• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

B. Penyajian Data dan Analisis

1. Penerapan Transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19.

Layanan Elektronik Channel (E-Channel) merupakan layanan perbankan yang menggunakan media elektronik. Keunggulan layanan E-Channel yang memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi sangat efektif di segala macam kondisi.

Adapun beberapa jenis transaksi E-Channel antara lain ATM, (Automated Teller Machine), Kartu Debit (Debit Card), SMS Banking,

Mobile Banking, Cash Management System (CMS), dan Internet Banking.

Adapun seperti yang diutarakan oleh Bapak Roni Gunawan selaku Customer Service (CS) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember pada wawancara tanggal 12 Oktober 2022.

Seperti yang kita ketahui di era saat ini, seluruh sektor industri tidak hanya perbankan, semuanya harus mengikuti perkembangan zaman, tentunya harus serba digitalisasi. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 yang membuat kebiasaan baru bagi masyarakat untuk melakukan transaksi perbankan secara digital tanpa harus bertatap muka dengan pihak bank. Transaksi serba digital atau sering disebut E-Channel menjadi pilihan yang tepat bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Di Bank BRI Tbk Kantor Cabang Jember terdapat beberapa jenis E-Channel seperti internet banking, ATM BRI, SMS banking, Mini ATM BRI, Brizzi, Ibas BRI, BRI Mobile, dan lain-lain. Namun dari beberapa jenis E-Channel tersebut yang paling diminati oleh nasabah adalah Mobile Banking (BRIMo) karena melalui produk tersebut nasabah dapat bertansaksi dimana saja dan kapan saja dengan serba mudah dan cepat. Jadi, pada saat pandemi Covid-19 itu, tentunya aktivitas transaksi melalui E-Channel itu sangat dibutuhkan dan gencar sekali digunakan oleh nasabah BRI. Karena memang sesuai anjuran pemerintah ketika kita bertemu orang baru harus memakai masker ataupun tidak boleh bersentuhan satu sama lain demi memutus rantai Covid-19. Nah dengan adanya E-Channel ini maka sangat dimudahkan bagi nasabah untuk melakukan transaksi perbankan. Hal ini menjadi agen utama bagi nasabah BRI hingga saat ini yang masih belum berakhir status darurat Covid-19 agar tetap bisa melakukan transaksi-transaksi atau mencari informasi yang mereka butuhkan dengan menggunakan E-Channel tersebut.

Seperti pencapaian yang telah didapatkan pada tahun ini, di masa status darurat Covid-19 yang belum berakhir, BRI berhasil memperoleh penghargaan sebagai peringkat 1 BRImo sebagai kategori Mobile Banking, selain itu juga sebagai peringkat 3 Brizzi kategori Kartu Uang Elektronik, dimana kedua fitur tersebut merupakan bagian dari E-Channel BRI yang sering digunakan oleh para nasabah selama pandemi Covid-19.

Gambar 4.3 Penghargaan BRI Tahun 2022

Sumber: Kantor BRI KC Jember

Berdasarkan hasil wawancara tersebut dapat diketahui bahwa seiring dengan perkembangan jaman hingga di era digitalisasi saat ini, telah menciptakan kebiasaan baru masyarakat untuk melakukan segala aktivitas serba digital agar lebih praktis dan efisien. Terutama pada saat pandemi Covid-19 yang membuat para masyarakat kesulitan melakukan transaksi secara tatap muka, menyebabkan banyaknya transaksi dilakukan menggunakan sistem digital bank, yaitu Channel. Beberapa jenis E-Channel yang membuat nasabah bisa memilih jenis transaksi sesuai kebutuhan. Untuk saat itu bahkan hingga saat ini, transaksi yang paling laku di kalangan nasabah adalah fitur transaksi BRImo. Hal ini hingga membuat BRI memperoleh penghargaan bergengsi Indonesia Wow Brand 2022 sebagai peringkat 1 BRImo kategori Mobile Banking dan peringkat 3 Brizzi kategori Kartu Uang Elektronik.

Adapun tambahan yang disampikan oleh Ibu Evarista selaku staff bagian FO BRI Tbk Kantor Cabang Jember:

Dapat dikatakan bahwa pengguna E-Channel di masa pandemi Covid-19 sangat meningkat apalagi dengan nasabah generasi X hingga Z atau Baby Boomers yang lahir di tahun 2000an itu menjadi hal yang utama bagi mereka karena mereka memang sudah menganggap hal tersebut menjadi mainannya di era saat ini.

Sedangkan untuk generasi old memang agak kesulitan mengikuti hal seperti itu jadi mereka masih kebanyakan menggunakan sistem yang manual-manual, mungkin mereka hanya sebatas menggunakan mesin E-Channel seperti ATM saja dalam melakukan transaksi, namun mereka juga kami arahkan untuk bisa menggunakan layanan E-Channel lainnya seperti menggunakan aplikasi BRIMo dan lainnya. Kedepannya, memang E-Channel ini menjadi penampung semua kebutuhan bagi nasabah entah yang tua maupun yang masih muda dan sebagainya.

Dapat disimpulkan bahwa pengguna E-Channel meningkat di masa pandemi. E-Channel ini sangat laku di kalangan nasabah terutama nasabah kelahiran tahun 2000an. Mereka lebih sering melakukan transaksi menggunakan fitur E-Channel karena fitur didalamnya lengkap sesuai kebutuhan nasabah walaupun untuk nasabah generasi tahun 1980an transaksi masih jarang dilakukan tetpi pihak bank tetap selalu menganjurkan penggunaan transaksi E-Channel kepada seluruh nasabahnya.

Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Ibu Rizki Handayani selaku supervisor di BRI Tbk Kantor Cabang Jember:

Jadi, sebagai Customer Service (CS) ataupun bagian layanan yang lain, harus memiliki mindset digitalisasi, dengan selalu menawarkan berbagai kemudahan transaksi melalui produk E-Channel seperti mesin ATM, internet ataupun SMS banking serta Mobile Banking kepada seluruh nasabah BRI agar lebih

memudahkan mereka untuk melakukan transaksi perbankan serta mendapatkan informasi perbankan baik selama masa pandemi Covid-19 atau hingga pandemi ini berakhir. Hal tersebut akan sangat menguntungkan bagi nasabah yang menggunakannya karena dapat dikatakan lebih praktis dan lebih efisien.

Berdasarkan pemaparan tersebut diharuskan untuk para Customer Service untuk memiliki mindset digitalisasi sehingga dapat menawarkan kemudahan kepada nasabah dalam melalukan transaksi secara digital.

Maka hal ini dapat menguntungkan nasabah pengguna E-Channel untuk dapat melakukan transaksi dan mendapatkan informasi kapanpun dan dimanapun mereka berada.

Selain itu, tambahan yang disampaikan oleh Bapak Roni Gunawan selaku Customer Service (CS) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember.

Untuk penerapannya, salah satu akan saya jelaskan dengan lebih menyorot pada aplikasi yang lebih sering digunakan oleh para nasabah yaitu Mobile Banking (BRIMo). Hal ini dikarenakan Mobile Banking menjadi salah satu alat untuk melakukan transaksi yang paling mudah bagi nasabah bank BRI sendiri. Dengan BRIMo, nasabah tidak perlu mendatangi Bank BRI lagi. Hal ini sangat tepat dilakukan di masa pandemi Covid-19 yang menganjurkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar rumah.

Seperti ketika nasabah akan melakukan transfer uang, maka bisa langsung melalui BRImo yang ada, dengan cara membuka aplikasi BRImo, lalu masukkan username dan passwordnya, kemudian pilih jenis transaksi yang akan dilakukan. Transfer yang dilakukan juga bisa sesama BRI atau antar Bank. Apabila melakukan transfer sesama BRI maka tidak akan dikenakan biaya kirim atau free sedangkan untuk antar bank, akan dikenakan biaya sebesar Rp.

6.500,-. Ada dua metode yang digunakan untuk melakukan transfer antar bank, yang pertama adalah transfer online, lalu yang kedua adalah transfer BI Fast yang merupakan produk terbaru Bank Indonesia yang bekerjasama dengan seluruh bank yang ada di Indonesia. Fitur ini dikenal dengan biaya yang lebih murah, cukup dengan biaya Rp. 2.500 sudah bisa melakukan transfer antar bank.

Nah itu salah satunya ya.

Berdasarkan pemaparan dari Bapak Roni tersebut, dinyatakan bahwa transaksi yang paling laku di kalangan nasabah pada saat pandemi Covid-19 hingga saat ini adalah transaksi BRImo. Nasabah bisa melakukan transaksi dimanapun mereka berada dan kapanpun mereka mau melalui fitur BRImo. Hal ini sangat efisien karena nasabah hanya perlu membuka aplikasi BRImo pada HP dengan memasukkan username dan passwordnya kemudian tinggal memilih transaksi yang akan dilakukan.

Hal tersebut juga disampaikan oleh saudara Fani Agustina selaku nasabah pengguna E-Channel BRI.51

Menurut saya, bertransaksi menggunakan E-Channel sangat menguntungkan juga sangat praktis. Saya sering melakukan transaksi melalui E-Channel karena hal itu bisa dikatakan tidak membuang-buang waktu saya untuk mengantri di kantor BRI hanya untuk sekedar melakukan sebuah transaksi. Sejauh ini saya sudah cukup sering bertransaksi lewat E-Channel untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saya. Seperti transfer, pembayaran belanja, pembayaran UKT, pembelian pulsa atau hal lainnya. Apalagi pada saat pandemi Covid-19 kemarin, transaksi menggunakan E-Chnnael yaitu BRImo sudah menjadi makanan sehari-hari. Karena pemerintah kan tidak memperbolehkan masyarakat untuk melakukan aktivitas di luar rumah, jadi BRImo itu yang bisa saya gunakan untuk melakukan transaksi perbankan. Selain itu BRImo juga memiliki kelebihan, seperti jika saya mengganti HP baru dan ingin login lagi itu mudah tidak perlu daftar lagi. Selain itu juga misalkan saya lupa password itu bisa diurus sendiri dibandingkan dengan bank lain yang harus datang ke bank. Tapi kalau BRImo bisa dengan HP sendiri. Penggunaannya juga tidak ribet.

Berdasarkan pemaparan tersebut bahwa transaksi BRImo sangat membantu nasabah memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain itu BRImo juga memiliki kelebihan dibandingkan dengan E-Channel milik bank lain seperti yang dipaparkan nasabah tersebut.

51 Fani Agustina, wawancara, Jember, 2 Januari 2023.

Selanjutnya ditegaskan kembali oleh Ibu Rizki Handayani selaku supervisor BRI Tbk Kantor Cabang Jember.52

Untuk transaksi E-Channel juga sangat mudah dilakukan oleh para nasabah BRI apalagi jika nasabah memiliki fitur BRIMo dalam HPnya. Di dalam BRIMo ini sudah banyak fitur-fitur yang disediakan sesuai dengan keperluan nasabah. Seperti halnya pada masalah transfer tadi, saat ini juga sudah ada yang namanya BI Fast yaitu layanan transfer antar bank yang lebih murah, cepat, murah dan aman. Semuanya kembali pada diri masing-masing untuk melakukan suatu transaksi.

Banyak jenis transaksi yang ditawarkan dalam fitur BRImo, nasabah hanya perlu memilih transaksi yang sesuai dengan kebutuhannya.

Penggunaan BRImo juga sangat mudah dilakukan oleh nasabah. Selagi saldo nasabah cukup, dan jaringan internet juga memungkinkan, maka transaksi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Hal ini juga disampaikan oleh saudara Laili Puji Rahayu selaku nasabah pengguna E-Channel BRI Tbk Kantor Cabang Jember.53

Saya memang sudah cukup lama menjadi nasabah pengguna BRImo. Karena selain BRImo itu sangat praktis untuk saya, pendaftarannya pun mudah dilakukan bahkan sudah tidak perlu mendatangi kantor BRI untuk medaftar BRImo. Kita bisa mendaftar secara mandiri dimanapun dan kapanpun kita mau. Yang penting kita memiliki rekening BRI. Selain itu transaksi melalui BRImo sangat mudah dilakukan. Yang penting saldo rekening mencukupi dan jaringan internet memadai pasti transaksi akan cepat berhasil. Namu jika jaringan internet mengalami gangguan, maka transaksi yang dilakukan bisa gagal atau tidak berhasil. Saya pernah mengalami gagal transaksi karena kendala jaringan, tapi ketika jaringan normal, saya melakukan transaksi ulang maka transaksi sukses.

52 Rizki Handayani, wawancara, Jember, 20 September 2022.

53 Laili Puji Rahayu, wawancara, Jember, 2 Januari 2023.

Untuk mendaftar BRImo sangatlah mudah, saat ini nasabah tidak perlu mendatangi kantor BRI untuk mendaftar BRImo, namun sudah bisa mendaftar secara mandiri dengan mengikuti prosedur yang berlaku.

Transaksi BRImo juga sangat mudah dilakukan kapanpun dan dimanapun nasabah berada. Apabila saldo dan jaringan mendukung, maka transaksi juga berjalan sukses, sebaliknya apabila terkendala jaringan atau saldo tidak mencukupi, transaksi akan gagal dilakukan.

Ditambahkan lagi oleh Bapak Roni Gunawan selaku Customer Service (CS) BRI Tbk Kantor Cabang Jember.

Adapun penerapan transaksi E-Channel di masa pandemi tersebut sangat menguntungkan bagi nasabah, maupun bagi pihak bank.

Untuk nasabah yaitu memudahkan transaksi dan mendapatkan informasi tanpa harus mendatangi bank secara langsung karena dapat dilihat melalui fitur-fitur E-Channel yang ada. Selain itu, keuntungan juga diperoleh untuk bank. Dari hasil transaksi nasabah selama pandemi menggunakan fitur E-Channel maka hal tersebut juga menjadi sumber pendapatan bank berbasis Fee Based Income. Semakin banyak nasabah yang melakukan transaksi melalui E-Channel, maka pendapatan Fee Based Income bank juga akan meningkat. Selain keuntungan yang didapatkan, ada juga tantangan dan hambatan tersendiri yang akan dihadapi selama penerapan transaksi melalui E-Channel di masa pandemi Covid-19.

Tantangannya adalah saat ini karena produk tersebut adalah media elektronik, tentu akan adanya social engineering yaitu maraknya penipuan, misalkan saat transaksi diketahui usernamenya, paswordnya, maka itu akan berdampak bagi nasabah yang bersangkutan. Jadi lebih pada melawan penipu-penipu yang ada.

Karena mereka akan lebih cepat untuk menipu kita. Apalagi mereka memang sudah ahlinya ya tapi disalahgunakan untuk menipu orang-orang. Adapun tindakan yang akan dilakukan bank BRI adalah kita akan memastikan betul terkait dengan transaksi itu apakah benar dilakukan oleh para penipu atau hanya settingan dari nasabah sendiri. Kemudian kita upayakan akan laporkan dengan membuat ajuan dengan bukti-bukti yang disampaikan oleh para nasabah. Misalkan mereka mengalami kebobolan saldo, tentu mereka sebelumnya ingat pernah melakukan transaksi apa, adakah hal-hal yang mencurigakan atau tidak dari transaksi sebelumnya.

Maka hal seperti itu akan dikumpulkan sebagai alat bukti dan akan diajukan ke kantor pusat, dan oleh kantor pusat akan dijawab atau segera direspon.54

Hal tersebut juga disampaikan oleh Tia selaku nasabah pegguna E-Channel BRI Tbk Kantor Cabang Jember.

Selain keuntungan yang didapatkan namun menurut saya BRImo juga memiliki kekurangan yaitu gampang kebobolan. Seperti adanya link penipuan yang beredar. Dengan itu, kita cuma perlu waspada dengan link yang kita dapatkan yang mengatasnamakan BRI, selama kita menjaga keamanan password dan username maka tidak akan terjadi apa-apa dengan BRImo yang kita miliki.

Jika ada sesuatu yang terjadi, lebih baik segera lapor pada bank.

Dalam pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa transaksi menggunakan E-Channel sangat menguntungkan bagi nasabah maupun pihak bank sendiri. Bagi nasabah yang melakukan transaksi E-Channel, mereka akan mendapatkan fasilitas transaksi yang lebih efektif, aman dan efisien. Mereka juga tidak perlu datang untuk mengantri di bank agar dapat melakukan transaksi. mesin-mesin E-Channel yang sudah tersedia dimana-mana, juga aplikasi-aplikasi E-Channel yang sudah ada dalam telepon genggam masing-masing nasabah telah bersedia digunakan tak terbatas ruang dan waktu.

Selain keuntungan yang didapat, namun juga masih ada tantangan atau hambatan dari proses penerapan transaksi E-Channel di masa pandemi Covid-19. Seperti adanya kejahatan-kejahatan dari luar (social engineering) yang menyebabkan nasabah berdampak kerugian. Maka dari itu dikatakan sangat penting menjaga keamanan data bagi masing-masing

54 Roni Gunawan, wawancara, Jember, 12 Oktober 2022.

nasabah dalam melakukan transaksi E-Channel untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Upaya dalam Meningkatkan Jumlah Fee Based Income melalui Transaksi E-Channel di BRI Tbk Kantor Cabang Jember pada Masa Pandemi Covid-19.

Fee Based Income merupakan pendapatan operasional non bunga.

Adapun unsur-unsur pendapatan yang masuk ke dalamnya meliputi pendapatan provisi dan komisi, pendapatan transaksi valuta asing, serta pendapatan operasional lainnya yang meliputi penerimaan deviden dari anak perusahaan. Namun dalam hal ini, peneliti lebih fokus pada pendapatan Fee Based Income yang terangkum dalam fitur E-Channel BRI. Adapun beberapa upaya yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang Jember untuk dapat meningkatkan Fee Based Income melalui transaksi E-Channel pada masa pandemi Covid-19 yang dipaparkan oleh supervisor BRI Tbk KC Jember Ibu Rizki Handayani meliputi sebagai berikut:

Strategi bank untuk meningkatkan Fee Based Income melalui E-Channel yaitu kita melakukan sebuah transformasi. Maksudnya adalah untuk sekarang dan kedepannya, kita semua berbenah untuk melakukan transformasi layanan. Jadi untuk layanan kedepannya itu lebih banyak melakukan transaksi melalui E-Channel. Jadi untuk CS, harapan untuk kedepannya itu nasbah lebih banyak bertransaksi menggunakan E-Channel daripada menemui Customer Service. Jadi, apabila ada nasabah yang bertransaksi menggunakan E-Channel maka BRI akan mendapatkan Fee Based Income dari transaksi tersebut.

Dari hasil wawancara yang dilakukan bersama Ibu Rizki, dapat disimpulkan bahwa strategi pertama yang dilakukan untuk meningkatkan

Fee Based Income adalah dengan melakukan transformasi layanan.

Pelayanan nasabah yang awalnya dilakukan oleh staff bank yang bertugas, saat ini menjadi lebih praktis dengan menggunakan layanan berbasis digital. Dengan menggunakan layanan berbasis digital atau E-Channel yang disediakan BRI, maka nasabah tidak perlu antri di bank untuk melakukan transaksi.

Selanjutnya, ditambahkan oleh Bapak Roni Gunawan selaku Customer Service (CS) BRI Tbk Kantor Cabang Jember:

Seperti yang telah disebutkan oleh ibu Kiki, melakukan transformasi layanan sangat tepat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan Fee Based Income bank. Kita akan lebih mengarahkan nasabah untuk lebih banyak melakukan transaksi dengan E-Channel yang kita miliki. Mesin-mesin di depan itu juga merupakan E-Channel. Jadi E-Channel itu tidak hanya aplikasi yang ada di HP saja ya. Nah maksud dari transformasi ini seperti jasa transfer yang biasanya dilakukan oleh kami, ditransformasi menjadi mesin E-Channel seperti mesin ATM itu ataupun aplikasi BRImo di HP nasabah, fitur transfer tadi sudah tersedia disana.

Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya transformasi layanan menuju digitalisasi, maka pihak bank akan lebih menganjurkan nasabah untuk melakukan transaksi melalui E-Channel tersebut, sehingga nasabah bahkan bisa bertransaksi di luar lingkungan bank bahkan dimanapun berada melalui fitur E-Channel tersebut, baik mesin ataupun aplikasinya.

Begitupun pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Ibu Evarista selaku staff bagian FO di BRI Tbk Kantor Cabang Jember:

Sebenarnya banyak upaya yang dilakukan ya, benar salah satunya adalah melakukan transformasi layanan agar lebih mudah dijangkau oleh nasabah. Ya seperti pada saat pandemi kemarin, kita disini memikirkan agar transaksi nasabah dapat terus terpenuhi sehingga kami membenahi layanan menuju digitalisasi lebih tinggi.

Dengan apa caranya? Yaitu menggunakan fasilitas E-Channel yang selalu kami tawarkan. Sehingga nasabah melakukan transaksi dengan E-Channel kemudian bank mendapat keuntungan berbasis Fee Based Income.

Dari hasil wawancara yang dilakukan dapat disimpulkan bersama Ibu Eva bahwa strategi yang dilakukan untuk meningkatkan Fee Based Income adalah dengan melakukan transformasi layanan seperti di masa pandemi hingga saat ini. Hal ini dilakukan agar lebih mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi. Memaksimalkan transaksi nasabah menggunakan E-Channel dapat menjadikan sumber pendapatan Fee Based Income bank lebih tinggi.

Berdasarkan hal tersebut, bank memperoleh pendapatan Fee Based Income yang berasal dari pendapatan provisi maupun komisi. Pendapatan provisi merupakan imbalan yang diterima atau dibayar sehubungan dengan fasilitas yang digunakan. Dalam hal ini dapat diketahui dari penggunaan ATM BRI maupun aplikasi E-Channel lainnya yang digunakan untuk melakukan berbagai transaksi oleh nasabah, sehingga bank memperoleh imbalan dari hasil transaksi tersebut.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Ibu Rizki Handayani selaku supervisor Bank Rakyat Indonesia Tbk Kantor Cabang Jember:55

Selain melakukan transformasi layanan, tidak lupa untuk selalu berusaha memperbanyak nasabah. Apabila nasabahnya banyak atau bertambah dan kemudian Customer Service mendorong nasabah untuk memiliki aplikasi BRImo, dan nasabah melakukan transaksi melalui aplikasi tersebut, otomatis juga dapat bisa meningkatkan Fee Based Income. Sebenarnya Fee Based Income tidak hanya melaui E-Channel saja. Nasabah nabung juga ada Fee Based

55 Rizki Handayani, wawancara, Jember, 20 September 2022.

Incomenya untuk kita, nasabah transfer ke luar negeri juga ada Fee Based Incomenya. Nasabah menukar mata uang asing atau money changer gitu juga kita ada Fee based Income.

Dari hasil pemaparan Ibu Rizki dapat disimpulkan bahwa tidak hanya transformasi layanan, menambah jumlah nasabah juga penting dilakukan untuk dapat menambah Fee Based Income bank. Karena apabila ada nasabah baru yang membuka rekening, hingga melakukan transaksi menggunakan E-Channel BRI baik penggunaan mesin-mesin E-Channel ataupun melakukan transaksi melalui E-Channel seperti penggunaan BRImo, Internet banking, SMS banking, kartu debit atau bahkan melakukan transaksi luar negeri atau melakukan penukaran uang asing.

Maka hal tersebut juga akan menambah atau meningkatkan Fee Based Income BRI berupa pendapatan provisi maupun komisi serta juga pendapatan dari transaksi valuta asing yang berasal dari transaksi-tansaksi yang dilakukan tersebut.

Hal ini juga disampaikan oleh Ibu Evarista staff bagian FO BRI Tbk Kantor Cabang Jember sebagai berikut:

Yang terpenting juga dalam hal tersebut pastinya adalah menambah jumlah nasabah. Karena apabila nasabah membuka rekening baru saja, hal itu sudah menambah pendapatan Fee Based Income, apalagi jika nasabah berkelanjutan melakukan transaksi menggunakan fitur E-Channel BRI maka Fee Based Incomenya juga pasti terus meningkat.

Berdasarkan pemaparan dari Ibu Eva, dapat disimpulkan bahwa menambah jumlah nasabah BRI juga penting dilakukan. Karena bagian-bagian transaksi nasabah mulai dari membuka rekening hingga

menggunakan fitur E-Channel untuk transaksi, akan meningkatkan jumlah Fee Based Income yang didapatkan oleh bank.

Kemudian juga ditambah oleh pemaparan dari Bapak Roni Gunawan selaku CS BRI Tbk Kantor Cabang Jember:

Mengajak nasabah untuk membuka rekening melalui fitur BRImo juga merupakan tambahan Fee Based Income bank. Apalagi nasabah terus aktif dalam melakukan transaksi yang dibutuhkan melaluin fitur E-Channel maka pertumbuhan Fee Based Income juga akan semakin tinggi. Semakin banyak nasabah dan semakin banyak transaksinya, maka itu sangat menguntungkan bank.

Dapat kita simpulkan berdasarkan pemaparan dari Bapak Roni.

Tidak hanya sekedar memperbanyak nasabah, mengajak nasabah untuk terus bertransaksi melalui E-Channel akan lebih meningkatkan pendapatan Fee Based Income bank.

Selain upaya-upaya tersebut, bank juga mengupayakan untuk menambah mesin E-Channel, hal ini seperti yang disampaikan oleh Ibu Rizki Handayani selaku supervisor BRI Tbk KC Jember.

Untuk kedepannya juga akan banyak mesin-mesin E-Channel di depan bank. Seperti mesin penggantian kartu. Jadi bahkan untuk saat ini di depan bank itu sudah ada mesin penggantian kartu ATM.

Jadi, untuk mengganti kartu ATM tidak perlu lagi antri ke CS tapi sudah bisa dilayani oleh mesin. Yang selama ini hanya ada mesin ATM yang biasa digunakan untuk penarikan uang dan setor tunai maupun transfer gitu kan ya ataupun juga pembayaran seperti pembayaran BPJS atau apalah semua macam pembayaran. Jadi kalau ganti kartu ATM, baik ATMnya itu karena hilang, rusak atau karena penggantian dari belum perchip menjadi berchip itu bisa dilayani di mesin penggantian kartu ATM. Misalkan kartu ATMnya rusak nanti tinggal di input aja sesuai di layar. Jadi mesinnya itu sama seperti mesin ATM seperti masukkan nomer rekeningnya, kemudian masukkan pinnya, dimasukkan kartunya yang rusak, di scan KTPnya kemudian muncul form di layarnya itu tinggal tandatangan formnya, nanti keluar kartu ATMnya yang baru.

Dokumen terkait