BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
1. Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan Pada RS Panti Waluyo
a. Fungsi yang terkait dalam sistem akuntansi piutang RS Panti Waluyo Surakarta.
1) Fungsi Pendaftaran dan Kasir Rawat Jalan
Fungsi ini dijalankan oleh bagian pendaftaran, yang bertanggung jawab dalam proses pendaftaran pasien asuransi, baik untuk pasien baru maupun lama, serta penyimpanan data pasien juga melayani kurang bayar yang terjadi ketika beberapa biaya layanan dan obat tidak tertanggung oleh asuransi.
2) Fungsi Piutang
Fungsi ini dijalankan oleh bagian piutang front dan piutang back office, yang bertanggung jawab dalam merekap, mengentry, membuat Kartu Piutang, membuat Surat Penagihan hingga menagih piutang serta mengarsip data pasien.
3) Fungsi Rawat Jalan (Poliklinik)
Fungsi ini dijalankan oleh berbagai klinik. Pasien akan menjalani pemeriksaan awal atas penyakit yang ia derita, untuk selanjutnya diambil tindak lanjut keperawatan intensif (rawat inap) atau cukup dengan pemberian resep dokter.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
29
4) Bagian Penunjang Medik
Bagian penunjang medik menjalan tugasnya sebagai lanjutan dari poliklinik apabila pasien memerlukan tindak lanjut atas penyakit yang diderita, maka dokter atau perawat dapat memberikan pemeriksaan penunjang di ruang laboratorium atau radiologi.
5) Instalasi Farmasi
Fungsi ini dijalankan oleh bagian farmasi yang bertugas mengelola obat baik pengadaannya, penyimpanannya, maupun pendistribusiannya kepada pasien.
6) Fungsi Akuntansi
Fungsi akuntansi bertanggung jawab atas pencatatan bertambahnya piutang pada jurnal umum, transaksi penerimaan kas dari piutang/ berkurangnya piutang, dan transaksi penghapusan piutang.
b. Dokumen yang terkait dalam system akuntansi piutang RS Panti Waluyo Surakarta
1) Surat Pernyataan Kesanggupan (SPK)
Dokumen ini dibuat oleh bagian pengelolaan pendapatan yang ditandatangani oleh pelanggan yang menyatakan kesanggupan membayar/ mengangsur kekurangan pembayaran biaya pelayanan kesehatan RS Panti Waluyo Surakarta dan ditandatangani oleh kepala bagian pengelolaan pendapatan.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
30
2) Surat Tagihan Biaya Pelayanan Kesehatan (STBPK)
Dokumen ini dibuat oleh bagian pengelolaan pendapatan untuk dikirm ke pelanggan guna menagih piutang yang sudah jatuh tempo berdasarkan surat pernyataan kesanggupan. Dokumen ini ditandatangani oleh wakil direktur keuangan atas nama direktur RS Panti Waluyo Surakarta.
3) Bukti Kas Masuk (BKM)
Dokumen ini dibuat oleh bagian pengelolaan pendapatan sebagai adanya kas masuk sebagai pengurang piutang dan ditandatangani oleh pasien/ debitur.
c. Catatan akuntansi yang terkait dalam system akuntansi piutang RS Panti Waluyo Surakarta.
1) Rekap Piutang
Rekap piutang ini dibuat oleh bagian pengelolaan pendapatan sebagai dasar untuk membuat daftar umur piutang.
2) Jurnal Umum (JU)
Jurnal umum dibuat oleh bagian akuntansi untuk mencatat penambahan piutang dan penghapusan piutang. Pencatatan penambahan piutang, debit pada piutang dan kredit pada pendapatan jasa. Pencatatan penghapusan piutang, debit pada beban piutang tak tertagih dan kredit pada piutang.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
31
3) Jurnal Pemasukan Kas (JPK)
Pemasukan kas dari piutang dicatat pada jurnal pemasukan kas. Debit pada kas dan kredit pada piutang. Jurnal pemasukan kas dibuat oleh bagian akuntansi.
4) Buku Besar Piutang
Buku besar piutang digunakan untuk mengakumulasikan transaksi yang telah dicatat di jurnal yang melibatkan akun piutang. Buku besar diisi oleh bagian akuntansi setelah melakukan pencatatan jurnal. 5) Buku Besar Pendapatan Jasa
Buku besar pendapatan jasa digunakan untuk mengakumulasikan transaksi yang telah dicatat di jurnal yang melibatkan akun pendapatan. Buku besar diisi oleh bagian akuntansi setelah melakukan pencatatan jurnal.
6) Buku Besar Piutang Tak Tertagih
Buku besar beban piutang tak tertagih digunakan untk mengakumulasikan transaksi yang telah dicatat di jurnal yang melibatkan akun beban piutang tak tertagih. Buku besar diisi oleh bagian akuntansi setelah melakukan pencatatan jurnal.
d. Jaringan prosedur yang terkait dalam system akuntansi piutang RS Panti Waluyo Surakarta.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
32
Menyambut pasien dengan mengentry data pasien yang datanya akan terkirim langsung secara komputerisasi ke bagian piutang back office.
a) Menerima Kartu Pegawai Pengantar Instansi (KP/PI) dari Pasien b) Menyerahkan Kartu Pelayanan Pasien Rawat Jalan (KPPRJ)/ Kartu
Hijau/ Merah ke Poliklinik
c) Menerima kembali KPPRJ dari pasien, dicatat dalam Buku Pegawai kemudian mengarsip Kartu Hijau/ Merah
d) Menyerahkan kembali Kartu Pegawai (KP) ke Pasien
e) Berdasarkan jumlah Pasien/ KPPRJ yang dilayani dibuat LHB (Laporan Harian Bagian) rangkap 2
Lembar 1 untuk Akuntansi Lembar 2 untuk Arsip
2) Prosedur Poliklinik
a) Menerima KKPRJ/ Kartu Askes (merah muda) dari Sub. Bag. Piutang
b) Melakukan pelayanan medik
c) Petugas mengisi jenis dan tarif pelayanan di KKPRJ d) Petugas membubuhkan tanda tangan di KKPRJ
e) Jika ada tindak lanjut membuat Permintaan Pemeriksaan, jika tidak menerbitkan dan menyerahkan resep ke pasien.
f) Menerima Hasil Pemeriksaan Medik (HPM) dari Bagian (Penunjang Medik)
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
33
g) Atas dasar Hasil Pemeriksaan, jika diperlukan mondok (rawat inap) dibuatkan SPD jika tidak maka dibuatkan SPD jika tidak maka dibuatkan resep obat
h) Berdasarkan jumalh pasien/ KPPRJ (kartu hijau) yang dilayani dibuat Laporan Harian Bagian (LHB) rangkap 3
Lembar 1 untuk Akuntansi Lembar 2 untuk Rekam Medik Lembar 3 untuk Arsip
3) Prosedur Penunjang Medik
a) Menerima KPPRJ (Kartu Hijau/Merah) b) Melakukan pelayanan medik
c) Petugas mengisi jenis dan tarif pelayanan di KPPRJ d) Petugas membubuhkan tanda tangan di KPPRJ
e) Menerbitkan HPM untuk diserahkan ke Poliklinik via pasien f) Berdasarkan jumlah pasien yang dilayani dibuat LHB rangkap 3
Lembar 1 untuk Akuntansi Lembar 2 untuk RM Lembar 3 untuk Arsip
4) Prosedur Farmasi
a) Menerima resep dan KPPRJ (Kartu Hijau/Merah) dari Poliklinik via pasien
b) Petugas mengisi harga Obat di KPPRJ
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
34
d) Menyiapkan Obat dan menyerahkan ke pasien
e) Berdasarkan jumlah resep/ KPPRJ (Kartu Hijau/ Merah) yang dilayani dibuat LHB rangkap 3
Lembar 1 untuk Akuntansi Lembar 2 untuk RM Lembar 3 untk Arsip
5) Prosedur Akuntansi
a) Menerima LHB dai Poliklinik
b) Menerima LHB dari Penunjang Medik c) Menerima LHB dari Farmasi
d) Membuat jurnal piutang pasien dan pendapatan e. Bagan Alir (Flowchart)
Bagan alir dari system piutang asuransi rawat jalan RS. panti Waluyo dapat dilihat pada gambar
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
35
SISTEM RAWAT JALAN (OUTPATIENT))
Fungsi Piutang Akuntansi
Dari Pasien Dari Pasien
Ke Pasien Digunakan Sebagai Kartu piutang
Gambar 2.1
Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan RS. Panti Waluyo KP/PI KPPRJ KPPRJ Menyerahkan KP/PI KP/PI 1 A
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
36
lanjutan
Gambar 2.2
Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan RS. Panti Waluyo 5 6 7 LHB Poliklinik LHB Farmasi LHB Penunjang Medik Mencatat dlm kartu piutang Proses entry JP
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user 37 POLIKLINIK YA YA TIDAK TIDAK Ke rekam Bersama Medic KPPRJ Ke akuntansi Via AKPN Gambar 2.3
Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan RS. Panti Waluyo 1 3 KPPRJ Hasil pemeriksaan Melakukan pelayanan medik Inap Tindak lanjut Proses resep Permintaan pemeriksaan Resep SPD 4 2 T Proses inap Proses LHB Isi harga & ttd KPPRJ 3 2 1 T Ke system rawat inap
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
38
BAGIAN PENUNJANG MEDIK
Ke rekam Via pasien medik bersama
KPPRJ
Gambar 2.4
Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan RS. Panti Waluyo 2 Permintaan pemeriksaan KPPRJ Isi harga & ttd KPPRJ Proses LHB Melakukan pelayanan medik Proses HP 3 2 1 LHB Hasil pemeriksaan 3 6 T
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user 39 FARMASI Ke rekam medik ke pasien Gambar 2.5
Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan RS. Panti Waluyo 4 Isi harga & ttd KPPRJ Proses LHB Menyerahkan ke pasien Menyiapkan obat KPPRJ 3 2 1 LHB Resep 7 T Obat
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
40
AKUNTANSI
Gambar 2.6
Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan RS. Panti Waluyo 6 7 8 LHB Poliklinik TTU 2 LHB Penunjang Medik TTU 2 LHB Farmasi Cocokkan TTU dan LHB PROSES ENTRY JP
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
41
Keterangan Bagan Alir (Flowchart) Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan
KP / PI : Kartu Pegawai/ Pengantar Instansi KPPRJ : Kartu Piutang Pelayanan Rawat Jalan PP : Permintaan Pemeriksaan
HP : Hasil Pemeriksaan SPD : Surat Pengantar Dirawat LHB : Laporan Harian Bagian
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
42
2. Evaluasi Sistem Piutang Asuransi Rawat Jalan pada RS Panti Waluyo Surakarta.
a. Fungsi Yang Terkait
Fungsi yang terkait dalam system akuntansi piutang pada RS Panti Waluyo Surakarta sudah melakukan pemisahan fungsinya berdasarkan tanggung jawab masing-masing. Dilaksanakan dengan karywan berbeda sehingga meminimalisir atau tidak dimungkinkannya adanya kejadian ekonomi yang dapat dimanipulasi.
b. Dokumen Yang Ada
Penggunaan dokumen pada RS Panti Waluyo sebagaisalah satu unsur suatu system akuntansi pokok sudah baik karena dokumen-dokumen tersebut bernomor urut tercetak dan dibuat secara rangkap sehingga memudahlan untk cross check data. Selain itu, setiap dokumen telah diotorisasi oleh fungsi yang berwenang.
c. Catatan Akuntansi Yang Digunakan
Catatan akuntansi yang dibuat RS Panti Waluyo Surakarta sebagai salah satu unsur system akuntansi pokok menyediakan dalam dua bentuk, yaitu secara manual (manual system) dan terkomputerisasi (computerized system). Namun masih terdapat kelemahan yang dalam hal ini tidak dibuatnya daftar umur piutang yang seharusnya menunjukkan berapa lamanya jangka waktu piutang tersebut.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
43
d. Jaringan Prosedur yang Membentuk Suatu Sistem
Jaringan prosedur yang membentuk system pada RS Panti Waluyo Surakarta sudah memadai meskipun masih ada kelemahannya. Hal nii dapat dilihat dari :
1) Transaksi munculnya piutang sampai pencatatan telah dilakukan. 2) Transaksi penerimaan kas sampai pencatatan telah dilakukan oleh
beberapa bagian (kasir, bendahara, bag piutang utk pelunasan, sajikan akuntansi).
3) Terdapat pemisahan fungsi e. System Pengendalian Internal
System akuntansi yang berjalan telah menunjukkan adanya pengendalian internal. Hal ini dapat dilihat pada adanya pemisahan fungsi yang tegas dan sesuai tanggung jawab masing-masing bagian, penggunaan dokumen sudah diotorisasi oleh pihak yang berwwenang, penggunaan formulir bernomer urut tercetak oleh bagian yang berwenang, dalam suatu transaksi yang terjadi dari awal sampai akhir tidak hanya dilaksanakan oleh satu unit organisasi saja, setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan peraturan yang ada, adanya rekruitmen karyawan disesuaikan dengan standar pendidikan dan bidang pekerjaan yang telah ditetapkan perusahaan.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
44
BAB III