Gambar 6.2. Garis besar proses yang umum didapatkan dari panen melalui operasi rumah pengkemas
PRODUK TERKEMAS KELUAR
6.8 Perlakuan Pascapanen
6.9.2 Pemisahan Ukuran atau Sizing Cara mekanis sangat baik dilakukan
dalam memisahkan produk berdasarkan ukuran. Di dalam industri-industri besar, ada tiga jenis mesin yang bisa digunakan, yaitu sizer berdasarkan dimensi (dimension sizer), sizer secara elektronik berdasarkan berat (electronic
weight sizer), dan sizer berdasarkan
image (image sizer).
Jika memilih salah satu jenis sizer mekanis tersebut, maka pertimbangkan kriteria-kriteria berikut:
Kapasitas kerja alat adalah penting untuk mengantisipasi volume produk yang masuk.
Ketepatan
Kerusakan minimum saat dilakukan proses sizing.
Mudah dilakukan penyesuaian bila jenis produk berubah.
Mudah dilakukan pembersihan dan perawatan.
Aman bagi operator.
Alliran produk yang melalui sizer mempengaruhi kemampuan ketelitian dan pemisahan ukuran secara berulang. Yakinkan bahwa sistem pengumpanan ke dalam sizer dirancang dan di sesuaikan dengan baik sehingga dapat menghasilkan produk yang seragam.
Dimension sizer sangat efektif yang
mampu memisahkan dengan kisaran bentuk produk yang luas, namun terbaik untuk produk-produk yang bulat, seperti jeruk, apel, melon, dan sebagainya.
Roller sizer yang melebar (diverging roller sizer) terdiri dari satu set roller-roller dengan jarak tertentu. Pada roller-roller yang diletakkan di awal seri, jarak satu roler dengan roler lainnya relatif sempit, kemudian semakin keujung jarak antara satu roller dengan
roller lainnya semakin lebar. Sehingga,
pada proses pemisahan ukuran, produk yang diameternya kecil akan jatuh terlebih dahulu di antara roller, kemudian diikuti oleh produk dengan diameter yang lebih besar.
Pemisahan ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan
diverging coveyor belt atau diverging bar roller sizer (Gambar 6.5), di mana prinsip
pemisahan ukuran adalah sama yaitu berdasarkan diameter produk.
Gambar 6.5. Diverging bar roller sizer
Electronic weight sizer sekarang ini
semakin banyak digunakan di industri-industri besar. Alat ini mempunyai ketelitian tinggi bila dioperasikan secara benar dan mempunyai kemampuan menangani produk secara hati-hati. Biasanya, cara ini dilakukan untuk produk-produk yang mempunyai bentuk tidak bundar atau bentuknya ganjil seperti apokat, pear dsb. Pemisahan didasarkan pada berat individu produk. Produk dialirkan pada satu barisan melalui sizer pada mana setiap produk selanjutnya masuk ke dalam mangkok. Setiap produk dalam mangkok secara mekanik atau elektronik diukur beratnya, dibawa sepanjang sizer, bila sampai pada kategori berat yang sesuai maka mangkokan sedikit dihentakkan sehingga produk jatuh ke dalam wadah penampung.
Perusahan yang menjual alat ini telah mengembangkan perangkat lunak yang memungkinkan operator menentukan banyaknya pemisahan berat yang harus dilakukan
Image sizer adalah alat generasi terbaru. Alat ini sangat efektif, dengan mengambil satu seri gambar setiap individu produk dan menseleksi berdasarkan gambar yang dibuat. Walau alat ini mahal, namun dilaporkan sangat sederhana untuk diinstal dan mudah perawatannya.
6.10 Pengemasan
Setelah produk bersih dan di grading, maka produk harus ditempatkan dalam suatu kemasan untuk didistribusikan. Tujuan dari proses pengemasan adalah:
Untuk lebih efektifnya produk dipindahkan baik ke arah vertical maupun lateral sehingga pergerakan produk secara individu dapat dihindarkan.
Sebagai tempat produk dengan ukuran jumlah atau berat tertentu, sehingga tidak terlalu berat maupun tidak terlalu ringan.
Untuk melindungi dan meminimalkan susut dalam penanganan dan pendistribusian produk.
Memudahkan order oleh pasar dengan menempatkan produk pada satu unit ukuran.
6.11 Pemaletan
Kemasan-kemasan produk ditempatkan pada satu unit membentuk palet. Beberapa produk terkemas dikelompokan menjadi satu unit tunggal untuk memudahkan pemindahan yang secara ekonomis menguntungkan. Biaya tenaga kerja dapat dikurangi dan waktu yang diperlukan untuk memindahkan produk ke atas truk pengangkut akan lebih cepat. Ukuran standard palet telah dikembangkan, sehingga secara umum bisa diterima oleh komponen-komponen distribusi dari produksi sampai ke pasar.
Di Australia digunakan palet standar berdasarkan ukuran 1165 m2. Pallet ini dapat dikembalikan sehingga menarik seluruh komponen untuk menggunakannya, serta menarik dari segi biaya administrasi dan pemeliharaan. Secara nasional, dibuat terminal pallets sebagai sumber atau tempat pengembalian. Jika petani membutuhkan cukup banyak palets, maka dia harus mempunyai ruang penyimpanan yang memadai.
Stabilisasi palet untuk transportasi sangat penting agar produk sampai ke
Gambar 6.6. Pallet berupa satu unit kesatuan dari sejumlah produk terkemas ditempatkan diatas rak besi untuk efisiensi pemanfaatan ruangan.
tujuan atau ke pasar dalam kondisi masih baik. Ada beberapa cara untuk membuat palet dalam keadaan stabil selama pendistribusiannya, yaitu:
o Strapping
o Penahan sudut dan strap o Jaring
o Lem
o interlocking tabs o Shrink wrapping
Strapping melingkari tumpukan produk
terkemas secara lateral, atau melingkar secara vertikal untuk keefektifan stabilisasi. Bahan yang digunakan untuk
strapping dapat berupa pita flakban,
logam dan nilon. Kekuatan pengikatan dan jumlah lingkaran strap
Penahan sudut dapat ditambahkan pada sudut-sudut dari tumpukan produk terkemas di atas palet. Penahan sudut mahal, sehingga petani sering menghendakinya untuk dikembalikan. Jaring yang terbuat dari nilon dapat digunakan membungkus tumpukan produk terkemas di atas palet dengan kuat dengan tensi tertentu.
Lem dapat digunakan untuk stabilisasi kemasan di atas palet. Biasanya, pada industri perkebunan besar, pengikatan dengan lem dilakukan secara mekanis.
Interlocking tabs biasanya untuk
kotak-kotak kemasan yang dirancang khusus, sehingga pada waktu ditumpuk mereka saling mengunci satu dengan yang lainnya untuk meningkatkan stabilitas.
Shrink wrapping adalah cara yang
semakin populer dan mudah untuk menjaga stabilisasi produk terkemas di atas palet. Plastik di lingkarkan menutupi tumpukan kemasan. Namun demikian, permasalahan yang terjadi disini adalah pada saat pengaturan suhu tidak dapat dilakukan. Pada kondisi ini, produk akan dengan cepat panas dan kondensasi uap air yang terjadi dalam kemasan dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan kemasan atau dapat ambruk selama periode pendistribusiannya. Kondensasi
Gambar 6.7. Pallet yang di strap dan diberi penguat sudut.
Uap air akan merangsang pertumbuhan mikroorganisme pembusuk.
Penguat sudut Strap
Gambar 6.8. Ukuran box dan paller yang direkomendasikan untuk buah dan sayuran di negara-negara Eropa.