• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemerintah dan proses kebijakan

Dalam dokumen Making Health Policy (Compile) (Halaman 79-132)

Gambaranumum

Babsebelumnyamenunjukkanbagaimanapokokpersoalanbisamasukkedalamagenda kebijakanmelaluiprosesyangtidaksertaͲmertadikendalikanolehpemerintah.Babiniberfokus padaperanpemerintahdalamperumusandanpembentukankebijakan,sertaseberapabesar pengaruhyangdimilikinyadalamproseskebijakan.Sementaraperumusankebijakanbiasanya mencakuppertimbanganakanberbagaikepentingan,meskipundiarahkanolehasumsiͲasumsi ideologispemerintahanyangsedangberkuasa,bagaimanahalinibisaterjadisangatbergantung pada jenis badanͲbadan pemerintahan atau undangͲundang suatu negara. Pembaca akan mempelajariperanbadanͲbadanpemerintahyangpalingseringdianggapterlibatsecaralangsung dalampembentukandanpelaksanaankebijakan,badanlegislatif,badaneksekutif,birokrasi,dan badanyudikatif.MenurutkerangkapikiranalisiskebijakanyangdibahaspadaBab1,babiniberfokus padasekelompokkhusus‘aktorͲaktor’resmidalamproseskebijakan.Menurutmodel‘tahapan kebijakan’yangjugadibahaspadaBab1,fokusutamababiniadapadaperumusankebijakandengan beberapaacuanpadapenerapankebijakan.

Tujuanpembelajaran

Setelahmempelajaribabini,Pembacaakanlebihmampuuntuk:

x mendeskripsikanbadanͲbadanutamayangterlibatdalampembuatankebijakanpemerintah: badanlegislatif,eksekutif,birokrasidanbadanyudikatif,sertaperanmerekamasingͲmasing

x memahami bagaimanabadanͲbadantersebutsalingberhubungan satu sama lain secara berlainandalamsistempemerintahanyangberlainanpula

x memahamiciriͲcirikhususpembuatankebijakanpemerintahdalambidangkesehatan

x memahamibagaimanabagianͲbagianpemerintahyangberbeda(misalnya,departemenyang berbedaͲbeda)dantingkatpemerintahanyangberbeda(misalnya,nasional,regionaldanlokal) memerlukankoordinasiyangaktifagarkebijakandapatdilaksanakandenganbaik

x mendeskripsikanpengorganisasiansistemkesehatandinegaraPembacadanmenyadaribahwa baganresmipengorganisasiantersebutmungkintidakakanmenggambarkanpolakekuatandan pengaruhdalamsistemyangsebenarnya.

Istilah

Badanlegislatifduadewan(bicameral)/satudewan(unicameral):Dalambadanlegislatifsatu dewan,hanyaadasatu‘majelis’ataudewan,sementaradalambadanlegislatifduadewan,ada dewankeduaataudewantingkattinggi,yangperannyaadalahmengkritikdanmemeriksakualitas rancanganundangͲundangyangdiumumkansecararesmiolehmajelisyanglebihrendah.Biasanya, hanyamajelisyanglebihrendahyangbisamenentukanapakahrancanganundangͲundangakan menjadiundangͲundangatautidak.

Pimpinaneksekutif:suatunegara(yaitu,presidendan/atauperdanamenteridanmenteriͲmenteri lain).PerdanamenteriataupresidendanmenteriͲmenteriseniorseringdisebutsebagaikabinet.

Sistemfederal:Levelpemerintahansubnasionalataupropinsitidakberadadibawahpemerintahan nasionalnamunmemilikikekuasaansubstansialsendiriyangtidakbisadiambilolehpemerintah nasional.

Badanyudikatif:terdiridarihakimdanpengadilanyangbertanggungjawabuntukmemastikan bahwapemerintahyangberkuasa(badaneksekutif)bertindaksesuaidenganundangͲundangyang disahkanolehbadanlegislatif.

Badanlegislatif:yangmenetapkanundangͲundangyangmengatursebuahnegaradanmengawasi badaneksekutif.Badaninibiasanyadipilihsecarademokratisuntukmewakilirakyatnegaratersebut danbiasanyadisebutsebagaiparlemenataumajelis.Seringkaliadaduadewanataumajelisdalam parlemen.

Sistemparlementer: Anggotabadaneksekutifjugamerupakananggotabadanlegislatifdan dipilihberdasarkanmayoritasanggotabadanlegislatifyangmendukungmereka.

Sistempresidensial:Presidenataukepalanegaradipilihsecaralangsungdalamsebuahproses pemilihanyangterpisahdariprosespemilihananggotalegislatif.

Perwakilan proporsional: Sistem pemungutan suara yang didesain untuk sejauh mungkin memastikanbahwaproporsisuarayangditerimaolehsetiappartaipolitiksebandingdenganjatah kursimerekadalambadanlegislatif.

Sistemunitarian: Tingkat pemerintahan yang lebihrendah secarahukum berada di bawah pemerintahnasional.Pemerintahanditingkatyanglebihrendahmenerimakewenanganmereka daripemerintahpusat.

Penggolongansistempemerintahan

Duacirisistempemerintahanyangpalingberdampakpadakemampuannegarauntuk membuatdanmenerapkankebijakanadalahotonomidankapasitas(HowlettdanRamesh,2003). Dalamkonteksini,otonomiberartikemampuanbadanͲbadanpemerintahuntuktidakterperangkap olehkelompokͲkelompokyangmementingkandirisendiridanuntukbertindaksecaraadilsebagai penengahkonflikͲkonfliksosial.Sistempemerintahanbisamenjaditidaknetraldalamartipolitik (bagaimanapunjuga,sisteminijugaberlakubagipemerintahdenganideologiyangberbedaͲbeda), namun,apabilapemerintahantersebutmemilikiotonomi,sisteminiakanberjalandenganbeberapa tujuanyangberhubungandenganpeningkatankesejahteraanseluruhnegeridantidakhanya berhubungandenganpemberiantanggapankepadadanperlindunganterhadapkepentinganbagianͲ bagiankomunitastertentu.Kapasitasmengacupadakemampuansistempemerintahanuntuk membuatdanmenerapkankebijakan.Kapasitastumbuhdarikeahlian,sumberdayadanpertalian denganmekanismepemerintahan.Contohnya,adalahmerupakanhalyangpentingbagipemerintah untukmampumembayarpegawaiͲpegawainegerinyatepatpadawaktunyadanterusmengawasi korupsi. Pada tingkatan yang lebih rumit, akan sangat membantu apabila masingͲmasing departemen menghormati fakta bahwa keputusan dan tindakͲtanduk mereka dapat sangat berdampakpadawewenanglaindalampemerintahandanmenahandiridaritindakanͲtindakanyang mementingkandirisendiri.BentukͲbentuksistempemerintahanyangberbedaberdampakpada otonomidankapasitaspembuatankebijakanpemerintah.

Sistemfederalversussistemunitarian

Semua pemerintahan berjalan pada berbagai tingkatan antara nasional dan lokal (contohnya,sistemkesehatanmasyarakatseringkaliberadaditingkatpemerintahannasionaldan regional).Meskipundemikian,adaperbedaanyangpentingdanmendasarantarasistemunitarian dansistemfederalyangbisadiabaikanketikayangdipikirkanadalahperubahankebijakandalam sistemkesehatan.Padasistemunitarian,terdapatrantaikomandoyangjelasyangmenghubungkan tingkatanͲtingkatanpemerintahanyangberbeda,sedemikianrupasehinggapemerintahanditingkat yanglebihrendahbenarͲbenarberadadibawahtingkatpemerintahanyanglebihtinggi.DiPerancis, misalnya,pemerintahpusatnyamemilikisegalawewenangpengambilankeputusanyangpotensial. Pemerintahpusatinibisamendelegasikanwewenanginikepadapemerintahyangadaditingkat yanglebihrendah,namunjugabisamengambilkembaliwewenangyangsudahdidelegasikan tersebut.HalserupajugaterjadidiSelandiaBaru,JepangdanCina.SistemutamadiBritaniaRaya adalahsistemunitarianbahwawewenangpemerintahlokalberasaldaripemerintahpusat,namun SkotlandiadanWalesbaruͲbaruinitelahdiberiwewenangatassebagianbesarurusandalamnegeri merekasendiri,termasuklayanankesehatan,sesuaidenganundangͲundangyangdisahkanoleh parlemennasionaldiLondon.Sekarang adabadanͲbadan terpilihdariparlemennasionaldi SkotlandiadanWales.

Dalamsistemfederal,palingtidakadaduatingkatanpemerintahanyangterpisahdalam negarayangsalingberbagiwewenang.Dengankatalain,pemerintahdalamtingkatansubnasional tidakberadadibawahpemerintahtingkatnasionalmelainkanmenikmatitingkatkebebasanyang tinggi atas halͲhalyang termasuk dalam wilayah hukumnya. Pemerintah pusat tidak dapat mengambilkebebasaninitanpapersetujuandaripemerintahtingkatsubnasional,yangdalam keadaanbiasaberartiperumusanulangkonstitusinegaratersebut.Contohnya,India,Brazil,Nigeria, AmerikaSerikat,KanadadanAustraliayangsemuanyamerupakannegarafederal.DiKanada, misalnya, sistemkesehatan merupakantanggung jawabpropinsi, bukanpemerintah federal, meskipun pemerintah federal berkontribusi dalam sebagian pembiayaan layananͲlayanan kesehatan.Halinimenyebabkannegosiasidanperselisihanyangpanjangmengenaiapasajayang harusdibiayaiolehsiapadiantarakeduatingkatanpemerintahantersebut.

Sebenarnya,secaraluasfederalismedianggapsebagaialasanutamabagiketidakmampuan pemerintahandalamnegaraͲnegaratersebutuntukmelakukanperubahankebijakanyangbesardan bersifat nasional dalam sektor kesehatan kecuali ketika kondisinya sangat menguntungkan. Komplikasilebihjauhberhubungandengankenyataanbahwapemerintahfederaldansubnasional mungkindikendalikanolehpartaipolitikyangberbedadengannilaiͲnilaidantujuanyangberbeda pula.Lebihjauhlagi,pemilihanumumpadasatuatautingkatanyanglainjarangbertepatan, sehingganegosiasiyangpanjangbisaterputusolehperubahandalampemerintahanolehpartaiͲ partaitersebut.Jadi,biasanya,sistempemerintahanunitariandihubungkandenganperubahan kebijakanyangjauhlebihcepatdankompromiyangtidakterlaludiperlukandalamperumusan kebijakan.Meskipundemikian,halinitidaksertamertaberartibahwapemerintahyangberadadi tingkatanyanglebihrendahakanmenerapkankebijakanyangdirumuskandengancarasepertiini sesuaidenganyangdimaksudkanolehparapembuatnyaditingkatnasional(sepertiyangakan Pembaca lihat pada Bab 7). Bahkan dalam sistem unitarian dengan hambatanͲhambatan konstitusionalterhadapperubahanlegislatifyangrelatifsedikit,kondisiyangmendasarireformasi sistemdasarjarangtercapai.HalͲhalinibiasanyamerupakangabunganantarapemerintahandengan tingkatotoritastinggi(misalnya,mayoritasparlemenyangkuat)dankeinginanpolitikuntuk menanggungrisikoperubahanyangbesar(artinya,reformasiharuscukupsentraldalamagenda kebijakan)(Tuohy,2004).

Hubunganantarabadanlegislatif,eksekutifdanyudikatif

CirilaindaritiapͲtiapsistempemerintahansebuahnegarayangmempengaruhiperumusan kebijakanpublikberkaitandenganhubunganantarabadanlegislatif,eksekutif,danyudikatif.Badan

legislatifadalahbadanyangmewakilirakyat,menetapkanundangͲundangyangmengaturrakyat danmengawasibadaneksekutifyangmerupakanpimpinannegara(yaitu,presidendan/atau perdanamenteridanmenteriͲmenterilain).Badanyudikatifterutamabertanggungjawabuntuk memastikanbahwapemerintahyangberkuasabertindaksesuaiundangͲundangyangdisahkanoleh badanlegislatifdanbertindaksebagaihakimuntukmemutuskanperselisihanͲperselisihanyangtidak terelakkanyangterjadiakibatpenginterpretasianpelaksanaanundangͲundang.Biasanya,dalam sistemparlementer,anggotaͲanggotabadaneksekutifdipiliholehbadanlegislatifdariantara anggotamerekasendiri(artinya,menterimerupakananggotaparlemenataumajelis)dantetap bertugasselamaadadukunganmayoritasdariparaanggotabadanlegislatif.Biasanya,dalamsistem

presidensial,sepertidiAmerikaSerikat,badaneksekutifterpisahdaribadanlegislatif,dipilihsecara terpisaholehrakyatdantidakmemerlukandukungandarimayoritasanggotabadanlegislatifuntuk dapatmemerintah.

PerbedaanͲperbedaaninisangatberdampakpadacarapengembangankebijakan.Dalam sistempresidensial,badaneksekutif(presidendanrekanͲrekanseniornya)dapatmengusulkan sebuahkebijakan,namundibutuhkanpersetujuandaribadanlegislatif(yangmayoritasanggotanya mungkintidakberasaldaripartaipolitikyangsama)untukmembuatkebijakantersebutmenjadi undangͲundang.Akibatnya,PresidenAmerikaSerikat,misalnya,seringkaliharusmenawarkan konsesipadabadanlegislatifmengenaisatuareakebijakansebagaitimbalͲbalikatasdukunganyang diberikanpadaarealain.Selainitu,anggotabadanlegislatifdapatberperanaktifdalammerancang danmengamandemenkebijakan.Iniberartibahwaprosesperumusankebijakandalamsistem presidensiallebihterbukadaripadaprosesyangsamadalamsistemparlementer,sehinggalebih banyakruangbagikelompokͲkelompokkepentingantertentuuntukmenggunakanpengaruhnya.

Dalamsistemparlementer,sementaraadakemungkinanperselisihandantawarͲmenawar mengenaikebijakanͲkebijakandalampartaipolitikyangmemerintah.Halinibiasanyaterjadidi belakanglayardanbadaneksekutifbiasanyadapatmengandalkanmayoritasanggotanyayangada dalambadanlegislatifuntukmemperolehdukunganataslangkahͲlangkahyangakandiambilnya. Ketikabadaneksekutifsamasekalitidakmemilikimayoritasdalambadanlegislatif,sepertiyang seringterjadidinegaraͲnegaradengansistemperwakilanproporsionalyangmemilikibanyakpartai politik,badan eksekutifharus berkompromi agar dapatmeloloskankebijakanmelaluibadan legislatif.Halinimembuatproseskebijakanmenjadilebihlambatdanlebihkompleksmeskipuntidak sesulitpembuatankebijakandalamsistempresidensial.Dalamsistemparlementer,pembuatan kebijakan pada akhirnya masih terpusat di badan eksekutif, yang biasanya memungkinkan pemerintahuntukmengambiltindakanyanglebihcepatdantegas.

Kegiatan5.1

Selainpemisahanwewenangantarabadaneksekutif(Presidendanstafnya)danbadan legislatif(keduaMajelisdalamKongres),apalagiyangmembuatperubahankebijakanutama (misalnya,reformasibesarͲbesarandalampembiayaansistempelayanankesehatan)menjadilebih sulitdilakukandiAmerikaSerikatdaripadadibanyaknegaralain?

FeedBack

SistempemerintahanAmerikaSerikatjugamerupakansistemfederalsehinggamasingͲ masingnegarabagianharusdibujukuntukmendukungperubahanbesarapapundalamkebijakan dalam negeri. Ini menjelaskan mengapa para Presiden Amerika Serikat cenderung untuk

menghabiskanbanyakwaktudanenergiuntukkebijakanpertahanandankebijakanluarnegeri ketikawewenangmerekatidakterbatasdanmerekadapatbertindakatasnamanegara.

Kedudukanbadanyudikatifjugamempengaruhiproseskebijakanpemerintah.Dalam sistemfederaldan/atausistem yangberdasarkanpadasebuahkonstitusitertulis,termasuk, seringkali,pernyataanmengenaihakͲhakasasimanusia,biasanyaadabadanyudikatifotonom sepertiMahkamahAgungAmerikaSerikat,yangdimintauntukmenjadipenengahjikaterjadi perselisihanantarasimpulͲsimpulpemerintahanyangberbedadanuntukmemastikanbahwa undangͲundangdantindakanyangdiambilpemerintahkonsistendenganprinsipͲprinsipkonstitusi. MahkamahAgungAmerikaSerikattelahbeberapakalimenentangundangͲundangsatunegara bagian:padatahun1950Ͳan,MahkamahAgungmenjalankankemerdekaansipilorangͲorangkulit hitamdengancaramenjungkirͲbalikanperaturanperundangͲundangandinegaraͲnegarabagian yangadadiwilayahselatanyangsedianyaakanmemisahkansekolahuntukmuridͲmuridkulithitam danmuridͲmuridkulitputih.DinegaraͲnegarasepertiInggrisyangtidakmemilikikonstitusitertulis, walaupuntidaktergantungpadapemerintah,pengadilanmemilikicaraͲcarayanglebihterbatas untukmendesakbadaneksekutifuntukmelindungihakdankemerdekaansetiapwarganegaradan, lagiͲlagi,menyebabkanpembuatankebijakanmenjadilebihmudah.

Kegiatan5.2

BayangkanPembacaadalahseorangMenteriKesehatanyanginginmemberlakukansebuah perubahanbesardalamsistempelayanankesehatan,sepertipemberianbiayapenggunabagipasien yangpergikerumahsakitumum.BuatlahduadaftaryangberbedamengenaihalͲhalyangakan harusPembacajadikanbahanpertimbanganapabilaPembacainginmemberlakukanundangͲundang sepertiinidalamsistemfederalpresidensialmaupundalamsistemunitarianparlementer.

FeedBack

AlasanͲalasanPembacamungkinakantampaksepertiTabel5.1.Pembacaakansegera melihatbetapa banyakdan kompleksnyahalͲhal yang harus dipertimbangkan oleh Menteri KesehatandalamsistemfederalpresidensialdibandingkandenganMenteriKesehatandalamsistem unitarianparlementer.PerhatikanbahwaTabel5.1tidakmencakuppenerapanperubahankebijakan danhanyamemuatkemampuanmenteridanpemerintahuntukmembuatreformasiditerimadan masukdalamundangͲundangmelaluiberbagaibadanlegislatif.Parapejabatdanprofesionaldi bidang kesehatan pada tingkatan pemerintahan yang lebih rendah dalam kedua sistem pemerintahaninimungkintidakakanmenyetujuisebagianperubahantersebutdanmungkinjuga memilikikemampuanyangcukupbesaruntukmenentangataumengubaharahkebijakantersebut. Inimerupakansalahsatupokokpersoalansentraldalampenerapankebijakan.

Setelah menentukan peran dari berbagai faktorͲfaktor yang ada dalam sistem pemerintahan,sekarangPembacaperlumempertimbangkanpengaruhrelatiffaktorͲfaktortersebut terhadapprosesperumusankebijakan.

Partaipolitik

Berlawanandengansistemsatupartaisatunegara,dalamdemokrasiliberal(yaitu,bahwarakyat bebasuntukmendirikanpartaipolitikdanmengajukandiridalampemilihanumumtanpacampur tangandaripemerintah),partaipolitikmenempatkandiridiantaraaktorͲaktorkemasyarakatanyang lebihluassepertikelompokͲkelompokpenekanataukepentingantertentudanlembagaͲlembaga pemerintahandimanaanggotaͲanggotabadaneksekutifdanlegislatifseringberpindahdarisatu partaipolitikbesarkepartaipolitikbesarlain.PartaimenghasilkanmanisfestodandokumenͲ dokumenkebijakanyangakanmerekakampanyekandalampemilihanumum.

Tabel5.1Perbandingansistemfederalpresidensialdansistemunitarianparlementer

Sistemfederalpresidensial Sistemunitarianparlementer

Tingkatanpemerintahanmanayangbertanggung jawab atas aspekͲaspek kebijakan kesehatan tertentu?Apakahperubahaniniadadalamwilayah hukumpemerintahannasional?

Apakah badan legislatif nasional mengendalikan aspekͲaspek kebijakan kesehatan yang paling relevan dengan perubahan yang diusulkan? Contohnya, apakah pemerintah nasional mengendalikansemuasumberdayayangdiperlukan untukmelakukanperubahantersebut?

Apakahbadanlegislatifnasionalakanmendukung perubahantersebut?Jikatidak,konsesiͲkonsesiapa sajayang mungkindibuat dalamarea kebijakan kesehatandanareaͲarealainuntukmemenangkan dukunganyangdiperlukan?ApakahkonsesiͲkonsesi inilayakuntukdibuatdemiterwujudnyareformasi ini?

ApasajayangbisamenghalangiusulanundangͲ undanguntukdisahkanolehbadanlegislatifnasional tanpaamandemenyangberarti?

Jikapemerintahbergantungpadadukungannegara bagian/propinsi untuk bisa melaksanakan perubahan,bagaimanakemungkinanreaksinegara bagian/propinsi terhadap perubahan tersebut? Negara bagian/propinsimanasajayangmemiliki pemerintahandenganpandanganpolitikyangsama denganpemerintahnasional?

KonsesiͲkonsesi apa saja, dalam area kebijakan kesehatanatauareaͲareakebijakanlain,yangdibuat oleh pemerintah untuk negara bagian/propinsi tanpa melemahkan kedudukan maupun pendukungnyagunamemperolehdukunganyang memadaiuntukmelaksanakanreformasikesehatan, khususnya dukungandari negara bagian/propinsi yang dikuasai oleh partai oposisi? Contohnya, apakah pemerintah nasional harus mendanai keseluruhan perubahan agar perubahantersebut dapatditerima?

Bagaimana pandanganbadanyudikatifmengenai reformasitersebut?

Apakah reformasi yang dimaksud telah dibahasdalampartaipolitikyangsedang berkuasa? Apakah reformasi tersebut masukdalammanifestopemilihanumum? Apa yang dipikirkan partai politik yang sedang berkuasa mengenai reformasi tersebut? Apakah reformasi tersebut mendapatdukunganyangluas?Jikatidak, apakahmayoritasanggotabadanlegislatif dari partai pemerintah akan memberi dukungan?

Apakah pemerintah telah memperoleh dukunganmayoritasdaribadanlegislatif (parlemen) untuk melakukan perubahan tersebut?Jikabelum,apakahpemerintah bisamemperolehcukupsuaradaripartaiͲ partailaindalamkoalisipemerintahyang berkuasa?

Konsesiapasaja,jikaada,yangdiperlukan untuk memperoleh dukungan mayoritas terhadapreformasitersebut?

JadipartaidapatsecaralangsungmempengaruhihasilpemilihanumumdanhalͲhalyangterjadi kemudian.Meskipundemikian,parapemilihcenderunguntuktidakmemberikansuaraatasdasar kebijakantertentu,namunlebihcenderunguntukmendukunglangkahͲlangkahyangdidesainuntuk memaksimalkandayatarikpartai.RinciandarikebijakanͲkebijakanapasajayangmasukdalam agendapemerintahdanbagaimanakebijakanͲkebijakaninikemudiandikembangkanberadadiluar kendalilangsungpartaidanparapemilih.Tentusaja,pemerintahyangsedangberkuasaharus berhatiͲhatiuntuktidakmelangkahterlalujauhdariapayangmerekajanjikanpadaparaanggota partai,pendukungdanpemilihmerekadalampemilihanumum,bahkanapabilakeadaanberubah, jikatidak,merekahanyaakanmembahayakandukunganterhadapmerekadimasadepan.Meski demikian,pemerintahtidakharusmengikutisetiapdetailkebijakanpartai.Sebenarnya,keadaan mungkinsajaberubahdanparamenteriyangmenjabatmungkinmengetahuibahwamengubah janjiͲjanjimanifestomenjadikebijakanyangsesuaijauhlebihsulitsecarateknismaupunsecara politisdaripadaapayangmerekabayangkanketikamasihmenjadipartaioposisi.

BuktiͲbuktimenunjukkanbahwapartaipolitiktidakterlalumemilikipengaruhlangsung terhadapkebijakan–kontribusiterbesarmerekaadadiawalͲawaltahapanpengidentifikasian kebijakan–namunmerekamemilikipengaruhlangsungyanglebihbesardalammempengaruhi keanggotaanlembagaͲlembagalegislatifdaneksekutif(dankadangͲkadangyudikatif).

Dalamsistempartaitunggal,partaipolitikmerumuskansemuakebijakansementara pemerintah bertugas untuk menemukan cara terbaik guna menerapkan kebijakanͲkebijakan tersebut.Secarakeseluruhan,pemilihanumumdalamsistempartaitunggaltidakbenarͲbenar memberikanpilihanataualternatifkebijakankepadaparapemilih,dankritikterhadappartaiyang berkuasadanpemerintahanyangmerekajalankanseringkalidibungkamataudibatasi(misalnya, ZimbabweketikaberadadibawahpemerintahanPresidenRobertMugabe).Dalamrezimpartai tunggal,partaiyangberkuasajugabisamengintervensikebijakansecaralangsung.Tidakadabatasan yangjelasmaupunsederhanaantarapartaidanbadaneksekutifataubadanlegislatif.Partaidapat mengkritikbadaneksekutifmaupunlegislatifsampaimemberhentikanparamenteridananggota parlemenkarenatidakmemberikantanggapanyangcukupbersemangatterhadappandanganͲ pandanganpartai.

Sebaliknya,dalamdemokrasiliberal,sekalisatupartaipolitikmemenangkanpemilihan umum,pemerintahakanmemegangkendali.Menteridapatmengadaptasikebijakanpartaidengan mengingattekananͲtekananpolitikyangmenyertainyadansifatͲsifatlingkungankebijakanyang selaluberubah.

Peranbadanlegislatif

DinegaraͲnegarayangsangatbesar,konstitusinyamenyatakanbahwakeputusanbadan legislatifmerupakanungkapankeinginanrakyat(kedaulatanrakyat)danbahwabadanlegislatif merupakanbadanpengambilkeputusanyangtertinggi.Sebagianbesarbadanlegislatifmemilikitiga fungsiformal:(1)untukmewakilirakyat;(2)untukmenetapkanundangͲundang;dan(3)untuk mengawasibadaneksekutif(perdanamenteriataupresidendanparamenteri).Badanlegislatifyang adadalamnegarademokrasibiasanyaterdiridarianggotaͲanggotayangdipilihsecaraeksklusif (deputi,senator,anggotaparlemen).Tigaperlimadariseluruhnegaradiduniamemilikibadan legislatifdengansatudewan(unicameral);sisanyamemilikibadanlegislatifdenganduadewanatau majelis(bicameral).Biasanya,tugasmajelisyanglebihtinggiadalahmemeriksakembalidan memperbaikirancanganundangͲundangdandengandemikianberkontribusipadakebijakandan pembuatanundangͲundangyanglebihbaik.Dalamsistempresidensial,sepertiyangtelahkita pelajarisebelumnya,badanlegislatifmemilikiotonomiyangberasaldaribadaneksekutifdan,

Dalam dokumen Making Health Policy (Compile) (Halaman 79-132)

Dokumen terkait