Dapat dikatakan bahwa penelitian tindakan kelas ini bertumpu pada
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS KOMPUTER POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS
Dicsi Kartika Sari, I Nyoman Arcana, G.Budijanto Untung Prodi Pendidikan FISIKA
FKIP UNIKA WIDYA MANDALA SURABAYA
Abstrak. Pokok bahasan fluida membutuhkan banyak visualisasi untuk mempermudah pemahamannya. Selain melalui demonstrasi dan praktikum, visualisasi juga bisa ditunjukkan melalui animasi berbasis computer. Salah satu keuntungan melalui animasi ini adalah dapat memperlihatkan prosesnya dengan lebih perlahan.
Penelitian ini bertujuan membuat media pengajaran berbasis computer yang berkaitan dengan pengajaran fisika pada sub pokok bahasan fluida statis yang dilengkapi dengan video dan simulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode perancangan dan pembuatran media. Prosedur penelitian dilakukan melalui penelaahan materi fisika, penyusunan materi, eksperimen untuk pengambilan data, pembuatan perangkat lunak atau pembuatan media, uji coba dan perbaikan sehingga terbentuk CD media pembelajaran fisika berbasis komputer sub pokok bahasan fluida statis. Alat yang digunakan adalah komputer beserta asesorisnya. Hasil penelitian yang diharapkan adalah CD media pembelajaran fisika berbasis komputer sub pokok bahasan fluida.
Kata kunci : media pengajaran fisika, komputer, fluida, macromedia flash.
Pendahuluan
Fluida merupakan salah satu pokok bahasan dalam fisika yang memiliki banyak sub pokok bahasan. Pada pokok bahasan fluida banyak terdapat proses yang memerlukan visualisasi, misalnya pada fluida statis terdapat gaya yang dikerjakan oleh suatu fluida, tekanan dalam suatu fluida, serta gaya luar yang bekerja pada fluida. Pokok bahasan fluida memerlukan praktikum untuk mempermudah pemahaman.
Berdasarkan observasi yang dilakukan pada saat praktek pengalaman lapangan di SMA Katolik Santo Yusup, guru merasa pembelajaran pada materi fluida yang dilakukan selama ini kurang sempurna. Penyebab kekurang sempurnaan tersebut adalah keterbatasan waktu yang tersedia untuk menyelesaikan materi fluida sesuai dengan RPP. Selain itu alat praktikum yang diperlukan untuk lebih menunjang pemahaman kurang lengkap, sehingga praktikum tidak sepenuhnya dilakukan oleh guru.
Berdasarkan uraian di atas perlu dicari cara pembelajaran sehingga pembelajaran berlangsung lebih baik. Cara yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembuatan media pembelajaran berbasis komputer. Melalui media ini
selain dapat memvisualisasikan materi fluida juga dapat ditunjukkan animasi, video, dan simulasi eksperimen yang dapat menghemat waktu pembelajaran. Kajian Pustaka
Penggunanaan komputer sebagai media pengajaran ini dikenal dengan nama pengajaran dengan bantuan komputer atau Computer-Assisted Instruction (CAI) atau Computer-Assisted Learning (CAL). Interaksi dalam lingkungan pengajaran berbasis komputer memiliki 3 unsur, yaitu urut-urutan instruksional yang dapat disesuaikan, jawaban, respons atau pekerjaan dari siswa, umpan balik tepat yang disesuaikan. Penggunaan komputer sebagai media pengajaran pada umumnya mengikuti proses instruksional sebagai berikut:
a. Merencanakan, mengatur dan mengorganisasikan, dan menjadwalkan pengajaran.
b. Mengevaluasi siswa ( tes )
c. Mengumpulkan data mengenai siswa.
d. Melakukan analisis statistic mengenai data pembelajaran.
e. Membuat catatan perkembangan pembelajaran (kelompok atau perseorangan).
Dilihat dari situasi belajar di mana komputer digunakan untuk tujuan menyajikan pelajaran, bentuk CAI dapat meliputi:
a. Tutorial. Dalam sistem tutorial ini,informasi atau pesan berupa konsep disajikan di layar komputer dengan teks, gambar, atau grafik. Pada saat yang tepat siswa diperkirakan telah membaca, menginterpretasi, dan menyerap konsep yang disajikan, lalu guru mengajukan pertanyaan. Jika jawaban benar, komputer melanjutkan penyajian informasi berikutnya, namun bila jawaban salah maka komputer akan kembali ke sajian sebelumnya.
b. Drills and Practice (Latihan) . Modus ini dapat berguna untuk memahirkan keterampilan atau memperkuat penguasaan konsep. Komputer menyiapkan serangkaian soal yang serupa dengan yang biasanya ditentukan dalam buku atau lembar kerja workbook. Metode penggunaan : setelah soal disajikan dan dijawab oleh siswa, lalu dilakuakn analisis. Kemudian pembahasan soal disajikan secara langsung sebelum soal berikutnya disajikan (penguatan secara konstan terhadap jawaban yang benar). Ini digunakan sebaga landasan pengajaran materi selanjutnya.
c. Simulasi. Simulasi pada komputer memberikan kesempatan untuk belajar secara dinamis, interaktif, dan perorangan. Dengan simulasi, lingkungan kerja yang kompleks dapat ditata sehingga menyerupai dunia nyata. Misalnya membuat simulasi bagan rangkaian listrik atau rangkaian PCB dengan menggunakan software yang telah terinstal di komputer.
Keberhasilan pembelajaran CAI tergantung pada faktor proses., kognitif dan motivasi belajar. Sehingga, para ahli mengajukan prinsip-prinsip perancangan CAI, yaitu:
c.Kesempatan berlatih harus memotivasi, cocok, dan tersedia feedback. d.Menuntun dan melatih siswa dengan lingkungan informal.
Fluida Statis
Fluida ialah zat yang dapat mengalir. Yang termasuk didalamnya adalah zat cair dan gas. Perbedaan zat cair dengan gas terutama terletak pada kompresibilitasnya. Gas mudah dimampatkan, sedang zat cair praktis tidak dapat dimampatkan. Disini perubahan kecil volum zat cair yang menderita tekanan umumnya diabaikan. Fluida statis atau biasa disebut dengan hidrostatika adalah ilmu atau perihal tentang zat alir atau fluida yang diam tidak bergerak.
Disini yang akan dibahas adalah: - Massa Jenis
- Tekanan
- Tekanan Hidrostatis
- Hukum-hukum dasar fluida statis, dan - Tegangan permukaan air
Metode
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan media elektronik. Prosedur pengembangan meliputi: studi eksplorasi, pengembangan bentuk awal produk, validasi (validasi ahli, uji lapangan), dan revisi program berdasarkan hasil validasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan angket, kemudian dianalisis secara desktiptif. Pengembangan dilakukan di Prodi Fisika FKIP Unika Widya Mandala. Pelaksanaan penelitian ini melalui 7 tahap: 1. Tahap pertama adalah penelaahan materi fisika yaitu menelaah materi fluida
statis dari beberapa buku yang digunakan di SMA maupun di Perguruan Tinggi. Selain itu juga menelaah tentang teknik-teknik pembuatan media animasi dari beberapa buku yang berkaitan dengan macromedia flash. 2. Penyusunan Materi
Pada tahap ini, dilakukan penyusunan materi yang akan disajikan dalam program media pembelajaran, yaitu teori, praktikum,video,latihan soal dan evaluasi. Teori yang akan ditampilkan yaitu tentang fluida statis.
3. Eksperimen dan Pengambilan Data.
Pada tahap ini, meliputi pelaksanaan eksperimen dengan menggunakan alat-alat praktikum fluida yang bertujuan untuk pengambilan data.
4. Pembuatan Perangkat Lunak
Pada tahap ini, dilakukan pembuatan program animasi sesuai dengan materi dan yang telah disusun. Hasil dari eksperimen dan data yang diperoleh digunakan sebagai bahan pembuatan simulasi eksperimen.
5. Uji Coba
Media pembelajaran yang terbuat dalam bentuk CD akan diujicobakan melalui tiga tahap:
a. Tahap pertama akan diperiksa oleh para ahli fisika dan ahli program. b. Tahap kedua akan diujicobakan pada beberapa mahasiswa PSP Fisika
c. Tahap ketiga akan diujicobakan kepada para siswa SMA sebagai wakil calon pemakai.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan tentang tampilan, kebenaran materi, kemudahan pengoperasian, serta saran-saran perbaikan program. Input yang diperoleh pada ujicoba direkam melalui angket dan melalui wawancara terbuka.
Hasil Penelitian dan Pembahasan
Hasil penelitian berupa CD tentang Media Pembelajaran Fisika Sub Pokok Bahasan Fluida Statis. Secara garis besar isi program yang terdapat dalam CD meliputi:
1. Teori, berisikan materi Fluida Statis yaitu massa jenis, tekanan, tekanan hidrostastis, hukum-hukum dasar fluida statis dan tegangan permukaan air dengan animasi.
2. Video yang menampilkan penjelasan lebih lanjut tentang materi fluida statis. 3. Simulasi eksperimen yang dapat digunakan sebagai media praktikum.
Untuk memberikan gambaran secara umum tentang apa yang terdapat dalam CD, print out dari beberapa halaman yang ditampilkan pada layar monitor, terlihat seperti gambar.
CD yang dibuat telah diujicobakan melalui tiga tahap, tahap pertama telah diperiksa oleh ahli untuk mengetahui kebenaran materi dalam program. Selanjutnya program diseminarkan untuk mendapat masukan-masukan perbaikan program. Dari masukan-masukan yang telah diterima, dilakukan revisi program. Tahap kedua, program yang telah direvisi diujicobakan pada 10 mahasiswa jurusan Fisika Widya Mandala Surabaya.
Setelah diujicobakan didapat masukan-masukan dari mahasiswa, kemudian dari masukan-masukan itu dilakukan lagi revisi program. Tahap ketiga, program diujicobakan pada 10 orang siswa SMA sebagai wakil calon pemakai. Setelah diujicobakan kepada siswa maka program direvisi lagi berdasarkan komentar-komentar dari siswa. Cara pengujian dilakukan dengan menggunakan
Tabel 1. Angket dari 10 Mahasiswa dalam Persen
Tabel 2. Data Angket dari 10 Siswa dalam Persen
Data yang diperoleh dari mahasiswa maupun siswa SMA yang diambil sebagai sampel, ada 10% siswa yang menyatakan program media pembelajaran ini menambah kebingungan bagi mereka karena masih jarang mengoperasikan komputer. Komentar-komentar yang didapat menyatakan perlu diberikan suara yang bertujuan untuk menjelaskan program. Namun secara umum dinyatakan program ini sudah cukup bagus.
Banyak yang memilih dalam persen
No Pernyataan
SS S TS STS