembang

2. Anda memiliki fluktuasi perekonomian yang baik 3. Anda tidak memiliki masalah social ekonomi/

problematika keluarga Kelayakan kredit

No.item Pernyataan TS KS S SS

1. Anda sudah memenuhi syarat untuk melakukan kredit

2. Anda sudah layak untuk diberikan kredit

Watak

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 11 11.0 11.0 11.0

Kurang Setuju 31 31.0 31.0 42.0

Setuju 45 45.0 45.0 87.0

Sangat setuju 13 13.0 13.0 100.0

Total 100 100.0 100.0

Kemampuan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 8 8.0 8.0 8.0

Kurang Setuju 39 39.0 39.0 47.0

Setuju 40 40.0 40.0 87.0

Sangat setuju 13 13.0 13.0 100.0

Total 100 100.0 100.0

Modal

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 5 5.0 5.0 5.0

Kurang Setuju 36 36.0 36.0 41.0

Setuju 44 44.0 44.0 85.0

Sangat setuju 15 15.0 15.0 100.0

Total 100 100.0 100.0

Setuju 46 46.0 46.0 86.0

Sangat setuju 14 14.0 14.0 100.0

Total 100 100.0 100.0

Kondisi

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 5 5.0 5.0 5.0

Kurang Setuju 33 33.0 33.0 38.0

Setuju 41 41.0 41.0 79.0

Sangat setuju 21 21.0 21.0 100.0

Total 100 100.0 100.0

Kelayakan kredit

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 8 8.0 8.0 8.0

Kurang Setuju 21 21.0 21.0 29.0

Setuju 58 58.0 58.0 87.0

Sangat setuju 13 13.0 13.0 100.0

Total 100 100.0 100.0

Model Entered Removed Method

1 Kondisi,

Kemampuan, Jaminan, Modal, Watakb

. Enter

a. Dependent Variable: Kelayakan kredit b. All requested variables entered.

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .880a .775 .763 .37961

a. Predictors: (Constant), Kondisi, Kemampuan, Jaminan, Modal, Watak b. Dependent Variable: Kelayakan kredit

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 46.694 5 9.339 64.808 .000b

Residual 13.546 94 .144

Total 60.240 99

a. Dependent Variable: Kelayakan kredit

b. Predictors: (Constant), Kondisi, Kemampuan, Jaminan, Modal, Watak

Watak .632 .109 .691 5.775 .000

Kemampuan .006 .107 .006 .057 .955

Modal .029 .115 .030 .256 .798

Jaminan .191 .099 .198 1.934 .056

Kondisi .052 .074 .056 .710 .480

a. Dependent Variable: Kelayakan kredit

Residuals Statisticsa

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value 2.3763 4.9331 3.7600 .68678 100

Residual .93315 .89628 .00000 .36990 100

Std. Predicted Value 2.015 1.708 .000 1.000 100

Std. Residual 2.458 2.361 .000 .974 100

a. Dependent Variable: Kelayakan kredit

Dokumen terkait