BAB V PENUTUP
C. Saran
Bagi para peneliti selanjutnya, sebaiknya menambahkan data mengenai jumlah jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan dan penghasilan WP OP yang berada di KPP Pratama Mataram Barat.
86
DAFTAR PUSTAKA
Budi R, Ikhsan. 2007. “Kajian Terhadap Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak”. Jurnal Akuntansi ,Manajemen Bisnis san Sektor Publik. Vol. 3. (Juni). No. 3: 288-310.
Hardiyansyah. 2011. Kualitas Pelayanan Publik Konsep, Dimensi, Indikator dan Implementasinya. Cetakan I. Penerbit Gava Media, Yogayakarta.
Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 1999. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Edisi Pertama. BPFE, Yogyakarta.
Jatmiko, Agus Nugroho. 2006. “Pengaruh Sikap Wajib Pajak Pada Pelaksanaan Sanksi Denda, Pelayanan Fiskus dan Kesadaran Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Empiris Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Semarang)”. Tesis Dipublikasikan. Universitas Diponegoro, Semarang. eprints.undip.ac.id/15261/1/Agus_Nugroho_Jatmiko.pdf. Diakses tanggal 10 Agustus 2012.
Kuncoro, Mudrajad. 2009. Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi Bagaimana Meneliti dan Menulis Tesis. Edisi Ketiga. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Maharia, Gapong. 2011. “Pengaruh Wajib Pajak dalam Memoderasi Hubungan antara Pelayanan Pajak dengan Persepsi Penerimaan Pajak”. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.
Mardiasmo. 2011. Perpajakan. Edisi Revisi 2011. Penerbit Andi, Yogyakarta. Menteri Keuangan. 2012. Realisasi Tax Ratio 2011 Naik Satu Persen.
http://www.pajak.go.id/content/menteri-keuangan-realisasi-tax-ratio-2011-naik-satu-persen. Diakses tanggal 10 Januari 2012.
Muliari, Ni Ketut dan Putu Ery Setiawan. 2009. “Pengaruh Persepsi Tentang Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak Pada Kepatuhan Pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur. Skripsi Dipublikasikan. Universitas Udayana, Denpasar. ojs.unud.ac.id/index.php/jiab/issue/view/421. Diakses tanggal 15 September 2012.
Novitasari, Fin-Fin. 2009. “Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Memenuhi Kewajiban Pajak”. Skripsi Dipublikasikan. Universitas Kristen Petra, Surabaya. dewey.petra.ac.id/jiunkpe_dg_8814.html. Diakses tanggal 10 Agustus 2012.
Pandiangan, Liberti. 2008. Modernisasi & Reformasi Pelayanan Perpajakan Berdasarkan UU Terbaru. Cetakan Pertama. PT Elex Media Komputindo, Jakarta.
Prabawa, Made Adi Mertha. 2012. “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Sikap Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Badung Utara”. Media Bina Ilmiah. Vol 6. (Maret) No. 2: 51-55.
Pramuditha, Christiani Maria. 2010. “Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Orang Pribadi Mengenai Undang-Undang Pajak Penghasilan Terhadap Pelaksanaan Self Assessment System (Studi Survei pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees)”. Skripsi Dipublikasikan. Universitas Widyatama, Bandung. dspace.widyatama.ac.id/jspui/handle/123456789/1433. Diakses tanggal 15 September 2012.
Priyatno, Duwi. 2011. Buku Saku SPSS Analisis Statistik Data Lebih Cepat, Efisien, dan Akurat. Cetakan Pertama. Penerbit MediaKom, Yogyakarta.
Rahayu, Siti Kurnia. 2010. Perpajakan Indonesia Konsep dan Aspek Formal. Edisi Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Romandana, Anggraini. 2012. “Pengaruh Pengetahuan Pajak, Persepsi Petugas Pajak dan Sistem Administrasi Pajak terhadap Tingkat Kepatuhan WP OP”. Skripsi Dipublikasikan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas, Surabaya. http://katalog.lbrary.perbanas.ac.id/download-6190_artikel%20Ilmiah.pdf. Diakses tanggal 5 Februari 2013.
Rustiyaningsih, Sri. 2011. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak”. Widya Warta. (Juli). Tahun XXXV. No.02: 44-54.
Santoso, Singgih. 2010. Statistik Parametrik Konsep dan Aplikasi Dengan SPSS. PT Elex Media Komputindo, Jakarta.
Simanjuntak, Timbul Hamonangan dan Imam Mukhlis. 2012. Dimensi Ekonomi Perpajakan Dalam Pembangunan Ekonomi. Cetakan Pertama. Penerbit Raih Asa Sukses, Jakarta.
Sujarweni, V Wiratna dan Poly Endrayanto. 2012. Statistik untuk Penelitian. Cetakan Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Suliyanto. 2007. Metode Riset Bisnis. Edisi I. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Sugiyono. 2012. Statistika untuk Penelitian. Cetakan Ke-20. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Cetakan Ke-15. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Sumarni, Murti dan Salamah Wahyuni. 2006. Metodologi Penelitian Bisnis. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Supriyati dan Nur Hidayati. 2008. “Pengaruh Pengetahuan Pajak dan Persepsi Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak”. Akuntansi dan Teknologi Informasi. Vol. 7. (Mei). No. 1: 41-50.
Susianti, Dewi. 2006. “Pemahaman Wajib Pajak Badan terhadap Pajak Penghasilan”. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.
Sutanto, Melina. 2009. “Pengaruh Kepatuhan Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak dan Jumlah Pemeriksaan Pajak terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan di Kantor Pelayanan Pajak Mataram”. Skripsi Dipublikasikan. Universitas Kristen Petra, Surabaya. dewey.petra.ac.id/jiunkpe_dg_14483_9.html. Diakses Tanggal 10 Agustus 2012.
Taniredja, Tukiran dan Hidayati Mustafidah. 2011. Penelitian Kuantitatif (Sebuah Pengantar). Cetakan Kesatu. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Tarjo dan Indra Kusumawati. 2006. “Analisis Perilaku Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Pelaksanaan Self Assessment System: Suatu Studi di Bangkalan”. JAAI. Vol 10. (Juni). No1: 101-120.
Umar, Husein. 2003. Metode Riset Bisnis Panduan Mahasiswa untuk Melaksanakan Riset Dilengkapi Contoh Proposal dan Hasil Riset Bidang Manajemen dan Akuntansi. Cetakan Kedua. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007, tentang “Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan”.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 Tentang “Pajak Penghasilan”.
Widodo, Widi. 2010. Moralitas, Budaya, dan Kepatuhan Pajak. Cetakan Kesatu. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Wulandari, Monica Indah. “Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Melaksanakan Kewajiban Pajak Penghasilan”. Skripsi Dipublikasikan. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
KATA PENGANTAR
Kepada
Yth. Bapak/Ibu/Saudara/Saudari di-
Tempat
Dengan segala kerendahan hati perkenankanlah saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi, pada kesempatan ini memohon kepada Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk meluangkan waktu mengisi kuisioner ini.
Adapun judul penelitian saya adalah “Pengaruh Pengetahuan Pajak,
Kualitas Pelayanan dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak
Orang Pribadi”.
Hasil penelitian ini hanya untuk kalangan sendiri dan saya berjanji untuk menjamin kerahasiaannya. Oleh karena itu, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk mengisi kuesioner ini sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Demikian permohonan saya, atas bantuan dan kerja sama Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari, saya ucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
A. Identitas Responden:
1. Nama : ________________________________(boleh dikosongkan) 2. Umur : Tahun
3. Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan 4. Pendidikan Terakhir : SLTP/SMP SLTA/SMA D – 3/AKADEMIKA Jenjang S – 1 Jenjang S – 2 Lain –lain ………. 5. Pekerjaan :
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Karyawan Swasta
Wiraswasta
Lain –lain ………..
6. Berapakah jumlah penghasilan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari setiap bulannya? Kurang dari Rp 1.500.000 Rp 5.000.000 – Rp 7.000.000 Rp 1.500.000 – Rp 3.000.000 Rp 7.000.000 – Rp 9.000.000 Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000 Lebih dari Rp 9.000.000
7. Sejak kapan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)?
Tahun 2012 Tahun 2008 Tahun 2011 Tahun 2007 Tahun 2010 Tahun 2006 Tahun 2009
B. Petunjuk pengisian:
1. Bacalah setiap pertanyaan dengan seksama. 2. Pastikan anda tidak melewati 1 (satu) nomor pun.
3. Jawablah pertanyaan sesuai dengan pendapat Saudara dengan memberikan tanda silang (X) pada setiap pertanyaan dan kolom yang telah tersedia. 4. Alternatif jawaban tersebut adalah sebagai berikut:
SS : Sangat Setuju S : Setuju
N : Netral TS : Tidak Setuju
STS : Sangat Tidak Setuju
C. Pernyataan
1. Instrumen Pengetahuan Pajak
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Pajak selaku instrumen hukum yang diatur oleh Undang-Undang adalah suatu kewajiban yang mengikat bagi setiap warga negara (Wajib Pajak).
2 Pajak mempunyai sifat memaksa.
3 Pajak merupakan penerimaan negara yang digunakan untuk mengarahkan kehidupan masyarakat menuju kesejahteraan.
4 Setiap Wajib Pajak (WP) diharuskan
memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 5 NPWP dapat digunakan sebagai tanda
pengenal diri atau identitas WP.
6 Dalam hal berhubungan dengan dokumen perpajakan, WP diwajibkan mencantumkan NPWP yang dimilikinya .
7 WP seharusnya menghitung dan menetapkan sendiri jumlah pajak yang terutang melalui pengisian formulir Surat Pemberitahuan (SPT).
8 WP wajib mengisi dan menyampaikan SPT dengan benar, lengkap, jelas dan
2. Instrumen Kualitas Pelayanan
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Petugas sopan dan memberikan pelayanan dengan baik.
2 Petugas memberikan pelayanan dengan cepat dan memuaskan.
3 Petugas tanggap dan sangat membantu. 4 Petugas senantiasa memperhatikan
keberatan Wajib Pajak (WP) atas pajak yang dikenakan.
5 Penyuluhan yang dilakukan oleh petugas dapat membantu pemahaman anda mengenai hak dan kewajiban anda selaku WP
6 Teknologi yang digunakan KPP sudah cukup modern.
7 Gedung KPP sudah cukup memadai (bersih, rapi dan nyaman).
3. Instrumen Sanksi Perpajakan
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Sanksi perpajakan merupakan alat pencegah (preventif) agar Wajib Pajak (WP) tidak melanggar norma perpajakan. 2 Peraturan perpajakan sudah dilaksanakan
secara merata/ adil untuk semua masyarakat.
3 Peraturan pajak sudah seimbang antara hak dan kewajiban WP.
4 Denda sebesar 2% per bulan yang dikenakan pada WP adalah wajar.
4. Instrumen Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
No Pernyataan SS S N TS STS
1 Dalam 2 tahun terakhir saya
menyampaikan atau melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan tepat waktu
2 Saya selalu menyampaikan SPT Tahunan sebelum jatuh tempo
3 Dalam 2 tahun terakhir saya
menyampaikan SPT Masa (bulanan) dengan tepat waktu
4 Saya selalu menyampaikan SPT Masa sebelum jatuh tempo
5 Saya tidak pernah dikenakan sanksi administrasi atau denda oleh Dirjen Pajak berkaitan dengan SPT Tahunan dan Masa