Pemeriksaan jembatan dilakukan untuk meyakinkan bahwa jembatan berada dalam keadaan aman bagi para pengguna jalan sehingga menjaga nilai investasi jembatan tersebut. Pemeriksaan jembatan merupakan suatu proses pengumpulan data fisik dan kondisi secara struktur jembatan dari awal sejak jembatan tersebut masih baru dan berkelanjutan selama umur jembatan.
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
166 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
Gambar 5.1 Bagian-bagian jembatan rangka baja
Sumber : BMS Panduan Pemeriksaan Jembatan
Data jembatan dari hasil pemeriksaan digunakan untuk merencanakan suatu program pemeliharaan, rehabilitasi, perkuatan dan penggantian jembatan.
Pemeriksaan jembatan mempunyai beberapa tujuan yang spesifik yaitu: a) Memeriksa keamanan jembatan pada saat layan
b) Menjaga terhadap ditutupnya jembatan c) Mencatat kondisi jembatan pada saat tersebut
d) Menyediakan data bagi personil perencanaan teknis, konstruksi dan pemeliharaan
e) Memeriksa pengaruh dari beban kendaraan dan jumlah kendaraan. f) Memantau keadaan jembatan secara jangka panjang
g) Menyediakan informasi mengenai dasar daripada pembebanan jembatan. Data jembatan dikumpulkan dari berbagai jenis pemeriksaan yang berbeda dalam skala dan intensitasnya, frekuensinya dan secara sifat masing-masing elemen jembatan atau pemeriksaan secara detail. Jenis pemeriksaan yang utama dalam sistem informasi manajemen jembatan adalah sebagai berikut:
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
167 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
Pemeriksaan Inventarisasi.
Pemeriksaan Detail.
Pemeriksaan Rutin.
Pemeriksaan Khusus.
Pemeriksaan Sekilas
Pada jembatan rangka baja ada beberapa kemungkinan jenis-jenis kerusakan yaitu:
a) Penurunan mutu dari cat dan galvanisasi b) Karat
c) Kerusakan pada bagian-bagian baja d) Ikatan/sambungan yang longgar e) Keretakan
5.1.1 Pemeriksaan Inventarisasi
Pemeriksaan Inventarisasi dilakukan untuk mencatat data administrasi, dimensi, material dan kondisi setiap jembatan dan data-data tambahan lainnya pada setiap jembatan, termasuk lokasi jembatan, penjang bentang dan jenis konstruksi untuk setiap bentang ke.dalam database. Kondisi secara keseluruhan diberikan pada komponen-komponen utama bangunan atas dan bangunan bawah jembatan. Pemeriksaan inventarisasi juga dilaksanakan jika pada jembatan yang tertinggal pada waktu database dibuat. Selanjutnya pada jembatan baru yang belum pernah dicatat harus dilaksanakan pemeriksaan inventarisasi. Perlintasan Kereta Api, lintasan bawah, lintasan ferry, penyeberangan sungai, gorong-gorong dan juga diperiksa dan didaftar. Pemeriksaan inventarisasi dilakukan oleh pemeriksa dari instansi yang terkait yang sudah dilatih atau oleh seorang sarjana yang berpengalaman dalam bidang jembatan.
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
168 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
Gambar 5. 1 Pengukuran Panjang Total dan Panjang Bentang
Pada Jembatan
Sumber : BMS Panduan Pemeriksaan Jembatan
5.1.2 Pemeriksaan Detail
Pemeriksaan secara mendetail dilaksanakan untuk menilai secara akurat kondisi suatu jembatan. Semua komponen dan elemen jembatan diperiksa dan kerusakan-kerusakan yang berarti dikenali dan didata. Pemeriksaan secara detail pada umumnya dilaksanakan maksimum dalam jangka waktu lima tahun. Jembatan tidak dipilih untuk pemeriksaan secara detail bila panjangnya kurang dari 6 meter, atau tidak ada dalam Program Kerja yang terbaru , untuk mendaftarkan ke dalam database dan mencatatnya dalam format pemeriksaan detail. Lintasan basah tidak diperiksa.
Dasar dari sistem pemeriksaan secara detail adalah penilaian kondisi elemen dan kelompok elemen menurut keadaanya dan keseriusan dari kekurangan/kelemahannya.
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
169 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
5.1.3 Pemeriksaan Rutin
Pemeriksaan rutin dilaksanakan untuk memastikan bahwa perubahan-perubahan tiba-tiba atau yang tak terduga dalam kondisi jembatan secara keseluruhan yang terjadi antara dua pemerisaan detail terdeteksi dan dilaporkan dan agar tindakan tepat dapat diambil. Secara lebih khusus pemeriksaan rutin dilakukan untuk memastikan bahwa jembatan stabil dan aman, menentukan apakah pemeliharaan rutin yang efektif sedang dilakukan dan menentukan apakah dibutuhkan tindakan darurat.
Pemeriksaan rutin dilaksanakan paling kurang setahun sekali, tapi dapat lebih sering tergantung pada situasi dan kondisi atau keinginan masing-masing.
5.1.4 Pemeriksaan Khusus
Pemeriksaan khusus biasanya disarankan oleh pemeriksa jembatan pada waktu pemeriksaan detail karena pemeriksa merasa kurangnya data, pengalaman atau keahlian untuk menentukan kondisi jembatan. Pemerisaan khusus mungkin membutuhkan teknik-teknik dan peralatan yang canggih, tanpa melepaskan tekni-teknik visual dan pengetahuan dan penilaian dalam bidang Teknis.
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
170 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
Tabel 5. 1 Pilihan Metod Penilaian untuk Pemeriksaan Khusus Sumber : BMS Panduan Pemeriksaan Jembatan
5.1.5 Pemeriksaan Sekilas
Pemeriksaan sekilas merupakan pemeriksaan visual yang biasanya berhubungan dengan pemeriksaan jalan. Pemeriksaan sekilas bertujuan untuk;
1. memeriksa keadaan struktur jembatan masih aman untuk dilalui oleh lalu lintas
2. memeriksa keselamatan struktur secara keseluruhan danterpadu
3. memeriksa kondisi tidak lazim yang membuntuhkan penelitian lebih lanjut,pemeliharaaan berkala atau penanganan darurat
Tabel 5. 2 Elemen Pemeriksaan Sekilas
Sumber : BMS Panduan Pemeliharaan dan Rehabilitasi Jembatan Daftar elemen
Uraian Uraian
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
171 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
Pengaman scouring timbunan
Bangunan Bawah Pondasi
Kepala Jembatan/pilar Bangunan Atas Sistem gelagar
Jembatan Plat Pelengkung Balok pelengkung Rangka Gantung Sistem lantai Sambungan Lantai Landasan/Perletakan Sandaran Perlengkapan
Gorong-gorong Gorong- gorong persegi Gorong- gorong pipa Gorong-gorong Pelengkung Contoh dari elemen-elemen tersebut terdapat dalam gambar-gambar berikut ini :
Gambar 5. 2 Elemen-elemen Jembatan
Kompetisi Jembatan Indonesia Ke-9 2013
172 Tim Kuya Saint Venant II / Jembatan Espoir
Gambar 5. 3 Elemen-elemen Jembatan (sambungan)
Sumber : BMS Panduan Pemeliharaan dan Rehabilitasi Jembatan
Gambar 5. 4 Elemen-elemen Jembatan (sambungan) Sumber : BMS Panduan Pemeliharaan dan Rehabilitasi Jembatan