• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Hasil Penelitian

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh: Fichqa Aprillia NIM : (Halaman 67-74)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan Hasil Penelitian

Dari hasil pengumpulan data melalui metode wawancara,observasi, dokumentasi untuk skripsi yang berjudul ”Analisis Perbandingan Sistem Pembayan Ovo dan Cash di Tinjau dari Hukum Ekonomi Syariah (Studi Pada Driver Jasa Transportasi Online Grab di Kota Makassar)” telah dideskripsikan sebagai hasil penelitian. Data penelitian diuraikan dengan urutan berdasarkan pada fokus penelitian, yaitu data hasil penelitian dari sumber data yang terdiri dari informan dan responden,observasi dan dokumentasi.Dari hasil penelitian ini yang didapat dari angket dan juga tambahan wawancara untuk meyakinkan hasil peneltian ini. wawancara dan angket ditujukan oleh pengguna ovo yang menggunakan jasa transportasi grab dan beberapa driver dikomunitas Grab di Kota Makassar.

1. Sistem Pembayaran OVO

Wawancara dan pengamatan yang peneliti lakukan di Kota Makassar, berdasarkan Bapak chival yang merupakan selaku driver grab yang di wawancarai oleh peneliti gambaran umum mengenai sistem pembayaran ovo pada Grab sebagai berikut:Wawancara mengenai sistem pembayaran dengan menggunakan dompet digital atau ovo. Wawancara ini dilakukan dengan salah satu pengguna ovo pada grab yang bernama Suci Indah Sari. Beliau mengatakan bahwa :

Customer harus melakukan Top up dulu melalui Driver, alfamart, indomaret, atau Bank. Minimal saldo yang dimasukkan 25.000 dan

52

maksimal 1.000.000, dan saldo tersebut bisa juga digunakan untuk semua jenis pembayaran fitur-fitur yang ada di grab.34

Ada juga pernyataan dari bapak dedi selaku driver Grab terkait sistem pembayaran OVO pada grab sebagai berikut:

Pertama kita harus Top up dulu, bisa lewat alfamart, indomaret kalau seperti saya driver itu biasanya mengisi saldo ovo banyak biasanya 500.000-1.000.000,nah nantikan aplikasinya sudah tertera ada pilihannnya mau pakai OVO atau cash, jadi yang melakukan transaksi ovo itu costumer bukan kita, kalau kita cuman top up di saldo diaplikasi kita sebagai driver. Kemudian setiap transaksi itu ada potongannya, nah potonganya itu diambilkan dari saldo kita.35

Wawancara dan pengamatan yang peneliti lakukan tidak hanya dengan pihak driver saja, tetapi juga dengan pihak costumer, menurut ibu syamsiar selaku costumer aplikasi grab yang diwawancarai oleh peneliti terkait sistem ovo pada grab sebagai berikut:

Sistem pembayaran pada ovo dapat dilakukan ketika costumer sudah melakukan Top Up, Top Up bisa dilakukan dengan berbagai cara. Berikut ini adalah hasil dari wawancara dan pengamatan yang peneliti dilakukan berdasarkan pernyataan Bapak Masdar selaku driver Grab mengenai sistem Top Up:

Costumer melakukan Top Up kebanyakan melalui driver, karena jika pembayaran dilakukan melalui Bank/ Indomaret makan akan

34

Wawancara dengan ibu Suci Indah Sari kamis, 5 Maret 2020, pukul 13.00 WITA 35 Wawacara dengan pak dedi Kamis, 5 Maret 2020, pukul 13.30 WITA

53

dikenakan pajak sebesar 2. Misalkan Top Up 100.000 maka pajak yang dikenakan sebesar 2000, jadi harus membayar 102.000 sedangkan jika lewat driver bayarnya tetap tidak ada pajak.36

Selain itu peneliti juga mewawancarai driver mengenai minat driver ketika costumer membayar pakai ovo dan membayar dengan cara cash:

Pak supriyadi sebagai driver mengatakan bahwa beliau menyukai ketika costumer membayar dengan menggunakan ovo karena tidak repot lagi mencari kembalian ketika costumer menggunakan uang cash itu membuat repot karena harus menukarkan uang kembalian ketika costumer menggunakan uang besar. Dan keunggulan ovo apabila diketerangan aplikasi pelanggan menggunakan promo hingga hanya membayar seharga Rp.1000 ketempat tujuan itu tidak membuat kami sebagai driver rugi, karena pihak ovo tetap membayarkan kami pada harga normal tanpa promo. Jadi beliau sebagai driver tidak dirugikan sama sekali.37

2. Perbandingan dalam Transaksi Pembayaran dengan Menggunakan Sistem OVO dan Cash Pada Jasa Transportasi Online Grab di kota Makassar

Costumer lebih sering memakai sistem pembayaran ovo karena lebih mudah, ada potongan harga dan pastinya lebih murah.Sistem ovo juga lebih memudahkan dalam bertransaksi terutama untuk costumer. Selain untuk bertransaksi di Grab, saldo ovo juga bisa digunakan untuk bertransaksi di resto yang telah berkerjasama dengan grab. Letak perbedaan yang sangat signifikan

36

Wawancara dengan pak masdar Selasa, 10 Maret 2020 pukul 13. 15 WITA 37 Wawancara dengan Bapak Supriadi Selasa, 10 Maret 2020 pukul 14.00 WITA

54

pada ovo dan cash adalah ovo memakai uang digital, kalau cash memakai uang tunai langsung.Kemudian Ovo juga menguntungkan costumer karena ovo lebih murah dan cash lebih mahal.Untuk segi ke efektifannya, karena hasil pembayarannya bisa langsung diterima oleh pihak driver kemudian dari segi costumer lebih efektif cash karena bisa dibayarkan langsung tidak ada tangggungan, kalau ovo terkadang saldonya habis maka pihak driver harus menunggu.Tapi ovo juga ada sisi efektifnya yaitu pada saat costumer tidak mempunyai uang cash maka bisa menggunakan uang simpanan atau saldo pada ovo.

Resiko pada layanan ovo terhadap driver pasti ada, terutama pada pihak driver, jika ada kendala tekhnis seperti ada permasalahan kendaraan maka pihak driver yang menyelesaikan sendiri. Kalau resiko dari pihak costumer yaitu kebetulan saldo habis dan tidak cukup untuk membayar, maka secara tidak langsung harus berhutang dulu sama driver karena belum bisa membayar dihari itu juga. Kelebihan dari ovo dan cash yaitu kalau cash bisa menerima tunai secara langsung. Jadi misalkan sewaktu-waktu uang sudah ada dipegang.Kekurangannya kalau misalkan membayarnya memakai uang lebih dan tidak ada kembalian maka itu yang membingungkan.Kemudian untuk pihak costumer kelebihannya bisa langsung membayar, kemudian transparan juga sistem pembayarannya dan jumlah ongkosnya.Jadi dari pihak driver maupun costumer sama-sama tahu.Keuntungan ovo itu sendiri terutama untuk costumer yaitu pasti lebih murah, dapat point kemudian bisa ditukarkan

55

dengan voucher.Banyak jenis voucher seperti voucher makanan dan minuman dan yang lainnya. Kemudian banyak promo dan potongan harga.

Jadi dapat disimpulkan bahwa perbandingan antara sistem pembayaran menggunakan ovo dan menggunakan cash sudah sangat jelas, baik dari kelebihan dan kekurangan masing-masing.Perbedaan yang paling terlihat adalah perbedaan harganya, kalau menggunakan ovolebih murah sedangkan jika menggunakan cash lebih mahal. Kemudian dari segi ke efektian juga sangat berbeda yaitu banyak driver maupun costumer mereka mengatakan bahwa lebih efektif menggunakan cash karena uang bisa langsung dibayarkan ditempat secara tunai dan langsung bisa diterima oleh pihak driver. Kemudian untuk costumer sendiri mereka lebih banyak yang menggunakan ovo karena lebih murah.

3. Perbedaan dalam Transaksi Pembayaran dengan Menggunakan Sistem OVO dan CashPada Jasa Transportasi Online Grab di Kota Makassar di tinjau dari Hukum Ekonomi Syari’ah

Berdasarkan hasil penelitian penulis telah memenuhi rukun dan syarat ijarah.Syarat dan rukunnya yaitu:

Rukun Ijarah :

a) Aqaid, yaitu mu’jir (orang yang menyewakan) dan musta’jir (orang yang menyewa)

b) Shighat, yaitu ijab dan qabul c) Ujrah (uang sewa atau upah), dan

56

d) Manfaat baik manfaat dari suatu barang yang disewa atau jasa dan tenaga dari orang yang bekerja.

Syarat Ijarah :

1) Syarat terjadinya akad (syarat in’iqad) 2) Syarat nafadz (berlangsungnya akad) 3) Syarat sahnya akad

4) Syarat mengikatnya akad Syarat sah ijarah :

1) Kedua orang yang berakad harus tabligh dan berakal. 2) Menyatakan kerelaanya untuk melkukan akad ijarah.

3) Manfaat yang menjadi objek ijarah harus diketahui secara sempurna. 4) Objek ijarah boleh diserahkan dan dipergunakan secara langsung dan

tidak cacat.

5) Manfaat dari objek yang diijarahkan harus yang dibolehkan agama, maka tidak boleh ijarah terhadap maksiat. Seperti memperkerjakan seseorang untuk mengajarkan ilmu sihir atau mengupah orang untuk membunuh orang lain.

6) Upah/sewa dalam akad harus jelas dan sesuatu yang berharga atau dapat dihargai dengan uang sesuai dengan adat kebiasaan setempat. Kemudian berdasarkan sistematika ovo yang dijalankan oleh perusahan Grab Indonesia sebagai berikut:

1. Pihak yang bertransaksi dalam aplikasi grab adalah costumer dan perusahaan (dalam hal ini ialah Grab)

57

2. Costumer tidak memiliki rekening dalam arti rekening bank, nasabah hanya memiki rekening di aplikasi grab.

3. Customer bertransaksi langsung dengan grab dengan mendeposit sejumlah dana tersebut di ovo untuk pembayaran atas jasa grab yang akan dimanfaatkannya.

4. Grab memberikan discount tertentu kepada customer sebagai pengguna grab.

Berdasarkan gambaran tersebut, maka bisa didentifikasikan bahwa subtansi transaksinya adalah jual beli jasa untuk manfaat yang akan di serah terimakan dengan discount tertentu bagi penggguna. Akad grab bukan utang/pinjaman, tetapi jual beli jasa. Deposit itu sebagai upah yang dibayarkan dimuka. Juga costumer tidak bermuamalah dengan bank tetapi dengan pihak grab seperti halnya e-money.

Dengan demikian, berdasarkan syarat dan rukun ijarah kemudian juga berdasarkan sistem ovo, dapat disimpulkan bahwa skema ovo ini masuk dalam kategori ijarah maushufah fi dzimmah, dimana pelanggan adalah pihak ajir

(penyewaa/pengupah) dan grab adalah pihak muajir (yang

disewa/dipekerjakan) dimana deposit Top-Up adalahbentuk pembayaran ujrah dimuka. Ujrah (fee) dibayar muka, manfaat dibayar setelahnya.Karena akadnya ijarah mushufah fi dzimmah, kebijakan pemberian discount merupakan hak pihak yang menyewakan jasa grab untuk sebagai pemberian yang dibolehkan oleh syara.

58

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh: Fichqa Aprillia NIM : (Halaman 67-74)

Dokumen terkait