• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

P.2 Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan

K.2.2. Pemenuhan hak-hak tenaga kerja

2.2.3. Tidak mempekerjakan anak di bawah umur (diluar ketentuan)

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

Hasil Verifikasi :

Berdasarkan daftar pengurus yang juga sebagai karyawan pada Kelompok Tani PHAT H. Agus tercatat sebanyak 4 personil dengan berbagai jabatannya. Umur pada saat menjadi

karyawan semuanya sudah di atas 18 tahun. Berikut adalah daftar nama-nama pengurus/karyawan Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus :

Tabel 7. Daftar Nama Pengurus/Karyawan Kelompok Tani Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus

No Nama Jabatan Umur Tanggal Bergabung

1 H. Agus Ketua 44 3 Maret 2017

2 Fikri Sekretaris 28 3 Maret 2017

3 Tahang Bendahara 40 3 Maret 2017

4 Hasriyanto Ganis PHPL 34 10 Agust 2017

Justifikasi

Verifier ini memiliki nilai Memenuhi jika Tidak terdapat pekerja yang masih di bawah umur Atau Ditemukan pekerja dibawah umur tetapi telah memenuhi ketentuan

Karyawan /pengurus kelompok tani Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus semuanya berumur di atas 18 tahun. Sehingga verifier 2.2.3 memenuhi norma penilaian memenuhi

Norma Penilaian : Memenuhi

P3. Pemenuhan aspek lingkungan dan sosial yang terkait dengan penebangan

K3.1 HGU atau pemilik hutan hak telah memiliki dokumen lingkungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (jika dipersyaratkan oleh ketentuan yang berlaku) 3.1.1 HGU atau Pemilik hutan hak telah memiliki dokumen lingkungan yang telah

disahkan sesuai peraturan yang berlaku meliputi seluruh areal kerjanya.

Dokumen lingkungan yang relevan seperti AMDAL, UKL/UPL, SPPL, SIL, DPLH dan lainnya

Hasil Verifikasi :

Dalam rangka memenuhi kewajiban terhadap pengelolaan lingkungan Kelompok Tani Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus telah membuat Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL) dengan informasi dan data sebagai berikut : SPPL ditandatangani oleh :

Nama/Penanggung Jawab : H. Agus

Jabatan : Ketua Kelompok

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

Alamat Kantor : Jl. Tanjung Manimbaya No. 57 Palu

Lokasi Kegiatan : Desa Molino, Desa Bungntimbe, Desa Ganda-Ganda, Desa Anatanga, Desa Pebatea dan Bumi Raya Kabupaten Morowali

Tanggal : 7 Desember 2017

Dalam SPPL tercantum pernyataan diantaranya :

1. Bersedia melaksanakan usaha dan/atau kegiatan di atas mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

2. Bersedia dipantau terhadap dampak dari kegiatan usahanya

SPPL dibuat dan ditandatangani oleh Ketua Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus.

Pada saat penilaian dokumen SPPL yang sifatnya disampaikan dan diterima Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Morowali Utara pada tanggal 8 Desember 2017.

Gambar 11. Dokumen SPPL dan Bukti Tanda Terima dari Dinas Lingkungan Hidup daerah Morowali Utara

Justifikasi

Memenuhi Tersedia Dokumen lingkungan yang lengkap dan telah disahkan (jika dipersyaratkan oleh ketentuan).

PHAT H. Agus sudah membuat dan memiliki SPPL sesuai ketentuan, sehingga verifier 3.1.1 memiliki norma penilaian memenuhi.

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

V. KESIMPULAN

5.1 Kesimpulan

Dari hasil pembahasan di Bab IV di atas maka dapat disimpulkan hasil verifikasi per verifier dari Prinsip, Kriteria dan Indikator VLK berdasarkan lampiran 2.3 Perdirjen BUK P.14/VI-BPPHH/2014 adalah sebagai berikut:

Tabel 10. Hasil Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Hutan Hak Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus

Prinsip Kriteria Indikator Verifier Pemenuhan thd Verifier

P1 K1.1 1.1.1 a. Memenuhi

b. Tidak diterapkan / Not Applicable

c. Memenuhi 1.1.2 Memenuhi Memenuhi 1.1.3 Memenuhi K.1.2 1.2.1 Memenuhi K.1.3 1.3.1 Memenuhi

P2 K2.1 2.1.1 a. Tidak diterapkan / Not Applicable b. Tidak diterapkan / Not Applicable c. Tidak diterapkan / Not Applicable K2.2 2.2.1 Tidak diterapkan / Not Applicable 2.2.2 Tidak diterapkan / Not Applicable

2.2.3 Memenuhi

P3 K3.1 3.1.1 Memenuhi

3.1.2 a. Tidak diterapkan / Not Applicable

b. Tidak diterapkan / Not Applicable

5.2 Rekomendasi

Dari hasil tabel tersebut di atas dapat dilihat bahwa terdapat 17 verifier yang diverifikasi, dari data tersebut terdapat 9 verifier dengan kategori ” Memenuhi ” dan 8 Verifier dengan kategori ” tidak

diterapkan/dikesampingkan atau not applicable ” maka sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemilik Hutan Hak yang tercantum pada Lampiran 3.3 Peraturan

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan Nomor P.14/PHPL/SET/4/2016 tanggal 29 April 2016 tentang Standar dan Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari dan Verifikasi Legalitas Kayu pada bagian pengambilan keputusan, maka Tim Auditor menyatakan Pemegang Hutan Hak Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) H. Agus dinyatakan ” MEMENUHI ”

dan direkomendasikan untuk tetap menggunakan Sertifikat Legalitas Kayu sampai masa berlakunya.

Jakarta, Desember 2019

Tim Audit VLK

Sapto Hariyono

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

Daftar Peraturan dan Dokumen / Data Yang Diverifikasi Pada Setiap Verifier

Berdasarkan Lampiran 2.3 Peraturan Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan Nomor P.14/PHPL/SET/4/2016 tanggal 29 April 2016

PERATURAN VERIFIER Dokumen Yang Di Cek

- Undang-undang No. 5 tahun 1960, tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria (UUPA)

- Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala BPN No. 9 tahun 1999 tentang Tata Cara Pemberian dan Pembatalan Hak Atas Tanah Negera dan Hak Pengelolaan.

- Peraturan Kepala BPN RI No. 2 tahun 2013 tentang Pelimpahan Kewenagan Pemberian Hak Atas tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah.

1.1.1.a.

Dokumen kepemilikan/ penguasaan lahan yang sah (alas titel/ dokumen yang diakui pejabat yang berwenang).

- Dokumen Sertifikat Hak Milik, letter B, letter C

- Sertifikat HGU atau Sertifikat Hak Hak Pakai

- Surat atau Dokumen lain yang diakui BPN

- Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang PT

- Peraturan Menteri Perdagangan

Republik Indonesia Nomor

36/M-Dag/Per/9/2007 sebagaimana

telah diubah dengan Nomor

46/M-DAG/PER/9/2008 tentang

Penerbit-an Surat Izin Usaha

Perdagangan

- Undang-Undang Nomor 3 Tahun

1982 tentang Wajib Daftar

Perusahaan.

- Permendag No. 37/M-DAG/PER/

9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan

- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Jo. Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

- PermenKeu No. 68/PMK.03/2010 Jo No. 197/PMK.03/2013 tentang

Bata-san Pengusaha Kecil Pajak

Pertambahan Nilai.

- Perdirjen Pajak Nomor

PER-44/PJ/2008 tentang Tata Cara

Pendaftaran NPWP dan/atau

- Dokumen K3, Dokumen lingkungan, KKB/Peraturan Perusahaan yang relevan

1.1.1.b.

Dokumen legalitas

pemegang HGU yang sah yang mencakup Ak-te Perusahaan, SIUP, TDP, NPWP, dokumen lingkungan, dokumen K3 serta KKB /Peraturan Perusahaan yang rele-van.

- Keberadaan dokumen yang

dimaksud serta kesesuaiannya termasuk masa berlaku dan bukti

pengurusan perpanjangan dari

instansi berwenang (surat

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PERATURAN VERIFIER Dokumen Yang Di Cek

- Peraturan Menteri Kehutanan

Republik Indonesia Nomor : P.

56/Menhut-II/2009 Tanggal 21

Agustus 2009 Tentang Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil

Hutan Kayu Hutan Alam dan

Restorasi Ekosistem

- Peraturan Menteri Kehutanan

Republik Indonesia Nomor :

P.42/Menhut-II/2010 Tanggal 14

September 2010 Tentang Sistem Perencanaan Kehutanan

- Peraturan Menteri Kehutanan

Republik Indonesia Nomor :

P.24/Menhut-II/2011 Tanggal 18

April 2011 Tentang Perubahan Atas

Peraturan Menteri Kehutanan

Nomor P.56/Menhut-II/2009 Tentang Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Alam dan Restorasi Ekosistem

1.1.1.c.

Peta/sketsa areal hutan hak dan batas-batasnya di lapangan

- Dokumen Sertifikat termasuk

denah disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta memastikan batas-batas yang jelas

- Permenhut No. P.41/Menhut-II/2014 tanggal 10 Juni 2014 Jo PermenLHK No. P.43/Menlhk-Setjen/2015 tanggal

12 Agustus 2015 tentang

Penatausahaan Hasil Hutan Kayu Yang Berasal Dari Hutan Alam. - Permenhut No. P.42/Menhut-II/2014

tanggal 10 Juni 2014 Jo

P.42/Menlhk-Setjen/2015 tanggal 12

Agustus 2015 tentang

Penatausahaan Hasil Hutan Kayu yang Berasal dari Hutan Tanaman Pada Hutan Produksi.

- PermenLHK No.

P.32/Menlhk-Setjen/2015 tanggal 7 Juli 2015 tentang Hutan Hak.

- Permenhut No.

P.30/MENHUT-II/2012 tanggal 17 Juli 2012 Jo

PermenLHK No.

P.21/MenLHK-II/2015 tanggal 1 Juni 2015 tentang Penatausahaan Hasil Hutan yang Berasal dari Hutan Hak.

- Surat Keputusan Bersama Menteri Perhubungan, Menteri Kehutanan

dan Menteri Per-industrian dan

perdagangan Nomor KM 3 Tahun

1.1.2.

Dokumen angkutan hasil hutan yang sah

- Data penerimaan bahan baku kayu yang dilengkapi dokumen angkutan hasil hutan yang sah (SKSHH/FAKB/FAKO/SKAU/Nota : nomor seri, penerbit, P3KB, tanda sekuritas, specimen tanda-tangan) periode 12 bulan terakhir. - Data LMKB/LMKO periode 12

bulan terakhir.

- Kartu Tenaga Teknis yang masih

berlaku sesuai dengan SK

penempatan.

- Data dan dokumen SAL atau FAKB/FAKO lanjutan hasil lelang

disertai Risalah Lelang jika

terdapat bahan baku kayu hasil lelang periode 12 bulan terakhir.

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PERATURAN VERIFIER Dokumen Yang Di Cek

2003, Nomor 22/KPTS-II/2003 dan

33/MPP/ Kep/I/2003 tentang

Pengawasan Pengangkutan Kayu Melalui Pelabuhan

- Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 12/M-DAG/PER/3/2012 tentang Penetapan Harga Patokan Hasil Hutan untuk Perhitungan Provisi Sumberdaya Hutan

- Permendag No.

22/M-DAG/PER/4/2012 tanggal 24 April

2012 tentang Perubahan atas

Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 12/M-DAG/PER/3/2012

- Peraturan Menteri Kehutanan

Nomor : P.68/Menhut-II/2014 tanggal

15 September 2014 Tentang

Penetapan Harga Patokan Hasil Hutan Untuk Perhitungan Provisi Sumber Daya Hutan, Ganti Rugi Tegakan Dan Penggantian Nilai Tegakan

- Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Kehutanan

- Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Perubahan atas Keputusan Nomor 29 tahun 1990 tentang Dana Reboisasi

- Keputusan Menteri Kehutanan

Nomor: 163/Kpts-II/2003 tentang

Pengelompokan Jenis Kayu Sebagai Dasar Pengenaan Iuran Kehutanan

1.1.3.

Bukti pembayaran hak

negara berupa

PSDH/DR dan

pengganti nilai tegakan.

- Dokumen SPT terhadap

PSDH/DR, serta bukti kepatuhan pelaksanaan pembayaran

- Permenhut No. P.43/Menhut-II/2014 Jo PermenLHK No. P.95/Menhut-II/2014 tanggal 22 Desember 2014 tentang Penilaian Kinerja PHPL dan VLK Pada Pemegang Izin atau Pada Hutan Hak.

- Perdirjen BUK No.

P.14/VI-BPPHH/2014 Jo No.

P.1/VI-BPPHH/2015 tanggal 16 Januari 2015 tentang Standar dan Pedoman

1.2.1

Akte atau dokumen

pembentukan kelompok

- Dokumen akte notaris pendirian kelompok dan Perubahan terakhir;

- Pengesahan Akte pendirian

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PERATURAN VERIFIER Dokumen Yang Di Cek

Pelaksanaan Penilaian Kinerja PHPL dan VLK.

- SK Menhut No. SK.641/Menhut-II/2011 tentang Penetapan Tanda V-Legal.

- Lampiran 6 Perdirjen BUK No.

P.14/VI-BPPHH/2014 tanggal 29

Desember 2014 tentang Pedoman Penggunaan Tanda V-Legal.

- Lampiran 7 Perdirjen BUK No.

P.1/VI-BPPHH/2015 tanggal 16

Januari 2015 tentang Pedoman

Penerbitan Dokumen V Legal. - Peraturan Menteri Lingkungan Hidup

dan Kehutanan RI Nomor

P.30/Menlhk/Setjen/PHPL.3/3/2016 tanggal 1 Maret 2016 tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan

Produksi Lestari dan Verifikasi

Legalitas Kayu pada Pemegang Izin atau Pada Hutan Hak dan

- Peraturan Direktur Jenderal PHPL

Nomor P.14/PHPL/SET/4/2016

tanggal 29 April 2016 tentang Standar dan Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan

Produksi Lestari (PHPL) dan

Verifikasi Legalitas Kayu (VLK)

beserta dengan lampiran 2.3 dan 3.3

1.2.1.

Internal audit anggota kelompok

- Dokumen laporan hasil audit, bukti

pelaksanaan dan bukti

penyelesaian terhadap temuan

- Permendag No. 89/M-DAG/PER/

10/2015 tanggal 19 Oktober 2015 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan.

- Permendag No. 97/M-DAG/PER/

12/2014 tanggal 24 Desember 2014 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan.

- Permendag No. 08/M-DAG/PER/

1/2015 tanggal 23 Januari 2015 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertanian dan Kehutanan Yang Dikenakan Bea Keluar.

- Permenkeu No. 75/PMK.011/ 2012 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.

1.3.1.

Tanda V-Legal yang

dibubuhkan sesuai

ketentuan yang berlaku.

- Dokumen V Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan dokumen V Legal periode 12 bulan terakhir.

- Data dan informasi lokasi stuffing ekspor (di lokasi industry auditee dan / atau industry penyedia jasa) periode 12 bulan terakhir.

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PERATURAN VERIFIER Dokumen Yang Di Cek

- Perdirjen Bea dan Cukai Nomor

PER-18/BC/2012 tentang

Pe-rubahan Kedua Atas Perdirjen Bea dan Cukai Nomor P-41/BC/ 2008

tentang Pemberitahuan Pabean

Ekspor.

- Permendag No. 44/M-DAG/PER/

7/2012 tentang Barang Dilarang Ekspor

- Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Keselamatan dan Keseharan Kerja.

- Permennakertrans No. PER.15/

MEN/VIII/2008 tentang Pertolong-an Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Usaha.

- Permenakertrans No. 07/MEN/

V/2010 Jo. No. 1 Tahun 2012 tentang Asuransi Tenaga Kerja Indonesia.

- Permenakertrans No. PER.08/

MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

- Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2010 tentang Pengawasan Ketenagakerjaan.

2.1.1.a

Pedoman/prosedur K3

dan personel untuk im-plementasi K3

- Prosedur K3.

- Surat penunjukkan personel yang

bertanggung jawab dalam

implementasi prosedur K3 di

lapangan.

- Sertifikat Ahli K3 personel yang ditunjuk.

- Susunan organisasi P2K3 yang telah mendapatkan pengesahan dari instansi berwenang.

2.1.1.b

Peralatan K3 (seperti peralatan P3K dan Alat Pelindung Diri)

- Data peralatan K3 (APAR / Peralatan P3K dan APD) yang berfungsi baik periode 12 bulan terakhir.

- Lay out APAR dan Tanda Jalur Evakuasi.

- Bukti penerapan tanda jalur

evakuasi di lapangan. 2.1.1.c

Catatan kecelakaan

kerja

- Data catatan kecelakaan kerja setiap kejadian kecelakaan kerja periode 12 bulan terakhir.

- Bukti upaya penanganan kejadian

kecelakaan kerja (absensi

pelatihan / briefing, Jamsostek, dll).

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/ Serikat Buruh

2.2.1

Ada serikat pekerja atau

kebijakan perusahaan

yang membolehkan

untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja).

- Data dan struktur organisasi

Serikat Pekerja (jika ada) periode 12 bulan terakhir.

- pernyataan tertulis mengenai

kebijakan perusahaan yang

membolehkan karyawan untuk

membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.

- Permennakertrans No.

PER.16/MEN/XI/2011 tentang Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan

Peraturan Perusahaan serta

Pembuatan dan Pendaftaran

Perjanjian Kerja Bersama.

- Undang-Undang Nomor 2 Tahun

2004 tentang Penyelesaian

2.2.2.

Ketersediaan Dokumen KKB atau PP

- Dokumen KKB atau PP yang mengatur hak-hak pekerja yang berlaku pada periode 12 bulan terakhir.

- Bukti pendaftaran KKB atau PP ke instansi berwenang.

2.2.3 - Data pekerja periode 12 bulan

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU

PERATURAN VERIFIER Dokumen Yang Di Cek

Perselisihan Hubungan Industrial.

- Kepmenakertrans No. KEP.100/

MEN/VI/2004 tentang Ketentuan

Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

- Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Tidak ada pekerja yang masih di bawah umur

- Bukti surat nikah / izin orang tua jika ada pekerja di bawah umur periode 12 bulan terakhir.

- Data dan informasi jenis pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja di bawah umur (18 tahun) jika ada dalam periode 12 bulan terakhir. - Undang-Undang Nomor 32 Tahun

2009 tentang Perlindungan dan

Pengelolaan Lingkungan Hidup. - PermenLH No. 8 Tahun 2006 tentang

Pedoman Penyusunan Analisa

Mengenai Dampak Lingkungan

Hidup.

- PermenLH No. 05 Tahun 2012

tentang Jenis Rencana Usaha

dan/atau Kegiatan Yang Wajib

Memiliki AMDAL.

- PermenLH No. 13 Tahun 2010 tentang UKL-UPL dan SPPL.

- PermenLH No. 14 Tahun 2010 tentang Dokumen Lingkungan Hidup

bagi Usaha dan/atau Kegiatan Yang

Telah Memiliki Usaha dan/atau

Kegiatan Tetapi Belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup.

3.3.1.

Dokumen lingkungan

yang relevan seperti

AMDAL, UKL/UPL,

SPPL, SIL, DPLH dan lainnya

- Dokumen

AMDAL/UKL-UPL/SPPL/ DPLH/SIL/DELH yang sesuai dengan kegiatan usahanya

dan catatan temuan penting

termasuk dokumen perubahannya atau bukti pengurusan dokumen lingkungan hidup dari instansi yang berwenang (surat keterangan atau tanda terima).

- Bukti pelaporan / catatan

pengelolaan dan pemantauan

lingkungan sesuai / merujuk pada catatan temuan penting (tidak berlaku untuk SPPL). 3.1.2.a Dokumen laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang relevan 3.1.2.b Bukti pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan

Dokumen terkait