• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.4 Pembahasan Hasil Penelitian

4.4.1 Pengaruh Karakteristik Alam (X1) Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan (Y)

˃ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung tidak terdapat pengaruh signifikan karakteristik alam terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun.

4.4.2 Pengaruh Faktor Bencana (X2) Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan Dari pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi X2 sebesar 0,153 ˃ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung tidak terdapat pengaruh signifikan faktor bencana terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun.

4.4.3 Pengaruh Amenitas (X3) Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan (Y) Dari pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi X3 sebesar 0,889 ˃ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung tidak terdapat tidak terdapat pengaruh signifikan Amenitas terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun.

4.4.4 Pengaruh Infrastruktur (X4) Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan (Y) Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi X4 sebesar 0,786 ˃ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung tidak terdapat pengaruh signifikan infrastruktur terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun. Namun berpengaruh signifikan secara tidak langsung melalui afektif destinasi/minat berkunjung.

4.4.5 Pengaruh Afektif Destinasi/Minat Berkunjung (Z) Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan (Y)

Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Z) sebesar 0,000 ˂ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa afektif destinasi berpengaruh

69

positif dan signifikan terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun.

4.4.6. Pengaruh Secara Simultan Karakteristik Alam (X1), Faktor Bencana (X2), Amenitas (X3) dan Infrastruktur (X4) dan Afektif Destinasi (Z) terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan (Y)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi karakteristik alam (X1), faktor bencana (X2), amenitas (X3), infrastruktur (X4) dan afektif destinasi (Z) sebesar 0.000 ˂ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan atau bersama-sama karakteristik alam (X1), faktor bencana (X2), amenitas (X3), infrastruktur (X4) dan afektif destinasi (Z) berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun.

4.4.7 Pengaruh Karakteristik Alam (X1) Terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung (Z)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi X1 sebesar 0,033 ˂ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan karakteristik alam terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung pada wisata Danau Toba Kabupaten Simalungun. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik alam mempengaruhi minat berkunjung wisatawan ke Danau Toba Kabupaten Simalungun. Bahwa semakin bagus karakteristik alam di suatu tempat wisata, semakin meningkat pula minat wisatawan untuk berkunjung.

4.4.8 Pengaruh Faktor Bencana (X2) Terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung (Z)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi X2 sebesar 0,001 ˂ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan faktor bencana terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung pada wisata Danau Toba Kabupaten Simalungun. Artinya apabila tingkat bencana alam tinggi maka minat berkunjung akan menurun. Hal ini juga terlihat pada tabel data pengunjung yang sudah dijelaskan sebelumnya. Dimana pasca terjadinya bencana kapal tenggelam dan tanah longsor angka kunjungan wisatawan mengalami penurunan.

Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, dijelaskan bahwa memang terjadi penurunan tingkat kunjungan wisatawan di Danau Toba Kabupaten Simalungun terkhususnya pada objek wisata Parapat. Sebagian responden dalam penelitian ini juga menjelaskan adanya rasa takut untuk berkunjung pasca terjadinya bencana tersebut, sehingga mengurangi niat untuk berkunjung.

4.4.9 Pengaruh Amenitas (X3) Terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung(Z) Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi X3 sebesar 0,002 ˂ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan amenitas terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung pada wisata Danau Toba Kabupaten Simalungun. Artinya, semakin tinggi amenitas maka akan meningkatkan afektif destinasi/minat berkunjung wisatawan.

4.4.10 Pengaruh Infrastruktur (X4) Terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung (Z)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil nilai signifikansi X4

71

sebesar 0,178 ˃ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan infrastruktur terhadap Afektif Destinasi/Minat Berkunjung pada wisata Danau Toba Kabupaten Simalungun. Artinya insfrastruktur atau akses menuju Danau Toba Kabupaten Simalungun tidak mempengaruhi Afektif Destinasi/Minat Berkunjung wisatawan. Dan berdasarkan wawancara peneliti dengan responden bahwa sebagian besar menilai akses atau insfrastruktur pada wisata Danau Toba Kabupaten Simalungun sudah cukup baik dan terjangkau.

4.4.11 Pengaruh Karakteristik Alam (X1) melalui afektif destinasi (Z) terhadap tingkat kunjungan wisatawan (Y)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh pengaruh langsung yang diberikan (X1) terhadap (Y) sebesar -0,124. Sedangkan pengaruh tidak langsung X1 melalui Z terhadap Y adalah perkalian antara nilai beta X1 terhadap Z dengan nilai beta Z terhadap Y yaitu : 0,191 x 0,774 = 0,147. Maka pengaruh total yang diberikan X1 terhadap Y adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung, yaitu -0,124 + 0,147 = 0,023. Berdasarkan hasil perhitungan diatas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar -0,124 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,148 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X1 melalui Z mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y.

4.4.12 Pengaruh Faktor Bencana (X2) melalui afektif destinasi (Z) terhadap tingkat kunjungan wisatawan (Y)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh pengaruh langsung yang diberikan (X2) terhadap (Y) sebesar -0,104. Sedangkan pengaruh tidak langsung

X2 melalui Z terhadap Y adalah perkalian antara nilai beta X2 terhadap Z dengan nilai beta Z terhadap Y yaitu : -0,238 x 0,774 = -0,184. Maka pengaruh total yang diberikan X2 terhadap Y adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung, yaitu -0,104 + -0,184 = -0,288. Berdasarkan hasil perhitungan diatas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar -0,104 dan pengaruh tidak langsung sebesar -0,184 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X2 melalui Z mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y.

4.4.13 Pengaruh Amenitas (X3) melalui afektif destinasi (Z) terhadap tingkat kunjungan wisatawan (Y)

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh pengaruh langsung yang diberikan (X3) terhadap (Y) sebesar 0,017. Sedangkan pengaruh tidak langsung X3 melalui Z terhadap Y adalah perkalian antara nilai beta X3 terhadap Z dengan nilai beta Z terhadap Y yaitu : 0,390 x 0,774 = 0,301. Maka pengaruh total yang diberikan X3 terhadap Y adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung, yaitu 0,390 + 0,301 = 0,31886. Berdasarkan hasil perhitungan diatas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar 0,390 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,301 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih kecil dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X3 melalui Z tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y.

4.4.14 Pengaruh Infrastruktur (X4) melalui afektif destinasi (Z) terhadap tingkat kunjungan wisatawan (Y)

73

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh pengaruh langsung yang diberikan (X4) terhadap (Y) sebesar -0,030. Sedangkan pengaruh tidak langsung X1 melalui Z terhadap Y adalah perkalian antara nilai beta X1 terhadap Z dengan nilai beta Z terhadap Y yaitu : 0,154 x 0,774 = 0,119. Maka pengaruh total yang diberikan X1 terhadap Y adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung, yaitu -0,030 + 0,119 = 0,089. Berdasarkan hasil perhitungan diatas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar -0,030 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,119 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X4 melalui Z mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y.

BAB V

Dokumen terkait