• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBELIAN JAGUNG, KEDELE DAN KENTANG PETANI Nomor :

ALOKASI DPM-LUEP KOMODITI JAGUNG, KEDELE DAN KENTANG PROVINSI JAMBI TAHUN 2009

PEMBELIAN JAGUNG, KEDELE DAN KENTANG PETANI Nomor :

Pada hari ini, . . . tanggal . . . bulan . . . . tahun dua ribu sembilan bertempat di Kantor

Badan Koordinasi Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Jalan Samarinda Kotabaru Jambi, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

1. . . : Pengguna Anggaran Kegiatan Provinsi Tahun Anggaran 2009, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Badan Koordinasi Penyuluhan dan

Ketahanan Pangan Provinsi Jambi yang berkedudukan di Jalan Samarinda

Kotabaru Jambi yang untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. . . . . : Pimpinan LUEP ...//Koptan/KUD. . . , dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama LUEP . . . ., yang berkedudukan di Jalan . . . yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan Perjanjian/Kontrak yang mengikat dan berakibat hukum bagi kedua belah pihak untuk pelaksanaan kegiatan pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani dengan Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan, dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal-pasal berikut.

Pasal 1

DASAR PELAKSANAAN

a Keppres Nomor 42 Tahun 2002, tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja b Peraturan Gubernur Jambi tentang Pedoman Umum DPM-LUEP untuk Pengendalian Harga jagung, kedele

dan kentang di tingkat Petani Tahun 2009;

c Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) Tahun 2009 Badan Koordinasi Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Nomor : 1.27.01.16.65.5.2 tanggal 27 Januari 2009

d Surat Edaran Gubernur Jambi tentang Petunjuk Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi No. 954/450/Keu tanggal 31 Januari 2007.

Lanjutan lampiran 7.

e Keputusan Gubernur Jambi, Nomor:……… tanggal ……….tentang Penetapan Badan Koordinasi Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi sebagai penanggung jawab pengelolaan DPM LUEP.

f Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Nomor:……….. tanggal ………, tentang Penetapan Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan

g Surat Kerjasama Jual Beli Jagung, kedele dan kentang) Petani dalam kelompoktani antara LUEP ... dengan Kelompoktani Nomor :………. tanggal …………

h Surat Perjanjian Kontrak/Kerjasama Penjualan Hasil Pembelian Jagung, kedele dan kentang) oleh LUEP... dengan ...

Pasal 2

LINGKUP PEKERJAAN DAN JANGKA WAKTU PELAKSANAAN

(1) PIHAK PERTAMA memberikan tugas kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA telah setuju untuk menerima dan melaksanakan pembelian Jagung, kedele dan kentang sebanyak ………ton dengan harga serendah-rendahnya sesuai harga referensi daerah untuk jagung, kedele dan kentang dengan kelompoktani tersebut sebagaimana terlampir pada surat perjanjian/kontrak ini.

(2) PIHAK KEDUA setelah melakukan pembelian jagung, kedele dan kentang) pada ayat 1 (satu) pasal ini wajib melakukan pembelian jagung kembali minimal satu kali putaran.

(3) Surat perjanjian/kontrak ini mulai berlaku efektif setelah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Adapun jangka waktu pelaksanaan pekerjaan pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani sesuai surat perjanjian/kontrak sampai tanggal 30 April 2010.

Pasal 3

SUMBER DANA DAN JUMLAH BIAYA

Sumber dana dan jumlah biaya pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani seperti dimaksud pada pasal 2 Surat Perjanjian/Kontrak ini adalah :

(1) Sumber dana sebagaimana tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Tahun 2009, Badan Koodinasi Penyuluhan dan Ketahanan pangan Provinsi Jambi Nomor : 1.27.01.16.65.5.2 tanggal 27 Januari 2009.

(2) Jumlah biaya yang diperlukan disepakati sebesar Rp. ……….…..……,- (dengan huruf).

(3) Setelah masa kontrak berakhir atau selambat-lambatnya tanggal 30 April 2010, PIHAK KEDUA berkewajiban mengembalikan seluruh dana yang digunakan untuk pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani sesuai nilai kontrak ke Rekening Bendaharawan Penerima Provinsi.

(4) Bendaharawan Penerima Provinsi, berdasarkan ayat (3) pasal ini selanjutnya menyetorkan seluruhnya ke Rekening Kas Daerah dengan nomor rekening ... dalam waktu 1 x 24 jam setelah tanggal penerimaan.

Lanjutan lampiran 7. Pasal 4

PEMBAYARAN

Pembayaran harga pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani dimaksud pada pasal 3 Surat Perjanjian/Kontrak ini akan dilakukan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA, dilaksanakan melalui Biro Keuangan Setda Provinsi Jambi dan Rekening Kas Daerah ……… (yang berkedudukan di ibu kota provinsi), dengan cara pembayaran langsung ke rekening Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan ………. pada Bank ………Jl. ……….. Nomor Rek.: ……….……….……

Pasal 5 JAMINAN/AGUNAN

(1) PIHAK KEDUA menyerahkan jaminan/agunan beserta Sertifikat APHT/Sertifikat Fidusia/Surat Kuasa Jual dalam bentuk barang bergerak dan atau tidak bergerak senilai Rp. ……….,- (dengan huruf).

(2) PIHAK PERTAMA mengembalikan jaminan/agunan kepada PIHAK KEDUA setelah PIHAK KEDUA mengembalikan seluruh dana penguatan modal untuk pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani yang diterima dari PIHAK PERTAMA, yang dinyatakan dengan Berita Acara Serah Terima jaminan/agunan dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA.

Pasal 6 S A N K S I

(1) Apabila PIHAK KEDUA tidak dapat melaksanakan pembelian jagung, kedele dan kentang petani dalam kelompoktani sesuai dengan Pasal 2 ayat (1), maka PIHAK PERTAMA berhak secara sepihak mencabut seluruh dana yang diterima PIHAK KEDUA yang mengakibatkan surat perjanjian/kontrak batal.

(2) Apabila PIHAK KEDUA ternyata tidak dapat mengembalikan seluruh dana yang diterima dari PIHAK PERTAMA sesuai dengan batas waktu seperti tersebut pada pasal 3 ayat (3) yang disebabkan oleh kesalahan/kelalaian atau hal-hal lain dalam batas tanggungjawab PIHAK KEDUA, maka PIHAK KEDUA dikenakan denda 1 0/00 (satu perseribu) untuk setiap hari keterlambatan dan maksimum 5% (lima perseratus) dari sisa tunggakan sejak tanggal jatuh tempo.

(3) Apabila dalam waktu yang telah ditetapkan sebagaimana tersebut dalam ayat (2), PIHAK KEDUA tidak mengembalikan dana yang diterima dari PIHAK PERTAMA, maka jaminan/agunan sebagaimana tersebut dalam Pasal 5 ayat (1) diserahkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Pasal 7 PERSELISIHAN

(1) Apabila terjadi perselisihan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sehubungan dengan surat perjanjian/kontrak ini maka akan diselesaikan secara musyawarah untuk memperoleh mufakat.

2) Apabila dengan cara musyawarah belum dapat dicapai suatu penyelesaian, maka kedua belah pihak menyerahkan perselisihan ini kepada Pengadilan Negeri ……….., sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Lanjutan lampiran 7. (3) Keputusan Pengadilan Negeri yang telah mempunyai kekuatan hukum adalah mengikat kedua belah

pihak.

Pasal 8 FORCE MAJEURE

(1) Jika timbul keadaan memaksa (force majeure) yaitu hal-hal yang diluar kekuasaan PIHAK KEDUA sehingga tertundanya pelaksanaan pekerjaan, maka PIHAK KEDUA harus memberitahukan secara tertulis yang disyahkan oleh Bupati/Walikota setempat dalam waktu 4 x 24 jam kepada PIHAK PERTAMA.

(2) Keadaan memaksa (force majeure) yang dimaksud pasal 8 ayat (1) adalah:

a. Bencana alam seperti gempa bumi, angin topan, banjir besar, kebakaran yang bukan disebabkan kelalaian PIHAK KEDUA.

b. Peperangan.

c. Perubahan kebijakan moneter berdasarkan Peraturan Pemerintah.

Pasal 9 LAIN – LAIN

(1) Segala lampiran yang melengkapi surat perjanjian/kontrak ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.

(2) Perubahan atas surat perjanjian/kontrak ini tidak berlaku kecuali terlebih dahulu harus dengan persetujuan kedua belah pihak.

Lanjutan lampiran 7. Pasal 10

P E N U T U P

Surat perjanjian/kontrak ini ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab tanpa adanya paksaan baik psikis maupun fisik dari manapun, dan dibuat rangkap 6 (enam) yang kesemuanya mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

...……… ………..………...

NIP.

MENGETAHUI:

Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan dan Kepala Badan/Dinas/Kantor/Unit Kerja Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota

……… .………

Lanjutan lampiran 7a. Lampiran : Surat Perjanjian/Kontrak Pembelian Jagung Petani

Nomor :

Tanggal :

Dokumen terkait