Penilaian Keterampilan
2. Pembahasan/Refleksi (45 meninit)
Guru dan pesera didik membahas soal-soal ulangan harian 3/melakukan refleksi terhadap indikator pencapaian kompetensi.
l. Penilaian
1. Sikap Spiritual
a. Teknik penilaian : observasi guru
b. Bentuk instrumen : lembar observasi sikap spiritual c. Kisi-kisi
No. Sikap/Nilai Butir lnstrumen
1. Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa. 1, 2, dan 3
2. Menerapkan nilai-nilai agama dalam setiap kegiatan. 4, 5, dan 6
lnstrumen: lihat lampiran 1 2. Sikap Sosial
a. Teknik penilaian : observasi guru
b. Bentuk instrumen : lembar observasi sikap sosial c. Kisi-kisi
No. Sikap/Nilai Butir lnstrumen
1. Jujur 1 dan 2 2. Disiplin 3
3. Tanggung jawab 4 dan 5
4. Toleransi 6 dan 7
5. Gotong royong 8, 9, dan 10
6. Sopan santun 11 dan 12
7. Percaya diri 13,14, dan 15
lnstrumen: lihat lampiran 1 3. Pengetahuan
a. Teknik penilaian : tes tertulis
b. Bentuk instrumen : soal pilihan ganda dan uraian c. Kisi-kisi
No. lndikator Butir lnstrumen
1. Menjelaskan produk tanaman hias. 1
2. Menjelaskan budi daya tanaman hias. 2
3. Menjelaskan sumber daya tanaman hias. 3
4. Menjelaskan wirausaha di bidang tanaman hias. 4
lnstrumen: lihat lampiran 2
b. Bentuk instrumen : lembar penilaian diskusi kelompok c. Kisi-kisi:
No. Keterampilan Butir lnstrumen
1. Ide/gagasan 2. Kreativitas
3. Kesesuaian prosedur kerja 4. Uji karya
5. Estetika 6. Bentuk laporan 7. Presentasi 8. Sikap
lnstrumen: lihat lampiran 3
Menyetujui,
_,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,
NIP NIP
PEGANGAN GURU Prakarya dan Kewirausahaan Xb
57
Lampiran 1
Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial
No. Perilaku yang Diharapkan Skor
1. Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu. 2. Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bangsa Indonesia.
3. Memelihara hubungan baik dengan sesama umat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. 4. Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
5. Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut. 6. Menghormati orang lain menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya.
Jumlah skor maksimal: 24
Nilai sikap spiritual = J u m l a h skor perolehan
Jumlah skor maksimal
x 100
Lembar Observasi Sikap Sosial
No. Perilaku yang Diharapkan Skor
1. Membuat laporan berdasarkan data atau informasi apa adanya. 2. Tidak menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan.
3. Patuh pada tata tertib atau aturan bersama/sekolah. 4. Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan. 5. Melaksanakan tugas dengan baik.
6. Mampu dan mau bekerja sama dengan siapa pun yang memiliki keberagaman latar belakang, pan- dangan, dan keyakinan. 7. Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan diri kepada orang lain.
8. Terlibat aktif dalam kerja bakti membersihkan kelas atau sekolah. 9. Aktif dalam kerja kelompok.
10. Mendorong orang lain untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama. 11. Menghormati orang yang lebih tua.
12. Bersikap 3S (salam, senyum, sapa)
13. Berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu. 14. Berani presentasi di depan kelas.
15. Berani berpendapat, bertanya, atau menjawab pertanyaan. Jumlah skor maksimal: 60
Nilai sikap sosial = J u m l a h skor perolehan
Jumlah skor maksimal
x 100
Petunjuk Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial
Skor Nilai Kualitatif Kriteria Penilaian
4 Sangat Baik Selalu, apabila selalu melakukan pernyataan.
3 Baik Sering, apabila sering melakukan pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan.
2 Cukup Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan pernyataan dan sering tidak melakukan pernyataan. 1 Kurang Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai dengan pernyataan.
Rubrik Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial Rentang Skor Nilai Nilai Kualitatif
76-100 SB Sangat Baik
51-75 B Baik
26-50 C Cukup
25 K Kurang
Lembar Penilaian Soal Pilihan Ganda dan Uraian
No. lndikator Butir Soal
1. lndikator 1 = 9 soal 6 soal pilihan ganda 3 soal uraian
Pilihan ganda:
A1, A2, A3, A5, A10, A16 Uraian:
B1, B2, B3 2. lndikator 3 = 6 soal
5 soal pilihan ganda 1 soal uraian
Pilihan ganda: A4, A6, A7, A11, A13 Uraian:
B4
3. lndikator 3 = - -
4. lndikator 4 = 10 soal 9 soal pilihan ganda 1 soal uraian
Pilihan ganda:
A8, A9, A12, A14, A15, A17, A18, A19, A20 Uraian:
B5
Petunjuk Penilaian Soal Pilihan Ganda Nomor Soal Bobot Soal
1-20 5
Jumlah skor maksimal = 100
Jumlah skor perolehan
Nilai pilihan ganda = Jumlah skor maksimal x 100
Petunjuk Penilaian Soal Uraian
No. Butir Pertanyaan Bobot Soal Kriteria Nilai Skor
0 5 10 15 20
1. Soal uraian nomor 1 Ulangan Harian 3 20 2. Soal uraian nomor 2 Ulangan Harian 3 20 3. Soal uraian nomor 3 Ulangan Harian 3 20 4. Soal uraian nomor 4 Ulangan Harian 3 20 5. Soal uraian nomor 5 Ulangan Harian 3 20
Jumlah Skor Maksimal 100 Nilai uraian = J u m l a h skor perolehan
Jumlah skor maksimal
x 100
Jumlah nilai akhir = il a(N i p i l i h au r a n i a ganda n ) + n il a i
2
Penilaian Keterampilan
Lembar Penilaian Diskusi Kelompok
No. Nama Peserta
Didik
Proses Produk Sikap
Jumlah Skor Nilai Akhir (Huruf) lde/ Gagas- an Kreati- vitas Ke- sesuaian Materi, Teknik, dan Prosedur Kerja Nilai Akhir 1 Uji Karya Estetika Bentuk Lapor- an Presen- tasi Nilai Akhir 2
Mandiri Disiplin TanggungJawab Nilai Akhir 3 1. 2. 3. 4. 5. 6. dst. Kriteria Penilaian a. Pedoman penskoran:
(Skor rentang antara 1-4) Skor 1 kategori kurang Skor 2 kategori cukup Skor 3 kategori baik Skor 4 kategori sangat baik
b. Pedoman penilaian:
Nilai akhir 1 = jumlah skor proses x 50% Nilai akhir 2 = jumlah skor produk x 35% Nilai akhir 3 = jumlah skor sikap x 15%
c. Konversi nilai:
Nilai 0-1 = huruf D Nilai 1,1-2 = huruf C Nilai 2,1-3 = huruf B Nilai 3,1-4 = huruf A
Satuan Pendidikan : SMA/MA dan SMK/MAK Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Pengolahan Produk Pembersih dari Bahan Nabati dan Hewani
Alokasi Waktu : 6 pertemuan (12 JP)
A. Kompetensi lnti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam, serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan lndikator Pencapaian Kompetensi
Kl Kompetensi Dasar lndikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan.
Mengamati berbagai produk pengolahan yang terbuat dari alam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. 2.1 Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali
informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.
2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.
2.3 Menghayati sikap bekerja sama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, ber- tanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha.
1. Perilaku jujur 2. Percaya diri 3. Kreatif
3. 3.5 Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
3.6 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi
pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
3.7 Memahami proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.
3.8 Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha.
1. Memahami macam-macam pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
2. Mendeskripsikan penyajian dan pengemasan produk pembersih. 3. Mendeskripsikan praktik pembuatan
produk pembersih gigi dengan batang siwak.
4. Memahami keselamatan kerja dalam pe- ngolahan produk pembersih bahan nabati dan bahan hewani.
5. Mendeskripsikan wirausaha di bidang pe- ngolahan produk dari bahan nabati dan hewani.
4. 4.5 Mendesain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
4.6 Mendesain proses produksi karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
4.7 Membuat karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.
4.8 Menyajikan hasil analisis sikap dan perilaku wirausaha karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
Menganalisis pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
Setelah melalui proses pembelajaran peserta didik dapat:
1. Mendeskripsikan masalah yang dihadapi peserta didik yang diberikan guru. 2. Mendefinisikan masalah yang dihadapi peserta didik yang diberikan guru.
3. Mengetahui cara pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih. 4. Melakukan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan
nabati dan hewani.
Pertemuan 2
Setelah melalui proses pembelajaran peserta didik dapat:
1. Mengetahui cara penyajian dan pengemasan produk pembersih.
2. Melakukan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
3. Melakukan praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
Pertemuan 3
Setelah melalui proses pembelajaran peserta didik dapat:
1. Mengetahui keselamatan kerja dalam pengolahan produk pembersih bahan nabati dan bahan hewani. 2. Melakukan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengolahan produk pembersih meliputi
persiapan bahan, persiapan alat, dan cara yang digunakan.
Pertemuan 4
Setelah melalui proses pembelajaran peserta didik dapat:
1. Mengetahui cara wirausaha di bidang pengolahan produk dari bahan nabati dan hewani.
2. Melakukan pengamatan dan wawancara tentang hal-hal yang berhubungan dengan seorang wirausaha di bidang pengolahan produk dari bahan nabati dan hewani.
Pertemuan 5
Setelah melalui proses pembelajaran peserta didik dapat mengerjakan soal-soal ulangan harian 4.
Pertemuan 6
Setelah melalui proses pembelajaran peserta didik dapat mengerjakan soal-soal ulangan akhir semester.
D. Materi Pembelajaran 1. Pertemuan 1
a. Aktivitas
b. Pengolahan Nonpangan dari Bahan Nabati dan Hewani Menjadi Produk Pembersih
2. Pertemuan 2
a. Penyajian dan Pengemasan Produk Pembersih
b. Praktik Pembuatan Produk Pembersih Gigi dengan Batang Siwak
3. Pertemuan 3
Keselamatan Kerja dalam Pengolahan Produk Pembersih Bahan Nabati dan Hewani
4. Pertemuan 4
Wirausaha di Bidang Pengolahan Produk dari Bahan Nabati dan Hewani
5. Pertemuan 5
Ulangan Harian 4
6. Pertemuan 6
Ulangan Akhir Semester
E. Metode Pembelajaran
1. Metode ceramah 2. Metode ilmiah
3. Pembelajaran berbasis masalah (Problem Base Learning) 4. Pembelajaran CTL (Contextual Teaching Learning)
F. Sumber Belajar
1. Buku paket Prakarya dan Kewirausahaan Kemdikbud Kelas X SMA
2. Buku paket Kreatif Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X Semester 2 terbitan CV VIVA PAKARINDO halaman 62 s.d. 79.
3. Buku pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang relevan 4. Buku-buku penunjang yang relavan
5. Literatur lain (majalah, koran, internet, dan buku-buku koleksi perpustakaan).
a. Teks bacaan
b. OHP (Over Head Projector) c. Desain gambar
d. Rancangan pengolahan
2. Alat dan Bahan
a. Alat tulis
b. Alat peraga produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
c. Alat dan bahan untuk praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak: pisau dan batang siwak.
H. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, serta memeriksa daftar kehadiran peserta didik.
b. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
c. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang sudah dipelajari dan terkait dengan materi yang akan dipelajari.
d. Guru mengantarkan peserta didik kepada suatu permasalahan atau tugas yang akan dilakukan untuk mempelajari masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
e. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.
f. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
2. Kegiatan Inti (70 menit) Kegiatan 1
a. Mengamati
1) Guru membuka kesempatan secara luas dan bervariasi kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan mengamati, diskusi, dan menanyakan tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
2) Guru memfasilitasi peserta didik melakukan pengamatan untuk melatih peserta didik dalam memperhatikan hal penting tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
b. Menanya
1) Guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk bertanya mengenai masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
2) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan secara mandiri.
3) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
4) Guru mengembangkan rasa ingin tahu peserta didik dari pertanyaan yang telah diajukan. 5) Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi lebih lanjut dan beragam dari
berbagai sumber.
c. Mengumpulkan Informasi
1) Guru membimbing peserta didik untuk menggali dan mengumpulkan informasi tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengolahan nonpangan pembersih dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
2) Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok untuk mengamati, mendiskusikan, menanyakan tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan pengolahan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
yang berkaitan dengan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih. 2) Peserta didik menyimpulkan tentang masalah nyata untuk dilakukan pengamatan dan diskusi
yang berkaitan dengan nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
e. Mengomunikasikan
1) Peserta didik dengan teliti menyusun bahan paparan tentang contoh masalah nyata untuk dilakukan pengamatan yang berkaitan dengan aktivitas mengamati, diskusi, dan menanyakan tentang nonpangan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
2) Peserta didik dengan aktif mendiskusikan masalah nyata untuk dilakukan pengamatan dan diskusi yang berkaitan dengan nonpangan pembersih dari bahan nabati dan hewani menjadi produk pembersih.
3) Guru menilai kerja sama dan diskusi sebagai hasil belajar peserta didik.
Kegiatan 2 a. Mengamati
1) Guru membuka kesempatan secara luas dan bervariasi kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Guru memfasilitasi peserta didik melakukan pengamatan untuk melatih peserta didik dalam memperhatikan hal penting tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
b. Menanya
1) Guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan secara mandiri.
3) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
4) Guru mengembangkan rasa ingin tahu peserta didik dari pertanyaan yang telah diajukan. 5) Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi lebih lanjut dan beragam dari
berbagai sumber.
c. Mengumpulkan lnformasi
1) Guru membimbing peserta didik untuk menggali dan mengumpulkan informasi tentang cara- cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Peserta didik melakukan pengamatan dan wawancara untuk mengetahui tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
d. Mengasosiasi
Peserta didik menarik kesimpulan dari hasil pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
e. Mengomunikasikan
1) Peserta didik dengan teliti menyusun bahan resume disertai gambar tentang cara-cara pengolahan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Guru menilai hasil resume sebagai hasil belajar peserta didik.
3. Penutup (10 menit)
a. Guru bersama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
b. Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
c. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
d. Guru memberi pekerjaan rumah kepada peserta didik untuk mengerjakan soal-soal uji pengetahuan 1 dan uji keterampilan 1.
e. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program layanan konseling, dan/atau tugas individual atau kelompok sesuai hasil belajar peserta didik.
f. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya yaitu penyajian dan pengemasan produk pembersih.
Pertemuan 2
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, serta memeriksa daftar kehadiran peserta didik.
b. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran tentang
penyajian dan pengemasan produk pembersih.
d. Guru mengantarkan peserta didik kepada suatu permasalahan atau tugas yang akan dilakukan untuk mempelajari materi tentang penyajian dan pengemasan produk pembersih.
e. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.
f. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas tentang penyajian dan pengemasan produk pembersih.
2. Kegiatan Inti (70 menit) Kegiatan 1
a. Mengamati
1) Guru membuka kesempatan secara luas dan bervariasi kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Guru memfasilitasi peserta didik melakukan pengamatan untuk melatih peserta didik dalam memperhatikan hal penting tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
b. Menanya
1) Guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan secara mandiri.
3) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
4) Guru mengembangkan rasa ingin tahu peserta didik dari pertanyaan yang telah diajukan. 5) Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi lebih lanjut dan beragam dari
berbagai sumber.
c. Mengumpulkan Informasi
1) Guru membimbing peserta didik untuk menggali dan mengumpulkan informasi tentang cara- cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Peserta didik melakukan pengamatan dan wawancara untuk mengetahui tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
d. Mengasosiasi
Peserta didik menarik kesimpulan dari hasil pengamatan dan wawancara tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
e. Mengomunikasikan
1) Peserta didik dengan teliti menyusun laporan hasil pengamatan dan wawancara tentang cara- cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
2) Peserta didik dengan aktif mempresentasikan laporan tentang cara-cara pengemasan produk pembersih dari bahan nabati dan hewani.
3) Guru menilai hasil laporan dan presentasi sebagai hasil belajar peserta didik.
Kegiatan 2 a. Mengamati
1) Guru membuka kesempatan secara luas dan bervariasi kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
2) Guru memfasilitasi peserta didik melakukan pengamatan untuk melatih peserta didik dalam memperhatikan hal penting tentang praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
b. Menanya
1) Guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk melakukan praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
2) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan secara mandiri.
3) Guru membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan tentang praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
4) Guru mengembangkan rasa ingin tahu peserta didik dari pertanyaan yang telah diajukan. 5) Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi lebih lanjut dan beragam dari
berbagai sumber.
pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
2) Peserta didik melakukan praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
d. Mengasosiasi
Peserta didik dengan teliti menarik kesimpulan dari hasil praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
e. Mengomunikasikan
1) Peserta didik dengan teliti menyusun bahan paparan tentang praktik pembuatan produk pembersih gigi dengan batang siwak.
2) Guru menilai bahan paparan sebagai hasil belajar peserta didik.
3. Penutup (10 menit)
a. Guru bersama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
b. Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
c. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
d. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program layanan konseling, dan/atau tugas individual atau kelompok sesuai hasil belajar peserta didik.
e. Guru memberikan pekerjaan rumah kepada peserta didik untuk mengerjakan soal-soal uji pengetahuan 2 dan uji keterampilan 2.
f. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya yaitu keselamatan kerja dalam pengolahan produk pembersih bahan nabati dan bahan hewani.
Pertemuan 3
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, serta