• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

3. Pembuktian hipotesis

Uji – t dilakukan untuk menguji secara parsial apakah faktor-faktor yang

mempengaruhi minat konsumen seperti kepercayaan, kepuasan, persepsi,

komunikasi dan ikatan sosial berpengaruh positif secara parsial terhadap minat

konsumen menggunakan jasa Plus service station. Langkah – langkah pengujian

tersebut adalah:

1. Menentukan Model Hipotesis Ho dan Ha.

2. Mencari nilai tTabel dengan cara mentukan tingkat kesalahan ( ) dan

menentukan derajat kebebasan.

3. Menentukan kriteria pengambilan keputusan.

4. Mencari nilai thitung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 15.0

Agustinus Hutajulu : Pengaruh Kualitas Hubungan (Relationship Quality) Terhadap Minat Konsumen Doorsmeer Di Plus Service Station Medan, 2009.

Hasil Pengujian :

1. Ho : b1 = 0

Artinya variabel bebas Kepercayaan, Kepuasan, Persepsi, Komunikasi, ikatan

sosial (X1, X2, X3, X4, X5, ) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap

minat konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan .

Ha : b1≠ 0

Artinya variabel bebas Kepercayaan, Kepuasan, Persepsi, Komunikasi, ikatan

sosial (X1, X2, X3, X4, X5) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat

konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan.

2. tTabel diperoleh dengan derajat bebas (fd) = n – k

n = jumlah sampel = 75

k = jumlah variabel yang digunakan = 6

derajat kebebasan (df) = n – k = 75 – 6 = 69

Uji – t yang dilakukan adalah uji dua arah sehingga tTabel 0,025 (69) =1,980

3. Kriteria Pengambilan Keputusan

Ho diterima jika -tTabel < thitung < tTabel pada = 5%

Ha diterima jika thitung < -tTabel atau > tTabel pada = 5% Tabel 4.14

Perbandingan Nilai t thitung dengan t Tabel

Variabel thitung t Tabel

Kepercayaan 5,889 1,980

Kepuasan 6,502 1,980

Persepsi ,069 1,980

Komunikasi -11,997 1,980

Ikatan sosial 3,555 1,980

Agustinus Hutajulu : Pengaruh Kualitas Hubungan (Relationship Quality) Terhadap Minat Konsumen Doorsmeer Di Plus Service Station Medan, 2009.

1. Variabel Kepercayaan

Nilai thitung adalah sebesar 5,889 dengan tingkat signifikansi 0,000 maka Ha

diterima karena thitung > tTabel pada = 5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Kepercayaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat

konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan, artinya

para pengguna jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan ini sangat

memperhatikan Kepercayaan yang dimiliki oleh karyawan Doorsmeer Plus

Service Station Medan .

2. Variabel Kepuasan

Nilai thitung adalah sebesar 6,502 dengan tingkat signifikansi 0,000 maka Ha

diterima karena thitung > tTabel pada = 5%.. Hal ini menunjukkan bahwa variabel

Kepuasan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat

konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan, artinya

para pengguna jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan ini sangat

memperhatikan Kepuasan yang dimiliki oleh karyawan Doorsmeer Plus Service

Station Medan .

3. Variabel Persepsi

Nilai thitung adalah sebesar 0,069 dengan tingkat signifikansi 0,945 maka Ho

diterima karena nilai thitung < tTabel pada = 5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Persepsi secara parsial berpengaruh positif namun tidak signifikan

terhadap minat konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station,

artinya para pengguna jasa Doorsmeer Plus Service Station ini tidak terlalu

memperhatikan Persepsi yang diberikan oleh karyawan Doorsmeer Plus Service

Agustinus Hutajulu : Pengaruh Kualitas Hubungan (Relationship Quality) Terhadap Minat Konsumen Doorsmeer Di Plus Service Station Medan, 2009.

4. Variabel Komunikasi

Nilai thitung adalah sebesar −11,997 dengan tingkat signifikansi 0,000 maka Ho

diterima karena nilai thitung < tTabel pada = 5%. Hal ini menunjukkan bahwa

variabel komunikasi secara parsial berpengaruh negative dan tidak signifikan

terhadap minat konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station,

artinya para pengguna jasa Doorsmeer Plus Service Station ini tidak

memperhatikan komunikasi yang diberikan oleh Doorsmeer Plus Service Station.

5. Variabel Ikatan Sosial

Nilai thitung adalah sebesar 3,555 dengan tingkat signifikansi 0,001 maka Ho

diterima karena nilai thitung < tTabel pada = 5%. Hal ini menunjukkan bahwa

variabel Ikatan Sosial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap

minat konsumen (Y) menggunakan jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan,

artinya para pengguna jasa Doorsmeer Plus Service Station Medan ini sangat

memperhatikan Ikatan Sosial yang dimiliki oleh karyawan Doorsmeer Plus

Service Station Medan .

.b) Uji F Serentak

Uji F untuk menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimasukkan

pada model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terikat.

Langkah – langkah pengujiannya adalah sebagai berikut :

1. Menentukan Model Hipotesis Ho dan Ha.

2 Mencari nilai FTabel dengan cara mentukan tingkat kesalahan ( ) dan

Agustinus Hutajulu : Pengaruh Kualitas Hubungan (Relationship Quality) Terhadap Minat Konsumen Doorsmeer Di Plus Service Station Medan, 2009.

3 Menentukan kriteria pengambilan keputusan.

4 Mencari nilai Fhitung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 15.0

5 Kesimpulan.

Hasil Pengujian :

1. Model hipotesis yang digunakan adalah

Ho : b1 = b2 = b3 = b4 = b5 = 0

Artinya variabel bebas Kepercayaan, kepuasan, persepsi, komuniasi dan

ikatan sosial (X1, X2, X3, X4, X5) secara bersama-sama tidak berpengaruh positif

dan signifikan terhadap minat konsumen (Y) menggunakan Plus service station

Ha : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ b4 ≠ b5 ≠ 0

Artinya variabel bebas Kepercayaan, kepuasan, persepsi, komuniasi dan

ikatan sosial (X1, X2, X3, X4, X5,) secara bersama-sama berpengaruh positif dan

signifikan terhadap minat konsumen (Y) menggunakan jasa Plus service station.

2. FTabeldapat dilihat pada = 0,05

Dengan derajat pembilang = k - 1 = 6 – 1 = 5

Derajat penyebut = n – k = 75 – 6 = 69, FTabel 0,05(5,69) = 2,12

3. Mencari nilai FTabel dengan menggunakan Tabel ANOVA dari hasil

Agustinus Hutajulu : Pengaruh Kualitas Hubungan (Relationship Quality) Terhadap Minat Konsumen Doorsmeer Di Plus Service Station Medan, 2009.

Tabel 4.14

ANOVA(b)

Model

Sum of

Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 135,605 5 27,121 808,455 ,000(a)

Residual 2,315 69 ,034

Total 137,920 74

a Predictors: (Constant), Persahabatan, Komunikasi, Kepuasan, Kepercayaan, Persepsi b Dependent Variable: MinatKonsumen

Sumber : Hasil pengolahan data primer ( kuesioner,SPSS versi 15.0) 2009

4. Kriteria Pengambilan Keputusan

Ho diterima jika Fhitung < FtTabel pada = 5%

Ha diterima jika Fhitung >FTabel pada = 5%

5. Dari Tabel ANOVA diperoleh Fhitung sebesar 808,455

Tabel 4.16

Realiability Statistic

Fhitung FTabel

808,45 2,12

Sumber : Hasil pengolahan data primer ( kuesioner,SPSS versi 15.0) 2009

Berdasarkan Tabel 4.16 nilai Fhitung > FTabel pada = 5% dengan demikian

maka Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas secara

bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat konsumen (Y)

menggunakan jasa Plus service station.

c) Variabel Dominan

Penentuan variabel dominan dilakukan dengan menggunakan Tabel print

out coefficient dari data dengan menggunakan SPPS versi 15.0 dengan menggunakan metode enter yang digunakan untuk melihat faktor mana yang

paling dominan terhadap minat konsumen menggunakan jasa Bengkel Anugrah

Motor Sport . Dengan asumsi bahwa nilai standarized coefficient variabel bebas

Agustinus Hutajulu : Pengaruh Kualitas Hubungan (Relationship Quality) Terhadap Minat Konsumen Doorsmeer Di Plus Service Station Medan, 2009.

signifikansi terkecil diantara variabel bebas lainnya. Kesimpulannya adalah

variabel bebas tersebut yang dominan berpengaruh terhadap variabel terikat.

Dokumen terkait