B. Lingkungan mikro
4.1.16 Pembobotan Faktor Internal dan Eksternal
Ekstraksi faktor internal dan eksternal perusahaan yang sudah dirumuskan lalu disusun menjadi sebuah kuisioner untuk mengetahui bobot-bobot terhadap faktor-faktor yang ada. Kuisioner disusun dengan menggunakan metode perbandingan berpasangan untuk membandingkan tiap faktor dan diberikan ke perusahaan untuk diisi. Bobot penilaian digunakan untuk membandingkan faktor mana yang lebih berpengaruh terhadap perusahaan. Hasil kuisioner dapat dilihat pada tabel 4.17 sampai tabel 4.22.
Tabel 4.17 Hasil Kuisioner Perbandingan Berpasangan Faktor Internal OLT. Metal Works
No Faktor Internal Perusahaan Lebih
Kuat
Bobot (1-3)
1 A.Produk yang berkualitas B 2
B.Harga yang kompetitif
2 A.Produk yang berkualitas A 3
B.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan
3 A.Produk yang berkualitas B 2
B.Jaringan supplier yang baik
4 A.Produk yang berkualitas B 2
B.Pekerja yang terampil
5 A.Produk yang berkualitas A 3
B.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran
6 A.Produk yang berkualitas B 3
B.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti
7 A.Produk yang berkualitas A 2
B.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas
8 A.Produk yang berkualitas A 2
B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan
9 A.Produk yang berkualitas A 3
B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti
10 A.Harga yang kompetitif A 3
B.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan
11 A.Harga yang kompetitif B 3
B.Jaringan supplier yang baik
12 A.Harga yang kompetitif A 1
B.Pekerja yang terampil
13 A.Harga yang kompetitif A 2
B.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran
14 A.Harga yang kompetitif A 3
B.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti
15 A.Harga yang kompetitif A 3
B.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas
16 A.Harga yang kompetitif A 3
Tabel 4.18 Hasil Kuisioner Perbandingan Berpasangan Faktor Internal OLT. Metal Works (Lanjutan 1)
17 A.Harga yang kompetitif A 2
B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti 18 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan A 1
B.Jaringan supplier yang baik
19 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan A 2
B.Pekerja yang terampil
20 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan A 3 B.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran 21 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan B 2 B.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti 22 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan B 2 B.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas 23 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan A 3 B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan 24 A.Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan B 1 B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti
25 A.Jaringan supplier yang baik A 3
B.Pekerja yang terampil
26 A.Jaringan supplier yang baik A 2
B.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran
27 A.Jaringan supplier yang baik B 1
B.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti
28 A.Jaringan supplier yang baik A 3
B.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas
29 A.Jaringan supplier yang baik A 2
B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan
30 A.Jaringan supplier yang baik B 3
B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti
31 A.Pekerja yang terampil A 1
B.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran
32 A.Pekerja yang terampil B 2
B.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti
33 A.Pekerja yang terampil B 2
Tabel 4.19 Hasil Kuisioner Perbandingan Berpasangan Faktor Internal OLT. Metal Works (Lanjutan 2)
34 A.Pekerja yang terampil A 3
B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan
35 A.Pekerja yang terampil B 3
B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti 36 A.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran B 2 B.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti 37 A.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran B 2 B.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas 38 A.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran A 3 B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan 39 A.Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran B 2 B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti 40 A.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti A 3 B.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas 41 A.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti A 1 B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan 42 A.Tidak adanya sistem manajemen yang pasti A 2 B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti 43 A.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas A 2 B.Tidak adanya sistem peramalan penjualan 44 A.Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas A 2 B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti 45 A.Tidak adanya sistem peramalan penjualan B 3 B.Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti Sumber : OLT. Metal Works
Tabel 4.20 Hasil Kuisioner Perbandingan Berpasangan Faktor Eksternal OLT. Metal Works
No Faktor Eksternal Perusahaan Lebih
Kuat
Bobot (1-3) 1 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang A 3
B.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru 2 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang A 2
B.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan
3 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang B 3
B.Banyak munculnya supplier baru
4 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang B 3
B.Pola konsumsi di Indonesia
5 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang A 1
B.Kondisi ekonomi yang tidak menentu
6 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang B 3 B.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah 7 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang B 3
B.Teknologi belum canggih
8 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang A 2
B.Kondisi politik yang tidak menentu
9 A.Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang A 2 B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang 10 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru B 2
B.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan
11 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru B 3
B.Banyak munculnya supplier baru
12 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru B 3
B.Pola konsumsi di Indonesia
13 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru A 2
B.Kondisi ekonomi yang tidak menentu
14 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru B 3 B.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah 15 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru B 2
Tabel 4.21 hasil Kuisioner Perbandingan Berpasangan Faktor Eksternal OLT. Metal Works (Lanjutan 1)
16 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru A 3
B.Kondisi politik yang tidak menentu
17 A.Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru A 2 B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang 18
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan A 1
B.Banyak munculnya supplier baru
19
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan B 2
B.Pola konsumsi di Indonesia
20
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan A 3
B.Kondisi ekonomi yang tidak menentu
21
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan A 2
B.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah 22
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan B 2
B.Teknologi belum canggih
23
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan A 3
B.Kondisi politik yang tidak menentu
24
A.Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan A 2
B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang
25 A.Banyak munculnya supplier baru B 1
B.Pola konsumsi di Indonesia
26 A.Banyak munculnya supplier baru A 2
B.Kondisi ekonomi yang tidak menentu
27 A.Banyak munculnya supplier baru B 2
B.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah
28 A.Banyak munculnya supplier baru B 1
B.Teknologi belum canggih
29 A.Banyak munculnya supplier baru A 2
Tabel 4.22 Hasil Kuisioner Perbandingan Berpasangan Faktor Eksternal OLT. Metal Works (Lanjutan 2)
30 A.Banyak munculnya supplier baru B 2
B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang
31 A.Pola konsumsi di Indonesia A 3
B.Kondisi ekonomi yang tidak menentu
32 A.Pola konsumsi di Indonesia A 1
B.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah
33 A.Pola konsumsi di Indonesia B 3
B.Teknologi belum canggih
34 A.Pola konsumsi di Indonesia A 3
B.Kondisi politik yang tidak menentu
35 A.Pola konsumsi di Indonesia A 3
B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang
36 A.Kondisi ekonomi yang tidak menentu B 3
B.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah
37 A.Kondisi ekonomi yang tidak menentu B 3
B.Teknologi belum canggih
38 A.Kondisi ekonomi yang tidak menentu B 1
B.Kondisi politik yang tidak menentu
39 A.Kondisi ekonomi yang tidak menentu A 2
B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang 40 A.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah A 1
B.Teknologi belum canggih
41 A.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah B 3
B.Kondisi politik yang tidak menentu
42 A.M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah A 2 B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang
43 A.Teknologi belum canggih A 3
B.Kondisi politik yang tidak menentu
44 A.Teknologi belum canggih A 2
B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang
45 A.Kondisi politik yang tidak menentu B 3
B.Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang Sumber : OLT. Metal Works
Selanjutnya perusahaan juga diberikan kuisioner mengenai skor terhadap faktor internal dan eksternal perusahaan. Kuisioner dapat dilihat pada tabel 4.23dan 4.24.
Tabel 4.23 Hasil Kuisioner Scoring Faktor Internal OLT. Metal Works
No. Faktor Internal Perusahaan Skor
S-1 Produk yang berkualitas 4
S-2 Harga yang kompetitif 4
S-3 Jaringan distribusi yang kuat yang didasari oleh kepercayaan 3
S-4 Jaringan supplier yang baik 3
S-5 Pekerja yang terampil 4
W-1 Tidak dilakukan pemasaran produk secara besar-besaran 1 W-2 Tidak adanya sistem manajemen yang pasti 2 W-3 Perusahaan Home Industry yang memiliki dana terbatas 2 W-4 Tidak adanya sistem peramalan penjualan 1 W-5 Tidak adanya sistem penanganan bahan baku yang pasti 1 Sumber : OLT. Metal Works
Tabel 4.24 Hasil Kuisioner Scoring Faktor Eksternal OLT. Metal Works
No. Faktor Eksternal Perusahaan Skor
O-1 Kemungkinan banyaknya pembangunan di masa yang akan datang 4 O-2 Luasnya jaringan distribusi di daerah pembangunan baru 3 O-3
Perusahaan konstruksi makin menyadari pentingnya produk
keselamatan 3
O-4 Banyak munculnya supplier baru 3
O-5 Pola konsumsi di Indonesia 4
T-1 Kondisi ekonomi yang tidak menentu 1
T-2 M asuknya kompetitor dengan proses produksi yang lebih murah 1
T-3 Teknologi belum canggih 2
T-4 Kondisi politik yang tidak menentu 1
T-5 Banyak kompetitor lama yang lebih berkembang 1 Sumber : OLT. Metal Works
4.1.17 Penentuan Bobot Faktor Internal dan Eksternal Dengan Perbandingan