• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

C. Pembahasan Temuan

1. Penerapan Transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19

Berdasarkan hasil penelitian dari data penelitian yang diperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang berkenaan dengan penerapan transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19, maka hasil tersebut perlu diadakan pembahasan terhadap hasil temuan dalam bentuk interpretasi dan

dikaitkan dengan teori-teori yang relevan berkaitan dengan topik penelitian.

Adapun hasil wawancara dan pengamatan peneliti mengenai penerapan transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada masa pandemi Covid-19 bahwa para nasabah BRI yang menggunakan fasilitas E-Channel di masa pandemi Covid-19 dikatakan lebih meningkat hingga mencapai kisaran 70% pengguna jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi. Adapun jenis transaksi E-Channel yang sering digunakan adalah Mobile Banking dalam bentuk BRImo.

Nasabah dapat mendaftar BRImo secara online dengan hanya menyiapkan e-KTP, nomor rekening, nomor handphone dan email yang aktif. Nasabah mulai mendaftar aplikasi BRImo dengan handphone yang mereka punya dengan cara mendownload serta menginstal aplikasi BRImo di Google Play Store atau App Store, kemudian buka aplikasi BRImo yang sudah terinstal dan pilih belum punya akun selanjutnya pilih buka rekening. Selanjutnya pilih tabungan yang sesuai dengan milik nasabah dan unggah foto e-KTP calon nasabah dan masukkan data diri termasuk nomor HP dan email. Tunggu verifikasi kode ke nomor HP dan sistem akan merekam video, foto selfie KTP dan data diri nasabah. Dilanjutkan dengan verifikasi tanda tangan digital dengan kode token. Nasabah bisa transfer ke nomor BRI Virtual Account lalu tunggu pemberitahuan dari email. Setelah itu, buat username, password dan pin untuk akun BRImo dan nasabah sudah bisa melakukan transaksi melalui aplikasi tersebut.

Nasabah dapat melakukan transaksi seperti pembayaran air PDAM, pembayaran listrik, pembelian pulsa, pengisian paket data, transfer, pembayaran cicilan, pembayaran TV kabel dan berbagai kebutuhan lainnya telah tercover dalam sebuah aplikasi dalam bentuk BRIMo. Sehingga nasabah juga tidak perlu mendatangi kantor-kantor pembayaran untuk melakukan transaksi. BRIMo BRI dapat digunakan kapanpun dan dimanapun nasabah berada tanpa terbatas ruang dan waktu.

Pada masa pandemi hingga saat ini, nasbah sangat aktif dalam melakukan transaksi melalui BRImo, hal ini karena dikatakan sangat efektif dan efisien bagi mereka. Jadi dapat dikatakan bahwa penggunaan BRImo selalu meningkat dari waktu ke waktu.

Selain BRImo, bentuk layanan E-Channel lain yang juga sering digunakan nasabah juga meliputi ATM, karena nasabah juga sering mendatangi ATM BRI untuk melakukan transaksi seperti transfer, melakukan pembayaran, serta tarik maupun setor tunai. Selain itu juga penggunakan kartu debit nasabah yang secara otomatis akan mengurangi saldo dalam rekening nasabah yang bersangkutan. Selain itu juga ada SMS Banking yang berguna bagi nasbah untuk mendapatkan informasi mengenai informasi saldo, mutasi rekening, pembayaran kartu kredit ataupun pembelian pulsa isi ulang. Dan ada pula layanan CMS untuk melakukan transaksi finansial serta internet banking yang memungkinkan nasabah memperoleh informasi, melakukan komunikasi, serta melakukan

transaksi melalui jaringan internet.62 Hal tersebut sesuai dengan teori yang digunakan menurut Candra Ahmadi dan Dadang Hermawan yang menyatakan bahwa Layanan Electronic Channel (E-Channel) merupakan layanan perbankan menggunakan media elektronik, baik itu Mobile, SMS, internet, internet bisnis, dan mobile ATM. Layanan yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik antara lain ATM, Phone Banking, Electronic Fund Transfer, Internet Banking, dan Mobile Banking.63

Dalam hal ini peneliti juga menemukan sebuah persamaan yakni pada penelitian terdahulu yang diteliti oleh Retno Palupi dengan judul

“Pengaruh Transaksi Digital Banking terhadap Fee Based Income pada Bank Umum Syariah Periode 2017-2020”. Adapun persamaan dengan penelitian ini adalah sama-sama membahas mengenai transaksi E-Channel atau E-Banking terhadap pertumbuhan Fee Based Income bank, hanya saja pada penelitian milik Retno Palupi menggunakan Bank Umum Syariah Tahun 2017-2020 sebagai objek penelitian sedangkan untuk penelitian ini menggunakan Bank Rakyat Indonesia Tbk Kantor Cabang Jember selama masa pandemi Covid-19.64

62 Ikatan Bankir Indonesia, Memahami Bisnis Bank Syariah (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2014), 136.

63 Candra Ahmadi, Dadang Hermawan, E-Business & E-Commerce (Yogyakarta: Percetakan ANDI, 2013), 104.

64 Retno Palupi, “Pengaruh Transaksi Digital Banking terhadap Fee Based Income pada Bank Umum Syariah Periode 2017-2020”, (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2022), 38.

2. Upaya dalam Meningkatkan Jumlah Fee Based Income melalui Transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19

Terkait dengan upaya dalam meningkatkan jumlah Fee Based Income melalui transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember, dapat diketahui bahwa Fee Based Income merupakan pendapatan operasional non bunga perbankan. Adapun unsur-unsur yang masuk di dalamnya adalah pendapatan provisi dan komisi, pendapatan transaksi valuta asing dan pendapatan operasional lainnya berupa deviden dari anak perusahaan. Sedangkan untuk sumber-sumber yang menghasilkan Fee Based Income bagi bank meliputi transfer, ATM, inkaso, fasilitas online dan masih banyak lagi. Dalam hal ini, peneliti lebih fokus pada pendapatan Fee Based Income berbasis E-Channel BRI.

Berbagai upaya yang telah dilakukan BRI untuk meningkatkan jumlah Fee Based Income melalui transaksi E-Channel di masa pandemi antara lain:

a. Melakukan transformasi layanan

BRI selalu berusaha untuk melakukan transformasi layanan menjadi layanan yang bisa di handle oleh mesin. Berbagai macam yang biasanya menjadi tugas bagian pelayanan seperti teller dan CS, saat ini telah bisa dilakukan secara praktis menggunakan layanan E-Channel.

b. Memperbanyak nasabah BRI

Memperbanyak nasabah yang membuka rekening hingga melakukan banyak transaksi melalui layanan E-Channel juga merupakan bentuk upaya BRI untuk meningkatkan jumlah Fee Based Income.

c. Menambahkan mesin Channel dan melengkapi fitur-fitur E-Channel sesuai kebutuhan nasabah

Tidak hanya mesin ATM BRI untuk tarik dan setor tunai sekaligus, pada masa pandemi tersebut BRI juga telah meluncurkan mesin terbaru yaitu mesin pengganti kartu ATM. Penggunaan mesin-mesin E-Channel oleh nasabah membuat pendapatan berbasis Fee Based Income Bank meningkat. Selain itu juga melengkapi fitur-fitur BRIMo sesuai dengan kebutuhan nasabah. Sehingga apabila jenis transaksi nasabah telah tercover dalam satu aplikasi tersebut, maka nasabah juga akan lebih sering melakukan transaksi menggunakan BRImo sehingga pendapatan Fee Based Income meningkat.

d. Mengadakan berbagai macam program BRI

Adanya program-program menarik yang diadakan oleh BRI akan menambah minat nasabah untuk ikut serta mengikuti program tersebut, termasuk dengan program-program yang memberi peluang keuntungan bagi nasabah seperti undian berhadiah, dengan syarat yang telah ditentukan seperti bertransaksi menggunakan BRImo, sehingga nasabah tertarik dan banyak melakukan transaksi BRImo

sebagai peluang untuk mendapatkan hadiah. Hal ini akan juga menambah pertumbuhan Fee Based Income.

e. Memperluas kerjasama dengan mitra

Banyaknya kerjasama dengan berbagai mitra merupakan peluang besar bagi bank untuk mempromosikan produknya. Sehingga hal ini penting dilakukan untuk dapat menambah pendapatan Fee Based Income.

f. Mengembangkan anak perusahaan BRI

Dengan ikut mempromosikan produk-produk dari anak perusahaan, BRI juga akan menambah pendapatan Fee Based Income walaupun hal ini bukan termasuk dalam transaksi E-Channel.

g. Pelayanan yang menarik

Memberikan pelayanan yang menarik untuk nasabah membuat nasabah senang dalam melakukan transaksi perbankan. sehingga transaksi yang terus dilakukan akan menambah pendapatan bank.

h. Konsistensi dari para pekerja

Konsistensi penting dimiliki oleh para pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Misalnya, apabila bank memiliki sebuah program, maka para pekerja harus konsisten dalam menyelesaikan program tersebut sehingga program yang dilakukan berjalan dengan lancar dan mendapatkan pendapatan yang maksimal pula.

Berdasarkan hal tersebut, jika dikaji berdasarkan fatwa DSN MUI mengenai Fee Based Income, bahwa upaya upaya tersebut telah

sesuai dengan fatwa DSN MUI mengenai Fee Based Income. Karena didalamnya dinyatakan bahwa Fee Based Income adalah termasuk dalam ujrah (upah). Ujrah terkait keuntungan dari jasa-jasa perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat (nasabah) guna memperlancar dan mengefisiensi aktifitas ekonomi masyarakat.65 Berdasarkan upaya yang telah dilakukan oleh BRI seperti yang telah disebutkan diatas seperti melakukan transformasi layanan, pengadaan mesin E-Channel baru, melengkapi fitur E-Channel, memperbanyak nasabah, melakukan berbagai program-program hingga mengembangkan anak perusahaan dengan menawarkan produk-produknya hal tersebut dikatakan bahwa jasa yang diberikan oleh bank dapat dimanfaatkan oleh masyarakat atau nasabah sehingga memperlancar dan lebih efisien digunakan dalam aktifitas ekonomi nasabah.

Selain itu upaya yang dilakukan tersebut telah sesuai dengan ketentuan DSN MUI mengenai pembiayaan multijasa terkait Fee Based Income bahwa hukumnya boleh (jaiz) dengan menggunakan akad ijarah atau akad kafalah.66 Hal ini sesuai karena upaya yang dilakukan dalam meningkatkan Fee Based Income tersebut, bank memberikan sebuah fasilitas untuk digunakan, kemudian nasabah menggunakan fasilitas atau jasa tersebut dengan upah (ujrah) atas penggunaannya, ini sesuai dengan akad ijarah yaitu pemindahan hak

65 Imam Buchori, ”Fee Based Income Perspektif Fikih Muamalah”, Al-Qanun, Vol. 13, No. 2 (2010), 263.

66 Ibid., 264.

guna atau manfaat terhadap suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu. Sehingga berdasarkan fatwa DSN MUI mengenai Fee Based Income, upaya-upaya yang dilakukan bank untuk meningkatkan pendapatan Fee Based Income melalui transaksi E-Channel pada masa pandemi Covid-19 telah sesuai dan boleh dilakukan oleh bank. Dalam hal ini, peneliti menemukan persamaan dengan penelitian terdahulu milik Karlina dengan judul “Pengaruh Fee Based Income dan Biaya Operasional terhadap Laba pada PT Bank Rakyat Indonesia Syariah”, yang sama-sama mengkaji hasil penelitiannya berdasarkan fatwa DSN-MUI mengenai Fee Based Income. Perbedaannya terletak pada fokus penelitian yang lebih mengarah pada pengaruh Fee Based Income dan biaya operasional terhadap laba pada BRI Syariah.

Sedangkan untuk penelitian ini lebih membahas mengenai strategi yang dilakukan Bank Rakyat Indonesia Tbk Kantor Cabang Jember untuk meningkatkan Fee Based Income melalui transaksi E-Channel selama masa pandemi Covid-19.67

67 Karlina, “Pengaruh Fee Based Income dan Biaya Operasional terhadap Laba pada PT Bank Rakyat Indonesia Syariah”, (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan, 2019), 65.

114 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian skripsi yang berjudul “Strategi Peningkatan Fee Based Income Melalui Transaksi E-Channel oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember di Masa Pandemi Covid-19” dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Penerapan transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada masa pandemi Covid-19 sangat mudah dilakukan dimanapun dan kapanpun nasabah ingin melakukannya. Untuk penggunaan mesin-mesin E-Channel, nasabah hanya perlu membawa kartu yang diperlukan untuk melakukan transaksi tersebut seperti penggunaan mesin ATM menggunakan kartu ATM begitu pula dengan mesin E-Channel lainnya.

Sedangkan untuk melakukan transaksi melalui aplikasi BRImo, nasabah dapat mendownload serta menginstal aplikasi BRImo, melakukan pendafttaran BRImo sesuai petunjuk yang diberikan, ketika telah berhasil masuk dalam akun BRImo, nasabah dapat memilih transaksi yang akan dilakukan. Selama jaringan internet nasabah stabil dan saldo dalam rekening nasabah mencukupi, maka transaksi yang dilakukan akan sukses.

Hal ini sangat efisien diterapkan oleh para nasabah selama masa pandemi.

2. Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh bank untuk meningkatkan jumlah Fee Based Income melalui transaksi E-Channel di masa pandemi Covid-19 diantaranya adalah melakukan transformasi layanan sehingga nasabah tidak perlu melakukan tatap muka dengan pihak layanan bank

untuk melakukan transaksi di masa pandemi, selain itu juga menambah mesin E-Channel dan melengkapi fitur-fitur E-Channel sesuai dengan kebutuhan nasabah, memperbanyak nasabah BRI hingga menawarkan nasabah untuk melakukan transaksi melalui E-Channel, mengadakan berbagai program-program menarik yang melibatkan penggunaan E-Channel, serta memperluas kerjasama dengan mitra dan mengadakan promosi-promosi transaksi E-Channel. Semua hal tersebut sangat berdampak pada pertumbuhan Fee Based Income bank. Semakin banyak nasabah melalukan transaksi E-Channel, maka pendapatan Fee Based Income melalui transaksi E-Channel semakin meningkat. Berbagai upaya tersebut dilakukan bank juga dengan mempertimbangkan agar nasabah tidak melanggar aturan pemerintah terkait pandemi Covid-19.

B. Saran

1. Dalam hal ini penulis menyarankan agar Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember mampu menambah mesin-mesin E-Channel di berbagai tempat, terlebih di daerah-daerah terpencil. Selain itu juga BRI Tbk Kantor Cabang Jember juga harus mampu menarik minat nasabah untuk menggunakan produk E-Channel lainnya, tidak hanya aplikasi BRImo saja yang unggul dalam menyediakan seluruh kebutuhan nasabah, layanan E-Channel yang lain juga harus bisa menyediakan kebutuhan nasabah sehingga pemakainya juga lebih meningkat seperti BRImo.

2. Dalam hal ini penulis menyarankan agar Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember mampu untuk terus berinovasi dalam

menambah layanan-layanan dan fitur-fitur E-Channel lainnya untuk mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi ekonomi, sehingga semakin banyak layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, maka semakin banyak nasabah bertransaksi melalui E-Channel tersebut sehingga pendapatan Fee Based Income bank juga akan semakin meningkat.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Candra dan Dadang Hermawan. 2013. E-Business & E-Commerce.

Yogyakarta: Percetakan Andi.

Amin, Mohamad dkk. 2020. Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) Tinjauan Perspektif Keilmuan Biolgi, Sosial, dan Agama. Malang: PT. Cita Intrans Selaras.

Buchori, Imam. 2010. Fee Based Income Perspektif Fikih Muamalah, Jurnal Al-Qanun, Vol. 13 No. 2.

Dewi, Anisah Surya. 2021. Analisis SWOT Peningkatan Pendapatan Berbasis Fee Based Income pada Layanan Keuangan Digital Mobile BMT Sunan Drajat di Masa Pandemi Covid-19. Skripsi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Dewi, Dwastarini U.C. dan Hadri Kusuma. 2005. Analisis Proporsi Perolehan Fee Based Income Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia (Periode 1999-2003). Kajian Bisnis dan Manajemen. Edisi Khusus on finance.

Haryati, Dini dan Ayu Feranika. 2021. Sistem Informasi Perbankan. Sumatera Barat: Insan Cendikia Mandiri.

Helaluddin, Hengki Wijaya. 2019. Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori dan Praktik. Jakarta: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

IAI, 2009. Standar Akuntansi Keuangan, Jakarta: Salemba Empat.

Ikatan Bankir Indonesia. 2014. Memahami Bisnis Bank Syariah. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama.

Ismaulia dan Nurul Haqiqi. 2018. Pengaruh DPK dan Pembiayaan terhadap Peningkatan Fee Based Income PT Bank Syariah Mandiri. Jurnal, JESKaPe, Vol. 2, No. 1.

Ismaulia dan Oumar T.D. 2020. Analisis Pengaruh Gadai Emas (Rahn Emas) terhadap Peningkatan Fee Based Income (FBI) pada PT. Bank Syariah Mandiri. Jurnal IMARA, Vol. 4, No. 2.

Jannah, Nur. 2021. Analisis Potensi Peningkatan Laba melalui Transaksi Fee Based Income (Studi Kasus Bank Muamalat Kcp Ponorogo). Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.

Jasman. 2021. Analisis Fee Based Income dan Dampaknya terhadap Profitabilitas (Studi Kasus pada PT. Bank BRI (Persero) Tbk. Kantor

117

Cabang Jakarta Cempaka Mas. Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. https://kbbi.web.id/istilah di unduh pada 10 Agustus 2022 pukul 14.20 WIB.

Karlina. 2019. Pengaruh Fee Based Income dan Biaya Operasional terhadap Laba PT BRI Syariah. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan.

Kasmir, 2014. Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kasmir, 2014. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Lapoliwa dan Kusnadi. 2000. Akuntansi Perbankan. Jakarta: Salemba Empat.

Laporan Tahunan BRI 2021, Digitalisasi: Go Smaller, Go Shorter, Go Faster.

Masruroh, Nikmatul dan Qurrotul Aini. 2017. Gold Pawn Contribution to Fee Based Income. Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah. Vol. 8, No. 2.

Nasution, Yenni Samri Juliati. 2015. Peranan Pasar Modal Dalam Perekonomian Negara. Human Falah.

Palupi, Retno. 2022. Pengaruh Transaksi Digital Banking terhadap Fee Based Income pada Bank Umum Syariah Periode 2017-2020. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Pelupessy, Fatmah Watty. 2022. Penilaian Kesehatan Bank. CV Azka Putra.

Pingkan, Nurhani. 2018. Analisis Pembiayaan Rahn Emas terhadap Fee Based Income di Bank Syariah (Studi pada Bank Mandiri Syariah Cabang Kedaton Bandar Lampung). Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Putra, Ardhansyah dan Dwi Saraswati. 2020. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Surabaya: CV Jakad Media Publishing.

Ramdhan, Muhammad. 2021. Metode Penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara (CMN).

Rukajat, Ajat. 20018. Pendekatan Penelitian Kualitatif (Qualitative Research Approach). Yogyakarta: CV Budi Utama.

S., Taufik Andre dan Suryakusuma K.H. 2021. Analisis Tren Pertumbuhan Fee Based Income (FBI) dan Interest Based Income (IBI) di MAsa Pandemi Covid-19. Jurnal FokBis, Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi, V0l. 20, No. 2.

Siagian, Ade Oni. Lembaga-Lembaga Keuangan dan Perbankan. Sumatera Barat:

CV Insan Cendikia Mandiri.

Suardana, Putu Ayuni K.P dan Ketut T.S. 2017. Pengaruh Fee Based Income dan Transaksi E-Banking terhadap Perubahan Laba pada PT. Bank Pembangunan Daerah Bali. Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis.

Sugiono, 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Suyatno, Thomas, Djuhaepah dkk. 2007. Kelembagaan Perbankan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Tambun, Icce Novalisa B.R. 2018. Analisis Fee Based Income Layanan SMS Banking Bank SUMUT terhadap Laba pada PT Bank SUMUT Kantor Pusat Medan. Tugas Akhir, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Tim Penyusun. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah.

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Leffina Afnani

NIM : E20181185

Prodi/Jurusan : Perbankan Syariah / Ekonomi Islam Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam

Institusi : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Dengan ini menyatakan bahwa isi skripsi ini adalah hasil penelitian/karya saya sendiri, kecuali pada bagian-bagian yang dirujuk sumbernya.

Jember, 29 November 2022 Saya yang menyatakan

LEFFINA AFNANI NIM. E20181185

MATRIK PENELITIAN JUDUL

PENELITIAN

VARIABEL PENELITIAN

SUB VARIABEL

INDIKATOR

PENELITIAN SUMBER DATA METODE

PENELITIAN

FOKUS PENELITIAN Strategi

Peningkatan Fee Based Income Melalui Transaksi E-Channel oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember di Masa

Pandemi Covid-19.

Fee Based Income

1. Transaksi Jasa Dalam Negeri

2. Transaksi Jasa Luar Negeri

1.1 Transfer 1.2 Delegasi kredit 1.3 Inkaso

1.4 Bank guarantee 1.5 Surat keterangan

bank

1.6 Save Deposit Box (SDB)

1.7 Letter of credit dalam negeri 1.8 ATM

1.9 Kartu Bank 1.10 Fasilitas on line

2.1 Transfer luar negeri 2.2 Draft 2.3 Collection 2.4 Garansi bank 2.5 Traveler Cheks

(TC) 2.6 Transaksi

ekspor/impor 3.1 Kegiatan money

1. Customer Service (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember 2. Supervisor Bank

Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember 3. Staff Bagian Dana

(Funding Officer) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Jember

4. Nasabah pengguna E-Channel Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Jember

1. Pendekatan Penelitian:

Kualitatif 2. Jenis Penelitian:

Deskriptif 3. Teknik

Penentuan Subjek Penelitian:

Purposive 4. Lokasi

Penelitian:

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Jember

5. Teknik Pengumpulan Data:

- Observasi - Wawancara - Dokumentasi

1. Bagaimana penerapan transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada masa pandemi covid-19?

2. Bagaimana upaya dalam meningkatkan jumlah Fee Based Income melalui transaksi E-Channel di BRI Tbk

Kantor Cabang Jember pada masa

pandemi covid-19?

Transaksi E-Channel

3. Kegiatan dan Jasa

Perbankan Lainnya

1. Transaksi E-Channel

market (pasar uang)

3.2 Kegiatan foreign exchange (forex) 3.3 Kegiatan pasar

modal (capital market)

3.4 Layanan custody (custodian service) 3.5 Layanan broker

(brokerage service) 3.6 Gold Card

1.1 ATM (Authomated Teller Mechine) 1.2 Kartu Debit (Debit

Card)

1.3 SMS Banking 1.4 Mobile Banking 1.5 Cash Management

System (CMS) 1.6 Internet Banking

6. Teknik Analisis Data:

Deskriptif 7. Teknik

Keabsahan Data:

Triangulasi Sumber

1. Fokus: Bagaimana Penerapan Transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19?

a. Apa pengertian dari E-Channel sesuai dengan yang saudara ketahui?

b. Apa saja jenis-jenis transaksi E-Channel yang ada di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember? Jelaskan!

c. Bagaimana penerapan transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada masa pandemi Covid-19?

d. Bagaimana kondisi transaksi E-Channel sebelum, selama dan setelah masa pandemi Covid-19?

e. Berapa besar pengguna dan berapa banyak transaksi E-Channel yang dilakukan selama masa pandemi Covid-19?

f. Jenis transaksi E-Channel apa yang paling laku selama masa pandemi Covid-19?

g. Bagaimana peluang terhadap penerapan transaksi E-Channel selama masa pandemi Covid-19?

h. Apa tantangan dan hambatan dari penerapan transaksi E-Channel selama masa pandemi Covid-19?

2. Fokus: Bagaimana Upaya dalam Meningkatkan Jumlah Fee Based Income melalui Transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19?

a. Apa yang dimaksud dengan Fee Based Income?

Jember?

c. Bagaimana kondisi Fee Based Income sebelum, selama dan setelah masa pandemi Covid-19 di BRI Tbk Kantor Cabang Jember?

d. Jenis transaksi yang dapat menambah Fee Based Income BRI Tbk Kantor Cabang Jember meliputi apa saja?

e. Bagaimana pendapatan Fee Based Income melalui transaksi E-Channel selama masa pandemi Covid-19?

f. Bagaimana upaya yang dilakukan oleh BRI Tbk Kantor Cabang Jember untuk meningkatkan jumlah Fee Based Income melalui transaksi E-Channel selama masa pandemi Covid-19?

Wawancara dengan Ibu Rizki Handayani selaku Supervisor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

(Jum’at, 20 September 2022)

Wawancara dengan Bapak Roni Gunawan selaku Customer Service (CS) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

(Rabu, 12 Oktober 2022)

Wawancara dengan Ibu Evarista Ari Susanti selaku staff Funding Officer (FO) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

(Jum’at, 11 November 2022)

Wawancara dengan Bapak Roni Gunawan selaku Customer Service (CS) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

(Selasa, 15 November 2022)

Wawancara dengan Saudara Laili Puji Rahayu selaku nasabah pengguna E-Channel Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

(Senin, 2 Januari 2023)

Wawancara dengan Saudara Fani Agustina selaku nasabah pengguna E-Channel Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

(Senin, 2 Januari 2023)

Dokumen terkait