• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PELAKSANAAN PENELITIAN

B. Pembahasan Per Siklus

Hasil penelitian tindakan kelas tentang puasa sunah dilakukan dalam 3 siklus yang didapat dari hasil pengamatan tiap siklus adalah sebagai berikut: 1. Pembahasan Hasil Penelitian Siklus I

Penelitian tindakan kelas siklus I, siswa melaksanakan pembelajaran tentang macam-macam puasa sunah dan hari-hari yang disunahkan untuk berpuasa. Siswa diharapkan mampu menyebutkan macam-macam puasa sunah dan hari-hari yang disunahkan untuk melakukan puasa, serta melaksanakan puasa sunah.

Setelah diamati siswa tersebut di dalam kelas tidak memperhatikan penjelasan guru serta tidak bersungguh-sungguh dalam belajar. Di kelas selalu mengganggu temannya, bergurau. Setelah ditegur dan diingatkan barulah memperhatikan nasihat guru, dan ada yang diam saja karena kondisi IQ nya lemah.

Siswa yang mendapat nilai cukup baik ada 5 siswa. Setelah diamati, siswa tersebut kelihatannya memperhatikan tetapi kurang konsentrasi penuh sehingga kurang memahami penjelasan dari guru.

Siswa yang mendapat nilai sangat baik ada 2 siswa. Anak tersebut memang cukup pandai di kelas. Mereka selalu memperhatikan penjelasan guru dan selalu melaksanakan tugas sehingga memperoleh nilai yang bagus. Mereka juga sudah terbiasa dibimbing oleh orang tuanya untuk melaksanakan puasa sunah walaupun hanya puasa sunah senin dan kamis.

Secara garis besar sikap siswa dalam proses pembelajaran pada siklus 1 ini menunjukkan hal-hal sebagai berikut:

a. Sebagian siswa tidak memperhatikan penjelasan guru b. Siswa kurang berkonsentrasi dalam pembelajaran

c. Siswa memperhatikan penjelasan guru tapi daya ingatnya lemah d. Siswa merasakan hal baru apa yang dilakukan guru

Pelaksanaan pembelajaran siklus I ini masih terdapat kekurangan dan kegagalan, sehingga perlu adanya perbaikan untuk dilakukan pada siklus berikutnya.

Perbaikan-perbaikan itu antara lain :

a) Guru harus terampil memotivasi siswa sehingga siswa aktif bertanya dan menjawab pertanyaan.

b) Guru harus kreatif dalam membimbing dan mengarahkan siswa sehingga siswa diperhatikan

c) Guru harus dapat mengendalikan suasana kelas agar tidak gaduh d) Guru harus bersemangat dalam menyampaikan penjelasan materi

2. Pembahasan Hasil Penelitian Siklus II

Dalam penelitian siklus II, siswa melaksanakan pembelajaran tentang puasa sunah. Siswa diharapkan mampu menyebutkan macam-macam puasa sunah, menyebutkan hari-hari yang disunahkan berpuasa dan melaksanakan puasa sunah.

Berdasarkan analisis yang diperoleh pada siklus II, dari 13 siswa sudah ada perubahan ke arah perbaikan, tetapi masih ada siswa yang belum mampu mengerjakan soal yaitu ada 4 siswa. Mereka memperhatikan ketika kegiatan belajar mengajar dilaksanakan tetapi kebiasaan mereka selalu bermain sendiri dan daya ingatnya lemah. Sehingga mereka belum memperoleh hasil yang baik dan memerlukan perhatian khusus.

Siswa yang memperoleh nilai cukup ada 6 siswa. Siswa memperhatikan penjelasan guru dan konsentrasi sehingga sedikit-demi sedikit mampu memahami materi. Siswa yang memperoleh nilai baik atau dapat mengerjakan

memperhatikan dan bersungguh-sungguh dalam menerima pelajaran. Tetapi masih juga perlu bimbingan agar tidak terpengaruh oleh kekurangan dan kelemahan siswa lain.

Hasil penelitian siklus II dapat dilihat perubahan sikap siswa dalam proses pembelajaran yaitu :

a. Siswa mulai aktif dan memperhatikan penjelasan guru, walaupun masih ada yang bermain sendiri.

b. Siswa bersungguh-sungguh tekun dan bertanggung jawab selama proses pembelajaran.

c. Siswa mulai aktif dalam melaksanakan tugas dari guru. d. Siswa mulai aktif melakukan tanya jawab

Dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus II masih terdapat kekurangan-kekurangan perlu adanya perbaikan-perbaikan yang dilakukan pada siklus berikutnya yaitu :

a. Guru harus lebih sabar dalam memberikan penjelasan

b. Guru harus lebih dekat dengan siswa sehingga tidak ada perasaan takut pada anak didik

c. Guru dalam memotivasi siswa hendaknya dapat membuat siswa merasa nyaman dalam belajar mengajar

3. Pembahasan Hasil Penelitian Siklus III

Pada siklus III, guru melaksanakan pembelajaran tentang puasa sunah dengan metode tanya jawab. Analisis data yang diperoleh siswa lelah melaksanakan pembelajaran dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil nilai yang memuaskan, yaitu 6 siswa mendapat nilai sangat baik, 5 siswa mendapat nilai cukup baik dan 2 siswa mendapat nilai kurang. Walaupun masih ada siswa yang nilainya kurang dari 60 tapi hasilnya sudah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 84,61 %.

Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara belajar aktif metode tanya jawab memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II dan III) yaitu masing-masing 53,84 %, 69,23 % dan 84,61 %. Pada siklus III ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapai.

Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dalam setiap siklus mengalami peningkatan yaitu 41,89 %, 62,33 %, dan 82%. Hal ini berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata semua pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan.

Ada dua siswa yang mendapat nilai kurang, hal ini disebabkan oleh daya ingat dalam berfikir rendah. Di kelas anak tersebut kesulitan untuk mengikuti pelajaran, kurang konsentrasi dan belum bisa menyesuaikan diri.

BABY

PENUTUP

A. Kesimpulan

Prestasi belajar fiqih siswa kelas IV MI Wonokerto Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang pada materi puasa sunah dapat ditingkatkan melalui metode tanya jawab. Metode tanya jawab ini diperlukan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap apa yang disampaikan guru melalui metode ceramah. Sebagai awal dalam proses pendidikan, tanya jawab merupakan cara yang sangat efektif untuk membuat kelas menjadi lebih hidup. Karena siswa tidak mendengarkan ceramah saja. Dengan tanya jawab partisipasi siswa lebih besar dan berusaha mendengarkan pertanyaan dengan baik dan mencoba menjawab dengan tepat, sehingga anak menerima pelajaran dengan aktif berpikir dan tidak pasif.

Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Penerapan metode tanya jawab dalam pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, siswa lebih antusias dan bersemangat dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan yang terjadi dalam setiap siklusnya yaitu berturut-turut 41,89 %, 62,33 %, dan 82 %.

2. Pembelajaran dengan cara belajar aktif melalui metode tanya jawab memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Terutama dalam

kemampuan klasikalnya yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (53,84%), siklus II (69,23%) dan siklus III (84,61%).

B. Saran

Dari hasil yang diperoleh dari uraian sebelumnya agar proses belajar mengajar fiqih lebih efektif dan memberikan hasil yang optimal bagi siswa, maka disampaikan saran sebagai berikut:

1. Untuk melaksanakan belajar aktif memerlukan persiapan yang cukup matang sehingga guru harus mampu menentukan atau memilih topik yang benar-benar bisa diterapkan dengan cara belajar aktif melalui metode tanya jawab, sehingga diperoleh hasil yang optimal.

2. Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa, guru hendaknya lebih sering mengadakan tanya jawab dan mengajak siswa untuk melaksanakan puasa sunah, sehingga siswa nantinya akan dapat membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Perlu adanya penelitian lebih lanjut, karena hasil penelitian ini hanya dilakukan secara singkat.

4. Untuk penelitian yang serupa hendaknya dilakukan perbaikan-perbaikan agar diperoleh hasil yang baik.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu. 2004. Psikologi Belajar. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Arief, Armai. 2002. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam : Jakarta Ciputat. Press.

Arifin, Zaenal. 1990. Evaluasi Instruksional Prinsip Teknik Prosedur. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : PT. Bumi Aksara. Daradjat, Zakiyah. 1996. Metodologi Pengajaran Agama Islam, Jakarta : Bumi

Aksara.

Depdikbud. 1997. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Revisi, Jakarta : Balai Pustaka.

Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. 2004. Standar Kompetensi

Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta : Depag.

Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. 2004. Pedoman Khusus Fiqih.

Jakarta: Depag.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Fauzi, Ahmad. 1999. Psikologi Umum. Bandung : CV. Pustaka Setia.

Ismail. 2008. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM, Semarang : Rasail Media Group.

Karim, Syafi’i. 1991. Fiqih Usul Fiqih. Solo : CV. Pustaka Setia.

Popham, James. 2005. Teknik Mengajar Secara Sistematis. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Purwanto, Ngalim. 2003. Psikologi Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya. Roestiyah. 1990. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Bina Aksara.

Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung : PT. Remaja, Rosdakarya.

Syarifun, Amir. 2003.Garis-garis Besar Fiqih. Jakarta : Prenada Media. Winkel, WS. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta : Grasindo.

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu MI Wonokerto Fiqih I V/ I I

Mampu memahami dan melakukan puasa sunah 2 x 35 menit

Kompetensi Dasar

Materi

Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian

Alokasi

Waktu Sumber Belajar 4.1 Melaksanakan Puasa sunah - Mengidentifikasi 4.1.1 Menyebutkan Jenis tes : 2 x 35 Buku pelajaran puasa sunah macam-macam puasa macam-macam Tes menit fiqih kelas IV,

sunah puasa sunah. tertulis LKS - Menyebutkan contoh 4.1.2 Menyebutkan

hari-hari-hari yang hari yang disunahkan untuk disunahkan untuk berpuasa berpuasa

- Mau melaksanakan 4.1.3 Melaksanakan puasa puasa sunah sunah

Dokumen terkait