Capaian IPM Humbang Hasundutan merupakan agregasi dari tiga dimensi yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Dimensi umur panjang dan hidup sehat yang diwakili oleh indikator angka harapan hidup saat lahir menunjukkan capaian yang bagus. Saat ini, rata-rata bayi yang baru lahir dapat bertahan hidup hingga usia 67,30 tahun. Dimensi pengetahuan diwakili oleh indikator rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Secara rata-rata, penduduk 25 tahun ke atas di Humbang Hasundutan telah menempuh pendidikan hingga 9,10 tahun atau setara dengan Kelas IX. Meski masih perlu terus ditingkatkan, harapan baru muncul. Dalam waktu bersamaan, secara rata-rata anak berusia 7 tahun yang masuk ke jenjang pendidikan diharapkan mampu bersekolah hingga 13,2 tahun atau setara Diploma I. Tidak kalah penting, standar hidup layak yang diukur melalui indikator PNB per kapita telah menunjukkan hal positif. Rata-rata PNB per kapita Humbang Hasundutan telah mencapai 7,4 juta rupiah per tahun.
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 41
41
Dengan capaian IPM di tahun 2017, Humbang Hasundutan beradapada posisi status pembangunan manusia kategori “sedang”. Meskipun demikian capaian ini hanya mengantarkan Humbang Hasundutan pada posisi 26 dari 33 kabupaten/kota dalam pencapaian pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara.
Level pembangunan manusia yang tinggi bukan menjadi satu-satunya indikator dalam melihat pencapaian pembangunan manusia. Perkembangan pembangunan manusia juga menjadi salah satu indikator penting. Humbang Hasundutan dan Samosir misalnya, meskipun level capaian pembangunan manusia hanya berstatus “sedang” tetapi perkembangannya bagus.
Dibandingkan kabupaten terdekat, Humbang Hasundutan masih tertinggal dari Toba Samosir dan Tapanuli Utara. Toba Samosir telah jauh meninggalkan Humbang Hasundutan yang saat ini IPM di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Danau Toba ini telah masuk pada kategori “tinggi”. Tapanuli Utara juga telah masuk pada kategori “tinggi”. Sementara itu, Samosir bersama Humbang Hasundutan berada pada posisi “sedang”.
Sebesar 45,4 persen atau sebanyak 15 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara telah berhasil mencapai status pembangunan manusia “tinggi” yaitu Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Toba Samosir, Kota Sibolga, Kota Padangsidimpuan, Kota Tebing Tinggi, Kota Binjai, Kota Pematang Siantar, dan Kota Medan. Sementara lima kabupaten dengan pembangunan manusia dalam kategori “rendah” adalah Nias Barat, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Mandailing Natal.
42 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017
Grafik 3.6 Wilayah di Provinsi Sumatera Utara Menurut Angka Harapan Hidup
Kota Pematangsiantar Toba
Samosir
Labuhanbatu Kota Tebing Tinggi
Kota Binjai Nias Simalungun Karo Kota Sibolga Nias Barat Tapanuli Utara Nias Selatan Kota Medan Deli Serdang Nias Utara Kota Padangsidimpuan
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 43
43
Perkembangan pembangunan manusia secara umummenunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu. Kabupaten Humbang Hasundutan menunjukkan kenaikan IPM selama periode 2013 hingga 2017. Hal serupa juga terjadi pada seluruh kabupaten/kota. Peningkatan pembangunan manusia terus terjadi setiap tahun.
Grafik 3.7 Perkembangan IPM, 2013-2017
Selama kurun waktu tahun 2013-2017 beberapa kabupaten/kota mampu meningkatkan pembangunan manusia di daerah masing-masing dengan konsistensi yang baik, terlihat dari peningkatan nilai IPM kabupaten/kota yang secara rata-rata semakin baik tiap tahunnya.
Apabila ditelusuri lebih jauh, wilayah yang mencatat perkembangan tercepat sebagian besar merupakan wilayah dengan capaian IPM tidak begitu tinggi. Bahkan, beberapa wilayah merupakan daerah dengan IPM terendah. Capaian IPM rendah bukan menjadi hambatan untuk meningkatkan pembangunan manusia. Wilayah dengan capaian pembangunan manusia yang masih rendah memiliki peluang untuk tumbuh lebih cepat dibanding wilayah dengan capaian yang sudah tinggi.
3.5.1. Pembangunan Bidang Kesehatan
Hidup lebih lama merupakan dambaan setiap orang. Untuk dapat berumur panjang, diperlukan kesehatan yang lebih baik. Pembangunan manusia memperluas pilihan-pilihan manusia dengan mensyaratkan
64,92 65,59 66,03 66,56 67,30 63,00 65,00 67,00 2013 2014 2015 2016 2017
44 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 berumur panjang. Proksi umur panjang dan sehat yang digunakan
dalam pembangunan manusia adalah indikator angka harapan hidup saat lahir (e0). Indikator ini menjadi salah satu indikator gambaran kesehatan masyarakat.
Grafik 3.8 Perkembangan Angka Harapan Hidup (tahun), 2013-2017
Selama kurun waktu 2013 hingga 2017, angka harapan hidup Humbang Hasundutan terus meningkat. Artinya, harapan seorang bayi yang baru lahir untuk dapat hidup lebih lama menjadi semakin tinggi. Saat ini, angka harapan hidup di Humbang Hasundutan telah mencapai 68,41 tahun. Selama empat tahun, angka harapan hidup saat lahir di Humbang Hasundutan tumbuh 0,14 persen per tahun.
Di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, angka harapan hidup pada tahun 2017 bervariasi. Variasi angka harapan hidup berkisar dari 61,97 tahun hingga 72,63 tahun. Angka harapan hidup tertinggi berada di Kota Pematang Siantar dengan 72,63 tahun. Sementara angka harapan hidup terendah berada di Kabupaten Mandailing Natal dengan 61,97 tahun.
67,70 67,80 68,10 68,26 68,41 67,00 68,00 69,00 2013 2014 2015 2016 2017
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 45
45
Grafik 3.9 Wilayah di Provinsi Sumatera Utara Menurut Angka Harapan Hidup67,80 – 69,66 64,45 – 67,80
46 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017
3.5.2. Pembangunan Bidang Pendidikan
Pendidikan memperluas peluang seseorang. Pendidikan meningkatkan kreativitas dan imajinasi. Sebagai nilai tambah, pendidikan juga akan memperluas pilihan-pilihan lain. Manusia yang berpendidikan akan lebih memperhatikan tingkat kesehatan agar dapat hidup lebih lama. Tidak hanya itu, manusia yang berpendidikan juga akan berpeluang besar mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang lebih layak. Oleh karena itu, pendidikan menjadi penting sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas manusia agar dapat memperluas peluang mereka.
Grafik 3.10 Rata-rata Lama Sekolah (MYS) dan Estimasi Lama Sekolah (EYS), 2013-2017
Sampai dengan tahun 2017, rata-rata lama sekolah penduduk 25 tahun ke atas di Humbang Hasundutan telah mencapai 8,9 tahun atau setara dengan kelas IX. Sementara anak usia 7 tahun yang masuk dunia pendidikan diharapkan akan dapat bersekolah selama 13,15 tahun atau mencapai Diploma I. Selama empat tahun terakhir, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah terus meningkat. Rata-rata lama sekolah tumbuh 0,75 persen per tahun, sementara harapan lama sekolah tumbuh 1,73 persen per tahun.
12,67 13,13 13,15 13,21 13,24 8,80 8,88 8,90 8,91 9,10 8,00 9,00 10,00 11,00 12,00 13,00 14,00 2013 2014 2015 2016 2017 EYS MYS
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 47
47
Capaian dan perkembangan rata-rata lama sekolah dan harapanlama sekolah tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara cenderung bervariasi. Rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas pada tahun 2017 berkisar antara 4,93 tahun hingga 11,25 tahun. Sementara harapan lama sekolah berkisar antara 11,98 tahun hingga 14,50 tahun. Rata-rata lama sekolah tertinggi berada di Kota Medan degnan 11,25 tahun dan terendah berada di Kabupaten Nias dengan 4,93 tahun. Harapan lama sekolah tertinggi berada Kota Padang Sidempuan dengan 14,50 tahun dan terendah di Kabupaten Nias Selatan dengan 11,98 tahun.
48 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 Grafik 3.11 Wilayah di Provinsi Sumatera Utara Menurut Harapan Lama Sekolah
Selama kurun waktu 2013 hingga 2017, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah terus tumbuh. Rata-rata lama sekolah tumbuh paling cepat di Kabupaten Tapanuli Tengah dan paling lambat di Kabupaten Labuhan Batu
8,44 - 9,46 6,05 - 8,44
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 49
49
Selatan. Harapan lama sekolah tumbuh paling cepat di Kabupaten Labuhan BatuSelatan, sementara paling lambat di Kabupaten Labuhan Batu.
3.5.3. Pembangunan Bidang Ekonomi
Pengeluaran atau pendapatan telah memberikan sedikit gambaran mengenai ukuran pembangunan, seperti yang telah terjadi pada era tahun 70-an. Akan tetapi uang memiliki arti yang penting untuk memperluas pilihan, terutama bagi penduduk miskin. Oleh karena itu, perkembangan tingkat pengeluaran menjadi hal menarik untuk diteliti.
Tahun 2017, pengeluaran per kapita penduduk Humbang Hasundutan telah mencapai 7,4 juta per tahun. Pengeluaran per kapita Humbang Hasundutan terus meningkat selama lima tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 2,33 persen per tahun. Selama kurun waktu tersebut, perkembangan pada tahun 2012 hingga 2014 cenderung melambat dibanding perkembangan pada tahun 2010 hingga 2012; kemudian terjadi peningkatan lagi antara periode 2014-2017
Grafik 3.12 Pertumbuhan Pengeluaran per Kapita (persen), 2013-2017
Di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, pengeluaran per kapita penduduk pada tahun 2017 berkisar antara 5,59 juta rupiah hingga 14,61 juta rupiah. Pengeluaran per kapita tertinggi berada di Kota
1,65 0,99 2,26 3,59 3,88 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 2013 2014 2015 2016 2017
50 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 Medan dengan 14,61 juta Rupiah per tahun, sementara pengeluaran per
kapita terendah berada di Nias Barat dengan 5,59 juta Rupiah per tahun.
Kota Tebing Tinggi merupakan kota dengan pertumbuhan pengeluaran per kapita tercepat di Provinsi Sumatera Utara. Sementara Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi kabupaten dengan pertumbuhan pengeluaran per kapita paling lambat di Provinsi Sumatera Utara.
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 51
51
Grafik 3.13 Wilayah di Provinsi Sumatera Utara Menurut Pengeluaran Per Kapita
9.642 - 10.623 7.667 - 9.642
DISPARITAS
PEMBANGUNAN MANUSIA
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 55
4.1. Gambaran Umum Kabupaten Humbang Hasundutan
Kabupaten Humbang Hasundutan berada pada garis 201’-2028’ Lintang Utara dan 98010’– 98058’Bujur Timur, dengan ketinggian 330-2.075 m di atas permukaan laut. Luas wilayah 251.765,93 ha terdiri dari 250.271,02 ha daratan dan 1.494,91 ha danau. Berdasarkan letak geografisnya terhadap Provinsi Sumatera Utara, kabupaten ini berada di tengah-tengah dengan batas-batas teritorialnya sebagai berikut.
Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Samosir Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Utara Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Tengah Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Pakpak Bharat
Secara administrasi, sejak dimekarkan tahun 2003, Kabupaten Humbang Hasundutan di tahun 2017 terdiri dari sepuluh kecamatan dengan 153 desa dan 1 kelurahan. Ibukota kabupaten adalah Kecamatan Doloksanggul.
4.2. Perbandingan Pembangunan Manusia Antara Kabupaten
dan Kota
Kesenjangan pembangunan antarwilayah dalam jangka panjang bisa memberikan dampak pada kehidupan sosial masyarakat yang secara langsung juga mempengaruhi kualitas manusianya. Oleh sebab itu, perbandingan pencapaian pembangunan manusia antar wilayah menjadi sangat penting sebagai dasar evaluasi pemerintah dalam perumusan kebijakan yang selanjutnya digunakan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia.
Selama kurun waktu lima tahun, kesenjangan pembangunan manusia tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara masih cukup tinggi namun cenderung semakin menyempit. Kesenjangan antara IPM
56 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 kabupaten/kota tertinggi dan terendah selisihnya yaitu 20,42.
Kesenjangan di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara selama empat tahun terakhir terjadi antara Kota Medan (tertinggi) dengan Kabupaten Nias (terendah).
Grafik 4.1 Perkembangan Selisih Nilai IPM , 2013-2017
Hal yang lebih menarik jika membandingkan pencapaian pembangunan manusia antarkabupaten dan kota. Tidak dapat dipungkiri bahwa kota memiliki daya tarik tersendiri dibanding kabupaten. Kota menyediakan berbagai macam fasilitas yang memadai sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan mudah. Kemudahan akses yang tersedia di kota cukup banyak, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, secara fisik umumnya kota jauh lebih maju dibanding kabupaten.
Di tahun yang sama, perbedaan kemajuan antara kota dengan kabupaten di Provinsi Sumatera Utara begitu terlihat. Kota yang telah berstatus pembangunan manusia “tinggi” telah mencapai 75 persen. Sementara di wilayah kabupaten, hanya 24 persen kabupaten yang telah berhasil mencapai status pembangunan manusia “tinggi”. Ditambah lagi, masih terdapat sekitar 16 persen kabupaten yang berstatus pembangunan manusia “rendah”. Tetapi, tidak terdapat kota dengan status pembangunan manusia “rendah”.
19 19,5 20 20,5 21 21,5 2013 2014 2015 2016 2017 21,41 20,72 20,02 20,31 20,42
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 57
57
Fenomena kesenjangan di kota dan kabupaten juga terjadi pada semuadimensi pembangunan manusia, baik kesehatan, pendidikan, maupun standar hidup yang layak. Selama tahun 2011 hingga 2016, kesenjangan yang terjadi di kabupaten lebih kecil bila dibanding dengan kesenjangan yang terjadi di kota. Hal ini terjadi pada semua dimensi, kecuali dimensi pendidikan. Fenomena yang menarik justru terjadi pada dimensi ini dimana kesenjangan yang terjadi di kabupaten lebih tinggi bila dibandingkan dengan kesenjangan yang terjadi di kota.
Kota Kabupaten
IPM 73,40
Kab. Toba Samosir
Kota Gunung Sitoli
IPM 66,41
Kota Medan
IPM 78,87
IPM 58,25
58 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 Diantara ketiga dimensi pembangunan manusia, nampaknya dimensi
standar hidup yang layak memiliki fenomena yang cukup menarik. Kesenjangan pengeluaran per kapita yang terjadi di kota lebih tinggi dibandingkan dengan kesenjangan yang terjadi di kabupaten dengan angka yang hampir mendekati. Namun perkembangan kesenjangan keduanya selama empat tahun justru cenderung semakin memburuk. Dengan demikian, dimensi ini juga perlu mendapat perhatian khusus agar kesenjangan pembangunan manusianya tidak semakin melebar.
Tinggi
70 ≤ IPM < 80
Sangat Tinggi
IPM > 80
Sedang
60 ≤ IPM < 70
Rendah
IPM < 60
Kategori IPM
-
-46% 54%
12,5
%
87%
6%
-PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 59
59
4.2.1. Kesenjangan Kesehatan
Seiring dengan kesehatan masyarakat Provinsi Sumatera Utara yang semakin membaik, kesenjangan kesehatan antarkabupaten/kota pun semakin mengecil. Hal ini dapat dilihat dari jarak antara Angka Harapan Hidup (AHH) tertinggi dengan Angka Harapan Hidup terendah.
Grafik 4.2 Perkembangan Selisih Nilai Angka Harapan Hidup (tahun), 2013-2017
Tahun 2017 kesenjangan AHH antarkabupaten/kota sebesar 10,66, tergolong masih tinggi namun masih dalam tren menurun. Dalam hal ini, upaya-upaya untuk pemerataan pembangunan kesehatan masyarakat harus terus digalakkan. Tentunya, harus mempertimbangkan daerah yang menjadi prioritas agar kesenjangan juga semakin mengecil.
4.2.2. Kesenjangan Pendidikan
Seiring dengan perbaikan kualitas kesehatan, dalam kurun waktu 2013-2017, pendidikan di Indonesia menunjukkan perkembangan yang baik. Harapan lama sekolah penduduk 7 tahun semakin meningkat. Begitu pula dengan rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
10 10,5 11 11,5 2013 2014 2015 2016 2017 11,06 11,01 10,71 10,91 10,66
60 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017
Grafik 4.3 Perkembangan Selisih Harapan Lama Sekolah (tahun), 2013-2017
Kesenjangan capaian pembangunan pendidikan yang ditunjukkan dengan rentang angka harapan lama sekolah tertinggi dan terendah di kabupaten/kota semakin membaik. Selisihnya cenderung berfluktuatif sejak 2013 hingga 2017, yang berarti bahwa upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk sekolah masih dalam upaya pemerataan di seluruh Provinsi Sumatera Utara.
Kesenjangan angka harapan lama sekolah tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara terjadi akibat perbedaan capaian antara Kota Medan dengan Kabupaten Nias. Pada tahun 2016, rata-rata penduduk usia 7 di Medan dapat berpotensi menempuh pendidikan selama 14 tahun. Di tahun yang sama, penduduk usia 7 tahun di Nias hanya berpotensi menempuh pendidikan selama 12 tahun.
Pola yang sama terjadi pada indikator rata-rata lama sekolah. Selama setengah dasawarsa, kesenjangan yang terjadi antara kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dengan capaian rata-rata lama sekolah tertinggi dengan terendah cenderung menurun. Artinya, perubahan pendidikan di kabupaten/kota terendah cukup menunjukkan perkembangan yang signifikan.
0 0,5 1 1,5 2 2,5 3 2013 2014 2015 2016 2017 2,77 2,52 2,7 2,11 2,52
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 61
61
4.2.3. Kesenjangan Ekonomi
Dimensi standar hidup yang layak menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kualitas kehidupan manusia. Dimensi ini diproksi dengan indikator pengeluaran per kapita. Selama kurun waktu 2012 hingga 2017, pengeluaran per kapita Provinsi Sumatera Utara terus meningkat. Namun, hal itu masih menyisakan persoalan kesenjangan antarwilayah.
Grafik 4.4 Perkembangan Selisih Pengeluaran per Kapita (ribu Rupiah), 2013-2017
Secara metodologi, pengeluaran per kapita pada bagian ini sedikit berbeda dengan pengeluaran per kapita pada bab sebelumnya dimana masyarakat Humbang Hasundutan memiliki pengeluaran per kapita untuk konsumsi makanan dan non makanan tahun 2017 sebesar Rp 778.770 per kapita per bulan.
Pengeluaran per kapita pada bagian ini merupakan agregat penghitungan setahun, selain itu telah dilakukan pembobotan terhadap variasi komoditi yang dikonsumsi. Hal ini bertujuan agar angka setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia dapat dibandingkan terutama untuk paritas daya belinya. Pembobotan inilah yang menjadikan data pengeluaran per kapita dalam IPM lebih menggambarkan disparitas antar wilayah. 7.500 7.950 8.400 8.850 9.300 2013 2014 2015 2016 2017 8.841 8.828 8.983 9.000 9.019
PDRB Lapangan Usaha Kabupaten Humbang Hasundutan 2017Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 65
65
Berdasarkan hasil analisis data Indeks Pembangunan Manusia (IPM)untuk periode 2013-2017 didapat beberapa kesimpulan, antara lain:
1. Tren pembangunan manusia di Humbang Hasundutan secara umum meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2017 Capaian IPM Humbang Hasundutan adalah 67,30 atau naik 0,74 poin dari 66,56 di tahun 2016. 2. Komponen-komponen IPM yang mengalami peningkatan yaitu:
3. Capaian IPM Humbang Hasundutan masih berada dalam kategori “sedang” dan berada pada peringkat 26 dari 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.
4. Selisih IPM antara Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kota Medan yang memiliki IPM tertinggi adalah 12,68 poin.
5. Selisih indikator Angka Harapan Hidup antara Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kota Pematang Siantar yang memiliki Angka Harapan Hidup tertinggi adalah 4,22 poin.
6. Selisih indikator Harapan Lama Sekolah antara Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kota Padangsidimpuan yang memiliki Harapan Lama Sekolah tertinggi adalah 1,29 poin
7. Pengeluaran per kapita penduduk Humbang Hasundutan rata-rata bertumbuh sebesar 2,33 persen per tahun dengan tingkat pertumbuhan terendah selama lima tahun terakhir adalah tahun 2014 dengan nilai pertumbuhan 0,99 persen dan tertinggi di tahun 2017 dengan nilai pertumbuhan 3,88 persen.
8. Berdasarkan perbandingan dengan kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba Samosir, dan Kabupaten Samosir dapat terlihat bahwa:
a. Kabupaten Toba Samosir memiliki IPM tertinggi dengan 73,87 dan Humbang Hasundutan memiliki IPM terendah dengan 67,30
66 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 b. Kabupaten Tapanuli Utara memiliki Harapan Lama Sekolah
tertinggi dengan 13,65 tahun dan Kabupaten Samosir memiliki Harapan Lama Sekolah terendah dengan 13,43 tahun.
c. Kabupaten Samosir memiliki Angka Harapan Hidup tertinggi dengan 70,68 tahun dan Kabupaten Tapanuli Utara memiliki Angka Harapan Hidup terendah dengan 67,86 tahun.
d. Kabupaten Toba Samosir memiliki tingkat pengeluaran per kapita tertinggi dengan 11,84 juta Rupiah per tahun dan Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki tingkat pengeluaran per kapita terendah dengan 7,41 juta Rupiah per tahun.
9. IPM merupakan indeks komposit yang digunakan untuk mengukur pembangunan manusia di suatu wilayah sekaligus dapat menjadi pembanding disparitas pembangunan manusia antar wilayah dengan indikator yang dianggap relevan untuk mewakili kualitas hidup manusia.
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 69 KOMODITI KEBUTUHAN POKOK SEBAGAI DASAR PENGHITUNGAN DAYA BELI (PPP)
Makanan Non Makanan
Beras Jeruk Bawang putih Rokok kretek filter Transportasi/
pengangkutan umum Tepung Terigu Mangga Cabe merah Rokok kretek tanpa filter Pos dan Telekomunikasi Ketela pohon
/singkong
Salak Cabe rawit Rokok putih Pakaian jadi laki-laki
dewasa
Kentang Pisang ambon Tahu Rumah sendiri/bebas
sewa Pakaian jadi perempuan dewasa Tongkol/tuna/
cakalang Pisang raja Tempe Rumah kontrak Pakaian jadi anak-anak
Kembung Pisang lainnya Nasi campur/rames Rumah sewa Alas kaki
Bandeng Pepaya Nasi goreng Rumah dinas Minyak pelumas
Mujair Minyak kelapa Nasi putih Listrik Meubelair
Mas Minyak goreng
lainnya
Lontong/ketupat sayur
Air PAM Peralatan rumah tangga
Lele Kelapa Soto/gule/sop
/rawon/cincang
LPG Perlengkapan perabot
rumah tangga Ikan segar lainnya Gula pasir Sate/tongseng Minyak tanah Alat-alat dapur/makan
Daging sapi Teh Mie bakso/mie
rebus/mie goreng Lainnya (batu baterai, aki, korek, obat nyamuk dll)
Daging ayam ras Kopi Makanan ringan
anak Perlengkapan mandi
Daging ayam
kampung Garam Ikan (goreng/bakar dll) Barang kecantikan
Telur ayam ras Kecap Ayam/daging
(goreng dll)
Perawatan kulit, muka, kuku, rambut
Susu kental manis Penyedap
masakan/vetsin
Makanan jadi lainnya
Sabun cuci
Susu bubuk Mie instan Air kemasan galon Biaya RS Pemerintah Susu bubuk bayi Roti manis/roti
lainnya
Minuman jadi lainnya
Biaya RS Swasta
Bayam Kue kering Es lainnya Puskesmas/pustu
Kangkung Kue basah Praktek dokter/poliklinik
Kacang panjang Makanan
gorengan SPP
Bawang merah Gado-gado/
ketoprak Bensin
70 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 IPM Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2013-2017
Kabupaten/Kota 2013 2014 2015 2016 2017 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 01 Nias 57,43 57,98 58,85 59,75 60,21 02 Mandailing Natal 62,91 63,42 63,99 64,55 65,13 03 Tapanuli Selatan 66,75 67,22 67,63 68,04 68,69 04 Tapanuli Tengah 65,64 66,16 67,06 67,27 67,96 05 Tapanuli Utara 70,50 70,70 71,32 71,96 72,38 06 Toba Samosir 72,36 72,79 73,40 73,61 73,87 07 Labuhan Batu 69,45 70,06 70,23 70,50 71,00 08 Asahan 66,58 67,51 68,40 68,71 69,10 09 Simalungun 70,28 70,89 71,24 71,48 71,83 10 Dairi 67,15 67,91 69,00 69,61 70,36 11 Karo 71,62 71,84 72,69 73,29 73,53 12 Deli Serdang 71,39 71,98 72,79 73,51 73,94 13 Langkat 67,17 68,00 68,53 69,13 69,82 14 Nias Selatan 56,78 57,78 58,74 59,14 59,85 15 Humbang Hasundutan 64,92 65,59 66,03 66,56 67,30 16 Pakpak Barat 64,73 65,06 65,53 65,81 66,25 17 Samosir 66,80 67,80 68,43 68,82 69,43 18 Serdang Bedagai 67,11 67,78 68,01 68,77 69,16 19 Batu Bara 65,06 65,50 66,02 66,69 67,20
20 Padang Lawas Utara 66,13 66,50 67,35 68,05 68,34
21 Padang Lawas 64,62 65,50 65,99 66,23 66,82
22 Labuhan Batu Selatan 67,78 68,59 69,67 70,28 70,48
23 Labuhan Batu Utara 68,28 69,15 69,69 70,26 70,79
24 Nias Utara 58,29 59,18 59,88 60,23 60,57
25 Nias Barat 56,58 57,54 58,25 59,03 59,56
71 Kota Sibolga 70,45 71,01 71,64 72,00 72,28
72 Kota Tanjung Balai 65,40 66,05 66,74 67,09 67,41
73 Kota Pematang Siantar 75,05 75,83 76,34 76,90 77,54
74 Kota Tebing Tinggi 71,85 72,13 72,81 73,58 73,90
75 Kota Medan 78,00 78,26 78,87 79,34 79,98
76 Kota Binjai 72,02 72,55 73,81 74,11 74,65
77 Kota Padang Sidempuan 71,68 71,88 72,80 73,42 73,81
78 Kota Gunung Sitoli 65,25 65,91 66,41 66,85 67,68
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 71 Angka Harapan Hidup Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2013-2017
Kabupaten/Kota 2013 2014 2015 2016 2017 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 01 Nias 68,77 68,87 68,97 69,07 69,18 02 Mandailing Natal 61,08 61,18 61,58 61,77 61,97 03 Tapanuli Selatan 63,04 63,14 63,74 64,01 64,28 04 Tapanuli Tengah 66,47 66,49 66,59 66,62 66,66 05 Tapanuli Utara 67,15 67,25 67,55 67,71 67,86 06 Toba Samosir 68,94 69,04 69,14 69,25 69,36 07 Labuhan Batu 69,24 69,26 69,36 69,40 69,44 08 Asahan 67,17 67,27 67,37 67,47 67,57 09 Simalungun 70,14 70,24 70,34 70,43 70,53 10 Dairi 67,38 67,48 67,78 67,95 68,13 11 Karo 70,38 70,42 70,62 70,69 70,77 12 Deli Serdang 70,78 70,80 71,00 71,06 71,11 13 Langkat 67,23 67,33 67,63 67,79 67,94 14 Nias Selatan 67,06 67,16 67,66 67,83 68,00 15 Humbang Hasundutan 67,70 67,80 68,10 68,26 68,41 16 Pakpak Barat 64,42 64,45 64,85 64,95 65,05 17 Samosir 69,56 69,66 70,26 70,47 70,68 18 Serdang Bedagai 67,17 67,27 67,47 67,63 67,79 19 Batu Bara 65,40 65,50 65,80 65,95 66,10
20 Padang Lawas Utara 66,38 66,40 66,50 66,54 66,58
21 Padang Lawas 65,97 66,01 66,31 66,40 66,50
22 Labuhan Batu Selatan 68,03 68,06 68,09 68,11 68,14
23 Labuhan Batu Utara 68,40 68,50 68,70 68,80 68,91
24 Nias Utara 68,39 68,49 68,59 68,68 68,77
25 Nias Barat 67,54 67,64 67,94 68,10 68,28
71 Kota Sibolga 67,30 67,40 67,70 67,87 68,05
72 Kota Tanjung Balai 61,30 61,40 61,90 62,09 62,28
73 Kota Pematang Siantar 71,59 71,69 72,29 72,46 72,63
74 Kota Tebing Tinggi 69,94 70,04 70,14 70,21 70,28
75 Kota Medan 72,13 72,18 72,28 72,34 72,40
76 Kota Binjai 71,34 71,39 71,59 71,67 71,75
77 Kota Padang Sidempuan 68,22 68,27 68,32 68,37 68,41
78 Kota Gunung Sitoli 70,13 70,19 70,29 70,36 70,42
72 Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Humbang Hasundutan 2017 Harapan Lama Sekolah Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2013-2017