• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Hasil Penelitian

Dalam dokumen PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM (Halaman 57-64)

HASIL PENELITIAN

B. Pembahasan Hasil Penelitian

1. Peran Guru PAI Dalam Meningkatkan Memotivasi Belajar Siswa Pada

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Assalam Manado.

a. Memberikan Tugas

Adapun tugas yang diberikan pada siswa, diantaranya soal yang diberikan kepada siswa bersifat mudah, dan terkadang soal yang diberikan kepada siswa berupa soal yang sulit. Hal ini diharapkan dengan soal yang sulit guru dapat

mengetahui sejauhmana kepahaman siswa tersebut terhadap materi yang diberikan.

Tugas yang diberikan pada siswa mempunyai tujuan agar siswa lebih memahami materi yang sudah dipelajari dan meningkatkan daya ingat siswa tentang materi tersebut.

b. Mengadakan Ulangan

Mengadakan ulangan adaah suatu proses untuk menentukan nilai belajar siswa yang dilaksanakan melalui kegiatan penilaian atau pengukuran belajar. Mengadakan ulangan dilakukan untuk melatih cara berfikir atau cara belajar seorang siswa dalam mengelola informasi atau ilmu yang telah siswa dapatkan. Ada beberapa cara atau teknik dalam mengadakan ulangan yaitu dengan ulangan harian, ulangan mid semester, dan ulangan semester.

c. Memberikan Hadiah

Dari hasil penelitian yang diperoleh oleh penulis dapat diketahui bahwa responden dalam proses kegiatan belajar mengajarnya pernah memberikan hadiah kepada siswa. Adapun hadiah yang pernah diberikan kepada siswa berupa memberikan pujian. Pemberian hadiah yang diberikan kepada siswa yaitu: selain nilai tambahan juga biasanya memberikan hadiah berupa buku pedoman sholat atau juz amma karena hal itu bisa bermanfaat bagi siswa. Pemberian pujian yang diberikan kepada siswa bervariasi. Ada pujian yang bersifat lisan dan ada yang bersifat tidak lisan seperti acungan jempol dan senyuman.

Adapun yang dapat menimbulkan motivasi bagi siswa yang motivasinya rendah adalah dengan adanya pemberian hadiah atau pemberian nilai, karena hal ini akan membantu sekali dalam menimbulkan motivasi pada siswa.

Motivasi belajar Pendidikan Agama Islam sangat berpengaruh terhadap kelangsungan siswa disaat belajar pelajaran tersebut. Adanya motivasi belajar pendidikan agama Islam ini sangat membantu siswa dalam menerima ataupun mempelajari pelajaran Pendidikan Agama Islam karena motivasi belajar PAI disini akan menjadikan siswa senang didalam mempelajari pelajaran PAI dan juga siswa akan mudah memahami pelajaran PAI tersebut.

2. F aktor Pendukung Dan Penghambat Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMK Assalaam Manado

a. Faktor Pendukung

Faktor pendukung adalah segala sesuatu yang menjadikan kegiatan dapat maju dan berhasil baik, sehingga yang menjadi tujuan dari kegiatan dapat tercapai dengan baik.

SMK Assalaam Manado merupakan salah satu dari lembaga pendidikan formal yang mendapat kepercayaan masyakat guna mencetak generasi muda yang memiliki sumber daya manusia yang handal. Diantara pendukung guru pendidikan agama Islam dalam menumbuhkan motivasi belajar peserta didik antara lain:

1. Faktor yang melekat pada pendidik/guru sendiri, seperti niat yang ikhlas,

tanggung jawab, amanah dari Allah swt dan orang tua untuk mencetak generasi muda berbudi pekerti luhur dan cakap, kreatif tanggap terhadap problem kehidupan baik di masyarakat, agama, negara.

2. Dukungan dari pihak sekolah seperti kesempatan guru agama dalam mengikuti workshop dan MGMP demi peningkatan kompetensi keguruannya.

3. Kondisi pembelajaran yang baik seperti pengadaan buku paket dan LKS.

4. Sarana dan prasarana yang tersedia.

5. Pelaksanaan remidi pembelajaran agama.

6. Dekat pondok pesantren, memudahkan guru bagi mereka untuk tinggal di

sana sebagai pendukung dan menimba ilmu agama Islam baginya.

b. Faktor Penghambat

Faktor penghambat adalah segala sesuatu yang dapat mengganggu jalannya kelancaran kegiatan, sehingga kegiatan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik.

Untuk mewujudkan perannya sebagai pendidik, guru Pendidikan Agama Islam di SMK Assalaam Manado mengalami kendala/hambatan dalam menumbuh kembangkan minat belajar siswa, antara lain:

1. Faktor dari dalam

a. Guru : sifat guru yang terkadang malas, kondisi kesehatan yang kurang fit,

jadwal pelajaran yang kurang tepat dan baik.

b. Murid : kesiapan anak dalam belajar, ngantuk, sikap acuh tak acuh

sehingga anak-anak meremehkan pelajaran Pendidikan Agama Islam karena tidak di UNAS kan.

a. Keluarga: lingkungan rumah tangga yang tidak mendidik, ekonomi keluarga (kemiskinan).

b. Masyarakat: masyarakat yang dekadensi moral, menyebabkan anak didik

menjadi malas belajar dan berdampak pada sifat anak yang tidak

c. Sekolah: alat/fasilitas yang kurang mendukung suasana belajar Pendidikan

Agama Islam yang kondusif, gedung/ruang yang tidak komunikatif, kondisi yang panas.

Disamping faktor pendukung faktor penghambatpun dirasakan oleh Pendidik (guru Pendidikan Agama Islam) di SMK Assalaam Manado dalam usaha meningkatkan motivasi belajar anak didiknya. Meskipun demikian, guru Pendidikan Agama Islam di SMK Assalaam Manado selalu menimalisir hambatan tersebut. Sebagaimana hasil wawancara yang peneliti dapatkan, guru Pendidikan Agama Islam tetap berusaha menurut kadar kemampuan yang dimilikinya tanpa ada unsur pemaksaan dari pihak manapun, adanya kesinambungan pembinaan dan kegiatan monitoring terhadap perilaku peserta didik, pemberian motivasi sebagai penyemangat dengan memberi gambaran masa depan yang cerah mencapai cita- cita apabila mereka berhasil dalam menuntut ilmu dan sebaliknya apabila mereka tidak berhasil, maka penyesalan yang akan mereka peroleh. Terus berusaha dengan dukungan fasilitas yang memadai untuk merealisasikannya.

BAB V

KESIMPULAN

Pada bagian akhir dari pembahasan skripsi ini, penulis mengambil beberapa kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil analisis, yang disesuaikan dengan tujuan pembahasan dalam penulisan skripsi ini. Penulis juga memberikan saran-saran yang dirasa masih relevan dan perlu, dengan harapan dapat dijadikan sebagai sumbangan pikiran bagi dunia pendidikan Islam umumnya.

A. Kesimpulan

Berpijak dari hasil penelitian yang penulis lakukan mengenai peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Assalaam Manado dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar

siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Assalaam Manado adalah dengan cara memberikan tugas kepada siswa berupa tugas individu dan tugas kelompok, mengadakan ulangan harian dan ulangan semester, memberikan hadiah kepada siswa yang berprestasi sehingga menumbuhkan semangat baru bagi siswa dan berlomba-lomba untuk mendapatkan hadiah tersebut, menumbuhkan motivasi kepada siswa dengan cara mengaitkan materi dengan kejadian-kejadian yang ada pada saat ini.

2. Faktor pendukung guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Assalaam Manado meliputi faktor kewajiban seperti tanggung jawab dan amanah dari Allah swt, kondisi pembelajaran yang baik sehingga memudahkan guru dalam memahami dan menggunakan media, adanya buku paket LKS, adanya sarana dan prasarana yang disediakan pihak sekolah, dan adanya remedial yang membantu guru memahami, mengetahui siswa yang masih mengalami kesulitan belajar.

3. Faktor penghambat guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan

motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Assalaam Manado meliputi latar belakang yang berbeda, memotivasi belajar siswa karena materi Pendidikan Agama Islam sangat banyak, sehingga diperlukan konsentrasi dan kesungguhan untuk belajar, kurangnya media pembelajaran di sekolah, serta kurangnya kesiapan belajar dari siswa karena kesiapan siswa untuk belajar terkendala oleh ruang yang tidak mendukung proses pembelajaran.

B. Saran

Berdasarkan dari hasil penelitian dan dari kesimpulan diatas ada beberapa saran yang dapat diajukan diakhir penelitian, diantaranya sebagai berikut:

1. Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar

siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam hendaknya lebih ditingkatkan lagi, karena motivasi belajar siswa terkadang berubah

sehingga seorang guru harus memahaminya. Adapun dalam meningkatkan motivasi belajar siswa hendaknya seorang guru bisa menciptakan suasana yang menyenangkan didalam kelas dan metode pengajarannya lebih ditingkatkan, seperti menggunakan media pembelajaran audio visual (misalnya VCD dan TV) dalam kegiatan belajar mengajarnya sehingga siswa tidak bosan dalam menerima materi pelajaran.

2. Hendaknya pada awal pelejaran dilaksanakan pre-test tentang materi yang

sudah dipelajari atau materi yang akan dipelajari. Pada akhir pelajaran

hendaknya melaksanakan post-test sebelum pelajaran usai. Hal tersebut

dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa setiap waktu. Selain cerdas cermat, kegiatan yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi

Dalam dokumen PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM (Halaman 57-64)

Dokumen terkait