Pada bab ini akan membahas mengenai implementasi dari rancangan system aplikasi yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Bab ini juga menjelaskan cara implementasi proses, dan implementasi antarmuka dari program yang telah dibuat.
4.1 Spesifikasi Sistem
Sebelum melakukan implementasi aplikasi, diperlukan spesifikasi perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) tertentu agar aplikasi dapat berjalan dengan baik.
4.2 Kebutuhan Aplikasi
Peralatan yang digunakan untuk semua proses dari keseluruhan kegiatan pengujian implementasi maupun uji coba yang ada termasuk pembuatan laporan adalah menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak dengan kondisi atau spesifikasi tertentu agar kebutuhan minimal yang diperlukan untuk rancang bangun aplikasi ini dapat terpenuhi sehingga aplikasi ini dapat dijalankan, yaitu : 4.2.1 Kebutuhan perangkat keras
Persyaratan minimal perangkat keras yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi website untuk admin adalah 1 unit komputer standart beserta monitor. Sedangkat perangkat keras penunjang minimal untuk aplikasi mobile android
adalah 1 unit handphone yang berjalan pada operating sistem android 3.0 (Ginger Bread)
4.2.2 Kebutuhan perangkat lunak
Spesifikasi minimal perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi ini adalah :
1. Sistem operasi Microsoft Windows 7 2. Local Server Xampp
3. Web Browser
4. Operating system Android 3.0 (Ginger Bread)
4.3 Implementasi Sistem
Setelah perancangan desain antarmuka yang dilakukan pada bab sebelumnya selesai, maka pada bab ini akan diimplementasikan desain antarmuka yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Dimana dalam perancangan dijelaskan ada form login, form jadwal kuliah, dan form untuk scan QR code, diantaranya adalah sebagai berikut
4.3.1 For m Login Dosen
Form ini terdapat pada aplikasi mobile android. Dosen diwajibkan mengisi data username dan password agar dapat masuk ke dalam aplikasi. Tampilan form login dosen seperti gambar dibawah ini.
Gambar 4.1 Halaman login dosen
4.3.2 For m Pilihan Mata Kuliah
Form ini menampilkan daftar mata kuliah yang diajar oleh dosen yang melakukan login. Dosen dapat memilih salah satu mata kuliah yang sedang diajar. Berikut ini adalah tampilan dari form pilih mata kuliah.
Gambar 4.2 Form pilih mata kuliah
4.3.3 For m Scan QR Code
Form ini mempunyai fungsi untuk melakukan scan QR Code yang terdapat pada kartu tanda mahasiswa. Tampilan form scan QR code seperti gambar dibawah ini.
Gambar 4.3 Form scan QR Code
Dosen harus mencocokan layar scan dengan kode QR. Jika pas maka akan muncul keterangan seperti gambar 4.4. keterangan tersebut muncul saat system telah berhasil mengkonversikan kode QR menjadi text. Dari data hasil konversi kode QR tersebut akan dikirim ke database beserta kode mata kuliah dan waktu scanning.
4.3.4 Halaman Web Login Admin
Halaman ini sebagai fitur keamanan agar tidak semua orang dapat masuk dan merubah database sistem. Admin harus menginputkan username dan password yang benar agar dapat masuk kedalam sistem. Berikut gambar dari halaman web login admin.
Gambar 4.5 Halaman web login admin
4.3.5 Halaman Web Master Mahasiswa
Halaman ini mempunyai fungsi untuk menampilkan data, menambah data, merubah data dan menghapus data mahasiswa. Detail data mahasiswa yang diinputkan adalah NIK, nama, jenis kelamin, tanggal lahir, nomer telepon dan alamat. Berikut gambar dari halaman tambah data mahasiswa.
Gambar 4.6 Halaman tambah data mahasiswa
Tombol simpan data berfungsi untuk menyimpan data mahasiswa baru. Data mahasiswa yang sudah tersimpan, ditampilkan pada list mahasiswa. Gambar dari list mahasiswa adalah sebagai berikut.
Daftar list mahasiswa dapat ditampilkan setiap 10, 25, 50 dan 100 data. Tombol ubah untuk merubah detail data mahasiswa. Sedangkan tombol hapus untuk menghapus data mahasiswa. Admin dapat mencari dengan mudah data mahasiwa dengan memasukan nama pada kolom search.
4.3.6 Halaman Web Master Dosen
Halaman ini mempunyai fungsi untuk menampilkan data, menambah data, merubah data dan menghapus data dosen. Detail data dosen yang diinputkan adalah NIK dan nama dosen. Berikut gambar dari halaman tambah data dosen.
Gambar 4.8 Halaman tambah data dosen
Tombol simpan data berfungsi untuk menyimpan data dosen baru. Data dosen yang sudah tersimpan, ditampilkan pada list dosen. Gambar dari list dosen adalah sebagai berikut.
Gambar 4.9 Halaman daftar list dosen
Daftar list dosen dapat ditampilkan setiap 10, 25, 50 dan 100 data. Tombol ubah untuk merubah detail data dosen. Sedangkan tombol hapus untuk menghapus data dosen. Admin dapat mencari dengan mudah data dosen dengan memasukan nama dosen pada kolom search.
4.3.7 Halaman Web Master Mata Kuliah
Halaman ini mempunyai fungsi untuk menampilkan data, menambah data, merubah data dan menghapus data mata kuliah. Detail data mata kuliah yang diinputkan adalah NIK kuliah, nama mata kuliah, semester dan tahun ajaran. Berikut gambar dari halaman tambah data mata kuliah.
Gambar 4.10 Halaman tambah data mata kuliah
Tombol simpan data berfungsi untuk menyimpan data mata kuliah baru. Data mata kuliah yang sudah tersimpan, ditampilkan pada list mata kuliah. Gambar dari list mata kuliah adalah sebagai berikut.
Gambar 4.11 Halaman daftar list mata kuliah
Daftar list mata kuliah dapat ditampilkan setiap 10, 25, 50 dan 100 data. Tombol ubah untuk merubah detail data mata kuliah. Sedangkan tombol hapus untuk menghapus data mata kuliah. Admin dapat mencari dengan mudah data
4.3.8 Halaman Web Setting J adwal Mata Kuliah
Halaman ini mempunyai fungsi untuk mengatur jadwal mata kuliah dan dosen pengajar. Detail data yang diinputkan adalah nama mata kuliah, nama dosen, tanggal dan jam. Berikut gambar dari halaman setting jadwal mata kuliah.
Gambar 4.12 Halaman setting jadwal mata kuliah
Tombol simpan data berfungsi untuk menyimpan setting jadwal mata kuliah baru. Data jadwal mata kuliah yang sudah tersimpan, ditampilkan pada list jadwal mata kuliah. Gambar dari list jadwal mata kuliah adalah sebagai berikut.
Daftar list jadwal mata kuliah dapat ditampilkan setiap 10, 25, 50 dan 100 data. Tombol ubah untuk merubah detail data jadwal mata kuliah. Sedangkan tombol hapus untuk menghapus data jadwal mata kuliah.
4.3.9 Halaman Web Laporan Absen
Halaman laporan absen merupakan fasilitas user admin untuk menampilkan daftar absen mahasiswa Laporan absen dapat dibedakan hasilnya dengan memilih mata kuliah dan range tanggal kuliah yang diinginkan. Bentuk laporan absen dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 4.14 Halaman web laporan absen
Daftar laporan pada gambar diatas dapat ditampilkan secara urut dengan menekan header pada setiap kolom data. Hasil laporan juga dapat langsung dicetak menggunakan printer dengan menekan tombol cetak yang terdapat pada bagian kiri bawah. Berikut tampilan data yang siap cetak menggunakan printer.
Gambar 4.15 Laporan siap cetak.
3.3. Skenarion Uji Coba
Untuk memastikan bahwa sistem ini berjalan dengan lancar, maka akan disusun skenario yang akan dilakukan pada pelaksanaan uji coba pada device, berikut fungsional aplikasi yang dilakukan pengujian.
1. Login
Pengujian proses login dengan skenario pengujian sebagai berikut: a. Mengosongkan semua data isi login lalu klik tombol login
Pada saat aplikasi pertama kali dibuka, inputan username dan password kosong. Dan jika user langsung menekan tombol login sistem akan menolak akses login dan menampilkan pesan ‘data belum diisi’ seperti pada gambar 4.14.
Gambar 4.16 peringatan data belum diisi
b. Hanya mengisi username dan mengosongkan password lalu klik tombol login.
Pada saat user hanya mengisi kolom username, Sistem akan menolak akses login dan menampilkan pesan ‘user tidak dikenal’ sesuai gambar 4.15.
Gambar 4.17. Peringatan user tidak dikenal
c. Mengisi dalam kondisi username atau password salah lalu klik tombol login. Pada saat user mengisi username atau password yang salah, maka Sistem akan menolak akses login dan menampilkan pesan “error akses!” sesuai gambar 4.16.
Gambar 4.18. Peringatan error akses
d. Mengisi dengan benar username dan password lalu klik tombol login
Pada saat user mengisi username dan password dengan benar, maka Sistem akan menampilkan jadwal mata kuliah user tersebut sesuai gambar 4.17
2. Pr oses Scan QR Code
Pengujian proses scan dengan skenario pengujian sebagai berikut: a. Memilih mata kuliah
Setelah login, Sistem menampilkan halaman daftar mata kuliah pengajar dan user memilih mata kuliah yang akan berlangsung.
b. Scan QR code dengan area scan salah
Sistem tidak bisa membaca kode QR jika berada di luar area yang di tentukan seperti pada gambar 4.18
Gambar 4.20. kode QR di luar area c. Scan QR code dengan area scan benar
Jika kode QR yang ditentukan maka sistem akan membaca kode QR dan akan menyimpan ke database seperti pada gambar 4.4
d. Menampilkan NPM
Pada saat scan Kode QR akan menampilkan NPM yang sudah di scan dengan benar akan muncul pada list dan untuk menyimpan data tekan tombol simpan, seperti pada gambar 4.19.
Gambar 4.21. Menampilkan NPM dan Simpan Data e. Membatalkan waktu scan QR code
Pada saat user scan kode QR lalu kembali untuk scan kode QR maka sistem akan menampilan scan cancel seperti pada gambar 4.20.
Gambar 4.22. scan cancel
3.4. Evaluasi
1. Waktu belajar
Dalam 1 hari pengguna dapat dengan mudah mempelajari fungsi-fungsi aplikasi, dikarenakan tombol-tombol navigasi aplikasi mudah terlilhat dan memiliki fungi sederhana.
2. Kecepatan kinerja
Dosen dapat melakukan proses «sensi dengan mudah dan cepat, karena tidak perlu memanggil nama mahasiswa dan melakukan absensi manual. 3. Daya ingat
Pemakaian aplikasi ini tidak membutuhkan daya ingat tinggi karena penggunaan yang mudah.
4. Kepuasan subjektif
Tingkat kepuasan pengguna tinggi, karena kemudahan dalam melakukan analisa pemasangan pipa rumah.
BAB V PENUTUP
Pada bab ini, beberapa kesimpulan dan saran yang bisa diberikan berdasarkan penerapan sistem dalam penelitian ini adalah.
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penerapan dan uji coba sistem, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Sistem absensi menggunakan teknologi QR Code telah berjalan dengan baik dalam melakukan scanning QR Code Mahasiswa dan menyimpan data absensi mahasiswa pada database absensi.
2. Sistem ini dapat menghasilkan laporan absensi mahasiswa sesuai kebutuhan.
3. Sistem ini memudahkan dan mempercepat dosen untuk melakukan pengecekan kehadiran mahasiswa. Karena dosen tidak perlu lagi memanggil satu persatu nama mahasiswa secara manual.
5.2Sar an
Saran yang diberikan penulis untuk pengembangan sistem adalah perlu adanya pengembangan sistem menggunakan sistem operasi mobile lain seperti blackberry, iphone atau windows phone. Sehingga tidak membatasi 1 perangkat mobile android.
a. Pada sistem ini, database yang digunakan merupakan database simulasi yang dibuat oleh penulis. Kedepannya diharapkan sistem absensi mahasiswa menggunakan metode barcode berbasis android ini dapat dikolaborasikan dengan sistem akademik sehingga bagian tata usaha tidak perlu lagi untuk merekap absensi mahasiswa.
b. Sistem ini dapat dikembangkan untuk membaca barcode yang tertera pada kartu tanda mahasiswa saat ini, sehingga sistem absensi mahasiswa menggunakan metode barcode berbasis android dapat segera digunakan di lingkungan kampus.