• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. METODE PENELITIAN

D. Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan pegawai di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang berada dalam kategori baik, hal tersebut ditinjau dari aspek kualitas, ketetapan waktu, kemampuan, motivasi

60

dan kedisiplinan. Dari indikator kualitas kinerja Menurut Mitchel dalam Sedarmayanti (2001:51) indikatornya; hasil kerja yang diperoleh, kesesuaian hasil kerja dengan tujuan organisasi dan manfaat hasil kerja, terlihat pada jawaban responden yang pada umumnya memberikan jawaban pada kategori baik meliputi, penyelesaian pekerjaan dalam memberikan pelayanan sesuai yang diharapkan oleh pimpinan akan sangat menunjang dalam pencapaian kinerja pelayanan yang baik. Kemampuan indikatornya; kemampuan yang dimiliki, keterampilan yang dimiliki,kemampuan memanfaatkan sumber daya atau potensi, dari jawaban responden yang memberikan kategori baik terhadap kemampuan kerja yang mencakup pada penilaian terhadap keterampilan dan pengembangan pengetahuan yang dimiliki oleh pegawai. Ketepatan waktu Indikatornya; penataan rencana kegiatan/rencana kerja, ketepatan rencana kerja dengan hasil kerja, terlihat dari jawaban responden dalam ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas sudah dalam kategori baik. Dari indikator motivasi meliputi : pemberian ide/gagasan dalam berorganisasi, tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, terlihat dari jawaban responden yang memberikan kategori baik yang mencakup pada inisiatif yang tinggi tanpa ada balasan atau umpan balik, kerja keras yang dimiliki akan tercapai hasil kerja yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan timbul dorongan dari diri pegawai masing-masing terhadap proses pelayanan yang diberikan sehingga tercipta kinerja pelayanan yang baik. Dari indikator kedisiplinan kerja meliputi disiplin kerja dalam mematuhi peraturan, di lihat dari tabel jawaban responden diatas yang

memberikan kategori baik meliputi pada keseragaman berpakaian dan kehadiran sangat penting terhadap absesnsi pegawai.

E. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pelayanan Di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang

Adapun faktor – faktor kinerja pelayanan pegawai di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang, yang dijelaskan dari hasil penelitian tersebut mencakup pada faktor penghambat yang dinilai dari:

a. Kualitas kerja terhadap kebutuhan masyarakat mencakup pada sarana dan prasaranan yang masih belum memberikan kenyamanan saat bekerja, seperti peralatan komputer dalam memberikan pelayanan cukup kurang, untuk itu perlu ada perhatian kepada pimpinan agar dapat melengkapi dalam menunjang kelancaran pegawai untuk menyelesaikan pekerjaan.

b. Ketetapan waktu kerja yang belum mencapai yang diharapkan karena dari hasil penelitian diatas memberikan pandangan bahwa dalam ketetapan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan seperti, pengurusan surat izin, surat keterangan membutuhkan berapa lama waktu untuk mengurusnya, akan tetapi dari sebagian pegawai sudah memberikan hasil yang baik yang mereka berikan.

c. Kedisiplinan pegawai masih kurang disiplin terlihat dari kerja belum optimal seperti ketidak kesesuaian jadwal waktu saat bekerja pegawai masih ada yang pulang kerja belum sesuai jam pulang kantor untuk itu masih perlu diperhatikan.

62

Dari faktor penghambat yang sudah dijelaskan dari hasil penelitian diatas, adapun faktor yang mendukung kinerja pelayanan pegawai di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang dinilai dari

a. Kemampuan kerja dalam hal mengenai kurang pengetahuan, kebanyakan pegawai masih ada yang belum mengusai alat alat perlengkapan, seperti komputer yang masih mengharapkan bantuan dari rekan kerja dalam menyelesaikan surat-surat dan dokumen lain.

b. Motivasi dalam memberikan pelayanan terhadap tanggung jawab yang diberikan kepada pimpinan, motivasi merupakan serangkaian usaha-usaha di dalam rangka memberikan motivasi (dorongan), harapan dan insentif kepada pegawai agar dapat terpenuhi kebutuhannya dan pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja dan semangat kerja dalam mencapai visi organisasi.

Dalam menjalankan tugasnya pegawai yang beri tugas oleh pemimpin, dari hasil tugas dan tanggung jawabnya pimpinan sering memberikan penghargaan dan insentif bagi pegawai yang melaksanakan pekerjaan yang penuh rasa tanggung jawab dan yang bekerja diluar jam kerja. Menyangkut pemberian kenaikan pangkat bagi pegawai telah dilaksanakan mengacu pada ketentuan perundang undangan yang berlaku.

63 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan pegawai negeri sipil di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang berada pada kategori baik, karena berdasarkan hasil dari akumulasi data secara umum dari kelima indikator terhadap kinerja pelayanan pegawai negeri sipil di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang sudah mengalami kemajuan kerja, efektif dan efesien.

1. Kinerja Pelayanan Pegawai Negeri Sipil yang dinilai dari :

a. Kualitas kinerja pelayanan pegawai berada pada kategori baik, sikap dan perilaku, standar pelayanan, merasa senang dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab, kenyamanan dalam memberikan sarana dan prasarana, memberikan perhatian yang tinggi.

b. Ketetapan waktu kinerja pelayanan pegawai sudah berada pada kategori baik, seperti berapa lama waktu dalam menyelesaikan surat atau laporan, dilihat dari jadwal pelayanan, dengan datang bekerja semua pekerjaan terselesikan tepat waktu, dengan waktu pulang kerja pekerjaan diselesaikan dengan cepat.

c. Kemampuan kinerja pelayanan pegawai sudah berada pada kategori baik, seperti menyelesaikan tugas dengan tepat waktu, hasil kerja dapat diterima dengan baik oleh pimpinan, dengan kuranyanya memiliki kreatifitas dalam bekerja.

64

d. Motivasi kinerja pelayanan pegawai sudah berada pada kategori baik, seperti kebutuhan pelayanan disesuaikan dengan beban kerja, dengan usaha dengan sekuat tenaga pekerjaan yang diberikan atasan dapat ditangani, kerja keras, kemampuan dan keterampilan, selalu berinisiatif tanpa menunggu perintah.

e. Kedisiplinan kinerja pelayanan pegawai sudah berada pada kategori baik, seperti standar yang sudah ditetapkan, memberikan kewenangan dan tanggung jawab, pekerjaan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, disiplin kerja mematuhi dan mentaati peraturan yang telah ditetapkan, jadwal kerja disesuaikan dengan jam masuk dan jam pulang kantor, sesuai dengan peraturan jika melanggar bersedia dikenakan sanksi, absensi kehadiran, dan mengenakan seragam kerja.

2. Faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan umum, dilihat dari faktor penghambat kualitas kerja seperti keterampilan dan pengetahuan masih perlu ditingkatkan, ketetapan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan, dan kedisiplinan. Sedangkan faktor yang mendukung kinerja pelayanan pegawai seperti motivasi kinerja pelayanan dalam kebutuhan pelayanan, dari beberapa pegawai sudah memperhatikan tugas dan tanggung jawab yang ditugaskan oleh pimpinan dan kemampuan kerja dalam memenuhi standar dalam proses pelayananan.

B. SARAN

Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian yang dipaparkan diatas, maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut:

1. Faktor kualitas kerja, ketetapan waktu, kemampuan, motivasi, dan kedisiplinan dalam kinerja pelayanan pegawai negeri sipil di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang mempunyai pengaruh terhadap produktifitas dan efektifitas kinerja pelayanan pegawai maka diharapkan agar kualitas kerja, ketetapan waktu, kemampuan, motivasi, dan kedisiplinan lebih ditingkatkan agar dapat menghasilkan kinerja yang sesuai yang diharapkan sebelumnya.

2. kelengkapan fasilitas kerja sebaiknya lebih maksimal lagi.

3. Pegawai di kantor Sekretariat Pemerintah harus lebih meningkatkan kinerjanya lagi dengan meningkatkan kemampuan dan motivasi yang paling utama kedisiplinan.

66

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, Ma’ruf. 2014, Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan, Aswaja Prasindo, Yongyakarta

Danim, Sudarman. 2008, Kinerja Staf dan Organisasi, CV Pustaka Setia, Bandung

Hartini, Sri,.Setiajeng Kadarsih dan Tedi Sudrajat. 2014, Hukum Kepegawaian Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta.

Moeheriono, 2012, Pengukuran Kinerja berbasis Kompetensi, Grafindo Persada, Jakarta

Mangkunegara, Anwar. 2000. Manajemen sumber Daya Manusia Perusahaan.

Remaja Rosdakarya, Bandung

Mangkunegara, Anwar Prabu, 2005. Evaluasi kinerja, Refika Aditama, Bandung

Nawawi, Ismail. 2013, Budaya Organisasi Kepemimpinan dan Kinerja, Kencana Prenadamedia, Jakarta

Rivai, Veithzal, 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahan, dari Teori ke Praktik, PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sinambela, Lijan Poltak. 2010 , Reformasi Pelayanan Publik, PT Bumi Aksara, Jakarta.

Sinambela, Lijan Poltak. 2011 , Reformasi Pelayanan Publik, PT Bumi Aksara, Jakarta.

Sugiono, 2012, Metode Penelitian Administrasi, Alfabeta, Bandung.

Surjadi, 2012, Pengembangan Kinerja Pelayanan Publik, PT Rafika Aditama, Bandung.

Wibowo, 2007, Manajemen Kinerja, Raja Grafindo Persada, jakarta.

Wirawan, 2009, Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia, Salemba Empat Jakarta.

Yayasan Widyatama, 2013-2014, Peraturan Kepegawaian, Universitas Widyatama, Bandung

Badan Kepegawaian Negara, Profil Badan Kepegawaian negara, 2003 www.google .com(didownload tanggal 13 Maret 2015)

Undang – undang

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian

Akses Internet

download.portalgaruda.org/article.php?...Analisis%20kinerja%20...

oleh ud h a - 2012

repository.unand.ac.id/.../Analisis_Kinerja_Pegawai_Sekreta...

eprints.undip.ac.id/14752/1/img-517074816.pdf (analisi kinerja pelayanan publik)

Dokumen terkait