• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PEMBAHASAN

D. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bank Sampah

Bank Sampah Induk Rumah Harum merupakan tempat pengumpul sampah non organik yang telah terpilah, beberapa jenis sampah terpilah yang dikumpulkan Bank Sampah Induk Rumah Harum yaitu berbagai jenis sampah non organik yang bisa bernilai jual.

Tidak hanya sekedar menampung jenis sampah yang telah ditentukan, Bank Sampah Induk Rumah Harum berbeda dengan pengepul sampah yang hanya mengumpulkan sampah yang bernilai jual saja, tetapi Bank Sampah Induk Rumah Harum memiliki program lainnya sebagai pembeda dari pengepul sampah pada umumnya. Yang membedakan bank sampah induk rumah harum dengan pengepul sampah adalah yaitu memiliki program yang melibatkan masyarakat yang tujuannya yaitu membangun kepedulian terhadap sampah yang dihasilkan untuk mendapat manfaat ekonomi langsung dari sampah walau hasilnya tidak seberapa.

Hal ini selaras dengan yang diungkapkan oleh Bambang Suwerda (2012) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan bank sampah adalah suatu tempat dimana terjadi kegiatan pelayanan terhadap penabung sampah yang dilakukan oleh teller bank sampah. Tujuan

96

dibangunnya bank sampah sebenarnya bukan bank sampah itu sendiri. Bank sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat dapat berkawan dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah.

Selain itu Bank Sampah Induk Rumah Harum tidak hanya berdiri sendiri, Bank Sampah Induk Rumah Harum membuat kelompok binaan bank sampah unit yang dibentuk melalui pelatihan pembuatan bank sampah yang ada diberbagai titik lokasi di Depok. Dari sinilah mulai proses pemberdayaan yaitu dengan dibentuknya bank sampah unit diberbagai titik dengan binaan dari bank sampah Induk Rumah Harum.

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti pada bapak Herman sebagai pendiri Bank Sampah Induk Rumah Harum adalah menurut bapak Herman yaitu. “yang membedakan kita dengan pengepul sampah biasa yaitu kita mempunyai program-program yang dapat mengedukasi masyarakat “, yang diantaranya yaitu program rumah edukasi dan kreasi, dan Program Sedekah Minyak Jelantah. Dengan proses mengajak, mendorong dan mengedukasi masyarakat dapat melakukan pemberdayaan melalui lembaga yang dinamakan bank sampah, melalui program yang berkaitan dengan hasil sampah masyarakat, mengajak masyarakat,

97

sekaligus memberdayakan masyarakat melalui hasil sampah atau limbah yang dihasilkan masyarakat.

98 BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil temuan penelitian dan analisa yang telah peneliti lakukan, maka dengan ini peneliti dapat menarik beberapa point inti, yaitu :

1. Pelaksanaan program Sedekah Minyak Jelantah mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat maupun anggota kelompok binaan bank sampah unit. Hal ini bisa terlihat dari semangatnya anggota bank sampah unit Kompak Sejahtera dalam produksi sabun dan lalu mengembangkan inovasi lagi dengan membuat lilin dari minyak jelantah yang dijual ke masyarakat dan sampai dengan sekarang masih berjalan.

2. Perencanaan dan mitra kerja sama program Sedekah Minyak Jelantah sudah baik, bisa dilihat dengan awal berjalan program Sedekah Minyak Jelantah ini mitra kerja sama membantu dengan sebagai pengadaan wadah sebagai tempat pengumpul minyak jelantah, lalu mitra kerja sama sampai saat ini masih membantu dalam program ini dan menambah jangkauan luas program ini.

Dengan semakin banyak nasabah yang mengumpulkan minyak jelantahnya

99

3. Pelaksanaan pelatihan masih berjalan sampai saat ini, seperti yang dikatakan bapak Herman, kelompok binaan bank sampah unit Kompak Sejahtera dengan mengembangkan hasil pemanfaatan minyak jelantah.

4. Dampak yang dirasakan oleh kelompok binaan bank sampah unit Kompak sejahtera dalam tergabung kegiatan ini mengalami perbedaan dan manfaat yang mereka rasakan (1) mendapatkan penghasilan, (2) menambah ilmu pengetahuan, (3) mendapatkan relasi yang luas dan dikenal banyak orang.

Dilihat dari 4 (empat) point diatas, maka dapat dilihat dan ditarik kesimpulan bahwa program pemberdayaan melalui Sedekah Minyak Jelantah dapat dikatakan berhasil, dengan sesuai tahapan pemberdayaan yaitu : Tahap penyadaran dan pembentukan prilaku menuju prilaku sadar dan peduli, Tahap tranformasi kemampuan berupa wawasan pengetahuan, kecakapan sampai keterampilan agar terbuka wawasan dan memberikan keterampilan dasar sehingga dapat mengambil peran didalam pembangunan.

Semua point tersebut telah dilakukan Bank Sampah Induk Rumah Harum dalam melakukan pemberdayaan melalui program Sedekah Minyak Jelantah.

100 B. Saran

Setelah melakukan penelitian dengan observasi dan wawancara, ada beberapa saran yang peneliti ingin berikan kepada Bank Sampah Induk Rumah Harum mengenai program Sedekah Minyak Jelantah.

a. Adanya pendampingan yang diberikan pada peserta pelatihan pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah.

b. Untuk anggota kelompok binaan bank sampah unit Kompak Sejahtera agar bisa membuat hasil produksi dan kemasan yang memiliki nilai jual lebih baik dari sebelumnya.

101

DAFTAR PUSTAKA BUKU

Achmadi, A., dan Narbuko. (2015). Metodologi Penelitian.

Jakarta: Bumi Aksara.

Anwas, M. Oos. (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Jakarta: Alvabeta

Adi, Rukminto, Isbandi. (2003). Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas Pengantar Pada Pendekatan Prakti edisi revisi 2003. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.

Bungin. Burhan (2012). Analisis Data Penelitian Kualitatif.

Jakarta: Raja Grafindo. Persada.

Gunawan. Imam. (2013) Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Malang : PT Bumi Aksara.

Hambali, E. & A. Suryani. (2002). Teknologi Emulsi. Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor : Bogor.

Hambali, E. dkk. (2008). Teknologi Bioenergi. Jakarta : Agro Media Pustaka.

Kartono, Kartini, 1996, Pengantar Metodelogi Riset Sosial.

Bandung: Mandar Maju.

Moleong, Lexy J. (2007). Metodelogi Penelitian Kualitatif.

Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

102

Moleong, Lexy J. (2013) Metode Penelitian Kualitatif. edisi revisi.

Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Mardikanto, Tatok, dan, Poerwoko Soebianto. (2013).

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan.

Bandung: Alfabeta.

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru.

Jakarta: UIP

Musa, Muhammad. (1998). Metodologi Penelitian. Jakarta: Fajar Agung.

Mujahid, M. d. (2011). Pembangunan Ekonomi Berwawasan lingkungan. Malang : IKIP Universitas Negeri Malang.

Nggao, Fredy, S. (2003). Evaluasi Program. Jakarta: Nuansa Madani.

Nurkencana, Wayan. (1976). Evaluasi Pendidikan. Surabaya:

Usaha Nasional.

Prastowo, Andi. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rukmini, A. (2007). Regenerasi Minyak Goreng Bekas Dengan Arang Sekam Menekan Kerusakan Organ Tubuh. Yogyakarta:

Universitas Widya Mataram Yogayakarta.

Sangadji , Etta Mamang & Sopiah. (2010). Metodologi Penelitian–

Pendekatan Praktis dalam Penelitian,.Yogyakarta: ANDI

103

Sugiyono. (2015) Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methode).

Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013) Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Suwerda, Bambang. (2012). Bank Sampah (Kajian Teori dan Penerapan). Yogyakarta: Pustaka Rihama.

Totok Mardikanto, Poerwoko Soebiato. (2015). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung:

Alfabeta.

Wirawan. (2012). Evaluasi; Teori, Model, Standar, Aplikasi dan Profesi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

JURNAL

Pramudya Ajeng Safitri, W. S. (2018). statistik lingkungan hidup.

pengelolaan sampah di indonesia, 219.

Amalia, Firina. 2010. Perilaku Penggunaan Minyak Goreng dan Pengaruh Terhadap Keikutsertaan Program Pengumpulan Minyak Jelantah di Bogor. Vol 3

M, D. d. (2015). Model Evaluasi Program Pendidikan.islamadina , 1-28.

Maria, Warjio, Dumasari, Isnanini. (2020). Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Mawar Sejadi di Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar Kota

104

Tanjung Balai. Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik.

89-98 INTERNET

Pembagian wilayah kecamatan di kota Depok Jawa Barat. Di

akses pada 13 agustus 2021, dari

https://jabarprov.go.id/index.php/pages/id/1063

Flayer Sedekah Minyak Jelantah bank sampah induk rumah harum. Diakses pada 13 agustus 2021, dari https://www.facebook.com/banksampahindukrumahharum/

Flayer program dan jenis sampah yang dikumpulkan bank sampah, diakses pada 13 agustus 2021, dari https://www.banksampahindukrumahharum.com/

Letak geografis kota Depok, diakses pada hari jum’at, tgl 13

agustus 2021, dari

https://jabarprov.go.id/index.php/pages/id/1063

Peta kecamatan kota Depok, diakses tgl 13 agustus 2021 dari, https://www.disdukcapil.depok.go.id/

Jumlah Penduduk Kota Depok Tahun 2019, diakses tgl 13 agustus 2021 dari, https://depokkota.bps.go.id/

SKRIPSI

Oktavia, Nur, Fanny. 2010. “Evaluasi Program BaitulMaal Wa Tamwil AR-Ridho Dalam Pemberdayaan Ekonomi

105

Masyarakat Di Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur”.

Amrullah, Lutfi. 2018. “Evaluasi Program Pemberdayaan Tunanetra Melalui Komputer Bicara dan Keterampilan Musik di Yayasan Mitra Netra Cilandak Jakarta Selatan”.

Yulia Ranny. 2015. “Evaluasi Pelaksanaan Program Sekolah Gratis Bagi Keluarga Miskin Di Yayasan Ibnu Sina Maleo Bintaro”.

PERUNDANG-UNDANGAN

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah

ARSIP LEMBAGA

Pendirian Bank Sampah Induk Rumah Harum, pengeluaran sk terdaftar bulan Januari 2017

Leaflet Bank Sampah Induk Rumah Harum kota Depok

106

LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 Catatan Hasil Observasi Peneliti

No Tanggal Objek Induk Rumah Harum yang berada di Jln. Merdeka Raya. Kemudian peneliti bekomunikasi dengan bapak Hermansyah selaku pendiri untuk mengetahui terkait progra yang ada di BSI Rumah Harum Sedekah Minyak Jelantah.

2. 8 Agustus wawancara yang pertama kepada bapak Herman pertanyaan yang sudah dipersiapkan oleh peneliti untuk mengetahui lebih dalam program Sedekah Minyak Jelantah, dari wawancara tersebut pak Herman memberikan nomer WA Ibu Yuti selaku

107

ketua kelompok Binaan Bank Sampah Unit Kompak Sejahtera untuk melakukan wawancara dan mendangi langsung ke lokasi tempat tersebut.

Peneliti juga mengajukan untuk melihat pelatihan pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah tetapi karena pandemi kegiatan pelatihan diberhentikan sementara waktu menurut bapak Hermansyah. selaku ketua kelompok Bank Sampah Unit langsung kelokasi dengan langkah awal yaitu melihat langsung dan ikut kegiatan pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah lalu, lalu melakukan wawancara dengan Ibu Rusnawati karena pada saat itu Ibu Yuti sedang mengikuti zoom meeting terlebih

108

dahulu, sambil menunggu Ibu Yuti peneliti juga berbincang mengenai kegiatan pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah. setelah Bu Yuti selesai selanjutkan peneliti mewawancarai langsung Bu Yuti dengan pertanyaan yang sudah disiapkan peneliti. wawancara kepada Ibu Fatimah, Ibu Eli, dan Ibu Evi. Pertanyaan tersebut telah disiapkan peneliti untuk mengetahu hasil pada kegiatan ini dan melihat perbedaan dan manfaat yang didapat pada anggota Bank Sampah Unit Kompak Sejahtera.

109

Lampiran 2 Dokumentasi Hasil Penelitian

Wawancara dengan Bapak Hermansyah Wawancara dengan Ibu Yati

Gudang Bank Sampah Induk Rumah Harum Jl. Raya Bogor, Kecamatan Jatijajar

Wawancara dengan Ibu Rusnawati

110

Peliputan televesi tvone mengenai Program Sedekah Minyak Jelantah

111 Lampiran 3 Dokumentasi Lembaga

112

Lampiran 4 Pedoman dan Hasil Wawancara

1. Pendiri Bank Sampah Induk Rumah Harum (Bapak Hermansyah)

- Tanggal Wawancara : 8 Agustus dan 9 september 2021 - Tempat Wawancara : Gudang Bank Sampah Induk

Rumah Harum Jln. Raya Bogor, Kecamatan Jatijajar, Kota Depok.

1) Apa yang dimaksud program Sedekah Minyak Jelantah ? Owwhh okee.. Jadi program Sedekah Minyak Jelantah itu kita mulai tahun 2017 apa 2016 gituu.. nah jadi program Sedekah Minyak Jelantah itu ada dua memang ada program tukar tabung ada program sedekah minyak jelantah, nah program Sedekah Minyak Jelantah itu untuk orang yang hanya memang menyedekahkan saja karna memang setelah dia kumpulkan dia bingung mau dikumpulkan kemana nii.. jadi kita kumpulkan minyak jelantah yang dikumpulkan ke tempat yang sudah kita kumpulkan. Terus juga yang pasti juga adalah menyelamatkan lingkungan karna dia tidak buang secara sembarangan, dan inilah langkan baik kita sambil menyedekahkan minyak jelantahnya yang keuntungannya untuk bantuan sosial yang dapat menjadi sebagai ladang pahala untuk kita sekaligus sebagai bentuk kita untuk menjaga lingkungan. Nah untuk program tukar tabung itu sama saja bedanya

ibu-113

ibu yang mengumpulkan 5 liter minyak jelantah akan ditukar dengan 1 liter minyak goreng baru... gitu aja..

2) Berapa lama program Sedekah Minyak Jelantah ini berjalan di Bank Sampah Induk Rumah Harum ?

Yaa... itu.. program ini dimulai kurang lebih sudah 4 tahun

3) Bagaimana proses pelaksanaan program Sedekah Minyak Jelantah ?

Proses pelaksanaannya ya itu tadi mba, jadi kita bank sampah induk sebagai penggerak terus mewadahi agar masyarakat mau mengumpulkan limbah minyak jelantahnya yaaa.. terus kalau prosesnya itu masyarakat mengumpulkan minyak jelantah terus dijual ke kita melalui program-program untuk memberikan semangat kepada masyarakat agar tertarik mengumpulkan minyak jelantah. Terus juga mbaa kita punya drop box diberbagai titik tempat agar masyarakat langsung menaruh minyak jelantahnya. Gituu mbaa..

4) Apa yang melatar belakangi adanya program Sedekah Minyak Jelantah di Bank Sampah Induk Rumah Harum ? Heuummhh... yang pertama itu apa agar minyak jelantah tidak menjadi limbah dilingkungan kita artinya tetep yaa kepedulian terhadap lingkungan yang ingin bebas dari limbah minyak jelantah

5) Bagaimana cara mengajak masyarakat untuk dapat mengumpulkan minyak jelantah ke Bank Sampah Induk Rumah Harum ?

114

Heeuummhh... banyak yang kita lakukan selain mensosialisasikan dengan model pertemuan-pertemuan yang ada, heeuummh.. terus juga kita kan lebih dulu gerakan bank sampahnya jadi sangat mudah bagi kita itu tinggal menginformasikan ke pengurus-pengurus bank sampah unit bahwa kita siap mengumpulkan minyak jelantah ituuu.. selain itu kita juga buat flayer yang terkait program sedekah minyak jelantah.

6) Apa tujuan dari program Sedekah Minyak Jelantah ? Yaa, itu tadi yaaa tujuan utamanya yaitu sebagai kepedulian terhadap lingkungan untuk lebih memanfaatkan limbah yang seharusnya tidak bermanfaat kembali menurut masyarakat, padahal sebernernya limbah ini masih sangat bermanfaat keberadaannya, udah gitu kita juga ingin mengajak masyarakat agar lebih peduli lagi terhadap lingkungan.

Gituu..

7) Bagaimana pelaksanaan pelatihan pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah ?

Yaa... kalau bagaimana pelaksanaanya yaa terus terang kita sifatnya menawarkan ke kelompok ibu-ibu majelis taklim atau mungkin kelompok komunitas posyandu dan tentu ibu-ibu bank sampah unit. kita bank sampah Induk Rumah Harum tinggal menyiapkan proses pelaksanaan pelatihannya yaa terus bahan baku untuk pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah juga kita infokan agar disiapkan oleh ibu-ibu.

115

Jadi kita itu sebagai wadah pengajar ibu-ibu untuk pelaksanaan pelatihan dan saya sendiri langsung yang menangani dan juga tidak hanyak itu yaa banyak juga masyarakat luar depok yang meminta ke kita untuk diadakan pelatihan pembuatan sabun atau lilin dari minyak jelantah gituu.”

8) Apa hasil dari program pemberdayaan masyarakat melalui Sedekah Minyak Jelantah ?

Kalau hasil.... banyak yaa jadi dari hasilnya itu kita berkerja sama dengan lembaga Zakat Sukses yaa jadi sebagian yang masuk dari sedekah minyak jelantah itu kita alokasikan dananya untuk diberikan ke lembaga Zakat Sukses satuu... lalu ituu.. ke dua pemberdayaan-pemberdayaan lainnya adalah berbagai kegiatan pendidikan ada yang kita support dari hasil penjualan minyak jelantahnya gituu... selain itu jugaa yaa terbentuknya pengumpul minyak jelantah yaa seperti ituu, dari kelompok itu mengikuti pelatihan kekami lalu yang diberkelantkan dengan memproduksi sabun itu dan menghasilkan inovasi lagi ituu lilin dari minyak jelantah juga.

9) Bagaimana mitra kerja sama Zakat Sukses dalam membantu program Sedekah Minyak Jelantah ?

Yaa... awalnya dia sebagai pengadaan wadah-wadahnya yaa untuk masyarakat yaa, jadi awal program ini berjalan sebagai untuk menyukseskan program ini adanya pemberian wadah/drijen untuk masyarakat agar

116

mengumpulkan minyak jelantahnya. Nah itu dari Zakat Sukses.

10) Apa saja yang menjadi faktor penghambat dari program Sedekah Minyak Jelantah ?

Yaa.. kalau hambatan pasti semua ada yaa hambatannya, hambatannya ya ituu, kalau program sedekah minyak jelantah ini hambatannya yaitu mengajak yaa hehehe, jadi enggak semua orang yang sudah kita berikan sosialisasi mengenai pemanfaatannya dan bahayanya jika dibuang sembarangan, lalu drijen yang sudah kita berikan enggak sumuanya mau konsisten ya untuk mengumpulkan limbah minyak jelantahnya . jadi kita harus terus mendorong saja yaa..hehehe..

11) Siapa saja yang terlibat dalam program Sedekah Minyak Jelantah ?

Heeuuuummhhh... kalau untuk lembaga ya itu bank sampah-bank sampah unit, lembaga Zakat Sukses, dan terus juga ada masyarakat perorangan yang mengumpulkan langsung ke Bank Sampah Induk Rumah Harum dan sekolah-sekolah yang berkerjasama dengan kami dengan membuat program sedekah minyak jelantah di sekolahnya melibatkan murid-muridnya untuk mengumpulkan minyak jelantahnya, udah seperti ituu...

12) Bagaimana cara agar masyarakat konsisten dalam mengumpulkan minyak jelantah ?

117

Banyak cara yaa yang pertama menyemangati yaa terus juga yang kedua juga itu membuat inovasi-inovasi program seperti tadi yang sudah saya bilang yaa yaitu seperti tukar minyak jelantah dengan minyak baru dan juga tabung minyak jelantah dapat emas yaa..

terus juga warung sedekah minyak jelantah artinya seberapapun yang dia setorkan dia bisa dapat berbagai kebutuhan yang dia butuhkan seperti tukar dengan sayur, seperti itu biasanya program-program yang kita lakukan untuk apa, agar masyarakat bisa konsisten tetap mengumpulkan minyak jelantah gituu..

13) Bagaimana keterlibatan mitra kerja sama selama pelaksanaan program Sedekah Minyak Jelantah berlangsung ?

Selain dalam pemberian wadah yaa, lembaga Zakat Sukses kan juga memiliki programnya seperti rumah tahfidz, kampung berdaya, dll jadi dari programnya itu mengajak lagi yang terlibat diprogram itu untuk ikut mengumpulkan minyak jelantah, yaa jadi memperluas lagi pengumpul minyak jelantah untuk program Sedekah Minyak Jelantah ini.

14) Bagaimana tanggapan dan dukungan pemerintah setempat terkait program Sedekah Minyak Jelantah ? Sampai saat ini terkait dengan dukungan dari pemerintah untuk program Sedekah Minyak Jelantah sudah ada beberapa kantor kecamatan yang bekerja sama dengan kami jadi ini juga sebagai dukungan dari

118

pemerintah setempat terkait program sedekah Minyak Jelantah, lalu ada juga bantuan dari pemerintah dropbox pengumpulan minyak jelantah, jadi itu saja.

15) Apa yang menjadi tolak ukur keberhasilan program Sedekah Minyak Jelantah ?

Buat kami keberhasilannya itu adalah terciptanya lingkungan yang bebas dari limbah minyak jelantah terutama air air disekitar lingkungan rumah kita, kalau didepok ini banyak sekali setu yaa, jadi yang menjadi tolak ukur kita itu keterlibatan masyarakat yang secara masif ketika banyak yang terlibat untuk tidak lagi membuang minyak jelantahnya disembarang tempat dan mereka mau menyetorkan minyak jelantahnya ke kami, lalu dari pelatihan untuk ibu-ibu juga terciptanya inovasi pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah yang di produksi dan dijual ke masyarakat sehingga masyarakat tau kann owh ada sabun dari minyak jelantah, gituu.. dan juga ibu-ibu jadi punya penghasilan dari penjualan sabun itu kann..

16) Bagaimana bapak dapat ilmu pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah ?

Dari pelatihan saya sendiri ya mba yang mengajarkan nah kalau ditanya ilmunya saya dapat dari berbagai pelatihan dan webinar mengenai pembuatan sabun dan lilin dari minyak jelantah itu saja.

17) Bagaimana staf yang tergabung dalam program ini ?

119

Untuk program sedekah minyak jelantah memang saya sendiri ya yang menangani, lalu dibantu dengan istri dan, pegawai saya disini. Tidak ada staf khusus yang menangani program tersendiri karna kami kan bank sampah yang proses pengerjaannya memang seperti ini. Kalau pun terkait program yang ada di bank sampah kami itu saya sendiri yang membuat program dan masyarakat yang jadi sasaran program ini.

120

2. Ketua Kelompok Binaan Bank Sampah Unit Yang Membuat Hasil Pemanfaatan Dari Limbah Minyak Jelantah - Ibu Yuti

- Tanggal Wawancara : 3 September 2021

- Tempat Wawancara : Jalan. Haji Bahir, rt 008, rw 009, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

1) Apa saja yang diberikan Bank Sampah Induk Rumah Harum kepada ibu selaku penggerak ibu-ibu dalam program Sedekah Minyak Jelantah ?

Yang diberikan bank sampah Induk Rumah Harum itu pada saat itu karna kita belum mengumpulkan minyak jelantah jadi, minyak jelantahnya itu diberikan sama pak Herman, pak herman yang kasih kita minyak jelantah, terus kita juga binaan bank sampah induk rumah harum, lalu kita juga mengikuti pelatihan pembuatan sabun. Dan terus kita ikut lomba yang diadakan DLHK kota depok hasil inovasi sabun dari minyak jelantah, gitu mbaa.”

2) Sejak kapan ibu tergabung dalam program Sedekah Minyak Jelantah ?

Tahun 2013 kan kita pembentukan Bank Sampah Unit binaan Bank Sampah Induk Rumah Harum, jadi pas pak Herman buat program Sedekah Minyak Jelantah menginfokan ke bank sampah unit terus bank sampah induk mengadakan pelatihan jadi kita membuat inovasi pembuatan sabun dari minyak jelantah, terus

121

kita lanjutkan lagi dengan pembuatan lilin dari minyak jelantah.

3) Bagaimana mengajak ibu-ibu untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini ?

Awalnya yaa kan mba ibu-ibu disini sudah aktif dengan bank sampahnya dengan mengumpulkan sampah yaa, terus ada program sedekah minyak jelantah dan pelatihan pembuatan sabun jadi untuk mengajak ini juga dengan dorongan semangat dari ibu-ibu disini untuk mengikuti lomba dan Alhamdulillah juara satu terus sampai pada akhirnya kita bisa jadi seperti ini, terus dukungan dari rt juga ma syaa Allah sangat besar sehingga kita bisa jadi seperti ini.

4) Apa hasil dari program Sedekah Minyak Jelantah ? Hasil dari program sedekah minyak jelantah ini ya mba kita jadi bisa mencari berinovasi hasil dari limbah yang kita hasilkan karna kan minyak itu setiap orang menggunakannya ya mba, jadi hasil limbahnya pun ada terus. Hasilnya ya ini sabun dan lilin dari minyak

4) Apa hasil dari program Sedekah Minyak Jelantah ? Hasil dari program sedekah minyak jelantah ini ya mba kita jadi bisa mencari berinovasi hasil dari limbah yang kita hasilkan karna kan minyak itu setiap orang menggunakannya ya mba, jadi hasil limbahnya pun ada terus. Hasilnya ya ini sabun dan lilin dari minyak

Dokumen terkait